https://journal.yrpipku.com/index.php/ceej/issue/feedCommunity Engagement and Emergence Journal (CEEJ)2026-05-08T14:07:54+07:00Muhammad Luthfi Hamzahceej.yrpi@gmail.comOpen Journal Systems<p data-start="286" data-end="819"><strong data-start="286" data-end="338">CEEJ: Community Engagement and Emergence Journal</strong> (e-ISSN: 2715-9752, p-ISSN: 2715-9868) is a peer-reviewed journal that emphasizes the application of <strong data-start="440" data-end="490">management science, innovation, and technology</strong> to support sustainable community engagement and socio-economic development. This journal publishes research findings, models, and best practices resulting from community-based initiatives, especially those with strategic relevance to <strong data-start="725" data-end="747">management studies</strong>and their role in improving public welfare and organizational capacity.</p> <p data-start="821" data-end="888"><strong data-start="821" data-end="840">Scope and Focus</strong> of the journal include, but are not limited to:</p> <ul data-start="890" data-end="2036"> <li data-start="890" data-end="1015"> <p data-start="892" data-end="1015"><strong data-start="892" data-end="945">Management of Human Capital and Education Systems</strong> to enhance national competitiveness and lifelong learning outcomes.</p> </li> <li data-start="1016" data-end="1144"> <p data-start="1018" data-end="1144"><strong data-start="1018" data-end="1065">Strategic Approaches to Poverty Alleviation</strong>, emphasizing the use of local economic resources and participatory planning.</p> </li> <li data-start="1145" data-end="1254"> <p data-start="1147" data-end="1254"><strong data-start="1147" data-end="1202">Knowledge and Innovation Management of Local Wisdom</strong> in the context of rural and regional development.</p> </li> <li data-start="1255" data-end="1434"> <p data-start="1257" data-end="1434"><strong data-start="1257" data-end="1294">Economic and Business Development</strong>, including entrepreneurship, cooperative management, creative industries, and the growth of Micro, Small, and Medium Enterprises (MSMEs).</p> </li> <li data-start="1435" data-end="1636"> <p data-start="1437" data-end="1636"><strong data-start="1437" data-end="1479">Business and Organizational Management</strong>, covering areas such as financial management, strategic management, marketing, operational excellence, organizational behavior, and innovation management.</p> </li> <li data-start="1637" data-end="1772"> <p data-start="1639" data-end="1772"><strong data-start="1639" data-end="1692">Sustainable Environmental and Resource Management</strong>, with a focus on eco-innovation and community-based environmental governance.</p> </li> <li data-start="1773" data-end="1905"> <p data-start="1775" data-end="1905"><strong data-start="1775" data-end="1812">Community-Based Health Management</strong>, public nutrition programs, and models for improving quality of life in underserved areas.</p> </li> <li data-start="1906" data-end="2036"> <p data-start="1908" data-end="2036"><strong data-start="1908" data-end="1965">Leadership, Social Harmony, and Policy Implementation</strong> in the context of inclusive and participatory community development.</p> </li> </ul> <p data-start="2038" data-end="2333">Since December 2021, <strong data-start="2059" data-end="2067">CEEJ</strong> has been published quarterly (January, April, July, and October), and is managed by <strong data-start="2152" data-end="2205">Yayasan Riset dan Pengembangan Intelektual (YRPI)</strong>. The journal welcomes interdisciplinary research with a managerial lens that contributes to impactful community transformation.</p>https://journal.yrpipku.com/index.php/ceej/article/view/11048Transformasi Digital Dalam Tata Kelola Pemerintahan: Strategi Meningkatkan Kualitas Pelayaan Publik Berbasis E-Government2026-04-29T09:25:30+07:00Wildan Zamanwildanzaman84@gmail.comWahyudin Rahmanwildanzaman84@gmail.com<p>Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis transformasi digital dalam tata kelola pemerintahan sebagai strategi untuk meningkatkan kualitas pelayanan publik berbasis e-government. Metode yang digunakan adalah kajian pustaka dengan mengkaji berbagai sumber ilmiah seperti jurnal internasional, buku akademik, dan laporan lembaga resmi yang relevan dengan topik penelitian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa transformasi digital memiliki peran penting dalam meningkatkan efisiensi, transparansi, akuntabilitas, dan aksesibilitas pelayanan publik. Keberhasilan implementasi e-government dipengaruhi oleh beberapa faktor utama, yaitu ketersediaan infrastruktur teknologi, kompetensi sumber daya manusia, dukungan kebijakan, budaya organisasi, serta partisipasi masyarakat. Namun, terdapat berbagai tantangan yang dihadapi, seperti kesenjangan digital, keterbatasan kapasitas aparatur, resistensi terhadap perubahan, serta risiko keamanan data. Oleh karena itu, diperlukan strategi yang komprehensif dan terintegrasi, meliputi penguatan infrastruktur digital, peningkatan kapasitas SDM, integrasi sistem informasi, serta pendekatan layanan yang berorientasi pada pengguna. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi dalam pengembangan kebijakan dan praktik e-government yang lebih efektif, inklusif, dan berkelanjutan dalam meningkatkan kualitas pelayanan publik.</p>2026-05-04T00:00:00+07:00Copyright (c) 2026 Wildan Zaman, Wahyudin Rahmanhttps://journal.yrpipku.com/index.php/ceej/article/view/11006Analisis Strategi Digital Marketing Melalui Media Sosial dan Dampaknya Terhadap Reservasi Tiket Online Ramayana Ballet pada PT Taman Wisata Candi Prambanan Unit Teater dan Pentas Seni2026-04-30T10:01:00+07:00Fiolla Agustine22311218@students.uii.ac.idMuhammad Saddam Sofyandimuhammad.saddam.s@uii.ac.id<p>Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi digital marketing melalui media sosial serta dampaknya terhadap reservasi tiket online pada pertunjukan Ramayana Ballet Prambanan di PT Taman Wisata Candi Prambanan Unit Teater dan Pentas Seni. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus. Data dikumpulkan melalui observasi selama kegiatan magang, wawancara mendalam dengan informan dari divisi Sales & Marketing, Ticketing, dan Operasional, serta analisis dokumen dan materi promosi digital. Data dianalisis menggunakan analisis tematik melalui tahapan transkripsi, pengkodean, kategorisasi, dan identifikasi tema. Hasil penelitian menunjukkan bahwa media sosial, khususnya Instagram, TikTok, dan Facebook, berperan penting dalam meningkatkan visibilitas, awareness, dan engagement audiens terhadap pertunjukan Ramayana Ballet Prambanan. Selain itu, integrasi promosi digital dengan sistem reservasi tiket online melalui website resmi, Goers, dan Online Travel Agent mempermudah calon pengunjung dalam memperoleh informasi dan melakukan pembelian tiket secara daring. Temuan ini menunjukkan bahwa strategi digital marketing melalui media sosial berkontribusi terhadap peningkatan minat pembelian dan reservasi tiket online pertunjukan Ramayana Ballet Prambanan.</p>2026-04-30T00:00:00+07:00Copyright (c) 2026 Fiolla Agustine, Muhammad Saddam Sofyandihttps://journal.yrpipku.com/index.php/ceej/article/view/10949Pengaruh Brand Ambassador “Jennifer Coppen” dan Brand Trust Terhadap Keputusan Pembelian Sunscreen Facetology2026-04-30T10:09:44+07:00Faras Laura Kurniamn22.faraskurnia@mhs.ubpkarawang.ac.idCitra Savitricitra.savitri@ubpkarawang.ac.idSyifa Pramudita Faddilasyifa.fadilla@ubpkarawang.ac.id<p>Penelitian ini dilatarbelakangi oleh tingginya paparan sinar ultraviolet di Indonesia menjadikan penggunaan sunscreen sebagai kebutuhan penting bagi masyarakat. Selain itu, meningkatnya kesadaran terhadap perawatan kulit serta ketatnya persaingan industri skincare mendorong perusahaan untuk menerapkan strategi pemasaran yang efektif. Salah satu strategi yang digunakan adalah pemanfaatan brand ambassador dan pembangunan brand trust melalui platform digital seperti TikTok. Namun, penelitian mengenai efektivitas brand ambassador pada platform TikTok terhadap keputusan pembelian sunscreen pada Generasi Z masih terbatas. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh brand ambassador Jennifer Coppen dan brand trust terhadap keputusan pembelian produk sunscreen Facetology pada Generasi Z di Kabupaten Karawang. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan pendekatan positivisme. Sampel penelitian berjumlah 130 responden Generasi Z di Kabupaten Karawang yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling dengan kriteria berusia 13-28 tahun, aktif menggunakan TikTok, dan pernah membeli produk sunscreen Facetology. Data dikumpulkan melalui kuesioner online menggunakan skala likert lima poin dan dianalisis menggunakan SEM-PLS dengan bantuan SmartPLS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa brand ambassador dan brand trust berpengaruh positif dan signifikan terhadap keputusan pembelian (p < 0,05), dengan brand trust sebagai variabel yang paling dominan. Kedua variabel mampu menjelaskan keputusan pembelian dengan nilai koefisien determinasi (R²) sebesar 0,76. Penelitian ini berkontribusi dalam pengembangan literatur pemasaran digital, khususnya terkait efektivitas influencer melalui TikTok, serta memberikan implikasi praktis bagi perusahaan dalam merancang strategi pemasaran yang lebih efektif.</p>2026-04-30T00:00:00+07:00Copyright (c) 2026 Faras Laura Kurnia, Citra Savitri, Syifa Pramudita Faddilahttps://journal.yrpipku.com/index.php/ceej/article/view/10905Open Data Jabar Sebagai Instrumen Reformasi Birokrasi Berbasis Data dalam Mewujudkan Transparansi dan Akuntabilitas Pemerintahan2026-04-30T10:28:40+07:00Chaidhar Galih Wibisanachaidhar.galih.wibisana-2025@pasca.unair.ac.idBintoro Wardiyantochaidhar.galih.wibisana-2025@pasca.unair.ac.idMhd. Zamal Nasutionchaidhar.galih.wibisana-2025@pasca.unair.ac.id<p>Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis inovasi Open Data Jabar dalam perspektif reformasi birokrasi guna mewujudkan transparansi dan akuntabilitas pemerintahan. Latar belakang penelitian didasarkan pada permasalahan birokrasi yang masih ditandai oleh fragmentasi data, keterbatasan akses informasi, serta rendahnya integrasi antar lembaga. Open Data Jabar hadir sebagai inovasi pelayanan publik berbasis digital yang berupaya mengatasi permasalahan tersebut melalui penyediaan data yang terbuka, terintegrasi, dan dapat diakses oleh masyarakat. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi literatur yang didukung oleh analisis terhadap berbagai jurnal ilmiah dan dokumen kebijakan terkait reformasi birokrasi dan digital governance. Kerangka analisis yang digunakan mengacu pada dimensi reformasi birokrasi dalam perspektif <em>Neo-Weberian State</em>, yaitu legalitas, profesionalitas birokrasi, manajemen modern berbasis data, integrasi kelembagaan, dan transformasi digital. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Open Data Jabar berperan sebagai instrumen reformasi birokrasi yang mampu meningkatkan transparansi melalui keterbukaan data, memperkuat akuntabilitas melalui penyediaan informasi yang dapat diuji, serta mendukung pengambilan kebijakan berbasis bukti. Integrasi data antar perangkat daerah menjadi faktor penting dalam mengurangi fragmentasi kebijakan dan meningkatkan koordinasi kelembagaan. Namun, implementasi inovasi ini masih menghadapi berbagai tantangan, seperti kesenjangan kapasitas sumber daya manusia, kualitas dan konsistensi data, serta kebutuhan akan tata kelola dan koordinasi yang lebih kuat. Kesimpulan penelitian ini menunjukkan bahwa keberhasilan Open Data Jabar tidak hanya ditentukan oleh penggunaan teknologi, tetapi oleh kemampuan birokrasi dalam mengelola data secara profesional, terintegrasi, dan berkelanjutan. Oleh karena itu, penguatan regulasi, peningkatan kapasitas aparatur, serta pengembangan tata kelola digital menjadi faktor kunci dalam mendukung keberlanjutan inovasi ini.</p>2026-04-30T00:00:00+07:00Copyright (c) 2026 Chaidhar Galih Wibisana, Bintoro Wardiyanto, Mhd. Zamal Nasutionhttps://journal.yrpipku.com/index.php/ceej/article/view/10915Konsep Strategi TNI Angkatan Laut Guna Menghadapi Ancaman di Laut Arafuru dalam Rangka Penguatan Keamanan Nasional2026-04-30T10:42:39+07:00Ruben Tabunirubentabuni14@gmail.comM.B. Pandjaitanpandjaitan2001@gmail.comAde Toshio Fadlytoshio5004@gmail.com<p>Penelitian ini bertujuan menganalisis konsep strategi TNI Angkatan Laut dalam menghadapi ancaman di Laut Arafuru guna memperkuat keamanan nasional. Metode yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan pendekatan studi kasus melalui wawancara, observasi, dan analisis dokumen. Analisis data dilakukan menggunakan model Miles dan Huberman serta bantuan NVivo 15, dilengkapi analisis SWOT. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi TNI AL perlu difokuskan pada pendekatan berbasis risiko melalui peningkatan kesiapan alutsista dan pembangunan pangkalan strategis untuk mengatasi keterbatasan pengawasan. Adopsi teknologi maritim modern seperti UAV, satelit, radar, dan kecerdasan buatan terbukti meningkatkan kemampuan deteksi dini secara signifikan. Selain itu, sinergitas antar instansi menjadi faktor kunci sebagai force multiplier dalam meningkatkan efektivitas pengamanan. Secara komprehensif, strategi TNI AL dibangun atas tiga pilar utama, yaitu penguatan alutsista dan pangkalan, peningkatan sinergi lintas lembaga, serta akselerasi modernisasi teknologi maritim. Temuan ini menegaskan perlunya strategi proaktif dan terintegrasi untuk menghadapi dinamika ancaman di kawasan Laut Arafuru.</p>2026-04-30T00:00:00+07:00Copyright (c) 2026 Ruben Tabuni, M.B. Pandjaitan, Ade Toshio Fadlyhttps://journal.yrpipku.com/index.php/ceej/article/view/10916Pengaruh Komitmen Organisasi, Servant Leadership, Perceived Organizational Support Terhadap Organizational Citizenship Behavior2026-04-30T10:53:52+07:00Aep Saepul Bahriaep.bahri@widyatama.ac.idNina Nuraninina.nurani@widyatama.ac.id<p><em>Organizational Citizenship Behavior </em>merupakan perilaku kerja sukarela yang melampaui tuntutan tugas formal dan berperan penting dalam meningkatkan efektivitas organisasi. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh komitmen organisasi, servant leadership, dan perceived organizational support terhadap OCB pada pegawai, Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei melalui kuesioner kepada pegawai. Analisis data dilakukan menggunakan regresi linear berganda untuk menguji pengaruh parsial dan simultan antarvariabel. Kebaruan penelitian ini terletak pada pengujian secara simultan tiga faktor utama komitmen organisasi, servant leadership, dan POS dalam konteks instansi pelayanan publik daerah yang masih terbatas dikaji secara empiris. Penelitian ini juga memberikan kontribusi kontekstual pada organisasi pelayanan berbasis kepatuhan masyarakat seperti Kantor Samsat yang memiliki karakteristik kerja berbeda dengan sektor lainnya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ketiga variabel berpengaruh positif dan signifikan terhadap OCB baik secara parsial maupun simultan. Temuan ini mengindikasikan bahwa penguatan komitmen pegawai, penerapan kepemimpinan yang melayani, serta peningkatan dukungan organisasi yang dirasakan mampu mendorong perilaku kerja sukarela yang mendukung kinerja organisasi. Keunggulan penelitian ini adalah penyediaan dasar empiris bagi pengambil kebijakan dalam merancang strategi manajemen sumber daya manusia yang berorientasi pada penguatan aspek psikologis dan kepemimpinan untuk meningkatkan OCB secara berkelanjutan di lingkungan pelayanan publik.</p>2026-04-30T00:00:00+07:00Copyright (c) 2026 Aep Saepul Bahri, Nina Nuranihttps://journal.yrpipku.com/index.php/ceej/article/view/10930Pengaruh Transfer Pricing, Sales Growth, Intensitas Modal, dan Ukuran Perusahaan Terhadap Tax Avoidance pada Perusahaan Pertambangan yang Terdaftar di BEI 2019-2022 Serta Tinjauannya dari Sudut Pandang Islam2026-04-30T14:16:01+07:00Suhirman Madjidsuhirman.madjid@yarsi.ac.idSultan Tirosultantiro171101@gmail.com<p>Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh <em>transfer pricing, sales growth</em>, intensitas modal, dan ukuran perusahaan terhadap <em>tax avoidance </em>serta tinjauannya dari sudut pandang islam. Penelitian ini menggunakan sampel perusahaan pada sektor pertambangan yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) selama periode 2019-2022. Teknik pengambilan sampel dalam penelitian ini adalah <em>purposive sampling</em> dan diperoleh sampel berjumlah 19 perusahaan. Penelitian ini menggunakan data sekunder yaitu laporan keuangan yang diperoleh dari situs resmi Indonesian Stock Exchange (IDX). Metode analisis yang digunakan adalah statistik deskriptif dan regresi linear berganda dengan aplikasi SPSS versi 29. Hasil penelitian menunjukkan bahwa variabel <em>transfer pricing </em>tidak berpengaruh terhadap <em>tax avoidance</em> dengan nilai signifikannya sebesar 0,605 yang lebih besar dari 0,05<em>. Sales growth </em>tidak berpengaruh terhadap <em>tax avoidance</em> dengan nilai signifikannya sebesar 0,515 yang lebih besar dari 0,05. Intensitas modal berpengaruh positif signifikan terhadap <em>tax avoidance</em> dengan nilai signifikannya sebesar 0,002 yang lebih kecil dari 0,05. Ukuran perusahaan tidak berpengaruh terhadap <em>tax avoidance</em>. Ukuran perusahaan tidak berpengaruh terhadap <em>tax avoidance</em> dengan nilai signifikannya sebesar 0,985 yang lebih rendah dari 0,05. Dalam sudut pandang Islam bahwa <em>sales growth</em>, intensitas modal, dan ukuran perusahaan dan <em>tax avoidance </em>secara keseluruhan sudah memenuhi syariat Islam sebagaimana yang tertuang dalam Al-Qur’an dan Hadits. Namun, <em>transfer pricing</em> bertentangan dalam syariat islam.</p>2026-04-30T00:00:00+07:00Copyright (c) 2026 Suhirman Madjid, Sultan Tirohttps://journal.yrpipku.com/index.php/ceej/article/view/10942Implementasi Kebijakan Penurunan Stunting di Kecamatan Tewah Kabupaten Gunung Mas Provinsi Kalimantan Tengah2026-04-30T14:28:25+07:00Ricky Abner Singarimbunsingarimbunricky@gmail.comMani Festati Brotomani@ecampus.ut.ac.idSiti Nurainisitinurainiwahyu@gmail.com<p>Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi kebijakan penurunan stunting di Kecamatan Tewah, Kabupaten Gunung Mas, Provinsi Kalimantan Tengah, serta mengidentifikasi faktor penghambat dan upaya penanganannya. Menggunakan metode kualitatif, data dikumpulkan melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi terhadap petugas kesehatan, kader Posyandu, dan masyarakat. Analisis dilakukan dengan menggunakan model implementasi George C. Edward III, yang mencakup aspek komunikasi, sumber daya, disposisi, dan struktur birokrasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi kebijakan belum berjalan optimal. Masalah komunikasi muncul dalam bentuk penyampaian informasi yang kurang merata dan tidak konsisten, terutama di wilayah terpencil. Dari sisi sumber daya, keterbatasan tenaga kesehatan dan sarana prasarana menjadi kendala utama. Sementara itu, meskipun ada komitmen dari petugas kesehatan, motivasi mereka kerap terhambat oleh kondisi kerja yang tidak mendukung. Struktur birokrasi yang kompleks dan lemahnya koordinasi antar sektor juga memperlambat pencapaian target program. Upaya yang telah dilakukan antara lain pelatihan kader, penguatan komunikasi lintas sektor, serta sosialisasi gizi seimbang kepada masyarakat. Program pemberian makanan tambahan dan pendekatan berbasis komunitas juga mulai diterapkan. Kesimpulannya, meskipun terdapat kemajuan, implementasi kebijakan penurunan stunting masih menghadapi tantangan signifikan yang perlu segera ditangani untuk mencapai target nasional secara efektif.</p>2026-04-30T00:00:00+07:00Copyright (c) 2026 Ricky Abner Singarimbun, Mani Festati Broto, Siti Nurainihttps://journal.yrpipku.com/index.php/ceej/article/view/10943Tata Kelola Pembiayaan Kesehatan Berbasis Sosial-Budaya Untuk Capaian Standar Pelayanan Minimal di Wilayah Kepulauan (Study Kasus: Kabupaten Sabu Raijua)2026-04-30T14:38:31+07:00Theresa Wattiletererewattilete@gmail.comSusanti Susantirerewattilete@gmail.comAos Koeswandirerewattilete@gmail.com<p>Penelitian ini bertujuan menganalisis tata kelola pembiayaan kesehatan berbasis sosial-budaya dalam meningkatkan capaian Standar Pelayanan Minimal (SPM) bidang kesehatan di wilayah kepulauan, dengan studi kasus Kabupaten Sabu Raijua. Latar belakang penelitian didasarkan pada capaian SPM kesehatan yang masih fluktuatif dan belum optimal (79–86%) akibat keterbatasan fiskal daerah, ketergantungan dana pusat, tantangan geografis kepulauan, serta hambatan sosial-budaya yang memengaruhi pemanfaatan layanan kesehatan, khususnya pelayanan ibu hamil, ibu bersalin, dan bayi baru lahir. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi, Focus Group Discussion (FGD), dan dokumentasi terhadap 20 informan yang terdiri dari pemangku kepentingan sektor kesehatan dan masyarakat. Analisis data dilakukan dengan model Miles dan Huberman melalui tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan, serta keabsahan data diuji melalui triangulasi sumber. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tata kelola pembiayaan SPM kesehatan telah berjalan namun belum optimal. Akuntabilitas dan transparansi masih bersifat administratif, partisipasi masyarakat bersifat formal, dan alokasi anggaran belum sepenuhnya selaras dengan kebutuhan riil di lapangan. Faktor pendorong utama meliputi dukungan kepala keluarga, sinergi lintas aktor, dan pemanfaatan dana desa. Sementara faktor penghambat adalah keterbatasan anggaran, tantangan geografis, serta hambatan sosial-budaya seperti kepercayaan pada dukun beranak. Penelitian ini menyimpulkan bahwa penguatan tata kelola pembiayaan kesehatan yang berbasis sosial-budaya menjadi kunci untuk meningkatkan capaian SPM di daerah kepulauan 3T. Implikasi praktis penelitian ini adalah perlunya pendekatan pembiayaan yang adaptif terhadap konteks lokal untuk mendukung pemerataan dan kualitas layanan kesehatan.</p>2026-04-30T00:00:00+07:00Copyright (c) 2026 Theresa Wattilete, Susanti Susanti, Aos Koeswandihttps://journal.yrpipku.com/index.php/ceej/article/view/10946Corporate Finance in a Digital Green Economy: FinTech's Role in Enabling Sustainable Investment and Funding Models2026-04-30T14:51:40+07:00Regita Natasya Subekti2434009@unai.eduJudith Tagal G. Sinagajudith.sinaga@unai.eduValentine Siagianvalentine@unai.edu<p>The integration of financial technology (FinTech) with the digital green economy has reshaped banking intermediation, particularly in emerging markets such as Indonesia Stock Exchange. However, empirical evidence regarding their combined influence on sustainable investment remains inconclusive. This study investigates the differential impact of FinTech adoption and digital green economy dynamics on sustainable investment among listed banking firms. It further advances the literature by positioning FinTech and green finance as interdependent mechanisms within Indonesia’s post-pandemic institutional context, rather than as isolated domains. <strong>Methods:</strong> This research adopts a quantitative design based on 408 firm-year observations of banks listed on the IDX. Multiple linear regression is employed to assess the influence of FinTech and digital green economy on sustainable investment. The analysis is complemented by rigorous classical assumption testing, including normality and multicollinearity diagnostics, to ensure model robustness. <strong>Results:</strong> The empirical findings demonstrate that FinTech has positive and statistically significant effect on sustainable investment, indicating its effectiveness in enhancing financial intermediation efficiency and transparency. Conversely, the digital green economy variable exhibits a negative coefficient, suggesting the presence of transitional inefficiencies, structural rigidities, and initial adjustment costs associated with early-stage implementation. <strong>Conclusion:</strong> The results highlight an asymmetric digital-green relationship: FinTech acts as an immediate catalyst for sustainable investment, while broader digital green transformation introduces short-term constraints that may hinder investment outcomes. These findings imply technological advancement alone is insufficient without institutional and structural alignment. Therefore, banks should emphasize targeted FinTech implementation to optimize sustainable investment performance within emerging digital green frameworks.</p>2026-04-30T00:00:00+07:00Copyright (c) 2026 Regita Natasya Subekti, Judith Tagal G. Sinaga, Valentine Siagianhttps://journal.yrpipku.com/index.php/ceej/article/view/11019Pengaruh Efisiensi Anggaran dan Motivasi Kerja Terhadap Kinerja Pegawai Melalui Budaya Organisasi di Perpustakaan Nasional RI2026-04-30T15:00:06+07:00Syarifah Nurhidayahfirzi2811@gmail.comAty Herawatifirzi2811@gmail.com<p>Kinerja merupakan indikator utama keberhasilan suatu organisasi dalam mencapai tujuan, sasaran, dan misi yang telah ditetapkan. Perpustakaan Nasional Republik Indonesia (Perpustakaan Nasional RI) memiliki peran strategis dalam pengelolaan pengetahuan, pengembangan literasi nasional, serta penyediaan layanan informasi bagi masyarakat. Salah satu faktor penting yang memengaruhi kinerja pegawai di sektor publik adalah pengelolaan anggaran. Anggaran tidak hanya berfungsi sebagai alat perencanaan dan pengendalian, tetapi juga sebagai instrumen kebijakan untuk mendorong efektivitas dan efisiensi pelaksanaan program dan kegiatan. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pengaruh efisiensi anggaran, motivasi kerja, dan budaya organisasi terhadap kinerja pegawai di Perpustakaan Nasional Republik Indonesia (Perpusnas). Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif dengan desain deskriptif dan analisis regresi dengan pengolahan data menggunakan SmartPLS.4. Sampel penelitian ditentukan dengan teknik Cluster Sampling Proportional yaitu pengambilan sampel dengan cara membagi populasi ke dalam beberapa kelompok atau klaster alami berdasarkan unit kerja tingkat eselon 1. Data dikumpulkan melalui kuesioner yang dibagikan kepada seluruh pegawai Perpusnas yang terlibat dalam pengelolaan anggaran dan kegiatan organisasi dengan jumlah responden sebanyak 292. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Efisiensi anggaran terbukti memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja pegawai, Motivasi kerja terbukti memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja pegawai, Budaya organisasi terbukti memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja pegawai, Efisiensi anggaran terbukti berpengaruh positif dan signifikan terhadap budaya organisasi dan Efisiensi anggaran terbukti berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja pegawai dan Motivasi kerja terbukti berpengaruh positif dan signifikan terhadap budaya organisasi dan Motivasi kerja terbukti berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja pegawai melalui budaya organisasi.</p>2026-04-30T00:00:00+07:00Copyright (c) 2026 Syarifah Nurhidayah, Aty Herawatihttps://journal.yrpipku.com/index.php/ceej/article/view/11023Kesiapan Untuk Berubah Menggunakan Adkar Model Pada Bank Pembangunan Daerah Sumatera Barat (Bank Nagari) Konversi Menjadi Bank Umum Syariah Dalam Aspek Sumber Daya Manusia2026-04-30T15:08:14+07:00Eko Saputraekosaputra959@gmail.comRahmi Fahmyrahmifahmy@eb.unand.ac.idYulihasri Yulihasriyulihasri@eb.unand.ac.id<p>Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kesiapan perubahan (<em>readiness to change</em>) sumber daya manusia dalam proses konversi Bank Nagari menjadi Bank Umum Syariah. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain eksplanatori melalui metode survei cross-sectional terhadap 98 responden yang merupakan pegawai tetap Kantor Pusat Bank Nagari. Teknik pengambilan sampel menggunakan purposive sampling, sedangkan analisis data dilakukan dengan metode Partial Least Square–Structural Equation Modeling (PLS-SEM) menggunakan SmartPLS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengaruh variabel terhadap kesiapan perubahan bersifat dinamis pada setiap tahapan perubahan, yaitu pra, present, dan pasca. Peraturan internal berpengaruh signifikan pada tahap implementasi, budaya organisasi berpengaruh signifikan pada tahap pra dan pasca, serta dukungan manajemen berpengaruh signifikan pada tahap pasca perubahan. Kepemimpinan tidak menunjukkan pengaruh signifikan dan bahkan berdampak negatif pada tahap awal. Kompetensi teknis berpengaruh signifikan pada tahap pra dan implementasi, sedangkan pelatihan menjadi faktor paling dominan pada tahap pra perubahan. Secara simultan, seluruh variabel berpengaruh signifikan terhadap kesiapan perubahan dengan tingkat penjelasan model yang moderat hingga kuat. Temuan ini menunjukkan bahwa kesiapan perubahan merupakan konstruk multidimensional yang dipengaruhi oleh faktor struktural, teknis, manajerial, dan psikologis. Oleh karena itu, pengelolaan perubahan organisasi perlu dilakukan secara komprehensif dan berkelanjutan agar proses transformasi menuju perbankan syariah dapat berjalan secara efektif dan berjangka panjang.</p>2026-04-30T00:00:00+07:00Copyright (c) 2026 Eko Saputra, Rahmi Fahmy, Yulihasri Yulihasrihttps://journal.yrpipku.com/index.php/ceej/article/view/10950Pengaruh Literasi Keuangan Dan Sikap Keuangan Terhadap Keputusan Investasi Dengan Self-Control Sebagai Variabel Moderasi Pada Mahasiswa Stie Totalwin2026-04-30T15:16:20+07:00Orfida Banubanuorfida123@gmail.comAdhitya Yoga Prasetyaadhityaasmara@stietotalwin.ac.id<p>Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh literasi keuangan dan sikap keuangan terhadap keputusan investasi dengan <em>self-control </em>sebagai variabel moderasi pada mahasiswa STIE Totalwin. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh mahasiswa STIE Totalwin tahun 2026 yang berjumlah 1.872 mahasiswa, dengan sampel sebanyak 95 responden yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling dan dihitung menggunakan rumus Slovin. Pengumpulan data dilakukan melalui kuesioner dengan skala Likert, serta analisis data menggunakan Structural Equation Modeling berbasis Partial Least Square (SEM-PLS) dengan bantuan SmartPLS versi 4. Hasil penelitian menunjukkan bahwa literasi keuangan berpengaruh positif dan signifikan terhadap keputusan investasi. Sikap keuangan juga berpengaruh positif dan signifikan terhadap keputusan investasi. Selain itu, <em>self-control </em>terbukti mampu memoderasi pengaruh literasi keuangan terhadap keputusan investasi, serta memoderasi pengaruh sikap keuangan terhadap keputusan investasi. Nilai koefisien determinasi (R²) sebesar 0,577 menunjukkan bahwa variabel independen dan variabel moderasi mampu menjelaskan variabel keputusan investasi sebesar 57,7%, sedangkan sisanya dipengaruhi oleh variabel lain di luar model penelitian. Kesimpulan dari penelitian ini adalah bahwa literasi keuangan dan sikap keuangan memiliki peran penting dalam meningkatkan kualitas keputusan investasi mahasiswa, dan peran tersebut akan semakin kuat apabila didukung oleh <em>self-control </em>yang baik. Hasil penelitian ini diharapkan dapat menjadi referensi bagi mahasiswa dalam meningkatkan kemampuan pengelolaan keuangan dan pengambilan keputusan investasi yang lebih rasional.</p>2026-04-30T00:00:00+07:00Copyright (c) 2026 Orfida Banu, Adhitya Yoga Prasetyahttps://journal.yrpipku.com/index.php/ceej/article/view/11100Pengaruh Digitalisasi Layanan Publik Terhadap Transparansi Dan Partisipasi Masyarakat Dalam Tata Kelola Pemerintahan2026-05-04T12:47:49+07:00Sahraen Sibaysahraen.sibay1@gmail.comWahyudin Rahmanasahraen.sibay@gmail.com<p>Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh digitalisasi layanan publik terhadap transparansi dan partisipasi masyarakat dalam tata kelola pemerintahan. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode kajian pustaka (<em>literature review</em>) yang mengkaji berbagai sumber literatur ilmiah, seperti jurnal, buku, dan laporan lembaga internasional. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui penelusuran sistematis pada database ilmiah, sedangkan analisis data menggunakan metode <em>content analysis</em> untuk mengidentifikasi pola, hubungan, dan temuan utama dalam literatur yang dikaji. Hasil penelitian menunjukkan bahwa digitalisasi layanan publik memiliki pengaruh positif terhadap transparansi pemerintahan melalui peningkatan aksesibilitas informasi, keterbukaan data, dan akuntabilitas publik. Selain itu, digitalisasi juga mendorong partisipasi masyarakat dengan menyediakan platform interaktif yang memungkinkan keterlibatan warga dalam proses pengambilan keputusan. Namun demikian, pengaruh tersebut tidak terlepas dari berbagai faktor pendukung, seperti literasi digital, ketersediaan infrastruktur teknologi, serta tingkat kepercayaan masyarakat terhadap pemerintah. Penelitian ini juga menemukan bahwa transparansi berperan sebagai variabel mediasi yang memperkuat hubungan antara digitalisasi layanan publik dan partisipasi masyarakat. Meskipun demikian, implementasi digitalisasi layanan publik masih menghadapi tantangan, seperti kesenjangan digital, rendahnya literasi teknologi, dan keterbatasan akses di daerah terpencil. Oleh karena itu, diperlukan kebijakan yang komprehensif dan inklusif untuk mengoptimalkan pemanfaatan digitalisasi dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan yang transparan dan partisipatif.</p>2026-05-04T00:00:00+07:00Copyright (c) 2026 Sahraen Sibay, Wahyudin Rahmanhttps://journal.yrpipku.com/index.php/ceej/article/view/11123Evaluasi Pelayanan Surat Keterangan Ganti Rugi Tanah Di Kantor Kampung Buatan I Kecamatan Koto Gasib Kabupaten Siak2026-05-05T15:46:27+07:00Astri Harjaastriharja@student.uir.ac.idAhmad Fitra Yuzaastriharja@student.uir.ac.id<p>Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi pelaksanaan Pelayanan Surat Keterangan Ganti Rugi (SKGR) Tanah di Kantor Kampung Buatan I serta mengidentifikasi berbagai faktor yang menjadi penghambat dalam proses pelayanan tersebut. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif dengan pendekatan kualitatif, dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelayanan SKGR di Kantor Kampung Buatan I secara umum telah berjalan dengan cukup baik. Namun, masih terdapat beberapa kelemahan, seperti belum tersedianya aturan tertulis terkait biaya dan waktu penyelesaian, keterbatasan sarana dan prasarana, serta kurangnya kedisiplinan Perangkat Kampung. Kondisi ini menyebabkan pelayanan kepada masyarakat belum optimal. Oleh karena itu, diperlukan upaya perbaikan melalui penyusunan ketentuan tertulis serta peningkatan sarana dan prasarana guna mendukung peningkatan kualitas pelayanan kepada masyarakat.</p>2026-05-05T00:00:00+07:00Copyright (c) 2026 Astri Harja, Ahmad Fitra Yuzahttps://journal.yrpipku.com/index.php/ceej/article/view/11124Pengaruh E-Service Quality, Citra Merek Dan E-Word Of Mouth Terhadap Keputusan Menggunakan Aplikasi Joox Pada Mahasiswa Fakultas Psikolog Universitas Prima Indonesia2026-05-05T15:51:51+07:00Celestine Julian TandikaCelestinetandika@Gmail.ComJarungjung HutagaolJarungjung13@gmail.comSteven StevenJarungjung13@gmail.comiNirwana Br BangunJarungjung13@gmail.com<p>Di era digital, mahasiswa menjadi pengguna aktif teknologi untuk hiburan, salah satunya melalui aplikasi streaming musik. JOOX sempat populer karena menawarkan berbagai fitur seperti koleksi lagu yang beragam, karaoke, dan tampilan yang mudah digunakan. Namun, seiring meningkatnya persaingan dengan platform seperti Spotify dan YouTube Music, popularitas JOOX mulai menurun di kalangan mahasiswa. Hal ini dipengaruhi oleh beberapa faktor seperti kualitas layanan elektronik (e-service quality) yang dinilai kurang optimal, penurunan citra merek, serta pengaruh ulasan atau electronic word of mouth (e-WOM) dari pengguna lain. Kondisi tersebut membuat sebagian mahasiswa beralih ke aplikasi lain yang dianggap lebih inovatif, relevan, dan mampu memenuhi kebutuhan hiburan mereka dengan lebih baik. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh mahasiswa Fakultas Psikologi. Penentuan sampel dilakukan menggunakan teknik Slovin dengan tingkat toleransi kesalahan yang telah ditetapkan. Berdasarkan perhitungan tersebut, jumlah sampel yang digunakan dalam penelitian ini adalah sebanyak 89 responden yang mewakili populasi penelitian. Kesimpulan yang dapat ditarik dari hasil penelitian ini adalah bahwa E-Service Quality, Citra Merek, dan E-Word of Mouth masing-masing berpengaruh terhadap keputusan mahasiswa dalam menggunakan aplikasi JOOX. Selain itu, secara simultan ketiga variabel tersebut juga berpengaruh terhadap keputusan mahasiswa menggunakan aplikasi JOOX, sehingga dapat disimpulkan bahwa faktor kualitas layanan elektronik, citra merek, dan komunikasi dari pengguna lain memiliki peran penting dalam menentukan keputusan penggunaan aplikasi tersebut.</p>2026-05-05T00:00:00+07:00Copyright (c) 2026 Celestine Julian Tandika, Jarungjung Hutagaol, Steven Steven, Nirwana Br Bangunhttps://journal.yrpipku.com/index.php/ceej/article/view/11125Pengaruh Online Customer Review Terhadap Keputusan Pembelian Dengan Kepercayaan Sebagai Mediasi (Studi Pada Konsumen Produk Hanasui)2026-05-05T16:07:12+07:00Lindawati Lindawatimasintanpurba84@gmail.comMas Intan Purbamasintanpurba84@gmail.comJuliana Jolinemasintanpurba84@gmail.comMerlinus Buulolomasintanpurba84@gmail.comNurul Wardani Lubismasintanpurba84@gmail.com<p>Hanasui sebagai brand lokal yang dikenal dengan harga terjangkau dan telah memiliki izin BPOM menghadapi berbagai permasalahan, seperti menurunnya tingkat brand awareness, kepercayaan konsumen, serta keputusan pembelian. Kondisi ini tidak terlepas dari kurang maksimalnya penerapan strategi pemasaran digital, terbatasnya aktivitas promosi di media sosial, minimnya kerja sama dengan influencer, serta kurangnya ulasan positif dan informasi yang dapat dipercaya pada platform digital. Penelitian ini difokuskan pada pengguna produk Hanasui di Kota Medan dengan jumlah populasi yang tidak dapat ditentukan secara pasti. Oleh karena itu, teknik penentuan sampel menggunakan rumus Lemeshow yang dipadukan dengan metode accidental sampling, sehingga diperoleh sebanyak 96 responden. Hasil penelitian menunjukkan bahwa online customer review memiliki pengaruh yang signifikan terhadap keputusan pembelian dan kepercayaan konsumen, karena ulasan pelanggan menjadi referensi utama dalam mengevaluasi kualitas, keamanan, dan kelayakan suatu produk. Selain itu, keputusan pembelian juga terbukti memberikan pengaruh signifikan terhadap terbentuknya kepercayaan konsumen melalui pengalaman penggunaan produk secara langsung. Lebih lanjut, kepercayaan konsumen berfungsi sebagai variabel intervening yang memperkuat hubungan antara online customer review dan keputusan pembelian. Temuan ini menegaskan bahwa kepercayaan yang terbentuk dari ulasan pelanggan memiliki peran strategis dalam mendorong konsumen untuk melakukan pembelian serta mempertahankan loyalitas terhadap produk Hanasui.</p>2026-05-05T00:00:00+07:00Copyright (c) 2026 Lindawati Lindawati, Mas Intan Purba, Juliana Joline, Merlinus Buulolo, Nurul Wardani Lubishttps://journal.yrpipku.com/index.php/ceej/article/view/11106Penguatan SDM Berbasis Talent Management Approach yang dapat Meningkatkan Kapasitas, Kreativitas, dan Keberlanjutan Kewirausahaan Kader Muhammadiyah2026-05-05T20:51:01+07:00Sri Andayaningsihsri.andyaningsih@unismuh.ac.idAndi Arifwangsa Adiningratandiariefky@unismuh.ac.idIdrawahyuni Idrawahyuniidrawahyuni@unismuh.ac.idA.Nur Fitriantinur.fitrianti@unismuh.ac.id<p>Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat ini bertujuan memperkuat kapasitas SDM kader Muhammadiyah melalui pendekatan <em>Talent Management</em> untuk meningkatkan kreativitas dan keberlanjutan kewirausahaan. Kegiatan dilaksanakan di SMA Muhammadiyah Sungguminasa Gowa dengan melibatkan unsur PCM, guru, siswa, dan kader Muhammadiyah. Metode kegiatan meliputi pemetaan potensi, penyampaian materi, diskusi, dan pendampingan awal. Empat materi utama yang diberikan mencakup strategi <em>Talent Management</em>, literasi keuangan dan pencatatan arus kas digital, penyusunan SOP produksi serta inovasi produk, dan pemanfaatan sistem informasi untuk konten digital, promosi media sosial, serta marketplace. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pemahaman peserta terhadap pengelolaan potensi diri, produksi, keuangan, dan pemasaran digital. Kegiatan ini juga mendorong peserta untuk mengembangkan pola pikir wirausaha yang lebih kreatif, adaptif, dan produktif. Dengan demikian, pendekatan <em>Talent Management</em> dapat menjadi strategi pemberdayaan SDM Muhammadiyah dalam membangun kewirausahaan berkelanjutan.</p>2026-05-05T00:00:00+07:00Copyright (c) 2026 Sri Andayaningsih, Andi Arifwangsa Adiningrat, Idrawahyuni Idrawahyuni, A.Nur Fitriantihttps://journal.yrpipku.com/index.php/ceej/article/view/11133Pengaruh Sikap, Norma Subjektif, Religiusitas, Kemudahan Penggunaan, Dan Literasi Zakat Terhadap Niat Membayar ZIS Melalui Platfrom Digital Pada Generasi Z Di Surakarta2026-05-08T12:13:22+07:00Tiara Nurastutiknurastutiktiara@gmail.comFuad Hudaya Fatchanfhf606@ums.ac.id<p>Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh sikap, norma subjektif, religiusitas, kemudahan penggunaan, dan literasi zakat terhadap niat membayar ZIS melalui platform digital pada Generasi Z di Surakarta. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan penyebaran kuesioner daring melalui Google Form menggunakan skala Likert 1–5 kepada Generasi Z Muslim di Surakarta yang pernah melakukan pembayaran ZIS secara digital. Teknik pengambilan sampel menggunakan purposive sampling dan diperoleh sebanyak 135 responden. Data dianalisis menggunakan IBM SPSS Statistics melalui analisis deskriptif, uji kualitas data, uji asumsi klasik, regresi linier berganda, serta uji hipotesis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sikap, norma subjektif, kemudahan penggunaan, dan literasi zakat berpengaruh positif dan signifikan terhadap niat membayar ZIS melalui platform digital. Sementara itu, religiusitas tidak berpengaruh signifikan terhadap niat pembayaran ZIS digital. Temuan ini menunjukkan bahwa niat Generasi Z dalam membayar ZIS secara digital lebih dipengaruhi oleh faktor teknologi, lingkungan sosial, dan pemahaman zakat dibandingkan faktor religiusitas.</p>2026-05-08T00:00:00+07:00Copyright (c) 2026 Tiara Nurastutik, Fuad Hudaya Fatchanhttps://journal.yrpipku.com/index.php/ceej/article/view/11130Pengaruh Profitabilitas, Leverage, Ukuran Perusahaan Dan Umur Perusahaan Terhadap Pengungkapan Corporate Social Responsibility Pada Perusahaan Manufaktur Yang Terdaftar Di Bursa Efek Indonesia 2026-05-08T12:58:38+07:00Hanifah Rizqi Azzahrahanifahazzahra717@gmail.comIndah Permata Dewiipd661@ums.ac.id<p>Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh profitabilitas, <em>leverage</em>, ukuran perusahaan, dan umur perusahaan terhadap pengungkapan <em>Corporate Social Responsibility</em> (CSR) pada perusahaan manufaktur yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia periode 2021–2024. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan analisis regresi linier berganda yang diolah menggunakan SPSS. Data yang digunakan merupakan data sekunder berupa laporan keuangan, <em>annual report</em>, dan <em>sustainability report</em> yang diperoleh dari Bursa Efek Indonesia dengan teknik <em>purposive sampling</em> berdasarkan kriteria tertentu. Variabel independen terdiri dari profitabilitas, <em>leverage</em>, ukuran perusahaan, dan umur perusahaan, sedangkan variabel dependen adalah CSR yang diukur menggunakan indeks GRI G4. Hasil penelitian menunjukkan bahwa profitabilitas dan umur perusahaan berpengaruh signifikan terhadap pengungkapan CSR, sedangkan <em>leverage</em> dan ukuran perusahaan tidak berpengaruh signifikan.</p>2026-05-08T00:00:00+07:00Copyright (c) 2026 Hanifah Rizqi Azzahra, Indah Permata Dewihttps://journal.yrpipku.com/index.php/ceej/article/view/11157Ma’u Pogo Sebagai Ruang Sakral: Kajian Interaksi Keindahan Alam, Budaya Lokal Dan Spiritual Dalam Hubungan Manusia Dengan Alam Dan Tuhan2026-05-08T13:17:49+07:00Klemens Meremonfoortbhk1@yahoo.co.id<p>Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis Ma’u Pogo sebagai ruang sakral melalui kajian interaksi antara keindahan alam, budaya lokal, dan spiritualitas dalam hubungan manusia dengan alam dan Tuhan. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode tinjauan pustaka (literature review) terhadap berbagai sumber ilmiah yang relevan, seperti buku, jurnal, dan laporan penelitian. Analisis data dilakukan dengan teknik analisis isi dan analisis tematik untuk mengidentifikasi pola, konsep, dan keterkaitan antar variabel yang dikaji. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Ma’u Pogo merupakan ruang sakral yang terbentuk melalui integrasi tiga dimensi utama, yaitu keindahan alam sebagai medium spiritual, budaya lokal sebagai sistem nilai dan norma, serta spiritualitas sebagai landasan etika lingkungan. Keindahan alam tidak hanya berfungsi secara estetis, tetapi juga membangun kesadaran religius dan ekologis masyarakat. Budaya lokal berperan dalam menjaga kesakralan melalui ritual, mitos, dan norma adat, sementara spiritualitas membentuk hubungan yang harmonis antara manusia dan alam. Namun, modernisasi menjadi tantangan yang berpotensi menggeser makna sakral menjadi nilai ekonomi. Penelitian ini menyimpulkan bahwa integrasi antara alam, budaya, dan spiritualitas merupakan kunci dalam menciptakan hubungan yang seimbang antara manusia, alam, dan Tuhan. Ma’u Pogo memiliki potensi sebagai model ruang sakral berbasis kearifan lokal yang mendukung pelestarian lingkungan dan penguatan nilai spiritual.</p>2026-05-08T00:00:00+07:00Copyright (c) 2026 Klemens Merehttps://journal.yrpipku.com/index.php/ceej/article/view/11147Strategi Pengangkatan Pegawai Pemerintah Dengan Perjanjian Kerja (PPPK) Yang Transparan Dan Akuntabel Di Pemerintah Kabupaten Karawang2026-05-08T14:07:54+07:00Wahyu Heriyantowahyuheriyantolecture@budipertiwikarawang.ac.idNanda Suhandananadasuhandalecture@budipertiwikarawang.ac.id<p>Inspirasi penulis untuk melakukan penelitian ini terjadi saat hadir langsung sebagai undangan Pelantikan Pegawai P3K dilapangan Karangpawitan Karawang pada akhir tahun 2025. Berulangkali Bupati Karawang dalam sambutanya menyatakan proses dilakukan secara bersih dan transparan. Pengangkatan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) merupakan bagian penting dari reformasi birokrasi dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan yang profesional, transparan, dan akuntabel. Penelitian ini bertujuan menganalisis strategi pengangkatan PPPK yang diterapkan Pemerintah Kabupaten Karawang dalam menciptakan proses rekrutmen yang transparan dan bebas dari praktik penyimpangan. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara mendalam, observasi, dan studi dokumentasi. Informan penelitian terdiri atas pejabat BKPSDM, panitia seleksi, peserta PPPK, dan aparat pengawas internal pemerintah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi pengangkatan PPPK dilakukan melalui perencanaan formasi berbasis analisis kebutuhan, penerapan sistem Computer Assisted Test (CAT), keterbukaan informasi publik, pengawasan berlapis, serta mekanisme akuntabilitas administratif dan hukum. Implementasi strategi tersebut mampu meningkatkan kepercayaan publik terhadap proses seleksi PPPK di Kabupaten Karawang. Penelitian ini menyimpulkan bahwa pengangkatan PPPK yang transparan dan akuntabel tidak hanya mendukung reformasi birokrasi, tetapi juga memperkuat penerapan prinsip merit system dalam tata kelola pemerintahan daerah.</p>2026-05-08T00:00:00+07:00Copyright (c) 2026 Wahyu Heriyanto, Nanda Suhanda