https://journal.yrpipku.com/index.php/msej/issue/feedManagement Studies and Entrepreneurship Journal (MSEJ)2026-02-05T14:36:15+00:00Editormsej.yrpi@gmail.comOpen Journal Systems<p align="justify"><strong>Management Studies and Entrepreneurship Journal (MSEJ)</strong> reviewed covers theoretical and applied research in the field of Management and Entrepreneurship. Priority is given to those articles which satisfy the main scope of the journal, and have an impact in the research areas of interest. <strong>Management Studies</strong>: Finance, Marketing, Human Resource Management, Strategic Management, Operations, and other field of management. <strong>Entrepreneurship</strong>: Small Medium Entreprise, Business Startup, Innovation, Entrepreneurship Education, Entrepreneurial Behavior and all research in entrepreneurship areas. <strong>Online ISSN (2715-792X); Print ISSN (2715-7911). </strong></p>https://journal.yrpipku.com/index.php/msej/article/view/10316Pengaruh Work Life Balance, Family Supportive Supervisor Behavior, Terhadap Kinerja Karyawan Dengan Kepuasan Kerja Sebagai Variabel Mediasi2026-01-28T09:07:17+00:00Abet Widya Bintang Pamungkasabetwidya3108@gmail.comSri Padmantyosp102@ums.ac.id<p>Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh <em>work-life balance</em> dan <em>family supportive supervisor behavior</em> terhadap kinerja karyawan dengan kepuasan kerja sebagai variabel mediasi. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan data primer yang diperoleh melalui penyebaran kuesioner kepada seluruh karyawan CV Sabda Alam Abadi di Kabupaten Sukoharjo sebanyak 217 responden, sehingga penelitian ini bersifat sensus. Seluruh variabel diukur menggunakan skala Likert lima poin. Analisis data dilakukan dengan metode Partial Least Square–Structural Equation Modeling (PLS-SEM) menggunakan aplikasi SmartPLS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa <em>work-life balance</em> berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja karyawan serta kepuasan kerja. Sementara itu, <em>family supportive supervisor behavior</em> tidak berpengaruh langsung terhadap kinerja karyawan, namun berpengaruh positif dan signifikan terhadap kepuasan kerja. Selanjutnya, kepuasan kerja tidak berpengaruh terhadap kinerja karyawan dan tidak mampu memediasi pengaruh <em>work-life balance</em> maupun <em>family supportive supervisor behavior</em> terhadap kinerja karyawan. Temuan ini mengindikasikan bahwa keseimbangan kehidupan kerja memiliki peran yang lebih dominan dalam meningkatkan kinerja karyawan dibandingkan dukungan atasan yang bersifat kekeluargaan.</p>2026-01-28T00:00:00+00:00Copyright (c) 2026 Abet Widya Bintang Pamungkas, Sri Padmantyohttps://journal.yrpipku.com/index.php/msej/article/view/10140Analisis Resiko Bank Terhadap Kinerja Keuangan pada Bank Konvensional dan Bank Syariah2026-01-28T10:31:07+00:00Daren Darendaren.goh28@gmail.comYulfiswandi Yulfiswandidaren.goh28@gmail.comIsnaini Nuzula Agustindaren.goh28@gmail.com<p>Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi dan menganalisis efek dari Risiko Kredit, Risiko Likuiditas, Risiko Pasar, serta Pertumbuhan Ekonomi terhadap kinerja perbankan. Sampel yang digunakan dalam penelitian ini mencakup 47 bank yang terdaftar di IDX dalam kurun waktu 2019-2023. Sampel didapatkan dengan metode purposive, menghasilkan total 47 bank sebagai sampel. Variabel independen diukur melalui rasio-rasio tertentu, yaitu NPL untuk Risiko Kredit, LDR untuk Risiko Likuiditas, NIM untuk Risiko Pasar, dan GDP untuk Pertumbuhan Ekonomi. Kinerja Bank sebagai variabel dependen diukur menggunakan rasio ROA dan ROE. Temuan analisis menunjukkan bahwa ROA, ROE, dan Pertumbuhan Ekonomi tidak memiliki dampak signifikan terhadap Kinerja Bank, sedangkan Risiko Pasar terbukti memberikan pengaruh yang positif dan signifikan terhadap kinerja bank tersebut.</p>2026-01-28T00:00:00+00:00Copyright (c) 2026 Daren Daren, Yulfiswandi Yulfiswandi, Isnaini Nuzula Agustinhttps://journal.yrpipku.com/index.php/msej/article/view/10165Effect of Environmental Attitude and Environmental Awareness Help Green Advertising and Eco-Label to Influence Green Purchasing Behavior of Organic Products2026-01-28T10:52:52+00:00Musdalifah Musdalifahdebbie.aryani@trisakti.ac.idDebbie Aryani Tribudhimusdalifahbusach@gmail.com<p>The rising concern for environmental sustainability has influenced a shift in societal perspectives, thereby creating demand for businesses to develop organic products as a means of addressing various environmental issues. This study aimed to apply the Theory of Planned Behavior (TPB) to determine the influence of environmental attitude, environmental awareness, green advertising, and eco-labels on green purchasing behavior. Data were collected through a questionnaire survey involving 117 respondents in Jakarta, Indonesia. The empirical findings showed that environmental attitude and eco-labels significantly positively affected green purchasing behavior. While green advertising did not directly affect green purchasing behavior, it significantly influenced environmental attitude and environmental awareness. Environmental awareness did not have a significant direct effect on green purchasing behavior. All supported hypotheses are confirmed.</p>2026-01-28T00:00:00+00:00Copyright (c) 2026 Musdalifah Musdalifah, Debbie Aryani Tribudhihttps://journal.yrpipku.com/index.php/msej/article/view/10167Revealing How to Analyze Public Purchase Intentions Toward Green Products in Emerging Markets in the Jakarta Region2026-01-28T11:41:09+00:00Vionyka Amanda Erditiaamandavionyka@gmail.comDebbie Aryani Tribudhidebbie.aryani@trisakti.ac.id<p>This study investigates the effects of environmental concern, green attitude, subjective norms, and perceived behavioral control on the intention to purchase green products, with environmental knowledge as a moderating variable. Using survey data from 190 Indonesian participants, the findings indicate that environmental concern positively shapes green attitude, subjective norms, and perceived control. Subjective norms also contribute significantly to both perceived control and green purchase intention. However, green attitude and perceived control do not directly influence intention. Environmental knowledge enhances the relationship between attitude and intention. The confirmed hypotheses support the overall model framework.</p>2026-01-28T00:00:00+00:00Copyright (c) 2026 Vionyka Amanda Erditia, Debbie Aryani Tribudhihttps://journal.yrpipku.com/index.php/msej/article/view/10189Peran HRM dalam Menangani Sexual Harassment di Tempat Kerja2026-01-28T11:55:26+00:00Immaculata Wheny Jelaluimmaculatawheny12@gmail.comAgatha Ferijaniferijani@unika.ac.idM.Y. Dwi Hayu Agustinihayu@unika.ac.id<p>Pelecehan seksual di tempat kerja masih menjadi permasalahan serius, meskipun telah diatur dalam UU No. 12 tahun 2022 tentang Tindak Pidana Kekerasan Seksual (TPKS), karena berdampak pada kerentanan pekerja terhadap tekanan psikologis, rasa tidak aman, serta gangguan terhadap kenyamanan mereka dalam menjalankan aktivitas kerja. Oleh karena itu, peran HRM menjadi penting dalam mencegah dan menangani kasus pelecehan seksual di sektor Jasa dan Manufaktur. Metode kualitatif diterapkan melalui wawancara mendalam semi-terstruktur dengan 4 staf HRM berpengalaman (2 dari Jasa, 2 dari Manufaktur), dengan analisis tematik menggunakan bantuan NVivo, termasuk <em>Cluster Analysis</em>. Hasilnya, perusahaan sektor jasa cenderung menerapkan kebijakan yang kurang tegas, sosialisasi terbatas, saluran pelaporan informal, serta dukungan bagi korban yang bersifat kasuistik. Sebaliknya, perusahaan manufaktur lebih terstruktur dengan kebijakan formal, beragam saluran pelaporan, dan dorongan kepatuhan dari standar global. Meski demikian, kedua sektor masih menghadapi tantangan budaya serta sosialisasi UU TPKS yang lemah, sehingga penguatan kebijakan dan edukasi tetap sangat dibutuhkan.</p>2026-01-28T00:00:00+00:00Copyright (c) 2026 Immaculata Wheny Jelalu, Agatha Ferijani, M.Y. Dwi Hayu Agustinihttps://journal.yrpipku.com/index.php/msej/article/view/10237Pengaruh Electronic Word-Of-Mouth Terhadap Customer-Based Brand Equity pada Roblox dengan Peran Mediasi Brand Attachment2026-01-28T12:13:16+00:00Thania Marshandathania22002@mail.unpad.ac.idDeru R. Indikaderu.indika@unpad.ac.id<p>Perkembangan industri game daring yang pesat mendorong meningkatnya peran <em>electronic word-of-mouth</em> (e-WOM) sebagai sumber informasi utama bagi konsumen dalam membentuk persepsi terhadap suatu merek. Roblox merupakan salah satu platform game daring yang pertumbuhannya lebih banyak dipengaruhi oleh e-WOM melalui media sosial dan komunitas digital dibandingkan promosi konvensional. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh <em>electronic word-of-mouth</em> terhadap <em>customer-based brand equity</em> (CBBE) pada Roblox dengan peran mediasi <em>brand attachment</em>. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei. Data dikumpulkan melalui kuesioner yang disebarkan kepada pengguna Roblox di Indonesia yang aktif menggunakan TikTok. Teknik analisis data yang digunakan adalah <em>Partial Least Squares–Structural Equation Modeling</em> (PLS-SEM). Variabel <em>electronic word-of-mouth</em> diukur melalui dimensi <em>argument quality</em>, <em>consistency</em>, <em>two-sidedness</em>, dan <em>volume</em>. <em>Customer-based brand equity</em> diukur melalui dimensi <em>brand awareness</em>, <em>perceived quality</em>, <em>brand association</em>, dan <em>brand loyalty</em>, sedangkan <em>brand attachment</em> diukur melalui <em>emotional bond</em> konsumen terhadap merek Roblox. Hasil penelitian menunjukkan bahwa <em>electronic word-of-mouth</em> berpengaruh positif dan signifikan terhadap <em>customer-based brand equity</em> Roblox. Selain itu, <em>electronic word-of-mouth</em> juga berpengaruh positif terhadap <em>brand attachment</em>, dan <em>brand attachment</em> berpengaruh positif terhadap <em>customer-based brand equity</em>. Lebih lanjut, <em>brand attachment</em> terbukti mampu memediasi pengaruh <em>electronic word-of-mouth</em> terhadap <em>customer-based brand equity</em>. Temuan ini menegaskan bahwa keterikatan emosional konsumen terhadap merek merupakan mekanisme penting yang menjembatani pengaruh e-WOM dalam membangun nilai merek berbasis pelanggan. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi teoretis dalam pengembangan literatur pemasaran digital serta menjadi acuan praktis bagi pengelola platform game daring dalam merancang strategi pemasaran berbasis komunitas dan e-WOM.</p>2026-01-28T00:00:00+00:00Copyright (c) 2026 Thania Marshanda, Deru R. Indikahttps://journal.yrpipku.com/index.php/msej/article/view/10210Developing Marketing Strategies Based on Segmentation, Targeting, and Positioning (STP) and Marketing Mix Analysis: A Case Study in Jernip Kencana2026-01-28T13:14:38+00:00Salma Yusolunasalmasolluna@gmail.comNovika Candra Astutinovika.candra@itb.ac.id<p>Jernip Kencana is a family-owned MSME established in 1996 in Kuningan, West Java, producing natural lime syrup with consistently high customer ratings (4.2–4.8 out of 5). Despite strong product quality and long-standing market leadership, the company experienced a significant 61.7% decline in sales, from 922 units in Q2 2021 to 353 units in Q4 2024, indicating serious marketing challenges. This study aims to identify the causes of declining sales and to formulate an integrated marketing strategy by analyzing customer segmentation, targeting and positioning (STP), as well as internal and external business environments. Using a mixed-method approach, primary data were collected through in-depth interviews, observations, and questionnaires from 285 respondents, complemented by secondary data. Analytical tools included K-means clustering, VRIO, PESTLE, Porter’s Five Forces, TOWS, and the Marketing Mix 7Ps. The findings reveal key issues such as weak brand visibility, lack of clear STP, limited digital marketing capability, absence of customer data management, and dependence on aging distributors. The study proposes a “Heritage Premium Natural Wellness” positioning, targeting the Wellness Advocates segment, supported by strategic adjustments in STP, marketing mix, and a phased implementation plan. This research offers practical insights for traditional MSMEs navigating digital-era competition.</p>2026-01-28T00:00:00+00:00Copyright (c) 2026 Salma Yusoluna, Novika Candra Astutihttps://journal.yrpipku.com/index.php/msej/article/view/10298Implementasi Strategi Pemasaran Direct Selling Produk Tabungan Emas dalam Meningkatkan Keputusan Pembelian Nasabah di PT Pegadaian Unit Pelayanan Cabang Muncar2026-01-28T13:29:35+00:00Nur Ika Faizatus Solehanurikafaizatussoleha@gmail.comNur Prasetyonurikafaizatussoleha@gmail.comYeni Hilma Dwiyantinurikafaizatussoleha@gmail.com<p>Penelitian ini bertujuan menganalisis implementasi strategi pemasaran <em>direct selling</em> dalam meningkatkan keputusan pembelian produk Tabungan Emas di PT Pegadaian Unit Pelayanan Cabang Muncar. Latar belakang penelitian ini adalah rendahnya literasi digital dan pemahaman masyarakat terhadap Tabungan Emas, sehingga diperlukan pendekatan pemasaran langsung yang sesuai dengan karakteristik lokal. Penelitian menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan teknik observasi partisipatif, wawancara mendalam, dan dokumentasi. Informan terdiri dari pimpinan cabang, karyawan, dan nasabah yang dipilih melalui <em>purposive</em> dan <em>snowball sampling</em>. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi <em>direct selling</em> diterapkan melalui edukasi produk, pendekatan personal, presentasi langsung, dan sosialisasi berbasis komunitas. Strategi ini efektif dalam membangun kepercayaan, meningkatkan pemahaman, serta mendorong minat hingga keputusan pembelian produk Tabungan Emas. Kendala yang dihadapi meliputi keterbatasan sumber daya manusia, waktu, faktor cuaca, dan rendahnya literasi keuangan. Namun, hambatan tersebut dapat diatasi melalui adaptasi strategi di lapangan dan peningkatan kualitas komunikasi tenaga pemasar. Kesimpulan penelitian ini menegaskan bahwa <em>direct selling</em> relevan diterapkan pada masyarakat dengan literasi digital rendah. Penelitian ini menyarankan agar PT Pegadaian memperkuat pelatihan tenaga pemasar dalam komunikasi persuasif, memperluas jangkauan sosialisasi ke komunitas belum teredukasi, serta mengintegrasikan strategi direct selling dengan saluran digital untuk efektivitas jangka panjang.</p>2026-01-28T00:00:00+00:00Copyright (c) 2026 Nur Ika Faizatus Soleha, Nur Prasetyo, Yeni Hilma Dwiyantihttps://journal.yrpipku.com/index.php/msej/article/view/10322Quality Ready to wear fashion with QR Code Technology Innovation Using the Mandala Batik Technique Modification 2026-01-28T13:53:40+00:00Della Nurfadhilahdellanurfadhilah15@students.unnes.ac.idIrmayanti Irmayantiirmayanti@mail.unnes.ac.id<p><em>The development of digital technology encourages innovation in the fashion industry, especially in ready-to-wear clothing, which involves not only aesthetic aspects but also functional values. This study aims to examine the quality of ready-to-wear clothing incorporating QR Code technology and contemporary batik with the Teknika Mandala motif. The Research method used is the method of creation of works with a design approach, which includes the stages of exploration, design, and embodiment. The resulting clothing products are then tested for quality using descriptive percentages based on assessments from expert panelists and trained panelists. The assessment indicators for product quality include design, size, aesthetics, sewing techniques, clothing performance, and product features. The results show that ready-to-wear clothing with QR Code technology innovation and Teknika Mandala batik modifications obtained an average score of 85% and is included in the very decent category. The sewing technique and product features received the highest scores, while the size aspect received the lowest score, although it is still in the decent category. These results indicate that applying QR Code technology to contemporary batik-based ready-to-wear clothing can improve product quality and provide functional and innovative value relevant to the development of digital technology.</em></p>2026-01-28T00:00:00+00:00Copyright (c) 2026 Della Nurfadhilah, Irmayanti Irmayantihttps://journal.yrpipku.com/index.php/msej/article/view/10311Analisis Hubungan Waktu Tunggu Rawat Jalan Terhadap Kepuasan Pasien Di Poliklinik Penyakit Dalam RSUD Koja Tahun 20252026-01-28T14:10:40+00:00Agus Susantiharaina0708@gmail.comApri Sunandiharaina0708@gmail.comElise Garmeliaharaina0708@gmail.com<p>Pelayanan rawat jalan yang efisien merupakan prasyarat mutu rumah sakit; Standar Pelayanan Minimal (SPM) menetapkan waktu tunggu maksimal 60 menit agar pasien mendapat layanan cepat, tepat, dan aman. Di RSUD Koja, poliklinik penyakit dalam menjadi layanan dengan kunjungan tertinggi (14.049 kunjungan pada Jan–Mar 2025) dengan rata-rata waktu tunggu 90–120 menit, yang mengindikasikan tantangan mutu pada titik layanan tersebut. Temuan awal survei kepuasan (n=497) menunjukkan hanya 46% pasien menyatakan puas, 30% kurang puas, dan 24% tidak puaskeluhan utama terkait lamanya antrean, keterlambatan dokter, serta informasi estimasi waktu tunggu yang kurang. Tujuan penelitian ini menganalisis hubungan antara waktu tunggu rawat jalan dan tingkat kepuasan pasien di Poliklinik Penyakit Dalam RSUD Koja. Desain penelitian kuantitatif deskriptif dengan pendekatan potong lintang, dilaksanakan di Instalasi Rawat Jalan RSUD Koja pada Juli–Agustus 2025. Sampel diambil secara accidental sampling dari pasien poliklinik penyakit dalam; besar sampel ditentukan dengan rumus Slovin, dan data dikumpulkan melalui kuesioner. Analisis meliputi deskriptif karakteristik pasien (jenis kelamin, usia, pendidikan), gambaran waktu tunggu, tingkat kepuasan, serta uji hubungan antara waktu tunggu dan kepuasan. Studi ini diharapkan memberikan bukti empiris untuk perbaikan manajemen alur pelayanan rawat jalan dan pemenuhan standar SPM, sekaligus menjadi dasar rekomendasi strategis peningkatan mutu di poliklinik penyakit dalam RSUD Koja.</p>2026-01-28T00:00:00+00:00Copyright (c) 2026 Agus Susanti, Apri Sunandi, Elise Garmeliahttps://journal.yrpipku.com/index.php/msej/article/view/9960The Influence of Artificial Intelligence Identity Threat on Employee Well-Being: The Mediating Roles of Cognitive Job Insecurity and AI Opportunity Perception at Manyar Medical Center Hospital2026-01-30T00:08:06+00:00Rayhan Muhammad Basyarahilbasyarahilrayhan@gmail.comRian Andrianirian_andriani@ars.ac.idKahar Mulyanikahar@ars.ac.id<p>The development of Artificial Intelligence (AI) in the healthcare sector has brought significant changes to work systems and the psychological dynamics of healthcare professionals. On one hand, AI enhances services efficiency and accuracy, on the other, it raises concerns about human roles being replaced by technology. This condition potentially creates AI-induced identity threats that affect employee well-being. This study aims to analyze the effect of AI identity threat on employee well-being, with cognitive job insecurity and AI opportunity perception as mediating variables, at Manyar Medical Center Hospital. This research employed a quantitative method using a survey approach with 200 respondents through convenience sampling. Data were analyzed using Pearson correlation, linear regression, and Sobel mediation test. The results show that AI identity threat has a positive and significant effect on cognitive job insecurity and a negative and significant effect on AI opportunity perception. The relationship between AI identity threat and employee well-being was also found to be significantly negative. Both mediating variables partially mediate the relationship between AI identity threat and employee well-being, with a total indirect effect of 0,3948 (Z1=-3.182, p=0.0015 (M1); Z2=-6.531, p<0.001 (M2)). These findings confirm that employee well-being in the digital era is influenced not only by organizational factors but also by how individuals cognitively appraise the threats and opportunities posed by AI. The results highlight the importance of adaptive training, transparent organizational communication, and active employee involvement in technology implementation.</p>2026-01-30T00:00:00+00:00Copyright (c) 2026 Rayhan Muhammad Basyarahil, Rian Andriani, Kahar Mulyanihttps://journal.yrpipku.com/index.php/msej/article/view/10354Pengaruh Universalism Terhadap Purchase Intention Produk Halal Melalui Mediasi Halal Brand Image : Studi Pada Halal Brand Make Over2026-01-30T00:37:21+00:00Nurul Hikmahnurullll1607@gmail.comRini Kuswatirk108@ums.ac.id<p style="font-weight: 400;">Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh Universalism terhadap Purchase Intention produk halal melalui mediasi Halal Brand Image pada merek Make Over. Pendekatan kuantitatif dengan survei digunakan, menargetkan wanita muslim milenial dan generasi Z di Indonesia yang aktif secara digital, berusia lebih dari 17 tahun, dan memiliki pengalaman menggunakan produk. Sampel dipilih secara purposive, data dikumpulkan melalui kuesioner online skala Likert untuk mengukur sikap, persepsi, dan niat beli. Analisis dilakukan menggunakan PLS-SEM melalui software SMARTPLS untuk menilai validitas, reliabilitas, hubungan antar variabel, serta peran mediasi. Hasil menunjukkan bahwa Universalism berpengaruh positif dan signifikan terhadap Purchase Intention dan Halal Brand Image; semakin tinggi nilai Universalism konsumen (kepedulian kemanusiaan, etika, keberlanjutan), semakin positif persepsi citra merek dan niat beli. Halal Brand Image juga berpengaruh positif terhadap Purchase Intention dan memediasi pengaruh Universalism secara signifikan. Penelitian ini memberikan implikasi bagi perusahaan dalam memperkuat citra halal dan mendorong Electronic Word of Mouth (e-WoM) untuk meningkatkan niat beli konsumen.</p>2026-01-30T00:00:00+00:00Copyright (c) 2026 Nurul Hikmah, Rini Kuswatihttps://journal.yrpipku.com/index.php/msej/article/view/10356Pengaruh Green Acounting, Company Efficiency, Company Growth, Dan Company Size Terhadap Profitabilitas Perusahaan Manufaktur Yang Terdaftar Di Bursa Efek Indonesia (BEI) Tahun 2022-20242026-01-30T00:58:35+00:00Ramadhan Ridho Heri Cahyanaramadhanridho588@gmail.comTriyono Triyonotri280@ums.ac.id<p>Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh Green Accounting, Company Efficiency, Company Growth, dan Company Size terhadap profitabilitas perusahaan manufaktur yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) tahun 2022–2024. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis explanatory research dan data sekunder yang dianalisis menggunakan SPSS. Populasi penelitian mencakup seluruh perusahaan manufaktur di BEI sebanyak 228 perusahaan, dengan sampel 56 perusahaan dipilih melalui purposive sampling berdasarkan konsistensi terdaftar, penerbitan laporan tahunan dan PROPER, serta ketersediaan data variabel penelitian, menghasilkan total observasi 168. Variabel dependen profitabilitas diukur dengan Return on Assets (ROA), sedangkan Green Accounting diukur melalui skor PROPER, Company Efficiency menggunakan Total Asset Turnover, Company Growth dihitung dari pertumbuhan total aset, dan Company Size diukur dengan Ln Total Aset. Analisis data mencakup statistik deskriptif, uji asumsi klasik, regresi linier berganda, uji parsial (t-test), uji simultan (F-test), dan koefisien determinasi (R²). Hasil penelitian menunjukkan bahwa hanya Company Growth yang berpengaruh positif dan signifikan terhadap profitabilitas, sedangkan Green Accounting, Company Efficiency, dan Company Size tidak berpengaruh signifikan. Temuan ini mengindikasikan pentingnya pertumbuhan perusahaan dalam meningkatkan kinerja keuangan dan memberikan dasar bagi strategi manajemen dan keputusan investasi.</p>2026-01-30T00:00:00+00:00Copyright (c) 2026 Ramadhan Ridho Heri Cahyana, Triyono Triyonohttps://journal.yrpipku.com/index.php/msej/article/view/10345Pengaruh Work Life Balance dan Kompensasi Terhadap Intensi Keluar Melalui Kepuasan Kerja2026-01-30T01:09:10+00:00Muhammad Naufal Ramadhannaufalramadhan795@gmail.comSri Padmantyosp102@ums.ac.id<p>Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh <em>work-life balance</em> dan kompensasi terhadap intensi keluar karyawan dengan kepuasan kerja sebagai variabel mediasi. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan data primer yang dikumpulkan melalui kuesioner tertutup berskala Likert lima poin. Responden penelitian adalah karyawan generasi milenial dan generasi Z yang bekerja di Kota Surakarta. Variabel yang diteliti meliputi <em>work-life balance</em>, kompensasi, kepuasan kerja, dan intensi keluar. Analisis data dilakukan menggunakan metode Partial Least Square–Structural Equation Modeling (PLS-SEM) dengan bantuan perangkat lunak SmartPLS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa <em>work-life balance</em> berpengaruh positif dan signifikan terhadap kepuasan kerja karyawan, demikian pula kompensasi yang terbukti berpengaruh positif dan signifikan terhadap kepuasan kerja. Namun, kepuasan kerja tidak berpengaruh signifikan terhadap intensi keluar, sehingga tidak mampu memediasi pengaruh <em>work-life balance</em> dan kompensasi terhadap intensi keluar. Temuan ini mengindikasikan bahwa meskipun keseimbangan kehidupan kerja dan kompensasi dapat meningkatkan kepuasan kerja, keputusan karyawan untuk meninggalkan organisasi dipengaruhi oleh faktor lain di luar kepuasan kerja, seperti peluang pengembangan karier, keamanan kerja, dan kondisi lingkungan kerja.</p>2026-01-30T00:00:00+00:00Copyright (c) 2026 Muhammad Naufal Ramadhan, Sri Padmantyohttps://journal.yrpipku.com/index.php/msej/article/view/10320Brand Image and Purchase Decision: The Mediating Role of Product Quality and Social Media Engagement2026-01-30T01:26:47+00:00Naili Rahma Yulianinailirahma20@gmail.comSisno Riyokosisno@unisnu.ac.idMohamad Rifqy Roosdhanimroosdhani@gmail.com<p>This study examines the influence of brand image on purchase decision among Generation Z consumers who have purchased products at Corner Nyonya, with product quality and social media engagement as mediating variables. The background of the study is the growing importance of brand meaning, consumption experience, and digital interaction in shaping purchase decisions among young consumers. The objective of this research is to analyze both the direct and indirect effects of brand image on purchase decision. A quantitative explanatory approach was applied using a cross-sectional survey. Data were collected from 120 Generation Z respondents through a structured questionnaire and analyzed using Partial Least Squares–Structural Equation Modeling (PLS-SEM). The results show that brand image has a positive and significant direct effect on purchase decision. In addition, brand image significantly influences product quality and social media engagement, both of which also have significant effects on purchase decision. The mediation analysis indicates that product quality and social media engagement partially mediate the relationship between brand image and purchase decision, with social media engagement showing a stronger mediating role. The study concludes that brand image is translated into purchase decisions through experiential and digital pathways. Practically, culinary businesses targeting Generation Z should strengthen brand image, maintain consistent product quality, and optimize engagement-oriented social media strategies.</p>2026-01-30T00:00:00+00:00Copyright (c) 2026 Naili Rahma Yuliani, Sisno Riyoko, Mohamad Rifqy Roosdhanihttps://journal.yrpipku.com/index.php/msej/article/view/10331Big Data’s Role in Personalizing Marketing to Improve Customer Experience2026-01-30T01:44:43+00:00Putu Saroyini Piatriniroyetrini@unud.ac.idPA Andiena Nindya Putridinaputri1991@gmail.com<p>Big Data plays a crucial role in enabling marketing personalization by allowing firms to collect and analyze extensive customer-related data from diverse sources. Transactional data, online browsing behavior, social media interactions, geolocation data, and customer feedback provide rich insights into individual consumption patterns and decision-making processes. This study employs a <strong>literature review method</strong> to systematically examine the role of Big Data in personalizing marketing strategies and its implications for improving customer experience. This study provides a comprehensive understanding of the role of Big Data in enabling personalized marketing strategies and its implications for improving customer experience through a systematic literature review. The findings indicate that Big Data analytics serves as a critical enabler of marketing personalization by allowing organizations to collect, process, and analyze extensive customer data from diverse sources.</p>2026-01-30T00:00:00+00:00Copyright (c) 2026 Putu Saroyini Piatrini, PA Andiena Nindya Putrihttps://journal.yrpipku.com/index.php/msej/article/view/10362Strategi Pemasaran Digital Berbasis Live Streaming TikTok: Dampaknya terhadap Penjualan dan Brand Engagement Avoskin di Indonesia2026-01-30T02:06:51+00:00Winda KartikaWindakartika@polinela.ac.idRatu Chaterine Fajriratuchaterine@polinela.ac.idDini Safitridinisafitri@polinela.ac.idValdi Mughni Budimanvaldibudiman@polinela.ac.id<p>Live streaming telah dimanfaatkan menjadi menjadi salah satu saluran belanja daring yang diminati, dengan fitur yang memungkinkan komunikasi dua arah secara langsung antara host dan audiens. AVOSKIN memanfaatkan fitur TikTok Live untuk memperkenalkan produknya dengan pendekatan edukatif—host tidak hanya menawarkan produk, tetapi juga menjelaskan manfaat bahan alami seperti ekstrak kiwi dan centella asiatica, serta komitmen brand terhadap kemasan ramah lingkungan. Melalui metode observasi kualitatif, penelitian ini menemukan bahwa sesi live streaming AVOSKIN berhasil meningkatkan penjualan sekaligus memperkuat citra merek karena konsumen merasa lebih percaya setelah mendapat penjelasan langsung dan bisa bertanya secara interaktif. Hasilnya, live streaming terbukti menjadi strategi pemasaran digital yang efektif, terutama bagi brand yang ingin membangun hubungan jujur dan transparan dengan pelanggan di era belanja daring.</p>2026-01-30T00:00:00+00:00Copyright (c) 2026 Winda Kartika, Ratu Chaterine Fajri, Dini Safitri, Valdi Mughni Budimanhttps://journal.yrpipku.com/index.php/msej/article/view/10305Pengaruh Work Pressure Dan Role Conflict Terhadap Ethical Decision-Making Dengan Moral Maturity Sebagai Variabel Moderasi Pada PT. Metito Indonesia2026-01-25T15:07:25+00:00Ayu Nabilanabilaayu311299@gmail.comDewie Tri Wijayati Wardoyodewiewijayati@unesa.ac.idAndre Dwijanto Witjaksonoandredwijanto@unesa.ac.id<p>Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh Work Pressure dan Role Conflict terhadap Ethical Decision-Making dengan Moral Maturity sebagai variabel moderasi dalam konteks karyawan di PT Metito. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain eksplanatori. Data dikumpulkan melalui kuesioner yang disebarkan kepada responden dan dianalisis menggunakan metode Partial Least Squares–Structural Equation Modeling (PLS4-SEM) dengan bantuan SmartPLS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Work Pressure berpengaruh positif dan signifikan terhadap Ethical Decision-Making, sedangkan Role Conflict juga berpengaruh positif dan signifikan terhadap Ethical Decision-Making. Selain itu, Moral Maturity terbukti berpengaruh langsung secara signifikan terhadap Ethical Decision-Making, namun tidak mampu memoderasi pengaruh Work Pressure maupun Role Conflict terhadap Ethical Decision-Making. Nilai koefisien determinasi (R²) yang tinggi menunjukkan bahwa model penelitian memiliki daya jelaskan yang kuat. Temuan ini mengindikasikan bahwa tekanan kerja dan konflik peran merupakan faktor penting yang memengaruhi pengambilan keputusan etis, sementara kematangan moral lebih berperan sebagai prediktor langsung. Penelitian ini memberikan implikasi bagi manajemen PT Metito dalam memperkuat sistem pengendalian etika, pengelolaan tekanan kerja, serta kejelasan peran untuk menjaga kualitas keputusan etis karyawan.</p>2026-01-30T00:00:00+00:00Copyright (c) 2026 Ayu Nabila, Dewie Tri Wijayati Wardoyo, Andre dwijanti Witjaksonohttps://journal.yrpipku.com/index.php/msej/article/view/10357Analisis Hubungan Keaktifan Organisasi dan Kesiapan Kerja Dengan Soft Skill Sebagai Variable Intervening Pada Mahasiswa UMS2026-01-30T08:33:07+00:00Tsalista Kindah Salamatsalistakindahs@gmail.comImronudin Imronudinimr179@ums.ac.id<p>Penelitian ini bertujuan menelusuri sejauh mana keaktifan berorganisasi berkontribusi dalam membentuk kesiapan kerja mahasiswa Universitas Muhammadiyah Surakarta, dengan soft skill berperan sebagai variabel intervening. Studi ini dirancang sebagai penelitian kuantitatif berjenis explanatory research melalui pendekatan survei. Data penelitian dihimpun melalui penyebaran kuesioner tertutup dengan skala Likert lima tingkat kepada 63 mahasiswa yang aktif mengikuti organisasi, sebanyak 130 mahasiswa menjadi populasi penelitian, kemudian responden dipilih secara acak menggunakan teknik probability sampling dengan metode systematic sampling. Analisis data pada penelitian ini dilakukan melalui metode Partial Least Square (PLS) yang dioperasikan menggunakan perangkat lunak SmartPLS versi 4.0. Temuan penelitian mengungkapkan bahwa tingkat keaktifan mahasiswa dalam berorganisasi memberikan pengaruh positif dan bermakna terhadap kesiapan mereka memasuki dunia kerja. Keaktifan berorganisasi juga terbukti mampu meningkatkan soft skill secara signifikan, sementara soft skill sendiri berkontribusi positif dan signifikan terhadap kesiapan kerja. Lebih lanjut, hasil analisis jalur tidak langsung menegaskan bahwa soft skill terbukti berperan sebagai penghubung strategis yang secara signifikan mempertegas pengaruh keaktifan berorganisasi terhadap kesiapan kerja. Temuan ini menunjukkan bahwa keaktifan berorganisasi tidak hanya memberi pengaruh langsung terhadap kesiapan kerja mahasiswa Universitas Muhammadiyah Surakarta, tetapi juga membentuk kesiapan tersebut secara tidak langsung melalui penguatan soft skill yang dimiliki mahasiswa. Dengan demikian, keaktifan mahasiswa dalam organisasi kampus memiliki peran strategis sebagai upaya membekali lulusan agar memiliki kesiapan nyata untuk terjun dan beradaptasi secara optimal di dunia kerja.</p>2026-01-30T00:00:00+00:00Copyright (c) 2026 Tsalista Kindah Salama, Imronudin Imronudinhttps://journal.yrpipku.com/index.php/msej/article/view/10307Pengaruh Fraud Risk Management Dan Individual Morality Terhadap Asset Misappropriation Dengan Ethical Leadership Sebagai Variabel Moderasi Pada Badan Keuangan Daerah (BAKEUDA) Provinsi NTT2026-01-25T16:38:55+00:00Livia Milenia Djaniliviadjani737@gmail.comAnang KistyantoAnangkistyanto@unesa.ac.idAndre Dwijanto Witjaksonoandredwijanto@unesa.ac.id<p>Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh Fraud Risk Management dan Individual Morality terhadap Asset Misappropriation dengan Ethical Leadership sebagai variabel moderasi pada Badan Keuangan Daerah Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT). Pendekatan yang digunakan adalah kuantitatif dengan metode Partial Least Square (PLS). Data diperoleh melalui penyebaran kuesioner kepada pegawai yang terlibat dalam pengelolaan aset daerah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Ethical Leadership berpengaruh signifikan negatif terhadap Asset Misappropriation, yang berarti semakin tinggi kepemimpinan etis, semakin rendah potensi penyalahgunaan aset. Fraud Risk Management berpengaruh positif namun tidak signifikan terhadap Asset Misappropriation, menandakan sistem pengendalian fraud belum berjalan optimal. Individual Morality berpengaruh signifikan negatif terhadap Asset Misappropriation, menunjukkan bahwa moralitas individu menjadi faktor penting dalam mencegah kecurangan. Selain itu, Ethical Leadership tidak memoderasi hubungan antara Fraud Risk Management dan Asset Misappropriation, namun secara signifikan memoderasi hubungan antara Individual Morality dan Asset Misappropriation.</p> <p>Penelitian ini menegaskan bahwa pencegahan penyalahgunaan aset memerlukan sinergi antara sistem pengendalian, nilai moral individu, dan kepemimpinan etis yang kuat dalam organisasi sektor publik.</p>2026-01-30T00:00:00+00:00Copyright (c) 2026 Livia Milenia Djani, Anang Kistyanto, Andre Dwijanto Witjaksonohttps://journal.yrpipku.com/index.php/msej/article/view/10306Pengaruh Perceived Organizational Support Dan Work Meaning Terhadap Job Performance Dimediasi Oleh Work Engagement Pada PT. Anil Lasakka 2026-01-25T15:25:36+00:00Anidya RahmaAnidyarahma407@gmail.comAndre Dwijanto Witjaksonoandredwijanto@unesa.ac.idAnang KistyantoAnangkistyanto@unesa.ac.id<p>Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh perceived organizational support dan work meaning terhadap job performance, dengan work engagement sebagai variabel mediasi pada karyawan PT. Anil Lasakka di Kota Kendari. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh masih fluktuatifnya kinerja karyawan yang dipengaruhi oleh terbatasnya dukungan organisasi, perbedaan persepsi makna kerja, serta tingkat keterlibatan kerja yang belum merata di lingkungan kerja. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode Structural Equation Modeling (SEM) berbasis Partial Least Squares (PLS) menggunakan perangkat lunak SmartPLS. Data diperoleh dari 133 karyawan PT. Anil Lasakka melalui penyebaran kuesioner.Hasil penelitian menunjukkan bahwa perceived organizational support dan work meaning berpengaruh terhadap work engagement. Selanjutnya, work engagement berpengaruh terhadap job performance. Namun, perceived organizational support dan work meaning tidak berpengaruh langsung terhadap job performance. Uji mediasi menunjukkan bahwa work engagement tidak memediasi pengaruh perceived organizational support terhadap job performance, tetapi mampu memediasi pengaruh work meaning terhadap job performance. Temuan ini menunjukkan bahwa peningkatan kinerja karyawan lebih efektif dicapai melalui peningkatan keterlibatan kerja yang didorong oleh makna kerja, dibandingkan hanya mengandalkan dukungan organisasi yang bersifat administratif. Hasil penelitian ini dapat menjadi bahan pertimbangan bagi manajemen perusahaan dalam merancang kebijakan pengelolaan sumber daya manusia guna meningkatkan keterlibatan dan kinerja karyawan.</p>2026-01-30T00:00:00+00:00Copyright (c) 2026 Anidya Rahma, Andre Dwijanto Witjaksono, Anang Kistyantohttps://journal.yrpipku.com/index.php/msej/article/view/10366A Comparative Study Of Traditional And Digital Accounting Systems In Managing SME Finances2026-01-30T06:11:36+00:00Rumia Simanullangmiarumia02@gmail.comFrancisca Olivine Wardiyantifrancisca.olivine@gmail.comAbdul Awimawim_dompu@yahoo.co.id<p>Effective financial management is a critical determinant of SME performance and survival. Sound financial management enables business owners to monitor cash flows, allocate resources efficiently, comply with taxation and regulatory requirements, and make informed strategic decisions. This study employs a <strong>qualitative research approach</strong> using a <strong>literature review method</strong> to examine and compare traditional and digital accounting systems in managing SME finances. A literature review is an appropriate methodological approach when the objective of the study is to synthesize, analyze, and critically evaluate existing knowledge to identify patterns, gaps, and theoretical insights within a specific research domain. This study aimed to examine and compare traditional and digital accounting systems in managing SME finances through a comprehensive literature review. Based on the synthesis of existing academic studies and institutional reports, the findings demonstrate that accounting system choice plays a crucial role in determining the effectiveness of financial management practices in SMEs.</p>2026-01-31T00:00:00+00:00Copyright (c) 2026 Rumia Simanullang, Francisca Olivine Wardiyanti, Abdul Awimhttps://journal.yrpipku.com/index.php/msej/article/view/10365Transformational Leadership and Its Influence on Employee Performance in Multinational Corporation2026-01-30T06:05:22+00:00Andi Gazly Satrya Amalandigazly@stiemp.ac.idSugiyanto Sugiyantougesugiyanto@gmail.comMaurits Sipahutarmaurits_sipahutar08@yahoo.com<p>Employee performance is widely recognized as a key determinant of organizational success. High-performing employees contribute to productivity, innovation, service quality, and competitive advantage, which are essential for multinational corporations operating in highly competitive global markets. This study adopts a qualitative research approach using a literature review (library research) method to examine the influence of transformational leadership on employee performance in multinational corporations. This study concludes that transformational leadership plays a significant and positive role in enhancing employee performance in multinational corporations. Based on the results and discussion, it is evident that transformational leadership not only improves employees’ task performance but also strengthens contextual and adaptive performance, which are crucial in complex and culturally diverse organizational environments.</p>2026-01-31T00:00:00+00:00Copyright (c) 2026 Andi Gazly Satrya Amal, Sugiyanto Sugiyanto, Maurits Sipahutarhttps://journal.yrpipku.com/index.php/msej/article/view/10371Pengaruh Profitabilitas, Solvabilitas Dan Likuiditas Terhadap Pengungkapan Corporate Social Responsibility (CSR) Pada Perusahaan Pertambangan Yang Terdaftar Di BEI2026-01-30T14:08:11+00:00Irvan Ali Mustofairvanalimustofa@unisbablitar.ac.idSaiful Nggufron Efendiirvanalimustofa@unisbablitar.ac.idDiana Elvianita Martantiirvanalimustofa@unisbablitar.ac.id<p>Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Pengaruh Profitabilitas, Solvabilitas dan Likuiditas terhadap CSR pada Perusahaan Sektor Pertambangan yang Terdaftar di BEI. Yang menjadi objek penelitian adalah perusahaan sektor pertambangan yang terdaftar di BEI periode 2020-2024. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif. Data penelitian ini diperoleh dari laporan keuangan perusahaan sektor pertambangan periode 2020-2024. Analisis ini di uji menggunakan SPSS. Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah regresi linier berganda. Dari penelitian ini hasil pengujian hipotesis menjunjukkan bahwa profitabilitas memiliki pengaruh signifikan terhadap CSR dengan hasil nilai signifikan 0,008 < 0,05. Untuk Solvabilitas berpengaruh signifikan terhadap CSR dengan hasil nilai signifikan 0,040 < 0,05. Likuiditas berpengaruh terhadap CSR dengan hasil nilai signifikan 0,043 < 0,05. Data dikumpulkan dari direktori Bursa Efek Indonesia menggunakan teknik dokumentasi. Dengan menggunakan data panel dan analisis regresi berganda, ditemukan bahwa jumlah CSR sangat dipengaruhi oleh profitabilitas, solvabilitas dan likuiditas. Hasil ini menambah perspektif baru tentang pelaporan perusahaan dari sudut pandang CSR.</p>2026-01-31T00:00:00+00:00Copyright (c) 2026 Irvan Ali Mustofa, Saiful Nggufron Efendi, Diana Elvianita Martantihttps://journal.yrpipku.com/index.php/msej/article/view/10377Capital Structure Determinants In The Era Of Digital Economy: Evidence From Technology Firms2026-01-31T12:46:35+00:00Alfiana Alfianaalfiana.dr@umbandung.ac.idKlemens Meremonfoort21@gmail.comFarini Limbongrinif4090@gmail.com<p>The rapid evolution of the digital economy has reshaped the financial structure and strategic financing decisions of technology-based firms. This study investigates the determinants of capital structure among technology firms operating in the digital era, focusing on the interplay between traditional financial variables and new digital-driven factors. Using panel data from publicly listed technology companies between 2015 and 2024, this research applies multiple regression and fixed-effects models to examine the influence of firm size, profitability, asset tangibility, growth opportunities, liquidity, and digital innovation intensity on leverage ratios. The results indicate that while profitability and asset tangibility remain significant predictors consistent with pecking order and trade-off theories, digitalization level and intangible asset intensity introduce new dynamics in capital structure decisions. Firms with higher digital innovation and intangible assets tend to rely more on equity financing due to lower collateral values and greater market uncertainty. These findings provide empirical insights for investors, managers, and policymakers on optimizing capital structure strategies within the evolving context of digital transformation.</p>2026-02-01T00:00:00+00:00Copyright (c) 2026 Alfiana Alfiana, Klemens Mere, Farini Limbonghttps://journal.yrpipku.com/index.php/msej/article/view/10380Pengaruh Transformasi Digital Terhadap Kinerja Keuangan Dengan Ukuran Perusahaan Sebagai Variabel Moderasi (Studi Empiris Perusahaan Perbankan Yang Terdaftar Di Bursa Efek Indonesia Tahun 2021 - 2024)2026-01-31T14:24:25+00:00Laura Dinda Apriliab200220540@student.ums.ac.idSuyatmin Waskito Adisuy182@ums.ac.id<p>Penelitian bertujuan menganalisis pengaruh transformasi digital terhadap kinerja keuangan dengan mempertimbangkan peran ukuran perusahaan sebagai variabel moderasi. Penelitian mengaplikasikan kinerja keuangan sebagai variabel dependen, transformasi digital sebagai variabel independen, serta ukuran perusahaan sebagai variabel moderasi. Data yang diaplikasikan berupa data sekunder yang didapatkan dari laporan tahunan dan laporan keuangan perusahaan. Populasi mencakup keseluruhan perusahaan perbankan yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) periode 2021–2024. Teknik pemilihan sampel ditentukan melalui <em>purposive sampling</em>, sehingga diperoleh 85 sampel observasi selama empat tahun pengamatan. Metode analisis yang dimanfaatkan yakni regresi linier berganda. Temuan menginformasikan transformasi digital berpengaruh positif signifikan terhadap kinerja keuangan perusahaan perbankan. Lebih lanjut, temuan juga mengonfirmasi bahwasanya ukuran perusahaan mampu memoderasi pengaruh transformasi digital terhadap kinerja keuangan, maka terindikasi kuat bahwasanya besarnya ukuran perusahaan berkorelasi positif dengan efektivitas pemanfaatan teknologi digital dalam memperkuat fundamental keuangan.</p>2026-02-01T00:00:00+00:00Copyright (c) 2026 Laura Dinda Aprilia, Suyatmin Waskito Adihttps://journal.yrpipku.com/index.php/msej/article/view/10379Analisis Perbandingan Kinerja Keuangan Pemerintah Kabupaten Dan Pemerintah Kota Jawa Tengah Dan Jawa Timur Dan Pengaruhnya Terhadap Pertumbuhan Ekonomi2026-01-31T13:53:04+00:00Shinta Dwi Maharanib200220473@student.ums.ac.idBanu Witonobw257@ums.ac.id<p>Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis perbandingan kinerja keuangan pemerintah kabupaten dan pemerintah kota di Provinsi Jawa Timur dan Jawa Tengah serta pengaruhnya terhadap pertumbuhan ekonomi pada periode 2020–2023. Penelitian memanfaatkan sampel jenuh, di mana seluruh populasi dijadikan sebagai sampel penelitian. Penelitian menerapkan dua jenis pengujian, yaitu uji beda dan uji hipotesis. Uji normalitas dalam penelitian mengaplikasikan metode one-sample Kolmogorov–Smirnov dan menunjukkan bahwa data tidak berdistribusi normal. Oleh karena itu, uji beda dilakukan menggunakan uji nonparametrik Mann–Whitney, sementara uji hipotesis mengaplikasikan analisis regresi linear berganda dengan asumsi Central Limit Theorem (CLT). Hasil analisis uji beda mengonfirmasi bahwasanya tidak terdapat perbedaan yang signifikan pada rasio kemandirian fiskal, sedangkan terdapat perbedaan yang signifikan pada rasio efektivitas keuangan, rasio efisiensi keuangan, dan rasio belanja modal antara pemerintah Provinsi Jawa Timur dan Jawa Tengah. Hasil uji hipotesis menginformasikan rasio kemandirian fiskal, rasio efektivitas keuangan, dan rasio efisiensi keuangan berpengaruh positif signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi, sementara rasio belanja modal tidak berpengaruh terhadap pertumbuhan ekonomi.</p>2026-02-01T00:00:00+00:00Copyright (c) 2026 Shinta Dwi Maharani, Banu Witonohttps://journal.yrpipku.com/index.php/msej/article/view/10375Dinamika Ketahanan Pangan Di Indonesia Tahun 1998–2024: Dampak Laju Pertumbuhan Penduduk, Curah Hujan, Luas Lahan Pertanian, Impor Beras, Dan Harga Beras Domestik 2026-02-03T01:15:30+00:00Fadila Dhea Paramitafadiladhea89@gmail.comSitti Retno Faridatussalamsrf122@ums.ac.id<p>Ketahanan pangan merupakan isu strategis yang terus menjadi perhatian di Indonesia, terutama terkait beras sebagai komoditas pangan utama. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh laju pertumbuhan penduduk, curah hujan, luas lahan pertanian, impor beras, dan harga beras domestik terhadap ketahanan pangan di Indonesia selama periode 1998–2024. Penelitian menggunakan data sekunder time series yang bersumber dari Badan Pusat Statistik, World Bank, dan Pusat Data dan Sistem Informasi Pertanian Kementerian Pertanian. Metode analisis yang digunakan adalah regresi linier berganda dengan pendekatan logaritmik serta pengujian asumsi klasik untuk memastikan kelayakan model. Hasil penelitian menunjukkan bahwa laju pertumbuhan penduduk dan harga beras domestik berpengaruh positif dan signifikan terhadap ketahanan pangan, sementara impor beras berpengaruh negatif dan signifikan. Sebaliknya, curah hujan dan luas lahan pertanian tidak menunjukkan pengaruh yang signifikan terhadap ketahanan pangan nasional. Temuan ini mengindikasikan bahwa dinamika ketahanan pangan Indonesia lebih dipengaruhi oleh faktor struktural dan kebijakan ekonomi dibandingkan faktor alamiah. Oleh karena itu, penguatan produksi domestik, pengendalian impor beras, serta kebijakan stabilisasi harga yang berkeadilan menjadi kunci dalam memperkuat ketahanan pangan nasional secara berkelanjutan.</p>2026-02-03T00:00:00+00:00Copyright (c) 2026 Fadila Dhea Paramita, Sitti Retno Faridatussalamhttps://journal.yrpipku.com/index.php/msej/article/view/10374Pengaruh Fleksibilitas Kerja, Keputusan Kerja, Work-Life Balance Dan Motivasi Terhadap Kinerja Karyawan Generasi Z Pada Perusahaan Startup 2026-02-03T01:46:06+00:00Alhafiz Even Nayorojaeven.nayoroja@gmail.comSri Padmantyosp102@ums.ac.id<p>Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh fleksibilitas kerja, keputusan kerja, <em>work-life balance</em>, dan motivasi terhadap kinerja karyawan Generasi Z di perusahaan <em>startup</em>. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain korelasional dan bersifat <em>explanatory research</em> untuk menjelaskan hubungan kausal antara variabel independen dan dependen. Populasi penelitian adalah karyawan Generasi Z (18–28 tahun) yang bekerja minimal 6 bulan di <em>startup</em>, dengan sampel diambil menggunakan <em>purposive sampling</em>. Data dianalisis menggunakan SmartPLS 4.0 dengan PLS-SEM melalui pengujian <em>outer model</em> (<em>valid</em>itas dan reliabilitas konstruk) dan <em>Inner Model</em> (path coefficient, R², Q²). Hasil penelitian menunjukkan bahwa fleksibilitas kerja, keputusan kerja, <em>work-life balance</em>, dan motivasi secara signifikan berkontribusi terhadap kinerja, dengan model mampu menjelaskan 80,4% variasi kinerja (R² = 0,804). Fleksibilitas dan otonomi meningkatkan produktivitas, tanggung jawab, dan kreativitas, sedangkan <em>work-life balance</em> dan motivasi mendukung konsistensi dan kontribusi optimal karyawan.</p>2026-02-03T00:00:00+00:00Copyright (c) 2026 Alhafiz Even Nayoroja, Sri Padmantyohttps://journal.yrpipku.com/index.php/msej/article/view/10382Pengaruh Rasio Keuangan Terhadap Financial Distress Pada Perusahaan Manufaktur Sub-Sektor Konsumsi Di BEI 2021–2023 Dengan Firm Size Sebagai Pemoderasi2026-02-03T01:54:02+00:00Oqywitdya Setiyawanoqywitdya75@gmail.comAndy Dwi Bayu Bawonoandy.bawono@ums.ac.id<p>Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh efektivitas rasio keuangan, yaitu profitabilitas (Return on Assets/ROA), likuiditas (Current Ratio/CR), dan leverage (Debt to Asset Ratio/DAR), terhadap financial distress yang diproksikan dengan Altman Z-Score, serta peran Firm Size (Ln Total Assets) sebagai variabel moderasi pada perusahaan manufaktur subsektor konsumsi yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia periode 2021–2023. Data sekunder diperoleh dari laporan keuangan perusahaan melalui situs resmi BEI (<a href="http://www.idx.co.id">www.idx.co.id</a>). Teknik purposive sampling menghasilkan 133 sampel setelah seleksi dan penghapusan outlier. Analisis data menggunakan statistik deskriptif, uji asumsi klasik, regresi linier berganda, dan moderated regression analysis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa profitabilitas, likuiditas, dan leverage berpengaruh terhadap financial distress, sementara Firm Size hanya memoderasi pengaruh leverage, tetapi tidak memoderasi profitabilitas dan likuiditas. Temuan ini mengimplikasikan pentingnya pengelolaan rasio keuangan dan ukuran perusahaan dalam memprediksi risiko financial distress, khususnya pada perusahaan manufaktur subsektor konsumsi, serta menjadi dasar rekomendasi untuk penelitian selanjutnya dengan variabel keuangan dan non-keuangan yang lebih luas dan periode yang lebih panjang.</p>2026-02-03T00:00:00+00:00Copyright (c) 2026 Oqywitdya Setiyawan, Andy Dwi Bayu Bawonohttps://journal.yrpipku.com/index.php/msej/article/view/10363Pengaruh Media Sosial dan Deskripsi Pekerjaan Terhadap Minat Melamar Kerja Generasi Z dengan Motivasi Kerja sebagai Variabel Intervening 2026-01-30T02:23:17+00:00Diaz Ayu Satrianab100220081@student.ums.ac.idNur Achmadnur.achmad@ums.ac.id<p>Kemajuan teknologi digital telah mentransformasi proses manajemen sumber daya manusia (MSDM) dalam proses rekrutmen, khususnya dalam penyebaran lowongan pekerjaan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh media sosial dan deskripsi pekerjaan terhadap minat melamar kerja generasi Z dengan motivasi kerja sebagai variabel intervening. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei. Data dikumpulkan dari responden mahasiswa Universitas Muhammadiyah Surakarta yang dipilih menggunakan teknik <em>purposive sampling </em>yang sesuai dengan kriteria penelitian. Analisis data menggunakan metode <em>Partial Least Square</em> (PLS) untuk menguji hipotesis atau hubungan langsung dan tidak langsung antarvariabel. Hasil penelitian menunjukkan bahwa media sosial berpengaruh negatif dan tidak signifikan terhadap minat melamar kerja. Deskripsi pekerjaan berpengaruh positif dan signifikan terhadap minat melamar kerja. Kemudian motivasi kerja terbukti berperan sebagai variabel intervening yang signifikan untuk memediasi pengaruh media sosial dan deskripsi pekerjaan terhadap minat melamar kerja. Hasil studi ini menunjukkan bahwa media sosial tidak dapat mempengaruhi secara langsung minat melamar kerja mahasiswa generasi Z. Untuk media sosial dan deskripsi pekerjaan secara bersamaan berperan penting dalam membangun motivasi kerja mahasiswa generasi Z untuk berminat melamar kerja. Dengan peran motivasi kerja sebagai mediasi terbukti mendorong mahasiswa generasi Z dalam mengambil keputusan melamar kerja.</p>2026-02-03T00:00:00+00:00Copyright (c) 2026 Diaz Ayu Satriana, Nur Achmadhttps://journal.yrpipku.com/index.php/msej/article/view/10384Peran Pemerintah Daerah Dalam Pengembangan Sumber Daya Manusia Dan Pemberdayaan Masyarakat Lokal Sebagai Strategi Meningkatkan Ekonomi Keberlanjutan2026-02-02T02:22:29+00:00Yuliana O Moiwendolivamoiwend@gmail.comAnang Kistyantoanangkistyanto@unesa.ac.idDewieTri Wijayanti Wardoyodewiewijayanti@unesa.ac.id<p>Penelitian ini menganalisis peran strategis Pemerintah Kabupaten Merauke dalam mendorong ekonomi berkelanjutan melalui pengembangan Sumber Daya Manusia (SDM) dan pemberdayaan masyarakat lokal. Sebagai wilayah yang diproyeksikan menjadi lumbung pangan nasional, Merauke memiliki potensi sumber daya alam melimpah, namun pemanfaatannya masih menghadapi tantangan berupa keterbatasan kualitas SDM, hambatan geografis, dan aksesibilitas yang belum merata di wilayah terpencil. Dengan menggunakan pendekatan kualitatif dan metode studi kasus, penelitian ini mengungkapkan bahwa pemerintah daerah menjalankan fungsi vital sebagai regulator, fasilitator, dan katalisator dalam mengintegrasikan pelatihan teknis agribisnis serta penguatan kapasitas kelembagaan ke dalam perencanaan pembangunan daerah. Program intervensi yang dilakukan mencakup pendidikan formal, pelatihan keterampilan produktif, dan pendampingan UMKM yang dirancang untuk mengubah pola pikir masyarakat dari penerima bantuan menjadi pelaku ekonomi mandiri. Meskipun terdapat progres positif dalam peningkatan pendapatan dan kompetensi masyarakat, efektivitas kebijakan masih sering terbentur oleh lemahnya koordinasi lintas instansi, keterbatasan anggaran, serta perlunya sinkronisasi kurikulum pelatihan dengan kearifan lokal masyarakat adat. Hasil penelitian menekankan bahwa keberhasilan ekonomi berkelanjutan di Merauke sangat bergantung pada sinergi yang konsisten antara penguatan modal manusia (human capital) dengan pendekatan pemberdayaan yang partisipatif. Oleh karena itu, diperlukan kepemimpinan yang kuat dan tata kelola yang inklusif untuk memastikan bahwa masyarakat lokal bukan hanya menjadi objek pembangunan, melainkan aktor utama dalam pengelolaan potensi daerah yang berdaya saing dan berkelanjutan.</p>2026-02-03T00:00:00+00:00Copyright (c) 2026 Yuliana O Moiwend, Anang Kistyanto, DewieTri Wijayanti Wardoyohttps://journal.yrpipku.com/index.php/msej/article/view/10388Analisis Pengaruh Asimetri Informasi dan Financial Distress Terhadap Manajemen Laba Dengan Corporate Governance Sebagai Moderasi2026-02-02T11:22:06+00:00Irmawati Irmawatiirmwti99@gmail.comNur Annisa Achmadyaniirmwti99@gmail.comIgnasius Narewirmwti99@gmail.comLongginus Gelatanirmwti99@gmail.comTelly Sulvika Manurunirmwti99@gmail.com<p>Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh variabel asimetri infomasi dan <em>financial distress</em> terhadap manajemen laba dengan<em> Corporate Governance </em>sebagai moderasi pada 43 bank yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI). Metode penelitian yang digunakan yaitu metode asosiatif. Penelitian ini menggunakan data sekunder yang diperoleh dari Bursa Efek Indonesia (BEI) dengan periode waktu tahun 2020 sampai 2021. Alat analisis yang digunakan pada penelitian ini adalah Analisis Regresi Data Panel dan Analisis MRA dilakukan dengan bantuan program <em>Eviews 12.</em> Pengujian hipotesis dilakukan dengan menggunakan uji T, uji F dan uji RSquare. Hasil penelitian menunjukkan bahwa asimetri informasi tidak berpengaruh terhadap manajemen laba. <em>Financial distress</em> berpengaruh terhadap manajemen laba. Interaksi asimetri informasi dengan corporate governance tidak dapat memoderasi antara asimetri informasi terhadap manajemen laba, serta interaksi financial distress dengan corporate governance tidak dapat memoderasi antara financial distress terhadap manajemen laba.</p>2026-02-04T00:00:00+00:00Copyright (c) 2026 Irmawati Irmawati, Nur Annisa Achmadyani, Ignasius Narew, Longginus Gelatan, Telly Sulvika Manurunhttps://journal.yrpipku.com/index.php/msej/article/view/10410Pengaruh Financial Technology Dan Literasi Keuangan Terhadap Keberlanjutan UMKM Dengan Inklusi Keuangan Sebagai Variabel Mediasi (Studi Kasus Pada UMKM Pengguna Qris Di Kota Pekanbaru)2026-02-05T14:19:48+00:00Zelvia Anandaratna.nurani@uin-suska.ac.idRatna NuraniRatna.nurani@uin-suska.ac.id<p>Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh teknologi keuangan dan literasi keuangan terhadap keberlanjutan UMKM dengan inklusi keuangan sebagai variabel mediasi, khususnya pada UMKM di Kota Pekanbaru. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian kuantitatif deskriptif. Sampel penelitian terdiri dari 150 responden UMKM yang tinggal di Kota Pekanbaru. Teknik sampling menggunakan metode purposive sampling. Teknik analisis data yang digunakan adalah SmartPLS Versi 4. Berdasarkan hasil penelitian, dapat disimpulkan bahwa: 1) Teknologi keuangan dan literasi keuangan memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap keberlanjutan UMKM di Kota Pekanbaru. 2) Teknologi keuangan dan literasi keuangan memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap inklusi keuangan terhadap keberlanjutan UMKM di Kota Pekanbaru. 3) Dampak inklusi keuangan secara positif dan signifikan terhadap keberlanjutan UMKM di Kota Pekanbaru. 4) Inklusi keuangan berperan sebagai mediator antara teknologi keuangan dan literasi keuangan terhadap keberlanjutan UMKM di Kota Pekanbaru.</p>2026-02-05T00:00:00+00:00Copyright (c) 2026 Zelvia Ananda, Ratna Nuranihttps://journal.yrpipku.com/index.php/msej/article/view/10411 Strategi Manajemen SDM Untuk Mengoptimalkan Kolaborasi Tim Remote Dan Onsite Di Organisasi Multinasional2026-02-05T14:32:16+00:00Aslichah Aslichahaslichah2000@gmail.com<p>Kolaborasi tim merupakan elemen krusial dalam organisasi multinasional yang ditandai oleh tingkat ketergantungan tugas yang tinggi, keragaman latar belakang karyawan, serta kebutuhan inovasi yang berkelanjutan. Tujuan melakukan penelitian ini untuk menganalisis manajemen SDM untuk mengoptimalkan kolaborasi tim remote dan onsite di organisasi multinasional. Penelitian ini menggunakan metode kajian pustaka (literature review) dengan pendekatan kualitatif-deskriptif. Kajian pustaka dipilih karena penelitian ini bertujuan untuk mengkaji, menganalisis, dan mensintesis berbagai konsep, teori, serta temuan empiris yang relevan dengan strategi manajemen sumber daya manusia (SDM) dalam mengoptimalkan kolaborasi tim remote dan onsite di organisasi multinasional. Berdasarkan hasil kajian pustaka dan pembahasan yang telah dilakukan, dapat disimpulkan bahwa kolaborasi tim remote dan onsite dalam organisasi multinasional merupakan fenomena kerja yang kompleks dan multidimensional.</p>2026-02-06T00:00:00+00:00Copyright (c) 2026 Aslichah Aslichahhttps://journal.yrpipku.com/index.php/msej/article/view/10412Kesiapan Implementasi E-Government Pada Badan Pengelolaan Keuangan Dan Aset Daerah (BPKAD) Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan 2026-02-05T14:36:15+00:00Maidah Maidahdhida15@gmail.com<p><em>This study aims to determine and analyze the level of readiness for e-government implementation at the Regional Financial and Asset Management Agency of the South Sulawesi Provincial Government. The research method used is a qualitative research method with a descriptive qualitative approach to determine how e-government implementation at the Regional Financial and Asset Management Agency of the South Sulawesi Provincial Government</em><em>.</em> <em>The analytical methods used consist of data collection, data reduction, data presentation, and drawing conclusions. The results of the study categorize e-government implementation at the Regional Financial and Asset Management Agency (BPKAD) of South Sulawesi Province as quite ready but not yet optimal. Key advantages include core applications (SIMAKDA, SIPD, and SIMBADA) that are relatively easy to use, an official portal that provides information transparency, and support and incentives for employees to improve their ICT skills. However, many challenges remain. These include misaligned policies at the central and regional levels, a shortage of IT personnel, network instability in some OPDs, and inadequate data security systems. These conditions cause problems such as delays in digital public services, low data integration efficiency, cybersecurity risks, and problems in maintaining service sustainability. Therefore, to enable BPKAD to achieve more efficient, secure, and sustainable digital government standards, improvements in infrastructure, regulations, and human resource capacity are required.</em></p>2026-02-06T00:00:00+00:00Copyright (c) 2026 Maidah Maidah