ANALISIS FAKTOR FAKTOR YANG MEMPENGARUHI PERSISTENSI LABA PADA PERUSAHAAN MAKANAN DAN MINUMAN YANG TERDAFTAR DI BURSA EFEK INDONESIA PERIODE 2013 – 2017

Main Article Content

Elsa Lasrya
oktavianiwiari ningsih

Abstract

The purpose of this study was to determine whether the independent variables, namely Cash Flow Volatility, Sales Volatility, Debt Levels and Operating Cycles affect the dependent variable, namely Profit Persistence. The sampling technique uses Purposive Sampling where 60 samples are used. This study uses multiple linear regression analysis techniques, F test and t test to determine its effect. The results of this study indicate that partially Cash Flow Volatility and Debt Levels affect Profit Persistence while the other two variables Sales Volatility and Operating Cycle have no effect on Profit Persistence. And simultaneously the four Independent variables influence the Profit Persistence.


 


 


 

Article Details

Section
Articles

References

Andrianto, M. (2009). Pengaruh Earning management dan Corporate Governance Terhadap Nilai Perusahaan : Studi Empiris pada Perusahaan Manufaktur yang Terdaftar di BEI . Solo: Universitas Sebelas Maret.

Anggraeni, M.T. (2015). Analisis Faktor Faktor Yang Mempengaruhi Persistensi Laba. Jurnal Fakultas Ekonomi. Universitas Bakrie.

Angrini. Sari. (2015). Pengaruh siklus operasi, volatilitas harga saham,kepemilikan manajerial terhadap persistensi laba pada perusahaan property real estate tahun 2013-2015 di BEI. Jurnal Akuntansi. Universitas Gajah Mada

Celindra. (2014). Pengaruh Volatilitas Arus Kas, Besaran Akrual, Volatilitas Penjualan, pada Persistensi Laba. Jurnal Akutansi. Universitas Negeri Padang.

Dechow, P. and I. Dichev. (2010). The Quality of Accruals and Earnings: The Role of Accrual Estimation Errors. The Accounting Review.

Fanani, Z. (2013). Analisis Faktor-Faktor Penentu Persistensi Laba. Jurnal Akuntansi dan Keuangan Indonesia, 109-123.

Ghozali, I. (2013). Aplikasi Analisis Multivariat dengan Program SPSS. Semarang: Badan Penerbit Universitas Diponegoro.

Jensen dan Mecking.(1976). Information Environment and Accrual Volatility. (Working Paper). A.B. Freeman School of Bussimes. Tulane University.

Kusuma, Brilian dan R. Arjo Sadjiarto, (2014), Analisis Pengaruh Volatilitas Arus Kas, Volatilitas penjualan, Tingkat Hutang, Book Tax Gap, dan Tata Kelola Perusahaan Terhadap Persistensi Laba. Jakarta: Universitas Kristen Petra.

Purwanti, T. (2010). Analisis Pengaruh Volatilitas Arus Kas, Besaran Akrual, Volatilitas Penjualan, Leverage, Siklus Operasi, Ukuran Perusahaan, Umur Perusahaan, dan Likuiditas Terhadap Persistensi Laba, Surakarta: Universitas Sebelas Maret.

Scott. (2010). Peran Persistensi Laba Memperlemah Hubungan Antara Earning Opacity Dengan Cost of Equity Dan Trading Volume Activity [disertasi]. Semarang: Universitas Diponegoro.

Septavita. (2016). Pengaruh book tax differences, aruskas, tingkat hutang, ukuran perusahaan pada persistensi laba. Jurnal Akuntansi. Universitas Indonesia

Sefiana. (2009). Manajemen Akuntasi. Jakarta

Sulastri, Afri, Desra. (2014). Pengaruh Volatilitas Arus Kas, Volatilitas Penjulan, Besaran Akrual Dan Tingkat Hutang Pada Persistensi Laba. Jurnal Akuntansi: Universitas Padang

Watts. R.L. dan J.L. Zimmerman. (1986). Positive Accounting Theory. Englewood Cliffs: Prentice-Hall.
www.idx.co.id