Pengaruh Work Life Balance dan Kompensasi Terhadap Intensi Keluar Melalui Kepuasan Kerja
DOI:
https://doi.org/10.37385/msej.v7i3.10345Keywords:
kompensasi, kepuasan kerja, intensi keluar, work life balanceAbstract
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh work-life balance dan kompensasi terhadap intensi keluar karyawan dengan kepuasan kerja sebagai variabel mediasi. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan data primer yang dikumpulkan melalui kuesioner tertutup berskala Likert lima poin. Responden penelitian adalah karyawan generasi milenial dan generasi Z yang bekerja di Kota Surakarta. Variabel yang diteliti meliputi work-life balance, kompensasi, kepuasan kerja, dan intensi keluar. Analisis data dilakukan menggunakan metode Partial Least Square–Structural Equation Modeling (PLS-SEM) dengan bantuan perangkat lunak SmartPLS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa work-life balance berpengaruh positif dan signifikan terhadap kepuasan kerja karyawan, demikian pula kompensasi yang terbukti berpengaruh positif dan signifikan terhadap kepuasan kerja. Namun, kepuasan kerja tidak berpengaruh signifikan terhadap intensi keluar, sehingga tidak mampu memediasi pengaruh work-life balance dan kompensasi terhadap intensi keluar. Temuan ini mengindikasikan bahwa meskipun keseimbangan kehidupan kerja dan kompensasi dapat meningkatkan kepuasan kerja, keputusan karyawan untuk meninggalkan organisasi dipengaruhi oleh faktor lain di luar kepuasan kerja, seperti peluang pengembangan karier, keamanan kerja, dan kondisi lingkungan kerja.
Template


