Pengaruh Fleksibilitas Kerja, Keputusan Kerja, Work-Life Balance Dan Motivasi Terhadap Kinerja Karyawan Generasi Z Pada Perusahaan Startup

Authors

  • Alhafiz Even Nayoroja Universitas Muhammadiyah Surakarta
  • Sri Padmantyo Universitas Muhammadiyah Surakarta

DOI:

https://doi.org/10.37385/msej.v7i3.10374

Keywords:

fleksibilitas kerja, kinerja karyawan, keputusan kerja, motivasi, work life balance

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh fleksibilitas kerja, keputusan kerja, work-life balance, dan motivasi terhadap kinerja karyawan Generasi Z di perusahaan startup. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain korelasional dan bersifat explanatory research untuk menjelaskan hubungan kausal antara variabel independen dan dependen. Populasi penelitian adalah karyawan Generasi Z (18–28 tahun) yang bekerja minimal 6 bulan di startup, dengan sampel diambil menggunakan purposive sampling. Data dianalisis menggunakan SmartPLS 4.0 dengan PLS-SEM melalui pengujian outer model (validitas dan reliabilitas konstruk) dan Inner Model (path coefficient, R², Q²). Hasil penelitian menunjukkan bahwa fleksibilitas kerja, keputusan kerja, work-life balance, dan motivasi secara signifikan berkontribusi terhadap kinerja, dengan model mampu menjelaskan 80,4% variasi kinerja (R² = 0,804). Fleksibilitas dan otonomi meningkatkan produktivitas, tanggung jawab, dan kreativitas, sedangkan work-life balance dan motivasi mendukung konsistensi dan kontribusi optimal karyawan.

References

Damodar, P., Shetty, A., Dsouza, M. P., & Prakash, A. (2024). Crafting careers through theory-driven interventions: A scoping review of the utility of social cognitive career theory and career maturity inventory. International Journal of Adolescence and Youth, 29(1). https://doi.org/10.1080/02673843.2024.2308081

Fitrianti, N. A., & Eryandra, A. (2025). Peran pengaturan kerja fleksibel dan motivasi kerja dalam meningkatkan kinerja karyawan. Jurnal Penelitian Pendidikan, Psikologi dan Kesehatan (J-P3K), 6(2), 1022–1033.

Fortuna, A. (2022). Pemotivasian kerja menurut teori McClelland dan penerapannya di PT Ainiyah Indomitra Sejahtera Sukabumi [Undergraduate thesis, Universitas Muhammadiyah Surabaya].

Gifford, J. (2022). Remote working: Unprecedented increase and a developing research agenda. Human Resource Development International, 25(2), 105–113. https://doi.org/10.1080/13678868.2022.2049108

Kurniawati, E., & Rindrayani, S. R. (2025). Pendekatan kuantitatif dengan penelitian survei: Studi kasus dan implikasinya. Sosial: Jurnal Ilmiah Pendidikan IPS.

Mahendra, M. Y. (2021). Hubungan antara motivasi kerja dengan kinerja karyawan [Undergraduate thesis, Universitas Muhammadiyah Surakarta].

Marsenda, R. G., & Wicaksari, E. A. (2024). Work–life balance: Kunci kesejahteraan karyawan dan organisasi. Dalam Manajemen SDM (Jilid 1, hlm. 22–50).

Nawano, R., Sarpan, Wahyuni, N., Mofu, C. J., & Fikri, M. N. (2024). Work–life balance terhadap kinerja karyawan. Jurnal Manajemen, 11(2), 180–186.

Priyadi, H., Malihatin, A., & Bahiroh, E. (2025). Literatur review: Implementasi kebijakan fleksibilitas waktu kerja sebagai strategi pengembangan sumber daya manusia. Neraca Manajemen, Ekonomi, 13(3).

Puspitaningrum, F. (2025). Pengaruh intensitas penggunaan LinkedIn dan persepsi fleksibilitas kerja terhadap minat melamar pekerjaan generasi Z di Kota Surakarta: Peran mediasi kemampuan literasi digital [Undergraduate thesis, Universitas Muhammadiyah Surakarta].

Savitri, M. D. (2024). Keseimbangan kerja–kehidupan berpengaruh pada kesejahteraan psikologis pekerja. Bullet: Jurnal Multidisiplin Ilmu, 3(3), 420–431.

Septian, W. W., & Kusdiyanto. (2024). Pengaruh beban kerja dan fleksibilitas kerja terhadap work–life balance karyawan (Studi pada karyawan industri UMKM di Kota Surakarta). SEIKO: Journal of Management & Business, 7(2), 980–989.

Septiannoor, M. L. (2024). Pengaruh motivasi terhadap kinerja karyawan. Keizai: Jurnal Kajian Ekonomi, Manajemen, dan Akuntansi, 5(1), 57–71.

Suherman, U., & Budiamin, A. (2023). Pengambilan keputusan karir: Suatu tinjauan literatur. Counsellia: Jurnal Bimbingan dan Konseling, 11(1), 50–69. https://doi.org/10.25273/counsellia.v11i1.15197

Sunyoto, D. (2021). Memahami teori-teori yang membahas motivasi kerja. CV Eureka Media Aksara.

Syamsunasir, & Daruni, E. N. (2024). Pengaruh fleksibilitas kerja terhadap kinerja sumber daya manusia. Humanities, Management and Science.

Wang, D., Liu, X., & Deng, H. (2024). The perspectives of social cognitive career theory approach in current times. Frontiers in Psychology.

Widiaristi, M. S., & Etikariena, A. (2024). Perilaku kerja inovatif karyawan Gen Z: Perbandingan pada perusahaan yang menerapkan pengaturan kerja fleksibel dengan yang menerapkan work from office. Jurnal Psikogenesis, 12(1), 31–45.

Yolanda, P., Widiana, H. S., & Sari, E. Y. D. (2022). Kinerja karyawan: Faktor-faktor yang memengaruhi. Jurnal Diversita, 8(2), 148–157.

Yuniarti, R., Irwansyah, A., Rudyhasyim, Nupiriswandi, M. A., Pediseptania, Sovirochmi, Wijaya, F. S., Bayuhandayani, I. G., Setiorini, S., Amandafinthariasari, M., Bahrun, M., Khairul, K., Ekowati, D. J. I., & Negara, N. K. I. S. K. (2021). Tinjauan teori dan praktis kinerja karyawan. Widina Bhakti Persada.

Downloads

Published

2026-02-03

How to Cite

Nayoroja, A. E., & Padmantyo, S. (2026). Pengaruh Fleksibilitas Kerja, Keputusan Kerja, Work-Life Balance Dan Motivasi Terhadap Kinerja Karyawan Generasi Z Pada Perusahaan Startup . Management Studies and Entrepreneurship Journal (MSEJ), 7(3), 1861–1872. https://doi.org/10.37385/msej.v7i3.10374