Pengaruh Rasio Keuangan Terhadap Financial Distress Pada Perusahaan Manufaktur Sub-Sektor Konsumsi Di BEI 2021–2023 Dengan Firm Size Sebagai Pemoderasi

Authors

  • Oqywitdya Setiyawan Universitas Muhammadiyah Surakarta
  • Andy Dwi Bayu Bawono Universitas Muhammadiyah Surakarta

DOI:

https://doi.org/10.37385/msej.v7i3.10382

Keywords:

altman Z-Score, Financial Distress, Firm Size, Leverage, Likuiditas, Profitabilitas

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh efektivitas rasio keuangan, yaitu profitabilitas (Return on Assets/ROA), likuiditas (Current Ratio/CR), dan leverage (Debt to Asset Ratio/DAR), terhadap financial distress yang diproksikan dengan Altman Z-Score, serta peran Firm Size (Ln Total Assets) sebagai variabel moderasi pada perusahaan manufaktur subsektor konsumsi yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia periode 2021–2023. Data sekunder diperoleh dari laporan keuangan perusahaan melalui situs resmi BEI (www.idx.co.id). Teknik purposive sampling menghasilkan 133 sampel setelah seleksi dan penghapusan outlier. Analisis data menggunakan statistik deskriptif, uji asumsi klasik, regresi linier berganda, dan moderated regression analysis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa profitabilitas, likuiditas, dan leverage berpengaruh terhadap financial distress, sementara Firm Size hanya memoderasi pengaruh leverage, tetapi tidak memoderasi profitabilitas dan likuiditas. Temuan ini mengimplikasikan pentingnya pengelolaan rasio keuangan dan ukuran perusahaan dalam memprediksi risiko financial distress, khususnya pada perusahaan manufaktur subsektor konsumsi, serta menjadi dasar rekomendasi untuk penelitian selanjutnya dengan variabel keuangan dan non-keuangan yang lebih luas dan periode yang lebih panjang.

References

Aisyah, A., et al. (2017). Pengaruh rasio likuiditas, rasio aktivitas, rasio profitabilitas, dan rasio leverage terhadap financial distress (Studi pada perusahaan tekstil dan garmen yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia tahun 2011–2015). E-Proceeding of Management, 4(1), 411–419.

Armenda, D., & Hertina, D. (2023). Analisis financial distress dampak pandemi COVID-19 berdasarkan model Grover, Springate, dan Zmijewski pada perusahaan tekstil dan garmen. Jurnal Ilmiah Akuntansi dan Keuangan, 5(6), 2835–2844.

Chandrarin, G. (2017). Metode riset akuntansi: Pendekatan kuantitatif. Salemba Empat.

Sunaryo, D. (2021). Identification of financial distress with company size as a moderating variable in Southeast Asia property and real estate industry. International Journal of Science, Technology & Management, 2(1), 349–363. https://doi.org/10.46729/ijstm.v2i1.115

Duncan, K. (1996). Principles of managerial finance in Australia. Journal of Management & Organization, 2(2), 61–62.

Erdi, T. W., Agustin, W., Pradana, S. A. G., & Theresia, T. (2022). CAMEL ratio as an indicator of financial distress: Altman Z-score model with company size as a moderating variable. Journal of Applied Sciences in Accounting, Finance, and Tax, 5(2), 95–104.

Fatmawati, V. (2017). Pengaruh likuiditas, leverage, aktivitas, dan profitabilitas dalam memprediksi financial distress. Jurnal Ilmu dan Riset Akuntansi, 6(10), 1–19.

Ghozali, I. (2018a). Aplikasi analisis multivariate dengan program SPSS. Badan Penerbit Universitas Diponegoro.

Ghozali, I. (2018b). Aplikasi analisis multivariate dengan program SPSS. Badan Penerbit Universitas Diponegoro.

K. S., N. (2023). A study on return on equity and return on assets at Featherlite Product Private Limited with respect to office equipment. International Journal of Scientific Research in Engineering and Management, 7(10), 1–11. https://doi.org/10.55041/ijsrem26666

Kamaluddin, A., Ishak, N., & Mohammed, N. F. (2019). Financial distress prediction through cash flow ratios analysis. International Journal of Financial Research, 10(3), 63–76. https://doi.org/10.5430/ijfr.v10n3p63

Lawita, N. F., & Binangkit, I. D. (2022). Financial distress analysis. Jurnal Akuntansi dan Ekonomika, 12(2). https://doi.org/10.37859/jae.v12i2.3265

Muzharoatiningsih, M., & Hartono, U. (2022). Pengaruh rasio keuangan, sales growth, dan ukuran perusahaan terhadap financial distress pada sektor industri barang konsumsi di BEI periode 2017–2020. Jurnal Ilmu Manajemen, 10(3), 747–758.

Onoyi, N. J., Yantri, O., & Windayati, D. T. (2021). Pengaruh return on equity, debt to equity ratio, dan earning per share terhadap harga saham. Jurnal Manajemen, Organisasi dan Bisnis (JMOB), 1(4), 637–647. https://doi.org/10.33373/jmob.v1i4.3435

Opler, T. C., & Titman, S. (1994). Financial distress and corporate performance. The Journal of Finance, 49(3), 1015–1040. https://doi.org/10.1111/j.1540-6261.1994.tb00086.x

Paminto, A. (2016). The effect of capital structure, firm growth, and dividend policy on profitability and firm value of oil palm plantation companies in Indonesia. European Journal of Business and Management, 8(33), 123–134.

Paramitra, Y. (2023). Current ratio, return on assets, dan debt to asset ratio pada financial distress: Bukti perusahaan property dan real estate. 10, 1396–1401.

Piatt, H. D., & Piatt, M. B. (2002). Predicting corporate financial distress: Reflections on choice-based sample bias. Journal of Economics and Finance, 26(2), 184–199. https://doi.org/10.1007/bf02755985

Purnamasari, Y., Mahari, A. P., Astutik, M. P., & Pawiati, S. (2020). The effect of financial ratio on financial distress with firm size as a moderating variable. IPTEK Journal of Proceedings Series (Issue 1).

Ramadani, A. W., & Ratmono, D. (2023). Financial distress prediction: The role of financial ratios and firm size. Jurnal Riset Akuntansi Kontemporer, 15(1), 19–26. https://doi.org/10.23969/jrak.v15i1.6428

Rizqiyah, F. (2017). Kinerja keuangan dalam memprediksi financial distress. Jurnal JIBEKA, 11(1), 42–48.

Sarkar, A. (2009). Liquidity risk, credit risk, and the federal reserve (Staff Report No. 389). Federal Reserve Bank of New York.

Simanjuntak, C., Titik, F., & Aminah, W. (2017). Pengaruh rasio keuangan terhadap financial distress (Studi pada perusahaan transportasi yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia tahun 2011–2015). E-Proceeding of Management, 4(2), 1580–1587.

Sormin, F. (2021). The influence of inventory intensity, profitability, and leverage on tax aggressiveness. International Journal of Management Studies and Social Science, 3(1), 144–148.

Sri Ayem, & Sogen, H. A. A. (2024). Financial distress: Likuiditas, leverage, dan profitabilitas dengan ukuran perusahaan sebagai pemoderasi. 9, 63–79.

Suharti, S. (2023). Pengaruh rasio keuangan terhadap financial distress dengan firm size sebagai variabel moderasi. Jurnal Ekobistek, 12(2), 646–651. https://doi.org/10.35134/ekobistek.v12i2.599

Yusbardini, Y., & Rashid, R. (2019). Prediksi financial distress dengan pendekatan Altman pada perusahaan manufaktur di Indonesia. Jurnal Muara Ilmu Ekonomi dan Bisnis, 3(1), 122. https://doi.org/10.24912/jmieb.v3i1.3543

Downloads

Published

2026-02-03

How to Cite

Setiyawan, O., & Bawono, A. D. B. (2026). Pengaruh Rasio Keuangan Terhadap Financial Distress Pada Perusahaan Manufaktur Sub-Sektor Konsumsi Di BEI 2021–2023 Dengan Firm Size Sebagai Pemoderasi. Management Studies and Entrepreneurship Journal (MSEJ), 7(3), 1873–1886. https://doi.org/10.37385/msej.v7i3.10382