Pengaruh Green Accounting, Intellectual Capital, dan Leverage Terhadap Kinerja Keuangan Yang Dimoderasi oleh Corporate Social Responsibility pada Perusahaan Pertambangan di Bursa Efek Indonesia Periode 2022-2024
DOI:
https://doi.org/10.37385/msej.v7i3.10394Keywords:
green accounting, intellectual capital, kinerja keuangan, leverageAbstract
Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh Green Accounting, Intellectual Capital, dan Leverage terhadap Kinerja Keuangan dengan Corporate Social Responsibility (CSR) sebagai variabel moderasi pada perusahaan pertambangan yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia periode 2022–2024. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif berbasis data sekunder numerik, dengan populasi 80 perusahaan dan sampel 34 perusahaan melalui purposive sampling. Variabel kinerja keuangan diukur menggunakan Return on Assets (ROA), Green Accounting melalui rasio biaya lingkungan terhadap laba setelah pajak, Intellectual Capital direpresentasikan oleh Capital Employed (VACA) dan Structural Capital (STVA), Leverage diproksikan dengan Debt to Asset Ratio (DAR), dan CSR diukur menggunakan Corporate Social Responsibility Disclosure Index (CSRD) berbasis indikator GRI. Analisis data dilakukan dengan regresi linier berganda melalui Moderated Regression Analysis (MRA). Hasil penelitian menunjukkan bahwa Green Accounting dan Capital Employed tidak berpengaruh signifikan terhadap Kinerja Keuangan, sementara Structural Capital dan Leverage memiliki pengaruh positif. CSR memperlemah hubungan antara Green Accounting, Capital Employed, Structural Capital, maupun Leverage dengan Kinerja Keuangan. Temuan ini menunjukkan perlunya penelitian selanjutnya memperluas sampel, menambahkan variabel independen lain, dan mempertimbangkan variabel moderasi alternatif.
Template


