Analisis Key Successs Factor Keamanan Maritim Guna Menghadapi Ancaman Hibrida dalam Rangka Mendukung Tugas TNI Angkatan Laut
DOI:
https://doi.org/10.37385/msej.v7i3.10469Keywords:
Keamanan Maritim, Ancaman Hibrida, Delphi-ISMAbstract
Keamanan maritim, dalam praktiknya memiliki sejarah yang telah berlangsung selama ratusan tahun, dan banyak orang yang berteori tentang makna dan nilai laut bagi umat manusia, khususnya hukum yang berlaku di dalamnya, namun kajian mengenai keamanan maritim itu sendiri dan apa yang menjadi bagiannya masih relatif baru. Bueger (2015, hlm. 160–161) menggunakan semiotika, kerangka sekuritisasi, dan teori praktik keamanan untuk membangun matriks di mana keamanan maritim menghubungkan empat konsep satu sama lain: lingkungan laut, pembangunan ekonomi, keamanan nasional, dan keamanan manusia. Bueger memasukkan: kecelakaan di laut, polusi, penyelundupan, aksi teroris, perubahan iklim, pembajakan, dan IUU Fishing, proliferasi senjata, sengketa antarnegara, dan perdagangan manusia. Ancaman hibrida kini telah bergabung dengan serangkaian konsep alternatif yang berkembang tentang karakter konflik modern yang terus berkembang. Ancaman hibrida mencakup berbagai macam modus peperangan, termasuk kemampuan konvensional, taktik dan formasi yang tidak teratur, aksi teroris, serta gangguan kriminal. Pertanyaan yang selanjutnya muncul adalah bagaimana cara terbaik untuk memberikan pengetahuan terkait dengan keamanan maritim dalam menghadapi ancaman hibrida global tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor kunci keberhasilan kemanan maritim nasional dalam menghadapi ancaman hibrida dalam rangka mendukung tugas TNI AL. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan melakukan wawancara mendalam dan didukung triangulasi data menggunakan pendekatan Delphi-ISM untuk mengidentifikasi faktor-faktor yang berpengaruh terhadap kemanan maritim nasional. Metode Delphi digunakan untuk mendapatkan faktor-faktor yang mempengaruhi kemanan mariti nasional. Selanjutnya data divalidasi menggunakan pendekatan Content Validity Index (CVI). Dalam menentukan interelasi antar faktor kunci keberhasilan dalam analisis kemanan maritim nasional dalam menghadapi ancaman hibrida dalam rangka mendukung tugas TNI AL melalui metode dan pendekatan Interpretative Structural Modelling (ISM). Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa faktor kunci keberhasilan dalam aspek kemanan maritim dalam menghadapi ancaman hibrida adalah faktor arms proliferation, karena memiliki driving power tertinggi dan dependence power terendah, arms proliferation adalah masalah priotitas yang harus menjadi fokus utama dalam evaluasi upaya strategis. Mengendalikan arms proliferation akan secara mendasar mengurangi ancaman maritim lainnya. Penelitian ini memberikan gambaran nyata terhadap faktor kunci keberhasilan kemanan maritim nasional dalam menghadapi ancaman hibrida dalam rangka mendukung tugas TNI AL.
Template


