Analisis Pengendalian Persediaan Obat Di Instalasi Farmasi Rumah Sakit Umum Proklamasi Kabupaten Karawang Dengan Metode ABC
DOI:
https://doi.org/10.37385/msej.v7i3.10479Keywords:
Analisis ABC, Persediaan Pengaman (Safety Stock), Kekosongan Stok (Stock Out)Abstract
Manajemen persediaan obat di Rumah Sakit Umum Proklamasi dilakukan oleh Instalasi farmasi yang dimulai dari perencanaan, pengadaan, penerimaan dan penyimpanan. Menjamin ketersediaan obat adalah tanggung jawab yang harus dipenuhi oleh rumah sakit dengan menyesuaikan antara kebutuhan dengan anggaran yang tersedia. Penelitian ini bertujuan untuk melakukan analisis ABC berdasarkan nilai pemakaian dan nilai investasi. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif dan kuantitatif dengan pengambilan data secara retrospektif. Pendekatan kuantitatif dengan analisis ABC dengan mempertimbangkan pemakain periode 2022 dan 2023 di Rumah Sakit Umum Proklamasi Karawang dan pendekatan kualitatif dilakukan dengan melakukan wawancara mendalam. Pengelolaan data menggunakan Microsoft Excel. Hasil analisis ABC berdasarkan nilai pemakaian tahun 2022 dari total item obat kelompok A memiliki persentase 32,50%; kelompok B 31,54% dan kelompok C 35,96% dan hasil nilai pemakaian tahun 2023 dari total item obat kelompok A memiliki persentase 28,92%; kelompok B 32,51% dan kelompok C 38,57%. Hasil analisis berdasarkan nilai investasi tahun 2022 dari total item obat kelompok A memiliki persentase 69,81%; kelompok B 20,14% dan kelompok C 10,05% dan hasil nilai investasi tahun 2023 dari total item obat kelompok A memiliki persentase 69,92%; kelompok B 20,00% dan kelompok C 10,09%.
References
Denpasar. J Ilm Akunt. 2019;3(1):49–60.
Agustina S. Analisa Perencanaan dan Pengendalian Obat dalam Daftar Obat Standar (DOS) di Instalasi Farmasi Rumah Sakit Ibu dan Anak Hermina Bekasi. 2011.
Aisah N, Satibi, Suryawati S. Evaluasi Pengelolaan Obat pada Tahap Perencanaan dan Pengadaan di Dinas Kesehatan Kabupaten Pati. Maj Farm. 2020;16(1):34–42.
Chen Y, Li KW, Liu SF. A Comparative Study on Multicriteria ABC Analysis in Inventory Management. Conf Proc - IEEE Int Conf Syst Man Cybern. 2008;3280–5.
Dimova CM, Stirk PMR. Manajemen Farmasi. Vol. 2. 2019. 9–25 p.
Fatimah ANu, Astari C, Hurria H. Minimalisasi Anggaran Penyediaan Obat dengan Metode ABC-VEN di Instalasi Farmasi RSUD Sawerigading Kota Palopo. J Surya Med. 2024;9(3):146–54.
Filly Toad F dkk. Analisis Ketersediaan Obat dan Bahan Medis Habis Pakai (BMHP) di Instalasi Farmasi RSUD Dr. Sam Ratulangi Tondano. J Kesehat Tambusai. 2023;4(2):1806–20.
George R. Terry. Dasar-dasar Manajemen [Internet]. 2013. Available from: https://repository.widyatama.ac.id/xmlui/bitstream/handle/123456789/6350/Bab%202.pdf?sequence=11 (diakses Agustus 2024).
Herni B. Penetapan Safety Stock di Gudang Farmasi Rumah Sakit Setre Medika Tahun 2012. Tesis Universitas Indonesia. 2012.
Indarti TR, Satibi S, Yuniarti E. Pengendalian Persediaan Obat dengan Minimum-Maximum Stock Level di Instalasi Farmasi RSUP Dr. Sardjito Yogyakarta. J Manaj dan Pelayanan Farm. 2019;9(3):192.
Indonesia KKR. Pedoman Penyusunan Rencana Kebutuhan Obat dan Pengendalian Persediaan Obat di Rumah Sakit. 2019.
Indonesia KKR. Permenkes No 72 Tahun 2016 tentang Standar Pelayanan Kefarmasian di Rumah Sakit. 2016.
Indonesia PR. PP Nomor 51 Tahun 2009 tentang Pekerjaan Kefarmasian. 2009.
John W. Toomey. Inventory Management: Principles, Concepts and Techniques. Materials Management I Logistics Series. 2000. 226 p.
Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. Manajemen Kefarmasian di Instalasi Farmasi Kabupaten/Kota. 2010. 1–167 p.
Kusuma MA. Rancangan Model Manajemen Persediaan Obat Kategori AV dengan Analisis ABC (Pareto) dan Klasifikasi VEN pada Instalasi Farmasi Rumah Sakit Bedah Surabaya. Tesis Universitas Airlangga. 2016.
Laukati Y, Mutiara R, Erni N. Model Perencanaan dan Pengadaan Obat dengan Metode ABC Indeks Kritis (Studi Kasus di Rumah Sakit Jiwa dr. Soeharto Heerdjan Jakarta). J Heal Sains. 2022;3(3):504–15.
Maulana Y. Modifikasi Metode Analisis ABC-VEN untuk Pengendalian dan Perencanaan Obat di RSUD Tarakan Jakarta Tahun 2017. 2017.
Mfizi E, Niragire F, Bizimana T, Mukanyangezi MF. Analysis of Pharmaceutical Inventory Management Based on ABC-VEN Analysis in Rwanda: A Case Study of Nyamagabe District. J Pharm Policy Pract. 2023;16(1):1–6.
Mustikawatil, Rahmawati I, Purwadyaningrum I. Analisis Perencanaan dan Pengendalian Obat Kategori A dengan Metode ABC-VEN dan EOQ di IFRS RSIS Mojokerto. J Farm Indones. 2022;19(2):213–25.
Nesi G, Kristin E. Evaluasi Perencanaan dan Pengadaan Obat di Instalasi Farmasi RSUD Praya Kabupaten Lombok Tengah. J Ilmu Kefarmasian. 2024;7(04):147–53.
Ng WL. A Simple Classifier for Multiple Criteria ABC Analysis. Eur J Oper Res. 2007;177(1):344–53.
Pratiwi GS, Bachtiar AOP. Implementasi Total Quality Management di Rumah Sakit Mitra Keluarga Bintaro. Syntax Lit J Ilm Indones. 2022;7(8):10678–87.
Quick JD, Muziki S, Woldeyesus K, Fresle DA, Grayston G, Hogerzeil HV. Operational Principles for Good Pharmaceutical Procurement. 2018. 32 p.
Sai Ashwini R, Sai Chowdry B, Sai Sannihitha BD. Analysis of Applicability of Tools of Inventory Control and Knowledge of Hospital Pharmacists on Methods of Inventory in the Central Pharmacy of a Tertiary Care Hospital. Int J Pharm Pharm Sci. 2019;11(8):11–6.
Setiawati E. Analisis Perencanaan dan Pengendalian Obat di Rumah Sakit Pluit Tahun 2015. J Ilmu Kefarmasian Indones. 2020;18(1):7–14.
Sidharta Bambang PHR. Manajemen Logistik Farmasi dan Pelayanan Kefarmasian di Rumah Sakit. 2018. 1–232 p.
Supriyanto S. Administrasi Rumah Sakit. Vol. 9. Zifatama Jawara; 2023. 71–95 p.
Surtikanti D, Sarnianto P, Hidayat WU. Analisis ABC-VEN dan Fungsi Manajemen Logistik pada Pengendalian Persediaan Obat Puskesmas Kecamatan di Jakarta. J Kesehat Masy. 2019;12(02).
UUD Nomor 44 Tahun 2009 tentang Rumah Sakit. Undang-Undang Republik Indonesia. 2009.
Walujo. Analisis Penyebab Utama Stagnant pada Manajemen Persediaan Obat di Rumah Sakit Kusta Kediri. Universitas Airlangga. 2006.
Wulandari S, Sugiarto S. Model Pengadaan Obat dengan Metode ABC-VEN di RS X Semarang. J Manaj Kesehat Indones. 2019;7(3):186–90.
Template


