Analisis Hubungan Usia, Masa Kerja Dan Tingkat Pendidikan Terhadap Kepatuhan Penggunaan Alat Pelindung Diri Pada Tenaga Kerja Bongkar Muat (Studi Kasus Di Pelabuhan Umum Gresik)
DOI:
https://doi.org/10.37385/msej.v7i3.10542Keywords:
alat pelindung diri, kepatuhan, tenaga kerja bongkar muatAbstract
Kegiatan bongkar muat di pelabuhan memiliki potensi risiko kecelakaan kerja yang tinggi, sehingga penerapan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) melalui penggunaan Alat Pelindung Diri (APD) sangat penting. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat kepatuhan Tenaga Kerja Bongkar Muat (TKBM) dalam penggunaan Alat Pelindung Diri (APD), serta menganalisis hubungan karakteristik tersebut dengan kepatuhan penggunaan Alat Pelindung Diri (APD). Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan metode observasional deskriptif dan desain cross-sectional. Pengumpulan data dilakukan menggunakan kuesioner pada 50 responden. Data dianalisis secara deskriptif dan frekuensi kemudian dilanjutkan dengan analisis bivariat menggunakan uji chi-square. Hasil penelitian menunjukkan mayoritas Tenaga Kerja Bongkar Muat (TKBM) berusia lebih dari 25 tahun, memiliki masa kerja lebih dari 5 tahun, dan tingkat pendidikan didominasi lulusan Sekolah Dasar. Tingkat kepatuhan penggunaan Alat Pelindung Diri (APD) berada pada kategori tinggi. Hasil uji statistik menunjukkan nilai p-value = 0,352 (p > 0,05) yang berarti tidak terdapat hubungan signifikan antara usia dengan kepatuhan penggunaan Alat Pelindung Diri (APD). Nilai p-value = 0,017 (p < 0,05) menunjukkan terdapat hubungan signifikan antara masa kerja dengan kepatuhan penggunaan Alat Pelindung Diri (APD), serta nilai p-value = 0,046 (p < 0,05) menunjukkan hubungan signifikan antara tingkat pendidikan dengan kepatuhan penggunaan Alat Pelindung Diri (APD). Tenaga Kerja Bongkar Muat (TKBM) dengan masa kerja lebih lama dan tingkat pendidikan lebih tinggi cenderung lebih patuh dalam menggunakan Alat Pelindung Diri (APD). Oleh karena itu, diperlukan peningkatan pengawasan, penyediaan Alat Pelindung Diri (APD) yang layak, serta pelatihan keselamatan kerja berkelanjutan untuk menurunkan risiko kecelakaan kerja.
References
Amrullah, R. A. (2020). Pelabuhan dan Serba Serbinya (Bisnis, Jasa & Fasilitas) PIP Semarang
Atsya, S., Dien, A., & Purwaningsih, R. (2024). PENGENDALIAN RISIKO K3 DALAM AKTIVITAS MUAT MATERIAL PLAT DENGAN SHIPCRANE MENGGUNAKAN PENDEKATAN HIRARC (Studi Kasus: PT Krakatau Bandar Samudera).
Bakar, A. (2020). * Abu Bakar. 1(2), 1–18.
Darmawan, I., & Basuki, M. (2022). Analisis Risiko Keselamatan Dan Kesehatan Kerja Pada Operasional Dan Bongkar Muat di Dermaga Pelayaran Rakyat Gresik Menggunakan Metode Matrik dan FMEA.
Fenelia, N., & Herbawani, C. K. (2022). Faktor Yang Berhubungan Dengan Kepatuhan Penggunaan Alat Pelindung Diri Pada Pekerja Konstruksi: Kajian Literatur. PREPOTIF: Jurnal Kesehatan Masyarakat, 6(1), 221–230. https://doi.org/10.31004/prepotif.v6i1.2974
Laasara, N., Novitasari, D., Deviatin, N. S., Rianse, U., Utami, D. L., Novelni, R., Taufiq, Shoufiah, R., Antari, I., Kirana, C., Rahayu, S., Rahmayani, D., Ruzain, R. B., Maryiantari, E. S., Saputra, M. R., & Ahmad, R. (2025). Manajemen Keselamatan dan Kerja 2025. CV. EUREKA MEDIA AKSARA.
Maulina, D., Duana, M., Putra, O., Is, J. M., & Fera, D. (2025). Faktor Risiko Unsafety Action dan Unsafety Condition yang Berhubungan dengan Kecelakaan Kerja pada Pekerja Bongkar Muat Batu Bara di Pelabuhan Laut Meulaboh.
urala Rahma, Andriyani, & Suherman Jaksa. (2025). Pengaruh Kepatuhan Penggunaan Alat Pelindung Diri (APD) Terhadap Tingkat Kecelakaan Kerja Studi Pada Sektor Konstruksi dan Industri. Health & Medical Sciences, 2(3), 15. https://doi.org/10.47134/phms.v2i3.415
Rachmawati, W. C. (2019). Promosi kesehatan dan ilmu perilaku.
Rasyid, F. (2022). METODOLOGI PENELITIAN KUALITATIF DAN KUANTITATIF TEORI, METODE DAN PRAKTEK. IAIN Kediri Press.
Rizka Zulfikar, Fifian Permata Sari, A. F., Kartika Wandini, Tati Haryati, Sri Jumini, N., Selvi Annisa, Oktavy Budi Kusumawardhani, R. M., & Alexander Indrakusuma Linggi, H. F. (2024). METODE PENELITIAN KUANTITATIF TEORI, METODE DAN PRAK TIK (E. Damayanti (ed.)). Widina Media Utama.
Silvana, E. D. (2021). Penyuluhan Hukum Tentang Keselamatan Kerja Tenaga Kerja Bongkar Muat ( TKBM ) di Pelabuhan Tanjung Priok-Jakarta. 2(1), 79–88.
Sugiyono, P. D. (2022). Metode penelitian kuantitatif, kualitatif, dan R&D.
Wahyu, Y., Aprilianti, K., Ratriwardhani, R. A., Hakim, A., & Fassya, Z. (2022). Literature Review: Faktor-Faktor yang Berhubungan dengan Perilaku Penggunaan APD. 113–117.Zaidan Ramadhan, M., Sianturi, I., Ratnaningsih, D., & Rakhman, R. A. (2025). Analisis Pengendalian Risiko Kesehatan dan Keselamatan Kerja (K3) Pada Aktivitas Bongkar di Dermaga Pelabuhan Gresik Menggunakan Metode HIRARC. Innovative: Journal Of Social Science Research, 5(3), 6140–6153. https://doi.org/10.31004/innovative.v5i3.19554
Zora Alya Putri, Sunarsieh, Moh. Adib, Paulina, S. (2023). Journal of Environmental Health and Sanitation Technology. Journal of Environmental Health and Sanitation Technology, 2(1), 136–140
Template


