Pengaruh Burnout Dan Budaya Organisasi Terhadap Quiet Quitting Pada Pegawai Puskesmas Bebandem

Authors

  • Ida Ayu Tria Wibawani Universitas Pendidikan Ganesha Singaraja
  • Ni Made Dwi Ariani Mayasari Universitas Pendidikan Ganesha Singaraja

DOI:

https://doi.org/10.37385/msej.v7i4.10793

Keywords:

Burnout, Budaya Organisasi, Quiet Quitting

Abstract

Fenomena quiet quitting menjadi isu penting pada sektor kesehatan, khususnya di puskesmas sebagai tantangan karier pascapandemi bagi tenaga kesehatan dan berpotensi menurunkan kualitas pelayanan kesehatan primer. Kondisi tersebut dapat dipengaruhi beberapa faktor di antaranya burnout dan budaya organisasi. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh burnout dan budaya organisasi terhadap quiet quitting secara parsial maupun simultan pada tenaga kesehatan Puskesmas Bebandem. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan melibatkan 77 tenaga kesehatan sebagai responden. Data dikumpulkan melalui kuesioner dan dianalisis menggunakan regresi linier berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa burnout berpengaruh positif terhadap quiet quitting, sedangkan budaya organisasi berpengaruh negatif. Kedua variabel bebas juga terbukti berpengaruh secara simultan, dengan burnout sebagai variabel yang paling dominan sehingga seluruh hipotesis penelitian diterima. Sebagai implikasi praktis, manajemen Puskesmas Bebandem disarankan menyediakan fasilitas pendukung seperti ruang istirahat, meningkatkan akses pelatihan tenaga kesehatan melalui kerja sama dengan Dinas Kesehatan, Bapelkes, organisasi profesi, dan institusi pendidikan, serta mengoptimalkan komunikasi dan apresiasi kinerja melalui rapat rutin guna menekan burnout dan kecenderungan quiet quitting.

References

Anderer S. Meta-Analysis: Nurse Burnout May Lead to Lower Quality of Care, Patient Safety. JAMA. 2025;333(2):112. doi:10.1001/jama.2024.24897

Efendi, muhamad agus. (2023). Pengaruh burnout dan work-life balance terhadap quiet quitting pada pekerja generasi milenial Di Kota Malang. http://etheses.uin-malang.ac.id/53293/

Ellera, L., Jamali, D. R., & Caldwell, C. (2023). “Quiet quitting” and “Quiet Thriving” – Flourishing in the Modern Organization. The Journal of Values-Based Leadership, 16(2). https://doi.org/10.22543/1948-0733.1477

Endarwita, E., Yuliza, M., & Resita, P. (2021). Pengaruh Beban Kerja Dan Konflik Peran Terhadap Kinerja Karyawan Pt. Primatama Mulia Jaya (Pmj) Kecamatan Kinali Kabupaten Pasaman Barat. Jurnal Ilmiah Edunomika, 6(1), 127. https://doi.org/10.29040/jie.v6i1.3910

Galanis, P., Katsiroumpa, A., Vraka, I., Siskou, O., Konstantakopoulou, O., Katsoulas, T., Moisoglou, I., Gallos, P., & Kaitelidou, D. (2023). The Influence of Job Burnout on Quiet quitting Among Nurses: The Mediating Effect of Job Satisfaction. Research Square, 1–14.

Jang, Y., You, M., Lee, H., Lee, M., Lee, Y., & Han, J. (2021). Burnout and peritraumatic distress of healthcare workers in the COVID-19 pandemic. 1–9.

Johnson, T., & Shamroukh, S. (2024). Predictive modeling of burnout based on organizational culture perceptions among health systems employees: a comparative study using correlation, decision tree, and Bayesian analyses. Scientific Reports, 14(1), 1–26. https://doi.org/10.1038/s41598-024-56771-2

Kemenkes. (2024). Memperkuat Layanan Primer. 1–60.

Nisa, J. F., Agustin, D. A., Ana, N., Wulan, R., Elyssia, D., Fahni, L. U., Tri, A., & Mufidah, E. F. (n.d.). Analisis Teori Karier Donald Super dan Implikasinya dalam Layanan Bimbingan dan Konseling. 885–890.

Purnomo, H., Wening, N., & Oktafiani, R. (2025). The Silent Exodus: A Systematic Review of Quiet quitting and Its Impact on Employee Productivity and Organizational Culture. Jurnal Manajemen (Edisi Elektronik), 16(2), 360–371. https://doi.org/10.32832/jmuika.v16i2.19211

Putri, Z. Q. F., & Marwansyah. (2025). Pengaruh Beban Kerja dan Budaya Organisasi Terhadap Quiet quitting Pada Karyawan Generasi Z di Industri Fashion Kota Bandung. 8(3), 302–311.

Rani, E. A. P., Budiharjo, A., & Jannah, K. D. (2022). Pengaruh Work Life Balance, Beban Kerja dan Burnout terhadap Kepuasan Kerja Karyawan pada PT Primatexco Indonesia. Seminar Nasional Hasil Riset, 277–282.

Robbins P. S., J. T. A. (2017). (2015). Organizational Behavior. In Proceedings of the National Academy of Sciences (Vol. 3, Issue 1). http://dx.doi.org/10.1016/j.bpj.2015.06.056%0Ahttps://academic.oup.com/bioinformatics/article-abstract/34/13/2201/4852827%0Ainternal-pdf://semisupervised-3254828305/semisupervised.ppt%0Ahttp://dx.doi.org/10.1016/j.str.2013.02.005%0Ahttp://dx.doi.org/10.10

Sugiyono. (2020). Metodologi Penelitian Kuantitatif, Kualitatif dan R & D.

Sulthan, N. (2024). Pengaruh Burnout Dan Workload Terhadap Quiet quitting Dengan Motivasi Kerja Sebagai Variabel Mediasi Pada Karyawan Bank Muamalat Cabang Surabaya.

Tandiallo, D., Jannah, M., Puspitasari, M., & Mamba, U. S. (2023). No Title. 13(1993), 372–383.

Theses, E., Bain, A., & Bain, A. (2020). Working Women ’ s Cognitive Attributions and Self-Perceptions After Experiences of Subtle Sexism and Internalized Sexism.

Workplace, S. of the G. (2023). State of the Global Workplace 2023 Report T H E VO I C E O F T H E.

Zebua, D., Waruwu, E., Zebua, D. H., & Zebua, S. (2025). Evaluasi Efektivitas Kehadiran Pegawai Melalui Penerapan Aplikasi E-Kinerja di Sekretariat DPRD Kabupaten Nias. Tuhenori: Jurnal Ilmiah Multidisiplin, 3(1), 1–20. https://doi.org/10.62138/tuhenori.v3i1.121

Zheng, S. qian, Yang, L., Zhou, P. xiang, Li, H. bo, Liu, F., & Zhao, R. sheng. (2021). Recommendations and guidance for providing pharmaceutical care services during COVID-19 pandemic: A China perspective. Research in Social and Administrative Pharmacy, 17(1), 1819–1824. https://doi.org/10.1016/j.sapharm.2020.03.012

Downloads

Published

2026-04-03

How to Cite

Wibawani, I. A. T., & Mayasari, N. M. D. A. (2026). Pengaruh Burnout Dan Budaya Organisasi Terhadap Quiet Quitting Pada Pegawai Puskesmas Bebandem. Management Studies and Entrepreneurship Journal (MSEJ), 7(4), 761–771. https://doi.org/10.37385/msej.v7i4.10793