Pengaruh Digitalisasi Sistem, Literasi Digital, dan Dukungan Organisasi terhadap Kepuasan Kerja melalui Kinerja Guru pada Yayasan PPAI Ketapang
DOI:
https://doi.org/10.37385/msej.v7i4.10922Keywords:
digitalisasi sistem, literasi digital, dukungan organisasi, kepuasan kerja, kinerja guruAbstract
Perkembangan teknologi digital mendorong lembaga pendidikan melakukan transformasi sistem kerja menuju berbasis digital, termasuk di Yayasan PPAI Ketapang. Namun, digitalisasi sistem tidak selalu berdampak langsung pada peningkatan kinerja guru. Hal ini dipengaruhi oleh tingkat literasi digital serta dukungan organisasi yang beragam, yang pada akhirnya memengaruhi kepuasan kerja guru. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh digitalisasi sistem, literasi digital, dan dukungan organisasi terhadap kinerja guru dengan kepuasan kerja sebagai variabel mediasi. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei terhadap 60 guru sebagai responden melalui teknik sampling jenuh. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner skala Likert dan dianalisis dengan metode Structural Equation Modeling–Partial Least Square (SEM-PLS). Hasil penelitian menunjukkan bahwa literasi digital berpengaruh signifikan terhadap kinerja guru, sedangkan digitalisasi sistem dan dukungan organisasi tidak berpengaruh langsung terhadap kinerja. Namun, digitalisasi sistem dan dukungan organisasi berpengaruh signifikan terhadap kepuasan kerja. Kepuasan kerja terbukti berpengaruh signifikan terhadap kinerja guru serta berperan sebagai variabel mediasi antara digitalisasi sistem, literasi digital, dan dukungan organisasi terhadap kinerja guru. Temuan ini menunjukkan bahwa peningkatan kinerja guru tidak hanya ditentukan oleh faktor teknologi dan dukungan organisasi, tetapi juga melalui mekanisme kepuasan kerja. Oleh karena itu, lembaga pendidikan perlu mengintegrasikan penguatan sistem digital, peningkatan literasi digital, dan dukungan organisasi dengan strategi peningkatan kepuasan kerja guru.
References
Afridi, S., Afsar, B., Shahjehan, A., & Rehman, Z. (2020). Perceived organizational support and its impact on employee outcomes: A moderated mediation model. Journal of Management Development, 39(3), 273–289.
Bakker, A. B., & Demerouti, E. (2007). The job demands–resources model: State of the art. Journal of Managerial Psychology, 22(3), 309–328.
Bandura, A. (1986). Social foundations of thought and action: A social cognitive theory. Prentice Hall.
Bernarto, I., Bachtiar, D., Sudibjo, N., Suryawan, I. N., Purwanto, A., & Asbari, M. (2020). Effect of transformational leadership, perceived organizational support, and job satisfaction toward life satisfaction: Evidence from Indonesian teachers. UNY Journal.
Blau, P. M. (1964). Exchange and power in social life. John Wiley & Sons.
Chen, T., et al. (2023). Effect of technology acceptance on blended learning satisfaction. PMC.
Cianci, J., et al. (2024). Measuring work demands and resources of digitalisation. Swiss Psychology Open.
Davis, F. D. (1989). Perceived usefulness, ease of use, and user acceptance of information technology. MIS Quarterly, 13(3), 319–340.
Deci, E. L., & Ryan, R. M. (2020). Self-determination theory: Basic psychological needs in motivation, development, and wellness. Guilford Press.
Dewi, L. (2023). Pengaruh dukungan organisasi terhadap kepuasan dan kinerja guru pada lembaga pendidikan Islam. Jurnal Manajemen Pendidikan, 14(2), 112–123.
Dewi, L. (2023). Transformasi digital dalam manajemen sekolah. Jurnal Manajemen Pendidikan, 14(2), 112–124.
Dobrow, S. R., & Tosti-Kharas, J. (2020). Calling and work satisfaction: A longitudinal analysis. Journal of Vocational Behavior, 118, 103366.
Eisenberger, R., Huntington, R., Hutchison, S., & Sowa, D. (1986). Perceived organizational support. Journal of Applied Psychology, 71(3), 500–507.
Eisenberger, R., Malone, G. P., & Presson, W. D. (2020). Optimizing perceived organizational support to enhance employee engagement. Society for Human Resource Management.
Eisenberger, R., Rhoades, L., & Armeli, S. (1999). Affective commitment, perceived organizational support, and performance. Journal of Applied Psychology, 84(3), 600–607.
Fadillah, R. (2021). Beban kerja guru pada masa digitalisasi administrasi pendidikan. Jurnal Pendidikan Indonesia, 10(1), 45–58.
Faiz, A., Kurniawaty, I., & Hadian, V. A. (2025). Transformasi digital pendidikan. Jurnal Manajemen Pendidikan dan Ilmu Sosial.
Fajrin, W. I., Jumari, J., & Hidayat, T. (2023). Pengaruh digitalisasi data sekolah terhadap kinerja guru. Faidatuna, 4(1), 73–90.
Gibson, J. L., Ivancevich, J. M., & Donnelly, J. H. (2012). Organizations: Behavior, structure, processes. McGraw-Hill.
Hakim, A. (2024). Pengaruh pelatihan digital terhadap literasi digital guru. Journal of Educational Technology, 12(1), 22–33.
Hakim, R., & Wibowo, A. (2023). Literasi digital dan kepuasan kerja guru. Journal of Educational Management, 11(1), 55–67.
Hayati, N. (2020). Persepsi dukungan organisasi dan OCB. Equilibrium.
Herzberg, F., Mausner, B., & Snyderman, B. B. (1959). The motivation to work. Wiley.
Hidayat, A. (2023). Literasi digital guru pada sekolah berbasis pesantren. Jurnal Teknologi Pendidikan, 18(3), 201–212.
Homans, G. C. (1961). Social behavior: Its elementary forms. Harcourt Brace.
Judge, T. A., Thoresen, C. J., Bono, J. E., & Patton, G. K. (2001). Job satisfaction–job performance relationship. Psychological Bulletin, 127(3), 376–407.
Kim, H., & Lee, S. (2020). Job satisfaction as mediator. Journal of Organizational Behavior.
Liu, Y., Wang, M., Chang, C., & Shi, J. (2022). Organizational support and performance. Journal of Organizational Behavior, 43(1), 45–62.
Luthans, F. (2021). Organizational behavior: An evidence-based approach (14th ed.). McGraw-Hill.
Mathis, R. L., & Jackson, J. H. (2019). Human resource management. Cengage Learning.
Mustakim. (2023). Digital mindset guru. Jurnal Pendidikan Modern, 7(2), 134–145.
Ng, W. (2021). Digital literacy and teacher development. Journal of Educational Technology.
Nugroho, R. (2021). Digitalisasi sistem pendidikan. Jurnal Teknologi Pendidikan, 9(3), 210–220.
Pratama, F. (2023). Digital school management. EduTech Journal, 5(1), 88–102.
Prensky, M. (2020). Digital learning competencies. Education Today, 18(3), 75–89.
Rahmawati, N., & Sari, D. (2022). Literasi digital guru. Jurnal Ilmu Pendidikan, 17(4), 302–314.
Rhoades, L., & Eisenberger, R. (2002). Perceived organizational support: A review. Journal of Applied Psychology, 87(4), 698–714.
Robbins, S. P., & Judge, T. A. (2020). Organizational behavior. Pearson.
Sari, R. P., & Rahardjo, M. (2019). Kepuasan kerja dan kinerja guru. Jurnal Manajemen Pendidikan, 8(2), 123–134.
Shidqi, M. F., et al. (2023). Digitalisasi sistem dan kinerja. Diponegoro Journal of Management.
Skaalvik, E. M., & Skaalvik, S. (2021). Teacher self-efficacy and job satisfaction. Teaching and Teacher Education, 99, 103258.
Spector, P. E. (2021). Job satisfaction (3rd ed.). Sage.
Sutrisno, E. (2016). Manajemen sumber daya manusia. Kencana.
Tarafdar, M., Cooper, C. L., & Stich, J. F. (2020). Technostress trifecta. MIT Sloan Management Review, 61(4), 1–9.
UNESCO. (2021). Digital literacy global framework. UNESCO Publishing.
Uno, H. B. (2021). Kinerja guru: Teori dan implementasi. Bumi Aksara.
Wibowo. (2017). Manajemen kinerja (5th ed.). Rajawali Pers.
Template


