Strategi Peningkatan Motivasi Kerja Pegawai Di Badan Kepegawaian Dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Kota Sukabumi

Authors

  • Kholil Al Laatif Politeknik STIA LAN Bandung
  • Muhamad Nur Afandi Politeknik STIA LAN Bandung

DOI:

https://doi.org/10.37385/msej.v7i4.10945

Keywords:

motivasi kerja, faktor motivator, faktor hygiene, kinerja individu, Two-Factor Herzberg, mixed methods, BKPSDM Kota Sukabumi

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tingkat motivasi kerja pegawai serta faktor-faktor yang memengaruhinya berdasarkan teori Two-Factor Herzberg, khususnya faktor motivator dan hygiene, serta hubungannya dengan kinerja individu pegawai di BKPSDM Kota Sukabumi. Penelitian ini menggunakan pendekatan mixed methods dengan desain sequential explanatory, yaitu pengumpulan data kuantitatif terlebih dahulu melalui kuesioner kepada 34 pegawai, kemudian dilanjutkan dengan data kualitatif melalui wawancara mendalam dan telaah dokumen sebagai bentuk triangulasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa faktor motivator memiliki pengaruh dominan terhadap motivasi kerja pegawai, terutama pada aspek achievement dan recognition yang mampu meningkatkan semangat kerja, rasa bangga, serta keterlibatan dalam penyelesaian tugas. Pegawai cenderung lebih termotivasi ketika hasil kerja diakui, diberikan kepercayaan, serta memperoleh penghargaan baik secara formal maupun informal. Sementara itu, faktor hygiene seperti hubungan antarpegawai, kualitas supervisi, kebijakan organisasi, kondisi kerja, kompensasi, dan keamanan kerja berperan penting dalam menjaga kenyamanan kerja serta mencegah munculnya ketidakpuasan. Temuan kualitatif juga mengonfirmasi bahwa lingkungan kerja yang harmonis, komunikasi yang terbuka, serta dukungan pimpinan menjadi faktor penting dalam mempertahankan motivasi kerja pegawai. Secara keseluruhan, motivasi kerja tidak hanya ditentukan oleh faktor intrinsik, tetapi juga oleh faktor ekstrinsik yang saling melengkapi. Dengan demikian, organisasi perlu mengintegrasikan strategi peningkatan sistem penghargaan, penguatan manajemen kinerja, perbaikan hubungan kerja, serta optimalisasi kebijakan dan fasilitas kerja agar motivasi dan kinerja pegawai dapat meningkat secara optimal dan berkelanjutan.

References

Amabile, Teresa M., Regina Conti, Heather Coon, Jeffrey Lazenby, dan Michael Herron. 1996. Assessing the Work Environment for Creativity. Vol. 39. http://links.jstor.org/sici?sici=0001-4273%28199610%2939%3A5%3C1154%3AATWEFC%3E2.0.CO%3B2-W.

Barney, Jay B. 2001. “Resource-based theories of competitive advantage: A ten-year retrospective on the resource-based view.” Journal of management 27(6):643–50.

Chandrakumar, Sathiyakumar, dan Ramakrishnan Vivek. 2023. “A critical review of the mixed method application and its criticism.” Social work and education 10(2):242–53. doi:10.25128/2520-6230.23.2.8.

Creswell, John W. .., dan Clark Plano. 2018. Qualitative inquiry and research design. SAGE.

Creswell, John W., dan Mariko Hirose. 2019. “Mixed methods and survey research in family medicine and community health.” Family Medicine and Community Health 7(2). doi:10.1136/fmch-2018-000086.

Drucker, Peter F. 1974. “Tasks, responsibilities, practices.” New Yorks Row 121–22.

Dwi Anintiyas, Petrin, dan Setia Tjahyanti. 2023. “PENGARUH MOTIVASI, KOMPENSASI DAN LINGKUNGAN KERJA TERHADAP KEPUASAN KERJA PEGAWAI KANTOR DPM.” 3(1):47–60. http://jurnaltsm.id/index.php/EJMTSM.

Gadd, Elizabeth. 2021. The Scope - Frame Work ( a Five Stage Process for Evaluating Research Ressponsibly). London. doi:https://doi.org/10.26188/21919527.v1.

Hair, Joseph F., Marcelo L.D.S. Gabriel, Dirceu da Silva, dan Sergio Braga Junior. 2019. “Development and validation of attitudes measurement scales: fundamental and practical aspects.” RAUSP Management Journal 54(4):490–507. doi:10.1108/RAUSP-05-2019-0098.

Hamali, Arif Yusuf. 2018. Pemahaman manajemen sumber daya manusia. Caps.

Hapsari, dan Wahyu Fitri. 2012. “Pengaruh Gaya Kepemimpinan Transformasional Kepala Sekolah dan Tingkat Gaji guru Terhadap Motivasi Kerja Guru SMA N di Kabupaten Purworejo.” Jurnal Pendidikan Dan Ekonomi 1.

Hasibuan, Malayu S. P. 2012. “Manajemen sumber daya manusia, cetakan keenam belas.” Jakarta: PT. Bumi Aksara.

Hasibuan, Malayu S. P. 2022. Manajemen sumber daya manusia. Bumi aksara.

Herdiansyah, Haris. 2013. “Wawancara, observasi, dan focus groups: Sebagai instrumen penggalian data kualitatif.”

Hersey, Paul, dan Kenneth H. Blanchard. 1993. “Management of organizational behavior: Utilizing human resources.”

Hezberg, Frederick, Bernard Mausner, dan Barbara Bloch Snyderman. 2017. The Motivation to Work. Milton Park. https://books.google.co.id/books?id=5ohNXlUWeXcC&printsec=copyright&hl=id#v=onepage&q&f=false.

Jusmaliani, M. E. 2018. Pengelolaan Sumber Daya Insani. Bumi Aksara.

Mangkunegara, A. APrabu, Anwar. 2007. “Manajemen Sumber Daya Manusia, Cetakan Ke Tujuh.” Bandung: PT. Remaja Rosdakarya.

Mangkunegara, Anwar Prabu. 2000. “Evaluasi kinerja sumber daya manusia.” Bandung: Refika Aditama 61–68.

Mangkunegara, Anwar Prabu. 2005. “Evaluasi kinerja sumber daya manusia.” Bandung: Refika Aditama 61–68.

Manullang, Marihot. 2004. “Manajemen personalia.”

Marshall, Catherine, dan Gretchen B. Rossman. 2014. Designing Qualitative Research. Sage publications.

Mathis, Robert L., dan John H. Jackson. 2006. “Human resource management: Manajemen sumber daya manusia.” Terjemahan Dian Angelia. Jakarta: Salemba Empat 72.

Myers, M. D. 2013. Qualitative Research in Business and Management. Vol. 296. SAGE Publications.

Noermijati, Noermijati. 2008. “Aktualisasi Teori Herzberg: Suatu Kajian terhadap Kepuasan Kerja dan Kinerja Manajer Operasional (Penelitian di Perusahaan Kecil Rokok Sigaret Kretek Tangan di Wilayah Malang).” Jurnal Aplikasi Manajemen 6(3):326–43.

Priyono dan Marnis. 2008. Manajemen Sumber Daya Manusia. https://www.researchgate.net/publication/304748608_BUKU_MANAJEMEN_SUMBER_DAYA_MANUSIA_2.

Priyono, dan Marnis. 2016. “Buku manajemen sumber daya manusia.” Surabaya: Penerbit Zifatama.

Rahayu, Maulana Sidiq, dan Rushadiyati Rushadiyati. 2021. “Pengaruh lingkungan kerja dan karakteristik individu terhadap kinerja karyawan SMK Kartini.” Jurnal Administrasi Dan Manajemen 11(2):136–45.

Robbins, P. Stephen, dan Timothy A. Judge. 2017. “Organizational Behaviour, Edisi 13, Jilid 1.” Jakarta: Salemba Empat.

Robbins, Stephen P. 2001. PERILAKU ORGANISASI. 8 ed. Jakarta: Prenhallindo.

Robbins, Stephen P. 2002. “Prinsip-prinsip perilaku organisasi. Edisi 5.” Perilaku Organisasi, Salemba Empat, Jakarta.

Rolos, Jeky K. R., Sofia A. P. Sambul, dan Wehelmina Rumawas. 2018. Pengaruh Beban Kerja Terhadap Kinerja Karyawan Pada PT. Asuransi Jiwasraya Cabang Manado Kota. Vol. 6. Manado. chrome-extension://efaidnbmnnnibpcajpcglclefindmkaj/https://media.neliti.com/media/publications/269339-pengaruh-beban-kerja-terhadap-kinerja-ka-0f01fc2f.pdf.

Schein, Edgar H. 2010. Organizational culture and leadership. Vol. 2. John Wiley & Sons.

Setiawan, Kiki Cahaya. 2015. “PENGARUH IKLIM ORGANISASI TERHADAP KINERJA KARYAWAN LEVEL PELAKSANA DI DIVISI OPERASI PT. PUSRI PALEMBANG.” doi:https://doi.org/10.19109/psikis.v1i1.554.

Siagian, Sondang P. 2004. “Prinsip-prisip Dasar Manajemen Sumber Daya Manusia.” Jilid I, Penerbit Binarupa Aksara, Jakarta.

Sitorus, Raja Maruli Tua. 2020. Pengaruh Komunikasi Antarpribadi Pimpinan Terhadap Motivasi Kerja. Scopindo Media Pustaka.

Stolovitch, Harold D., dan Erica J. Keeps. 1992. Handbook of human performance technology: A comprehensive guide for analyzing and solving performance problems in organizations. Jossey-Bass San Francisco.

Sugiyono. 2019. “Metode Penelitian Pendidikan (kuantitatif, kualitatif, kombinasi, R&D dan penelitian pendidikan).” Metode Penelitian Pendidikan 67:18.

Sugiyono, Prof. Dr. 2017. “Metode penelitian bisnis: pendekatan kuantitatif, kualitatif, kombinasi, dan R&D.” Penerbit CV. Alfabeta: Bandung 225(87):48–61.

Taruh, Ferdinatus. 2020. Motivasi kerja (meniti suara hati menolak perilaku korupsi). Deepublish.

Tashakkori, Abbas, dan Charles Teddlie. 2010. SAGE Handbook of Mixed Methods in Social & Behavioral Research. 2 ed. Thousand Oaks, California: SAGE Publications, Inc.

Thomas, Kenneth W., dan Betty A. Velthouse. 1990. “Cognitive elements of empowerment: An ‘interpretive’ model of intrinsic task motivation.” Academy of management review 15(4):666–81. doi:https://doi.org/10.5465/amr.1990.4310926.

Triton, P. Budi. 2005. “Paradigma Baru Manajemen Sumber Daya Manusia.” Yogyakarta: Tugu Publisher.

Ulrich, Dave. 1997. “Measuring human resources: an overview of practice and a prescription for results.” Human Resource Management: Published in Cooperation with the School of Business Administration, The University of Michigan and in alliance with the Society of Human Resources Management 36(3):303–20. doi:https://doi.org/10.1002/(SICI)1099-050X(199723)36:3<303::AID-HRM3>3.0.CO;2-%23.

Wibowo, Prof. Dr. S. E. ,. M. Phil. 2011. Manajemen Kinerja. 3 ed. disunting oleh Rajawali Pers. Jakarta: PT. Raja Grafindo Persada.

Yuniarsih, Tjutju, dan M. Si Suwantno. 2008. “Manajemen Sumber Daya Manusia, Teori,Aplikasi dan Isu Penelitian.” Alfabeta, Bandung.

Zimmerman, Marc A. 1995. “Psychological empowerment: Issues and illustrations.” American journal of community psychology 23:581–99. doi:https://doi.org/10.1007/BF02506983.

Downloads

Published

2026-04-19

How to Cite

Laatif, K. A., & Afandi, M. N. . (2026). Strategi Peningkatan Motivasi Kerja Pegawai Di Badan Kepegawaian Dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Kota Sukabumi. Management Studies and Entrepreneurship Journal (MSEJ), 7(4), 1325–1343. https://doi.org/10.37385/msej.v7i4.10945