Model Pengembangan Kompetensi Bagi Tim Manajemen Risiko Di BKPSDM Kota Sukabumi
DOI:
https://doi.org/10.37385/msej.v7i4.10947Keywords:
Manajemen Risiko, Kompetensi, Pengembangan Kompetensi, Soft System Methodology, SUKABESTAbstract
Penelitian ini bertujuan untuk merumuskan model pengembangan kompetensi bagi Tim Manajemen Risiko di BKPSDM Kota Sukabumi yang mampu meningkatkan efektivitas pelaksanaan Manajemen Risiko. Latar belakang penelitian menunjukkan adanya kesenjangan kompetensi, terutama dalam pemahaman konsep risiko, keterampilan teknis, serta aspek perilaku seperti koordinasi dan tanggung jawab individu. Metode yang digunakan adalah pendekatan kualitatif (qualitative research) dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara mendalam (in-depth interview), kuesioner, dan telaah dokumen, yang dianalisis menggunakan Soft System Methodology (SSM). Hasil penelitian menunjukkan bahwa kompetensi tim masih berada pada kategori rendah hingga sedang, dengan kelemahan utama pada dimensi pengetahuan dan keterampilan. Berdasarkan analisis tersebut, dirumuskan model pengembangan kompetensi SUKABEST (Sukabumi Competency-Based System for Risk Management Team Development) yang berbasis kebutuhan aktual, berkelanjutan, dan berorientasi pada peningkatan lima dimensi kompetensi: motif, karakteristik bawaan, konsep diri, pengetahuan, dan keterampilan. Model ini menggunakan pendekatan Input–Process–Output dan activity loop untuk memastikan proses pengembangan yang sistematis dan berkelanjutan. Penelitian ini menyimpulkan bahwa pengembangan kompetensi yang terstruktur dan kontekstual menjadi kunci dalam meningkatkan kualitas pengelolaan risiko dan mendukung pencapaian tujuan organisasi secara efektif.
References
Adriani, W. Y., & Kurniawan, R. (2023). Analisis Kinerja Berdasarkan Kompetensi, Budaya Organisasi Dan Disiplin Kerja Pada Pegawai Bkpsdm Kabupaten Pesawaran. Journal Of Economic And Business Retail, 1(1), 1. https://doi.org/10.69769/jebr.v1i1.57
Ansell, C., & Gash, A. (2008). Collaborative governance in theory and practice. Journal of Public Administration Research and Theory, 18(4), 543–571. https://doi.org/10.1093/jopart/mum032
BKPSDM. (2024). LAPORAN MANAJEMEN RISIKO.
BPKP. (2021a). BADAN PENGAWASAN KEUANGAN DAN PEMBANGUNAN REPUBLIK INDONESIA NOMOR 5 TAHUN 2021 TENTANG PENILAIAN MATURITAS PENYELENGGARAAN SISTEM PENGENDALIAN INTERN PEMERINTAH TERINTEGRASI PADA KEMENTERIAN/LEMBAGA/PEMERINTAH DAERAH. In Jakarta.
BPKP. (2021b). Peraturan BPKP Nomor 4 Tahun 2021.
Bukit, B., Malusa, T., & Rahmat, A. (2016). Pengembangan Sumber Daya Manusia. Teori, Dimensi Pengukuran, dan Implementasi dalam Organisasi (Vol. 15, Issue 2). Zahir.
Dumai, K. (2021). Renstra bkpsdm 2021-2026 (Vol. 28882, Issue 0765).
Edwards, D., Hamson, M. (1989). Report Writing and Presentations. In: Guide to Mathematical Modelling. Mathematical Guides. Palgrave. https://doi.org/10.1007/978-1-349-10042-2_9
Emilda, D. P., Amiruddin, A., & ... (2023). Analisis Manajemen Risiko pada zona integritas di Balai Pengembangan Kompetensi PUPR Wilayah VI Surabaya. Fair Value: Jurnal Ilmiah …, 5(12).Hamidi. (2010). Metode Penelitian Kualitatif Pendekatan Praktis Penulis Proposal dan Laporan Penelitian. UU pers.
Herdiansyah, H. (2013). Wawancara, Observasi, Dan Focus Group. Rajawali Pers.
LAN. (2018). BERITA NEGARA (Issue 1127).
Mawardi Nur, A. (2022). Pengembangan Kompetensi Pegawai di Lingkungan Pemerintah Kabupaten Karawang. JIIP - Jurnal Ilmiah Ilmu Pendidikan, 5(4), 997–1008. https://doi.org/10.54371/jiip.v4i5.523
Moleong. (2017). Metode Penelitian Kualitatif (R. Rosdakarya (ed.)).
Myers, M. D. (2019). Qualitative Research in Business and Management, 2nd ed. Sage Publications Ltd.
N.Lyle and Spencer, M. S. S. (1990). Competence at Work: Models for Superrior Performance. John Wily & Son,Inc.
Nugroho, H. (2012). Pendekatan Soft System Methodology Untuk Membangun Sebuah Sistem Informasi Proyek Akhir. Konferensi Nasional Sistem Informas.
Ortuzar, J. D. and Willumsen, L. G. (1994). Modelling Transport. John Wiley & Sons.
Peraturan Wali Kota Sukabumi No. 158 Tahun 2022. (n.d.).
Ramdhan, D. H. (2006). Manajemen Risiko & Manajemen Risiko. In Dep. K3 FKMUI (Issue april).
Senge, P. M. (1990). The Fifth Discipline. Doubleday/Currency.
Smith, C.W., J. (1990). Corporate Risk Management: Theory and Practice. Journal De-Rivatieves, 02(04), 21–30.
Spencer, L. M., & Spancer, S. . (1993). Competence at Work: Models for Superior Performance. Wiley.
Sugiyono. (2018). Metode Penelitian Bisnis R & D. alfabeta.
Sumiati, I., Rosiyan, M. B. P., & Rizki, A. (2024). Model Koordinasi di BKPSDM DAN Asesmen Center dalam Uji Kompetensi ASN. ARMADA: Jurnal Penelitian Multidisiplin, 2(2), 118–124. https://doi.org/10.55681/armada.v2i2.1206
Supratiknya, A. (2022). Metodologi Penelitian Kuantitatif & Kualitatif dalam Psikologi. universitas Sanata Dharma.
Tsauri, S. (2014). MANAJEMEN KINERJA Performance Management. In M. S. Khamdan Rifa’i (Ed.), STAIN Jember Press. STAIN Jember Press.
Uma Sekaran, Research Methodsjor Business, Southern Illinois University at Carbondale, 1984.
Vorst, C. R., Priyarsono, D. S., & Budiman, A. (2019). MANAJEMEN RISIKO BERBASIS SNI ISO 31000. In Sustainability (Switzerland) (Vol. 11, Issue 1). Badan Standardisasi Nasional. http://scioteca.caf.com/bitstream/handle/123456789/1091/RED2017-Eng-8ene.pdf?sequence=12&isAllowed=y%0Ahttp://dx.doi.org/10.1016/j.regsciurbeco.2008.06.005%0Ahttps://www.researchgate.net/publication/305320484_SISTEM_PEMBETUNGAN_TERPUSAT_STRATEGI_MELESTARI
Yusuf, A. M. (2017). Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif & Penelitian Gabungan. Kencana.
Template


