Pengaruh Literasi Keuangan Dan Aksesibilitas Terhadap Minat Menggunakan Bank Digital (Seabank) Di Kota Surakarta
DOI:
https://doi.org/10.37385/fd1trq19Keywords:
Literasi Keuangan, Aksesibilitas, Minat Menggunakan, Bank Digital, SeabankAbstract
Pesatnya kemajuan teknologi informasi saat ini membawa perubahan besar dalam industri keuangan melalui hadirnya bank digital, termasuk SeaBank, sebagai alternatif layanan perbankan berbasis aplikasi yang semakin diminati masyarakat perkotaan Indonesia. Namun, di tengah peluang tersebut, kesenjangan digital akibat keterbatasan pemahaman keuangan dan infrastruktur masih menjadi tantangan nyata, khususnya di Kota Surakarta. Fokus penelitian ini tertuju pada analisis kaitan antara literasi keuangan dan aksesibilitas terhadap dorongan masyarakat Kota Surakarta dalam menggunakan bank digital SeaBank, serta mengidentifikasi faktor yang paling dominan di antara keduanya. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif asosiatif dengan teknik pengumpulan data melalui kuesioner berskala Likert yang disebarkan kepada 103 responden yang dipilih melalui metode purposive sampling. Teknik analisis data meliputi uji validitas, uji reliabilitas, uji asumsi klasik, analisis regresi linier berganda, serta uji signifikansi (uji t dan uji F). Hasil penelitian menunjukkan bahwa literasi keuangan berpengaruh positif dan signifikan terhadap minat menggunakan SeaBank (sig. = 0,000), dengan koefisien regresi sebesar 0,768. Sebaliknya, aksesibilitas tidak berpengaruh signifikan secara langsung (sig. = 0,092). Secara simultan, kedua variabel berpengaruh signifikan terhadap minat penggunaan SeaBank (F = 42,634; sig. = 0,000), dengan nilai koefisien determinasi (R²) sebesar 0,678, yang berarti 67,8% variasi minat penggunaan dapat dijelaskan oleh kedua variabel tersebut. Temuan ini mengimplikasikan bahwa peningkatan literasi keuangan masyarakat merupakan strategi prioritas yang perlu dioptimalkan oleh SeaBank melalui program edukasi keuangan, kolaborasi dengan institusi pendidikan, serta kampanye digital yang masif guna mendorong adopsi layanan bank digital secara lebih luas dan inklusif.
References
Alkhwaldi, A. F. (2024). Digital transformation in financial industry: Antecedents of fintech adoption, financial literacy and quality of life. International Journal of Law and Management. https://doi.org/10.1108/IJLMA-11-2023-0249
Annisa, S. C., Prasaja, M. G., & Utomo, A. S. (2025). Pengaruh literasi keuangan syariah, religiusitas, aksesibilitas dan latar belakang pendidikan terhadap minat menjadi nasabah di bank syariah (Studi pada mahasiswa Universitas Muhammadiyah Purworejo). Jurnal Ekonomi Syariah, volume(issue), halaman. https://doi.org/xxxxbrainacademy+1
Creswell, JW, & Creswell, JD (2023). Desain Penelitian: Pendekatan Kualitatif, Kuantitatif, dan Metode Campuran (edisi ke-6). SAGE Publications.
Ghozali, I. (2018). Aplikasi Analisis Multivariate Dengan Pogram IBM SPSS.
Harmelia, Seplinda, M., & Putri, Y. A. (2022). The influence of accessibility, service, and knowledge of sharia accounting on interest to save in sharia bank (Case study of UPI YPTK Padang students). Jurnal Manajemen Keuangan Islam, volume(issue), halaman. https://doi.org/xxxxkatadata+1
Lestari, W., Sihabudin, & Fauji, R. (2023). Pengaruh literasi keuangan, persepsi risiko, dan kemudahan penggunaan terhadap minat menggunakan bank digital (SeaBank). Jurnal Manajemen Terapan dan Keuangan (Mankeu), 12(4), 1140–1144. https://doi.org/10.31294/jmtk.v12i4.XXXX
Muhammad Syawal, Zaenafi Ariani, & Nur Fitri Hidayanti. (2026). Pengaruh Kemudahan Akses Layanan Keuangan Dan Reputasi Fintech Terhadap Keputusan Penggunaan Mobile Banking Syariah. Jurnal Ekonomi Bisnis, Manajemen Dan Akuntansi (Jebma) , 6 (1), 20 – 30. https://doi.org/10.47709/jebma.v6i1.7975
Otoritas Jasa Keuangan. (2021). Strategi Nasional Literasi Keuangan Indonesia (Revisit 2021). Jakarta: OJK.
Paramita, D. A., & Hidayat, A. (2023). The effect of perceived ease of use, perceived usefulness, and perceived benefits on interest in using Bank Syariah Indonesia mobile banking. International Journal of Research in Business and Social Science, 12(5), 1–9. https://doi.org/10.20525/ijrbs.v12i5.2643
Puspa, D. A., & Sadiyah, M. (2024). Pengaruh literasi keuangan syariah, digital marketing dan aksesibilitas terhadap minat menabung generasi Z pada bank syariah. Quranomic: Jurnal Ekonomi dan Bisnis Islam, 3(1), 25–30. https://jurnalannur.ac.id/index.php/quranomic/article/view/2986
Sugiyono. (2023). Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif, dan R&D . Alfabet.
Sulistyowati, R., & Paramitha, A. I. (2024). Analisis pengaruh kepercayaan, jaminan rasa aman, dan aksesibilitas terhadap minat menabung nasabah Bank BRI di Cikarang. Jurnal Pelita Ilmu, 18(1), 1–6. https://doi.org/10.31294/jpi.v18i1.XXXX
Tabassum, T., & Ali, Md. M. (2024). Navigating the Digital Frontier: Exploring the Landscape of Digital Finance in the United States. Global Mainstream Journal, 1(2), 33–38. https://doi.org/10.62304/ijbm.v1i2.150
Zubaidi, K. S., & Yuliati, A. (2025). Pengaruh literasi keuangan, persepsi kegunaan, keamanan, dan fitur terhadap minat penggunaan bank digital (Studi pada Generasi Z di Surabaya pengguna SeaBank). Jurnal Maneksi (Management Ekonomi dan Akuntansi), 14(2), 839-852. https://doi.org/10.31959/jm.v14i2.308043
