Pengaruh Adopsi Fintech, Literasi Keuangan, Dan Inklusi Keuangan Terhadap Perkembangan Toko Gordyn Di Surabaya
DOI:
https://doi.org/10.37385/g3nfhz29Keywords:
Adopsi Fintech, Literasi Keuangan, Inklusi Keuangan, Perkembangan Usaha, Toko GordynAbstract
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh adopsi financial technology (fintech), literasi keuangan, dan inklusi keuangan terhadap perkembangan toko gordyn di Surabaya. Perkembangan teknologi digital telah mendorong perubahan pada pola transaksi dan pengelolaan keuangan usaha, termasuk pada sektor usaha mikro dan menengah. Dalam konteks tersebut, pemanfaatan fintech, tingkat pemahaman keuangan, serta akses terhadap layanan keuangan formal dipandang memiliki kontribusi terhadap perkembangan usaha. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan pengumpulan data melalui penyebaran kuesioner kepada 50 pemilik toko gordyn di Kota Surabaya yang dipilih sesuai karakteristik penelitian. Analisis data dilakukan menggunakan metode Partial Least Square–Structural Equation Modeling (PLS-SEM) dengan bantuan perangkat lunak SmartPLS melalui pengujian outer model dan inner model. Hasil penelitian menunjukkan bahwa adopsi fintech memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap perkembangan toko gordyn di Surabaya. Literasi keuangan menunjukkan hubungan positif, namun belum memberikan pengaruh yang signifikan terhadap perkembangan usaha. Sementara itu, inklusi keuangan terbukti berpengaruh positif dan signifikan serta menjadi faktor yang paling dominan. Secara simultan, ketiga variabel mampu menjelaskan perkembangan usaha pada kategori sedang, sehingga menunjukkan bahwa kemudahan akses dan pemanfaatan layanan keuangan digital maupun formal menjadi faktor penting dalam mendukung perkembangan usaha toko gordyn. Temuan ini mengindikasikan bahwa peningkatan pemanfaatan layanan keuangan digital dan akses terhadap layanan keuangan formal dapat mendukung keberlangsungan serta perkembangan usaha toko gordyn di Surabaya
References
Bank Indonesia. (2025). QRIS terus tumbuh, perkuat ekosistem ekonomi dan keuangan digital. Bank Indonesia.
Chusniah, D. N. A. (2023). Strategi Inklusi Keuangan. CV Adanu Abitama.
Fintech Asosiasi, I. (2021). Handbook Fintech Untuk UMKM. Fintech Indonesia.
Hair, J. F., Hult, T. M., Ringle, C. M., & Sarstedt, M. (2022). A Primer on Partial Least Squares Structural Equation Modeling (PLS-SEM). SAGE Publications, Inc.
Herdiyanti, I., Yuniarti, S., & Apriyanto, G. (2024). The Triple Pillar Of MSMEs Development: Financial Literacy, Inclusion, And Financial Management. Jurnal Manajemen, 28(2), 387–409. https://doi.org/10.24912/jm.v28i2.1706
Idrawati, Laba, A. R., Amar, M. Y., & Rahim, F. R. (2024). Literasi Keuangan Dan Pengetahuan Produk Pada Perilaku Menabung Pekerja Milenial Melalui Fintech. Nasya Expanding Management.
Kisin, D. L., & Setyahuni, S. W. (2024). Pengaruh Literasi Keuangan, Inklusi Keuangan Dan Teknologi Finansial (Fintech) Terhadap Keberlanjutan UMKM Di Kota Semarang. Jurnal Ekonomi Bisnis, Manajemen Dan Akuntansi (JEBMA), 4(1), 116–129. https://doi.org/10.47709/jebma.v4i1.3478
Maulana, R., Murniningsih, R., & Prasetya, W. A. (2022). Pengaruh Literasi Keuangan, Inklusi Keuangan, Dan Fintech Terhadap Keberlangsungan Bisnis Umkm. Procuratio : Jurnal Ilmiah Manajemen, 10(4), 440–452. https://doi.org/10.35145/procuratio.v10i4.2700
Muslimin, & Utami, P. A. (2025). Financial Behavior. Deepublish Digital.
Sagian, T. S., & Ningrum, D. A. (2024). Manajemen Sumber Daya Manusia Dan Usaha Mikro Kecil Menengah. PT Inovasi Pratama Internasional.
Sari, F. P., Liantifa, M., Yuliasih, M., & Irawan, D. A. (2023). Strategi Pengembangan Pemasaran UMKM. PT Shonpedia Publishing Indonesia.
Sugiyono. (2019). Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif, dan R&D. Alfabeta.
