Pengaruh Persepsi Kemanfaatan Dan Persepsi Kemudahan Terhadap Penerimaan Aplikasi Arsip Digital Pada Karyawan BPJS Kesehatan Sewilayah Provinsi Sumatera Barat (Tam)
DOI:
https://doi.org/10.37385/yawxb803Keywords:
persepsi kemanfaatan, persepsi kemudahan penggunaan, *technology acceptance model*, aplikasi arsip digital, penerimaan pegawai.Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh persepsi kemanfaatan dan persepsi kemudahan penggunaan terhadap penerimaan aplikasi arsip digital di kalangan pegawai BPJS Kesehatan di seluruh wilayah Provinsi Sumatera Barat dengan menggunakan pendekatan *Technology Acceptance Model* (TAM). Pesatnya perkembangan teknologi digital mendorong organisasi untuk menerapkan sistem arsip digital guna meningkatkan efisiensi dan efektivitas administrasi. Namun, keberhasilan penerapan teknologi sangat bergantung pada penerimaan pengguna terhadap sistem tersebut. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain penelitian asosiatif. Populasi penelitian terdiri dari pegawai BPJS Kesehatan di seluruh wilayah Provinsi Sumatera Barat yang menggunakan aplikasi arsip digital dalam aktivitas kerja sehari-hari. Data dikumpulkan melalui kuesioner dengan skala Likert dan dianalisis menggunakan *Structural Equation Modeling–Partial Least Square* (SEM-PLS) dengan perangkat lunak SmartPLS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa persepsi kemanfaatan berpengaruh positif dan signifikan terhadap penerimaan aplikasi arsip digital, dengan nilai koefisien jalur sebesar 0,271, T-statistik sebesar 3,453, dan nilai P sebesar 0,001. Selain itu, persepsi kemudahan penggunaan juga berpengaruh positif dan signifikan terhadap penerimaan aplikasi arsip digital, dengan nilai koefisien jalur sebesar 0,584, T-statistik sebesar 6,698, dan nilai P sebesar 0,000. Temuan ini mengindikasikan bahwa persepsi kemudahan penggunaan merupakan faktor yang lebih dominan dalam memengaruhi penerimaan pegawai terhadap aplikasi arsip digital. Penelitian menyimpulkan bahwa semakin tinggi persepsi kemanfaatan dan persepsi kemudahan penggunaan, semakin tinggi pula tingkat penerimaan aplikasi arsip digital di kalangan pegawai BPJS Kesehatan di seluruh wilayah Provinsi Sumatera Barat. Oleh karena itu, organisasi sebaiknya meningkatkan kegunaan sistem dan mengoptimalkan manfaat aplikasi arsip digital untuk meningkatkan penerimaan pegawai serta mendukung kinerja organisasi.
References
Ajzen, I. (2020). Attitudes, personality and behavior (3rd ed.). McGraw-Hill Education.
Andre, A., Wijaya, T., & Saputra, H. (2021). The influence of perceived usefulness and perceived ease of use on digital banking adoption. Turkish Journal of Computer and Mathematics Education, 12(8), 1456–1463.
Febriani, R., Putri, A., & Saputra, H. (2023). Pengaruh persepsi kemudahan terhadap penerimaan sistem informasi pada organisasi sektor publik. Jurnal Sistem Informasi dan Teknologi, 5(2), 120–128.
Hair, J. F., Hult, G. T. M., Ringle, C. M., & Sarstedt, M. (2021). A primer on partial least squares structural equation modeling (PLS-SEM) (3rd ed.). Sage Publications.
Hidayat, R., & Putri, N. (2023). Implementasi aplikasi arsip digital dalam meningkatkan efektivitas administrasi organisasi. Jurnal Administrasi Modern, 7(1), 45–54.
Ichwani, T., & Buana, Y. (2021). Analisis penerimaan sistem informasi berbasis digital menggunakan Technology Acceptance Model. Jurnal Komputasi, 9(2), 87–96.
Kurniawan, D., & Prasetyo, A. (2022). Pengaruh digitalisasi arsip terhadap efisiensi kerja pegawai. Jurnal Administrasi Perkantoran, 10(1), 66–75.
Nasir, M. (2021). Analisis penerimaan teknologi informasi menggunakan pendekatan Technology Acceptance Model (TAM). Jurnal Manajemen Teknologi dan Sistem Informasi, 14(2), 55–67.
Prasetyo, A., & Kurniawan, D. (2022). Pengelolaan arsip digital sebagai upaya peningkatan efisiensi administrasi. Jurnal Administrasi Perkantoran, 9(2), 88–97.
Pratama, D., & Hidayat, R. (2022). Pengaruh perceived usefulness terhadap penerimaan teknologi informasi pada instansi pemerintah. Jurnal Manajemen Teknologi, 11(1), 45–53.
Putra, E., & Hidayat, A. (2022). Analisis penerimaan sistem informasi menggunakan Technology Acceptance Model. Jurnal Teknologi Informasi dan Komunikasi, 8(2), 65–74.
Rahman, A., Syafitri, N., & Kurniawan, M. (2023). Faktor-faktor yang mempengaruhi penerimaan sistem informasi berbasis digital pada organisasi pelayanan publik. Jurnal Administrasi dan Manajemen, 8(1), 55–66.
Rosyad, M., & Harsono, A. (2021). Pengaruh perceived usefulness terhadap penerimaan teknologi informasi pada organisasi publik. Jurnal Informatika Universitas Jambi, 6(2), 101–109.
Sandi, R., Nugroho, A., & Permana, Y. (2021). Pengaruh perceived ease of use terhadap penggunaan sistem informasi digital. Indonesian Technology and Research Journal, 4(1), 22–31.
Sari, L., & Putra, E. (2022). Implementasi arsip digital dalam meningkatkan efisiensi administrasi organisasi. Jurnal Administrasi Perkantoran, 10(2), 98–107.
Sugiyono. (2022). Metode penelitian kuantitatif, kualitatif, dan R&D. Alfabeta.
