Pengaruh Keterlibatan Mahasiswa Dalam Organisasi Dan Magang Terhadap Kesiapan Kerja Mahasiswa Fakultas Ekonomi Universitas Pendidikan Ganesha
DOI:
https://doi.org/10.37385/meb22s66Keywords:
kesiapan kerja, keterlibatan mahasiswa dalam organisasi, magang.Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh keterlibatan mahasiswa dalam organisasi dan magang terhadap kesiapan kerja mahasiswa Fakultas Ekonomi Universitas Pendidikan Ganesha. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain asosiatif kausal. Populasi penelitian berjumlah 692 mahasiswa aktif semester VIII, dengan sampel sebanyak 62 mahasiswa yang memenuhi kriteria pernah mengikuti organisasi Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) atau Himpunan Mahasiswa Jurusan (HMJ) serta telah melaksanakan program magang. Teknik pengambilan sampel menggunakan sampel jenuh. Data dikumpulkan melalui kuesioner dan dianalisis menggunakan regresi linear berganda dengan bantuan IBM SPSS 26.0. Hasil penelitian menunjukkan bahwa keterlibatan mahasiswa dalam organisasi dan magang secara simultan berpengaruh positif dan signifikan terhadap kesiapan kerja mahasiswa. Secara parsial, keterlibatan mahasiswa dalam organisasi berpengaruh positif dan signifikan terhadap kesiapan kerja, demikian pula magang yang memberikan pengaruh positif dan signifikan. Temuan ini menunjukkan bahwa pengalaman berorganisasi dan magang merupakan faktor penting dalam meningkatkan kesiapan kerja mahasiswa sebelum memasuki dunia kerja.
References
Andika, K. F. (2018). Pengaruh keaktifan mahasiswa dalam organisasi dan prestasi belajar terhadap kesiapan kerja mahasiswa Pendidikan Teknik Informatika dan Komputer Universitas Sebelas Maret Surakarta [Skripsi, Universitas Sebelas Maret].
Astin, A. W. (1984). Student involvement: A developmental theory for higher education. Los Angeles: Higher Education Research Institute, University of California.
Ghozali, I. (2016). Aplikasi analisis multivariete dengan program IBM SPSS 23 (Edisi 8). Badan Penerbit Universitas Diponegoro.
Kolb, D. A. (1984). Experiential Learning: Experience as the Source of Learning and Development. Englewood Cliffs, NJ: Prentice-Hall.
Listria. (2022). Pengaruh Program Magang terhadap Kesiapan Kerja Mahasiswa.
Peraturan Menteri Tenaga Kerja dan Transmigrasi Nomor PER.22/MEN/IX/2009 tentang Penyelenggaraan Pemagangan di Dalam Negeri.
Prikshat, V., et al. (2021). Work-readiness integrated competence model.
Sugiyono. (2022). Metode penelitian kuantitatif, kualitatif, dan R&D. Bandung: Alfabeta.
Universitas Pendidikan Ganesha. (2026). Tracer Study Universitas Pendidikan Ganesha. Diakses pada 7 Juni 2026, dari https://tracer-study.undiksha.ac.id/.
Yong, B. P. P., & Ling, Y. L. (2022). Skills gap: The perceptions of importance of soft skills in graduate employability between employers and graduates. Journal of Techno-Social, 14(2), 1–11.
Yorke, M., & Knight, P. T. (2004). Embedding employability into the curriculum. Learning and Employability Series One. York: Higher Education Academy.
