Determinan Nilai Tambah Industri Mikro dan Kecil Indonesia 2021-2024

Authors

  • Kismayana Setiyoko Junior Universitas Muhammadiyah Surakarta
  • Muhammad Anas Universitas Muhammadiyah Surakarta

DOI:

https://doi.org/10.37385/0cbzvc04

Keywords:

industri mikro dan kecil, nilai tambah, inovasi, internet, input, pekerja, pengeluaran untuk pekerja, data panel, Fixed Effects Model

Abstract

Industri mikro dan kecil (IMK) memiliki peran penting dalam perekonomian Indonesia karena mampu menyerap tenaga kerja dan mendorong aktivitas ekonomi masyarakat. Namun demikian, IMK masih menghadapi tantangan dalam meningkatkan nilai tambah usaha, terutama terkait keterbatasan kapasitas produksi, digitalisasi, inovasi, dan produktivitas tenaga kerja. Penelitian ini bertujuan untuk mengestimasi pengaruh inovasi, penggunaan internet, nilai input, jumlah pekerja, dan pengeluaran untuk pekerja terhadap nilai tambah IMK di Indonesia. Data yang digunakan merupakan data sekunder dari Badan Pusat Statistik (BPS) yang mencakup 34 provinsi di Indonesia selama periode 2021–2024 dengan total 136 observasi. Metode analisis yang digunakan adalah regresi data panel. Hasil Uji Chow dan Uji Hausman menunjukkan bahwa model terbaik yang digunakan adalah Fixed Effects Model (FEM). Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara simultan, jumlah IMK yang berinovasi, nilai input IMK, jumlah IMK pengguna internet, jumlah pekerja IMK, dan pengeluaran untuk pekerja berpengaruh terhadap nilai tambah IMK. Secara parsial, nilai input IMK, jumlah IMK pengguna internet, dan pengeluaran untuk pekerja berpengaruh positif signifikan terhadap nilai tambah IMK. Sementara itu, jumlah IMK yang berinovasi dan jumlah pekerja IMK tidak berpengaruh signifikan terhadap nilai tambah IMK. Hasil ini menunjukkan bahwa peningkatan nilai tambah IMK lebih dipengaruhi oleh kapasitas produksi, pemanfaatan internet, dan pengeluaran tenaga kerja yang berkaitan dengan produktivitas dibandingkan sekadar jumlah pekerja atau jumlah usaha yang berinovasi.

References

Amri, F. (2022). The effect of inflation, exchange rate, labor and money supply on the manufacturing industry sector in Indonesia 2011–2020. Jurnal Ilmu Ekonomi Terapan, 7(1), 116–131. https://doi.org/10.20473/jiet.v7i1.30434

Arham, M. A., & Junus, S. (2020). Contributing factors of labor productivity in the industrial sector in Indonesia: A comparative study among regions. Jurnal Perspektif Pembiayaan dan Pembangunan Daerah, 8(3), 277–286. https://doi.org/10.22437/ppd.v8i3.9626

Arsyad, L. (2010). Ekonomi pembangunan (5th ed.). UPP STIM YKPN.

Badan Pusat Statistik. (2023). Produk domestik bruto Indonesia triwulanan 2019–2023. https://www.bps.go.id/id/publication/2023/10/13/9f14d43dc0c01b6d1883fb7c/produk-domestik-bruto-indonesia-triwulanan-2019-2023.html

Badan Pusat Statistik. (2025). Profil industri mikro dan kecil 2024. Badan Pusat Statistik. https://www.bps.go.id/id/publication/2025/09/16/a83f105e49377d0a7434e62a/profil-industri-mikro-dan-kecil-2024.html

Bertschek, I., Cerquera, D., & Klein, G. J. (2013). More bits—more bucks? Measuring the impact of broadband internet on firm performance. Information Economics and Policy, 25(3), 190–203. https://doi.org/10.1016/j.infoecopol.2012.11.002

Dumairy. (1996). Perekonomian Indonesia. Erlangga.

Gupta, M., & George, J. F. (2016). Toward the development of a big data analytics capability. Information & Management, 53(8), 1049–1064. https://doi.org/10.1016/j.im.2016.07.004

Hjort, J., & Poulsen, J. (2019). The arrival of fast internet and employment in Africa. American Economic Review, 109(3), 1032–1079. https://doi.org/10.1257/aer.20161385

Imantria, B. (2025). Determinants of premature deindustrialization and uneven manufacturing industry in Indonesia. Jurnal Penelitian Ekonomi dan Bisnis, 10(1), 30–42. https://doi.org/10.33633/jpeb.v10i1.11581

International Monetary Fund. (2024). Financing barriers and performance of micro, small, and medium enterprises (MSMEs). IMF Staff Country Reports, 2024(271). https://doi.org/10.5089/9798400284663.002

Kahn, A., Sithole, M., & Buchana, Y. (2022). An analysis of the impact of technological innovation on productivity in South African manufacturing firms using direct measures of innovation. South African Journal of Economics, 90(1), 37–56. https://doi.org/10.1111/saje.12310

Kuncoro, M. (2007). Ekonomika industri Indonesia: Menuju negara industri baru 2030? Andi.

Mai, A. N., Vu, H. V., Bui, B. X., & Tran, T. Q. (2019). The lasting effects of innovation on firm profitability: Panel evidence from a transitional economy. Economic Research-Ekonomska Istraživanja, 32(1), 3417–3436. https://doi.org/10.1080/1331677X.2019.1660199

Mankiw, N. G. (2016). Principles of economics (8th ed.). Cengage Learning.

Mikalef, P., Krogstie, J., Pappas, I. O., & Pavlou, P. A. (2019). Investigating the effects of big data analytics capabilities on firm performance: The mediating role of dynamic capabilities. Information & Management, 56(8), 103207. https://doi.org/10.1016/j.im.2019.05.004

Nguyen, H. M. (2023). Impact of Internet use on industrial value added: Evidence from Southeast Asian countries. Journal of International Economics and Management, 23(3), 44–55. https://doi.org/10.38203/jiem.023.3.0073

Organisation for Economic Co-operation and Development. (2018). Oslo manual 2018: Guidelines for collecting, reporting and using data on innovation (4th ed.). OECD Publishing. https://doi.org/10.1787/9789264304604-en

Priyono, & Ismail, Z. (2012). Teori ekonomi mikro. Dharma Ilmu.

Rahmi, J., & Riyanto. (2022). Dampak upah minimum terhadap produktivitas tenaga kerja: Studi kasus industri manufaktur Indonesia. Jurnal Ekonomi & Kebijakan Publik, 13(1), 1–12. https://doi.org/10.22212/jekp.v13i1.2095

Sari, R. D. P., & Oktora, S. I. (2021). Determinan produktivitas tenaga kerja industri manufaktur besar dan sedang di Pulau Jawa. Jurnal Ekonomi Dan Pembangunan Indonesia, 21(2), 185–203. https://doi.org/10.21002/jepi.2021.12

Schumpeter, J. A. (1934). The theory of economic development. Harvard University Press.

Tambunan, T. (2009). UMKM di Indonesia. Ghalia Indonesia.

Todaro, M. P., & Smith, S. C. (2011). Economic development (11th ed.). Pearson.

Wamba, S. F., Gunasekaran, A., Akter, S., Ren, S. J. F., Dubey, R., & Childe, S. J. (2017). Big data analytics and firm performance: Effects of dynamic capabilities. Journal of Business Research, 70, 356–365. https://doi.org/10.1016/j.jbusres.2016.08.009

Wen, J., & Deng, Z. (2024). Internet development, resource allocation and total factor productivity: Empirical evidence from China’s listed manufacturing enterprises. Applied Economics, 56(21), 2497–2508. https://doi.org/10.1080/00036846.2023.2188167

Downloads

Published

2026-07-30

How to Cite

Determinan Nilai Tambah Industri Mikro dan Kecil Indonesia 2021-2024. (2026). Management Studies and Entrepreneurship Journal (MSEJ), 7(6), 1437-1450. https://doi.org/10.37385/0cbzvc04