Makna Produktivitas Kerja Dan Komitmen Organisasi Bagi Pekerja Generasi Z Jarak Jauh Di Industri Manufaktur Kabupaten Karawang

Authors

  • Dede Nahrudin Universitas Buana Perjuangan Karawang
  • Wanta Wanta Universitas Buana Perjuangan Karawang
  • Asep Darojatul Romli Universitas Buana Perjuangan Karawang

DOI:

https://doi.org/10.37385/r5e1dg32

Keywords:

Produktivitas Kerja, Komitmen Organisasi, Generasi Z, Work from Anywhere, Industri Manufaktur.

Abstract

Kebijakan kerja jarak jauh (Work From Anywhere/WFA) mulai diadopsi oleh lini back office industri manufaktur di Kabupaten Karawang yang secara historis dikenal memiliki budaya kerja fisik yang kaku. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi secara mendalam konstruksi makna produktivitas kerja dan komitmen organisasi bagi pekerja Generasi Z yang menjalani skema kerja fleksibel tersebut. Metode yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan instrumen kuesioner terstruktur terhadap enam informan Generasi Z dari enam perusahaan manufaktur berbeda di Karawang. Hasil penelitian menunjukkan bahwa produktivitas kerja dimaknai secara positif sebagai peningkatan fokus kualitas hasil kerja (deep work) dan otonomi tindakan tanpa supervisi fisik melekat. Ketepatan waktu diwujudkan melalui respon berkecepatan tinggi dalam hitungan menit terhadap instruksi darurat demi mencegah waktu henti (downtime) pabrik. Dari dimensi komitmen organisasi, skema WFA terbukti menjaga kedekatan emosional (afektif), menjadi instrumen retensi berharga tinggi yang meminimalkan niat berpindah kerja (kontinuan), serta menumbuhkan rasa tanggung jawab moral resiprokal untuk menjaga performa kerja (normatif). Kesimpulan penelitian menegaskan bahwa otonomi ruang privat tidak mengendurkan loyalitas maupun kinerja, melainkan memicu efektivitas kendali mutu mandiri. Implikasinya, manajemen manufaktur disarankan mempercepat digitalisasi sistem administrasi fisik guna menyinkronkan alur dokumen dengan operasional kerja jarak jauh secara mulus.

 onize document workflows with remote working operations.

References

Afandi, P. (2018). Manajemen Sumber Daya Manusia: Teori, Konsep dan Indikator. Zanafa Publishing.

Fatimah, N., et al. (2023). Efektivitas Komunikasi Digital dalam Membangun Komitmen Afektif Karyawan Jarak Jauh. Jurnal Manajemen Tata Kelola, 15(2), 142-155.

Harjanti, I. M., & Anggraini, P. (2020). Analisis Hubungan Resiprositas Kebijakan Kerja Fleksibel Terhadap Komitmen Normatif Generasi Muda. Jurnal Psikologi Industri, 8(4), 310-322.

Jumrah, E., et al. (2025). Kalkulasi Ekonomi dan Non-Ekonomi Karyawan Generasi Z terhadap Turnover Intention di Era Kerja Fleksibel. Jurnal Riset Bisnis, 19(1), 67-81.

Kasmir. (2016). Manajemen Sumber Daya Manusia (Teori dan Praktik). PT RajaGrafindo Persada.

Kurniawan, A., Saputra, H., & Handayani, T. (2024). Adaptasi Kultur Kerja Fleksibel pada Lini Pendukung Industri Manufaktur Sektor Otomotif. Indonesian Journal of Industrial Relations, 8(3), 145–158.

Lestari, D. P., Siregar, M. I., & Utami, S. (2023). Dinamika Loyalitas Kerja Generasi Z di Sektor Industri Korporat. Jurnal Riset Manajemen dan Bisnis, 18(2), 89–102.

Marlina, L., et al. (2024). Hambatan Sinkronisasi Sistem Administrasi Digital dan Operasional Fisik pada Industri Manufaktur. Jurnal Ekologi dan Manajemen Industri, 22(3), 201-216.

Miles, M. B., Huberman, A. M., & Saldaña, J. (2014). Qualitative Data Analysis: A Methods Sourcebook (3rd ed.). Thousand Oaks, CA: SAGE Publications.

Peraturan Pemerintah Nomor 35 Tahun 2021 tentang Perjanjian Kerja Waktu Tertentu, Alih Daya, Waktu Kerja dan Waktu Istirahat, dan Pemutusan Hubungan Kerja. Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2021 Nomor 45.

Pratama, R. A., & Wijaya, K. (2022). Eksplorasi Efektivitas Kerja Jarak Jauh di Industri Padat Karya. Jurnal Ilmu Manajemen Modern, 14(1), 23–37.

Pratama, A. R. (2024). Penerapan Prinsip Andragogi dalam Meningkatkan Kemandirian Kerja Jarak Jauh di Sektor Manufaktur Karawang. Jurnal Pengembangan SDM, 11(2), 89-102.

Priansa, D. J. (2018). Perilaku Organisasi dalam Manajemen Perusahaan. Pustaka Setia.

Ramadhan, F. (2022). Quiet Quitting dan Fleksibilitas Kerja: Perspektif Fenomenologi Pekerja Generasi Z. Jurnal Manajemen dan Akuntansi, 10(1), 45–56.

Sari, L. N., & Raharjo, T. (2021). The Impact of Remote Working on Employee Productivity and Engagement Across Generations. Journal of Applied Management, 19(2), 312–326.

Sugiyono. (2016). Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif, dan R&D. Bandung, Indonesia: Alfabeta.

Suryani, T., & Lestari, D. (2023). Pengaruh Otonomi Kerja Terhadap Kualitas Output Karyawan Back Office dalam Skema Work From Anywhere. Jurnal Riset Manajemen, 14(1), 45-59.

Sutrisno, E. (2016). Manajemen Sumber Daya Manusia (Cetakan ke-8). Kencana Prenada Media Group.

Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2023 tentang Penetapan Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-Undang Nomor 2 Tahun 2022 tentang Cipta Kerja menjadi Undang-Undang. Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2023 Nomor 41.

Wardani, K., & Utami, S. (2022). Budaya Organisasi Responsif Waktu pada Perusahaan Industri di Kawasan Industri Karawang. Jurnal Inovasi Bisnis, 10(2), 118-130.

Wibowo. (2017). Perilaku Organisasi (Edisi ke-2). PT RajaGrafindo Persada.

Downloads

Published

2026-08-26

How to Cite

Makna Produktivitas Kerja Dan Komitmen Organisasi Bagi Pekerja Generasi Z Jarak Jauh Di Industri Manufaktur Kabupaten Karawang. (2026). Management Studies and Entrepreneurship Journal (MSEJ), 7(1), 1280-1294. https://doi.org/10.37385/r5e1dg32