Pengaruh Program Pelayanan Angkutan Pelajar Gratis, Kinerja, Dan Kepatuhan Pengemudi Terhadap Keselamatan Siswa Di Kabupaten Magetan
DOI:
https://doi.org/10.37385/k23bdh70Keywords:
angkutan pelajar gratis; kinerja pengemudi; kepatuhan pengemudi; keselamatan siswa; transportasi publikAbstract
Keselamatan siswa dalam perjalanan menuju dan dari sekolah merupakan bagian penting dari mutu layanan transportasi publik, karena risiko tidak hanya ditentukan oleh ketersediaan moda tetapi juga oleh praktik operasional di lapangan. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh Program Pelayanan Angkutan Pelajar Gratis (APG), kinerja pengemudi, dan kepatuhan pengemudi terhadap keselamatan siswa di Kabupaten Magetan. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain survei potong lintang terhadap 170 siswa pengguna layanan APG. Data dikumpulkan melalui kuesioner skala Likert lima poin dan dianalisis menggunakan statistik deskriptif serta regresi linear berganda dengan IBM SPSS Statistics 25. Hasil deskriptif menunjukkan bahwa pelaksanaan program, kepatuhan pengemudi, dan keselamatan siswa dinilai baik, sedangkan kinerja pengemudi berada pada kategori netral. Hasil regresi menunjukkan bahwa Program APG tidak berpengaruh signifikan terhadap keselamatan siswa (B = -0,018; p = 0,681), dan kinerja pengemudi juga tidak berpengaruh signifikan (B = 0,029; p = 0,585). Sebaliknya, kepatuhan pengemudi berpengaruh positif dan signifikan terhadap keselamatan siswa (B = 0,426; t = 7,520; p < 0,001) dan menjadi prediktor paling kuat dalam model. Secara simultan, ketiga variabel berpengaruh signifikan terhadap keselamatan siswa (F = 31,490; p < 0,001), dengan Adjusted R² sebesar 0,351. Temuan menegaskan bahwa keberadaan program transportasi gratis perlu diterjemahkan ke dalam disiplin operasional melalui kepatuhan terhadap peraturan lalu lintas, batas kecepatan, SOP pelayanan, serta prosedur keselamatan menaikkan dan menurunkan siswa. Hasil penelitian memberi dasar bagi penguatan tata kelola keselamatan berbasis kepatuhan pada layanan angkutan pelajar daerah.
References
Almallah, M., Hussain, Q., SayedMohammed, S., & Alhajyaseen, W. K. M. (2022). Improved driver behaviour at bus stops on local roads: Comparison of different treatments. Transportation Research Part F: Traffic Psychology and Behaviour, 91, 499–513. https://doi.org/10.1016/j.trf.2022.10.016
Anund, A., Dukic, T., Thornthwaite, S., & Falkmer, T. (2011). Is European school transport safe? The need for a door-to-door perspective. European Transport Research Review, 3, 75–83. https://doi.org/10.1007/s12544-011-0052-7
ANTARA. (2024, May 13). Dinas Perhubungan Magetan fasilitasi angkutan gratis untuk pelajar SMP. ANTARA News.
Chan, L. Y. L., Senserrick, T., & Saggers, B. (2024). Behind the wheel: Systematic review of factors associated with safe school bus transportation for children with neurodevelopmental disorders. Review Journal of Autism and Developmental Disorders, 11(2), 343–360. https://doi.org/10.1007/s40489-022-00341-7
Dinas Perhubungan Kabupaten Magetan. (2024). Standar pelayanan angkutan gratis bagi pelajar sekolah menengah pertama/sederajat di Magetan. Pemerintah Kabupaten Magetan.
Fathizadeh, S., Karimy, M., Tavousi, M., & Zamani-Alavijeh, F. (2022). Exploring the facilitators and barriers to high-risk behaviors among school transportation drivers: A qualitative study. BMC Public Health, 22, 1245. https://doi.org/10.1186/s12889-022-13630-x
Ghozali, I. (2018). Aplikasi analisis multivariate dengan program IBM SPSS 25 (9th ed.). Badan Penerbit Universitas Diponegoro.
Mokarami, H., Alizadeh, S. S., Rahimi Pordanjani, T., & Varmazyar, S. (2019). The relationship between organizational safety culture and unsafe behaviors, and accidents among public transport bus drivers using structural equation modeling. Transportation Research Part F: Traffic Psychology and Behaviour, 65, 46–55. https://doi.org/10.1016/j.trf.2019.07.008
Pemerintah Kabupaten Magetan. (2022). Peraturan Bupati Magetan Nomor 31 Tahun 2022 tentang Pedoman Penyelenggaraan Angkutan Gratis bagi Pelajar Sekolah Menengah Pertama/Sederajat di Kabupaten Magetan.
Safitri, D. M., Surjandari, I., & Sumabrata, R. J. (2020). Assessing factors affecting safety violations of bus rapid transit drivers in the Greater Jakarta Area. Safety Science, 125, 104634. https://doi.org/10.1016/j.ssci.2020.104634
Singh, V., Singh, T., Higueras-Castillo, E., & Liebana-Cabanillas, F. J. (2023). Sustainable road transportation adoption research: A meta and weight analysis, and moderation analysis. Journal of Cleaner Production, 392, 136276. https://doi.org/10.1016/j.jclepro.2023.136276
Traffic Monitoring Center Lantas Magetan. (2024). Rekapitulasi jumlah kecelakaan lalu lintas yang melibatkan pelajar/mahasiswa, 2023–2024 [Data monitoring].
von Stülpnagel, R., Riach, N., Hologa, R., Kees, J., & Gössling, S. (2024). School route safety perceptions of primary school children and their parents: Effects of transportation mode and infrastructure. International Journal of Sustainable Transportation, 18(6), 465–477. https://doi.org/10.1080/15568318.2024.2350992
Wang, X., Jiao, Y., Huo, J., Li, R., Zhou, C., Pan, H., & Chai, C. (2021). Analysis of safety climate and individual factors affecting bus drivers’ crash involvement using a two-level logit model. Accident Analysis & Prevention, 154, 106087. https://doi.org/10.1016/j.aap.2021.106087
Xie, S., Jia, W., & Zhu, T. (2025). Identifying patterns and profiles of rule-violation behaviors among bus drivers: A framework for targeted interventions. Transportation Research Interdisciplinary Perspectives, 34, 101748. https://doi.org/10.1016/j.trip.2025.101748
