Pengaruh Lingkungan Kerja, Budaya Organisasi, Dan Kepuasan Kerja Terhadap Kinerja Tenaga Kependidikan Pada Universitas Muhammadiyah Bandung
DOI:
https://doi.org/10.37385/axpwjv08Keywords:
Universitas Widyatama Lingkungan Kerja; Budaya Organisasi; Kepuasan Kerja; Kinerja Tenaga Kependidikan; Regresi HC3Abstract
Penelitian ini menganalisis hubungan lingkungan kerja, budaya organisasi, dan kepuasan kerja dengan kinerja tenaga kependidikan Universitas Muhammadiyah Bandung. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif deskriptif-verifikatif dengan desain survei potong lintang dan teknik sampling jenuh terhadap 87 tenaga kependidikan tetap. Instrumen terdiri atas 44 pernyataan berskala Likert lima kategori. Data diolah menggunakan IBM SPSS Statistics 25 melalui analisis deskriptif, pengujian instrumen, uji asumsi klasik, dan regresi linier berganda. Uji Glejser menunjukkan indikasi heteroskedastisitas pada kepuasan kerja (p = 0,027), sehingga pengujian hipotesis menggunakan robust standard errors HC3. Hasil menunjukkan bahwa lingkungan kerja (B = -0,053; p = 0,797) dan budaya organisasi (B = -0,092; p = 0,553) tidak memiliki koefisien yang signifikan. Kepuasan kerja berhubungan positif dan signifikan dengan kinerja (B = 0,506; p = 0,021). Uji simultan HC3 tidak signifikan (F(3,83) = 2,149; p = 0,100). Nilai R² sebesar 0,072 dan adjusted R² sebesar 0,039 menunjukkan kemampuan penjelasan model yang terbatas. Temuan tersebut menempatkan kepuasan kerja sebagai prediktor parsial yang paling menonjol, sekaligus mendorong kajian lanjutan mengenai faktor kinerja lainnya.
References
Idris, I., & Santoso, A. B. (2023). Pengaruh budaya organisasi dan lingkungan kerja terhadap kinerja tenaga kependidikan di Universitas Islam Bandung. Fair Value: Jurnal Ilmiah Akuntansi dan Keuangan, 5(6), 2645–2657. https://doi.org/10.32670/fairvalue.v5i6.2950
Munawaroh, V. A., Firayanti, Y., & Marhamah. (2026). Pengaruh kepuasan kerja lingkungan kerja dan budaya organisasi terhadap kinerja guru di Madrasah Aliyah Hidayaturrahman Kabupaten Ketapang. Prosiding Konferensi Akuntansi Khatulistiwa, 5 (Prosiding 2025), 35–43. https://jurnal.untan.ac.id/index.php/prosidingKAK/article/view/104529
Nabawi, R. (2019). Pengaruh lingkungan kerja, kepuasan kerja dan beban kerja terhadap kinerja pegawai. Maneggio: Jurnal Ilmiah Magister Manajemen, 2(2), 170–183. https://doi.org/10.30596/maneggio.v2i2.3667
Rajh-Weber, H., Huber, S. E., & Arendasy, M. (2025). A practice-oriented guide to statistical inference in linear modeling for non-normal or heteroskedastic error distributions. Behavior Research Methods, 57, Article 338. https://doi.org/10.3758/s13428-025-02801-4
Rajh-Weber, H., Huber, S. E., & Arendasy, M. (2026). Using heteroskedasticity-consistent standard errors and the bootstrap for linear regression analysis available in SPSS: A tutorial. Advances in Methods and Practices in Psychological Science, 9(1), 1–9. https://doi.org/10.1177/25152459251408046
Robbins, S. P. (2016). Perilaku organisasi. Salemba Empat.
Robbins, S. P., & Judge, T. A. (2023). Organizational behavior (19th ed.). Pearson.
Sedarmayanti. (2017). Tata kerja dan produktivitas kerja: Suatu tinjauan dari aspek ergonomi atau kaitan antara manusia dengan lingkungan kerjanya. Mandar Maju.
Susrini, Utami, H. N., & Nuh, M. (2026). Peran kepuasan kerja dalam pengaruh struktur dan budaya organisasi terhadap kinerja tenaga kependidikan. Jurnal Ilmu Manajemen, 14(3), 599–613. https://doi.org/10.26740/jim.v14n3.p599-613
Wahyudi, W. D., & Tupti, Z. (2019). Pengaruh budaya organisasi, motivasi dan kepuasan kerja terhadap kinerja. Maneggio: Jurnal Ilmiah Magister Manajemen, 2(1), 31–44. https://doi.org/10.30596/maneggio.v2i1.3363
Wibowo. (2016). Budaya organisasi: Sebuah kebutuhan untuk meningkatkan kinerja jangka panjang (ed. ke-2). Rajawali Pers.
