Preferensi Minat Penggunaan Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS) Sebagai Alat Pembayaran Digital (Studi Kasus: Konsumen Burjo Dan Warmindo Di Kota Semarang)

Authors

  • Analia Shasanti Universitas Stikubank
  • Batara Daniel Bagana Universitas Stikubank Semarang

DOI:

https://doi.org/10.37385/msej.v5i2.4430

Keywords:

TAM, Perceived Ease to Use, Perceived Usefulness, Perceived Risk, Lifestyle, tidak berpengaruh, Burjo dan Warmindo

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengatahui pengaruh dari persepsi kemudahan penggunaan, persepsi kemanfaataan, persepsi risiko, dan gaya hidup terhdap behavioral intention to use QRIS pada Konsumen Burjo dan Warmindo di Kota Semarang. Penelitian ini menggunakan variabel perceived ease for use dan perceived usefulness dengan berdasarkan pada teori Technology Acceptance Model (TAM), variabel perceived risk berdasarkan pada Theory of Planned Behavior (TPB), dan variabel lifestyle berdasarkan pada Innovation Diffusion Theory (IDT). Populasi dalam penelitian ini adalah semua konsumen Burjo dan Warmindo di Kota Semarang. Sampel menggunakan teknik sampling incidental pada 5 Burjo dan 5 Warmindo di Kota Semarang yang menyediakan fasilitas pembayaran menggunakan QRIS. Kuesioner yang memenuhi syarat peneltian ini sejumlah 114 kuesioner yang telah diisi oleh konsumen Burjo dan Warmindo di Kota Semarang yang memilih membayar menggunakan QRIS. Penelitian ini diolah menggunakan SPSS 26 dengan metode linear berganda dengan hasil yang menunjukkan bahwa dari empat variabel hanya satu variabel bebas yang berpengaruh positif terhadap minat penggunaan QRIS yaitu lifestyle, sedangkan untuk variabel bebas lainnya seperti perceived ease to use, perceived usefulness, dan perceived risk tidak berpengaruh terhadap minat penggunaan QRIS.

References

Ajzen, I. (1991). Organizational Behavior and Human Decision Processes. 50, 179-211.

Akhyar, R. A., & Sisilia, K. (2023). Pengaruh Persepsi Manfaat dan Persepsi Kemudahan Terhadap Keputusan Penggunaan Pembayaran Digital QRIS. Management Studies and Entrepreneurship Journal(Vol 4(4) 2023 : 3944-3953), 3944-3953.

Alfani, R. S., & Ariani, K. R. (2023). PENGARUH PERSEPSI MANFAAT, PERSEPSI KEMUDAHAN, RISIKO DAN. Edunomika – Vol. 08, No. 01, 2023, 1-8.

Davis, F. D. (1989). Perceived Usefulness, Perceived Ease of Use, and User Acceptance of Information Technology. MIS Quarterly, 3, 319-340.

Firmansyah, A. (2018). Pengantar Manajemen Edisi Ke-1. Yogyakarta: Deepublish.

HAIDAR, M. D. (2022). Analisis Kemudahan, Kemanfaatan, Risiko dan pengendalian PRivasi terhadap Minta Mahasiswa dalam Menggunakan Quick Response Indonesian Standard (QRIS) Sebagai Alat Pembayaran.

Indah, P. N., Zen, M., & Rita, K. (2022). Minat Penggunaan QRIS Sebagai Alat Pembayaran Pasca Pandemi. Vol. 6 No. 1 (2022): SISFOTEK VI 2022, 155-160.

Jati, O. E. (2023). Pengaruh Perceived Ease to Use, Perceived Usefulness, dan Perceived Risk Terhadap Intention to Use QRIS Sebagai Pembayaran Digital (Pendekatan Technology Acceptance Model). 1-5.

Ningsih, H. A., Sasmita, E. M., & Sari, B. (2020). Pengaruh Persepsi Manfaat, Persepsi Kemudahan Penggunaan, dan Persepsi Risiko terhadap Keputusan Menggunakan Uang Elektronik (QRIS) pda Mahasiswa. (Vol. 4 No. 1 (2021): IKRAITH-EKONOMIKA VOL 4 NO 1 Bulan Maret 2021), 1-8.

Permani, E. C., & Mujiyati. (2023). Pengaruh Pengetahuan, Persepsi Manfaat, Persepsi Kemudahan Penggunaan, dan Persepsi Risiko terhadap Keputusan Menggunakan Dompet Digital (QRIS) pada Mahasiswa. 1-23.

Putri, M. T., Hatta, A. J., & Indraswono, C. (2023). ANALISIS PERSEPSI KEMANFAATAN, PERSEPSI KEMUDAHAN, KEPERCAYAAN, GAYA HIDUP, LITERASI KEUANGAN, DAN RISIKO TERHADAP PENGGUNAAN QRIS SEBAGAI ALAT PEMBAYARAN DIGITAL PADA MAHASISWA DI YOGYAKARTA. JEBVol.17No. 3 (2023), 215-228.

Rahmawati, A. N., & Murtanto. (2023). PENGARUH PERSEPSI MANFAAT DAN PERSEPSI KEMUDAHAN PENGGUNAANUANG ELEKTRONIK (QRIS) PADA MAHASISWA AKUNTANSI. Jurnal Ekonomi Trisakti(Vol. 3 No. 1 (2023): April), 1247-1256.

Ramadhan, 1., Asri, H. R., Gisijant, H. A., Hartanti, N. D., & Setyarini, E. (2023). Pengaruh Persepsi Kemudahan, Persepsi Manfaat, Gaya Hidup dan Literasi Keuangan Digital Terhadap Keputusan Penggunaan QRIS pada Generasi Muda. Lentera Bisnis Manajemen, Volume 01 No 04 November 2023, 162-170.

Rogers, E. M. (1983). DIFFUSION OF INNOVATIONS 3RD E REV. London: The Free Press.

Saputri, O. B. (2020). Preferensi Konsumen dalam Menggunakan Quick Response Code Indonesia Standard (QRIS) sebagai Alat Pembayaran Digital.

Seputri, W., & Yafiz, M. (2022). QRIS Sebagai Alat Transaksi Digital Generasi Z: Analisis Faktor. ADZKIYA :Jurnal Hukum dan Ekonomi Syariah, 139-148.

Silalahi, P. R., Tambunan, K., & Batubara, T. R. (2022). Dampak Penggunaan QRIS terhadap Kepuasan Konsumen sebagai Alat Transaksi. ULIL ALBAB: Jurnal Ilmiah Multidisiplin, 1, 122-128.

Sriekaningsih, A. (2020). QRIS dan Era Baru Transaksi Pembayaran 4.0. Yogyakarta: ANDI.

Utari, I. D., Utami, N. W., Pramesti, I. G., & Putri, D. (2023). Analisis Intention of use dalam Implementasi Pembayaran Qris pada Pelaku Usaha di Pasar Seni Sukawati. SNESTIK, 28-33.

Downloads

Published

2024-02-25

How to Cite

Shasanti, A., & Bagana, B. D. (2024). Preferensi Minat Penggunaan Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS) Sebagai Alat Pembayaran Digital (Studi Kasus: Konsumen Burjo Dan Warmindo Di Kota Semarang) . Management Studies and Entrepreneurship Journal (MSEJ), 5(2), 3259–3272. https://doi.org/10.37385/msej.v5i2.4430