Pengaruh Corporate Social Responsibility Dan Green Investment Terhadap Pengungkapan Emisi Karbon Dengan Variabel Moderasi Kepemilikan Institusional Pada Sektor Energi Di BEI
DOI:
https://doi.org/10.37385/msej.v6i6.9883Keywords:
Optimalisasi Pelabuhan, Logistik Maritim, Daya Saing Pelabuhan, Smart Port, GAP Analysis, Pusat Perdagangan Internasional.Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh Corporate Social Responsibility (CSR) dan Green Investment terhadap pengungkapan emisi karbon (Carbon Emission Disclosure), serta menguji peran moderasi kepemilikan institusional dalam hubungan tersebut. Penelitian ini menggunakan data sekunder yang diperoleh dari laporan tahunan perusahaan sektor energi yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) selama periode penelitian. Metode analisis yang digunakan adalah regresi data panel dengan pendekatan Moderated Regression Analysis (MRA) untuk menguji hubungan antarvariabel dan efek moderasi yang terjadi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa CSR berpengaruh positif dan signifikan terhadap pengungkapan emisi karbon, menandakan bahwa semakin tinggi komitmen sosial perusahaan, semakin besar pula transparansi dalam pelaporan lingkungan. Sebaliknya, green investment berpengaruh negatif dan signifikan, yang menunjukkan bahwa investasi hijau belum sepenuhnya mencerminkan keterbukaan informasi emisi. Selain itu, kepemilikan institusional tidak terbukti memoderasi hubungan antara CSR dan green investment terhadap pengungkapan emisi karbon. Temuan ini mengindikasikan bahwa praktik keberlanjutan perusahaan belum sejalan dengan transparansi pelaporan, serta peran investor institusional masih perlu diperkuat untuk mendorong akuntabilitas informasi lingkungan.
References
Ardiansyah, & Siregar, F. H. (2022). Reformasi regulasi melalui digitalisasi perizinan, khususnya penerapan Indonesia National Single Window, mampu mempercepat proses kepabeanan dan mengurangi biaya logistik.
Cullinane, K., & Ng, A. K. Y. (2022). Sustainable Port Development in the Anthropocene: Addressing the Triple Bottom Line. Journal of Transport Geography, 100, 103328. [Tambahan Baru - Aspek Keberlanjutan Pelabuhan]
Fu, X., Ng, A. K. Y., & Lau, Y. Y. (2020). Port competitiveness: A comparative study of major ports in Asia. Research in Transportation Economics, 80, 100828. https://doi.org/10.1016/j.retrec.2019.100828
Lam, J. S. L. (2019). The competitiveness of ports in the Asia-Pacific region: a critical analysis of port selection factors. International Journal of Shipping and Transport Logistics, 11(1), 1-20. [Tambahan Baru - Faktor Seleksi Pelabuhan]
Munim, Z. H., & Schramm, H. J. (2018). The impacts of port infrastructure and logistics performance on economic growth: The mediating role of seaborne trade. Journal of Shipping and Trade, 3(1), 1–19. https://doi.org/10.1186/s41072-018-0027-0
Notteboom, T., & Rodrigue, J. P. (2022). The future of containerization: Perspectives from maritime and inland freight distribution. Transport Reviews, 42(4), 499–516. https://doi.org/10.1080/01441647.2021.1958234
Parola, F., Pallis, A. A., & Satta, G. (2021). Digital transformation in container terminals: Advancing competitiveness through automation and smart port systems. Journal of Shipping and Trade, 6(1), 1–20. https://doi.org/10.1186/s41072-021-00084-9
Pellegrini, V., & Giuffrida, M. (2023). Digital port ecosystems: The role of data sharing platforms in enhancing supply chain visibility. Transportation Research Part E: Logistics and Transportation Review, 175, 103138. [Tambahan Baru - Ekosistem Digital Pelabuhan]
Rachman, H. P., & Pujawan, I. N. (2020). Implementasi teknologi informasi dalam pengembangan pelabuhan pintar (smart port) di Indonesia. Jurnal Ilmiah Teknik Industri, 19(2), 93–102. https://doi.org/10.23917/jiti.v19i2.10840
Silitonga, N. F., & Siregar, R. (2021). Analisis Efektivitas Kebijakan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) dalam Peningkatan Investasi Logistik di Batam. Jurnal Ekonomi dan Bisnis Maritim, 4(2), 110-125. [Tambahan Baru - KEK Batam]
Song, D. P., & Panayides, P. M. (2024). Global supply chain disruptions and port resilience: The role of policy and investment. Maritime Policy & Management, 51(1), 1-18. [Tambahan Baru - Rantai Pasok Global dan Resiliensi Pelabuhan]
Suhartono, E., & Hidayat, A. (2023). Peningkatan Kualitas Layanan dan Sumber Daya Manusia Pelabuhan melalui Penerapan Konsep Servant Leadership. Jurnal Manajemen Logistik dan Transportasi, 7(1), 45-60. [Tambahan Baru - SDM dan Kepemimpinan Pelabuhan]
Wahyuni, S., & Prasetyo, B. (2020). Penguatan kapasitas SDM dan tata kelola pelabuhan dalam meningkatkan daya saing logistik Indonesia. Jurnal Manajemen Maritim dan Pelabuhan, 5(1), 55–66.
Yap, W. Y., & Lam, J. S. L. (2019). Dynamics of liner shipping network and port connectivity in Southeast Asia. Maritime Policy & Management, 46(7), 819–835. https://doi.org/10.1080/03088839.2019.1594420
Bank Dunia. (2024). Indonesia Logistics Performance Index (LPI) Update. [Tambahan Baru - Data LPI]
Badan Pusat Statistik (BPS) Batam. (2023). Statistik Pelabuhan dan Angkutan Laut Kota Batam Tahun 2023. [Tambahan Baru - Data Statistik Resmi]
The World Economic Forum (WEF). (2023). Global Competitiveness Report 2023. [Tambahan Baru - Laporan Daya Saing Global]
Template


