Pengaruh Job Insecurity dan Dukungan Sosial Terhadap Burnout Mahasiswa Pekerja Dengan Self-Efficacy Sebagai Variabel Intervening
DOI:
https://doi.org/10.37385/ceej.v7i1.10067Keywords:
job insecurity, dukungan sosial, burnout, self efficacyAbstract
Penelitian ini mengeksplorasi bagaimana Job Insecurity dan Dukungan Sosial memengaruhi tingkat Burnout pada mahasiswa pekerja angkatan 2022 di Universitas Muhammadiyah Surakarta, dengan self-Efficacy sebagai mediator atau variabel intervening dalam model analisisnya. Secara metodologis, riset ini mengadopsi desain kuantitatif dengan teknik survei, di mana penjaringan data primer dilakukan melalui penyebaran instrumen kuesioner berbasis digital yang menggunakan pengukuran skala Likert, dan responden berjumlah 120 mahasiswa pekerja. Guna menguji konsistensi internal dan akurasi pengukuran, penelitian ini mengandalkan pendekatan PLS-SEM (Partial Least Square–Structural Equation Modeling). Proses komputasi dilakukan melalui SmartPLS, yang memungkinkan peneliti untuk membedah interaksi antarvariabel sekaligus memvalidasi kerangka teoritis melalui serangkaian uji reliabilitas dan validitas yang ketat. Hasil menunjukkan bahwa baik Job Insecurity maupun Dukungan Sosial tidak memiliki pengaruh yang signifikan terhadap Burnout. Sebaliknya, kedua variabel tersebut terbukti signifikan dalam membentuk Self-Efficacy mahasiswa pekerja. Kendati demikian, Self-Efficacy tidak memberikan dampak signifikan pada Burnout, sehingga tidak mampu memediasi hubungan antara Job Insecurity maupun Dukungan Sosial dengan Burnout. emuan ini merefleksikan kuatnya pengaruh faktor di luar lingkup penelitian terhadap eskalasi burnout pada subjek mahasiswa pekerja, sedangkan Job Insecurity dan Dukungan Sosial lebih relevan dalam memperkuat keyakinan diri atau Self-Efficacy mereka.
References
Ade, O. (2021). Pengaruh job insecurity terhadap kinerja pegawai pada Kantor Kepala Desa Tanjung Pauh Mudik Kecamatan Danau Kerinci Barat Kabupaten Kerinci tahun 2021. JCI Jurnal Cakrawala Ilmiah, 1(4). http://bajangjournal.com/index.php/jci
Akmaludin, S., Aeni, E., Prahesti, D., Putri, D. S., & Sijabat, R. (2025). Pengalaman mahasiswa bekerja dalam menyeimbangkan kehidupan pribadi, kuliah, dan pekerjaan. Journal of Mister, 2(1b), 1883-1887. doi:10.32672/mister.v2i1b
Andi, Y., Sunaryo, H., & Abs, M. K. (2020). Pengaruh dukungan sosial, self esteem, dan self efficacy terhadap burnout mahasiswa. E-Jurnal Riset Manajemen, 9(13).
Arifah, Z., Ayu, C., & Sari, K. (2023). Pengaruh work study conflict terhadap burnout pada mahasiswa bekerja. Journal of Social, Culture, and Language, 2(2). https://journal.trunojoyo.ac.id/jscl
Ayu, D., Triwijayanti, K., Dewi, D., & Astiti, P. (2019). Peran dukungan sosial keluarga dan efikasi diri terhadap work life balance mahasiswa bekerja. Jurnal Psikologi Udayana, 6(2), 320-327.
Candra, Y. (2024). Hubungan insecurity dengan burnout pada karyawan outsourcing Job Pelindo Teluk Bayur Padang. Jurnal Ekobistek, 13(2), 42-47.
Darmawan, D., Rizki, Y., Puji, R., Eko, H., Gumilar, B., Dian, L., Pramayanti, I., Arsawan, W. E., Wicaksono, G., Faridatun, T., & Tanwir, N. (2024). Metode penelitian kuantitatif. CV Eureka Media Aksara.
Dewi, F., Anggraini, P., Ana, V., & Setyawati, V. (2022). Pembelajaran statistika menggunakan software SPSS untuk uji validitas dan reliabilitas. Jurnal Basicedu, 6(4), 6491-6504.
Prestiana, N. D. I., & Putri, T. X. A. (2013). Internal locus of control dan job insecurity terhadap burnout guru honorer. Soul Jurnal Ilmiah Psikologi, 6(1), 57-76.
Engko, C. (2008). Pengaruh kepuasan kerja terhadap kinerja individual dengan self esteem dan self efficacy sebagai variabel intervening. Jurnal Bisnis dan Akuntansi, 10(1), 1-12.
Etehadi, B., & Karatepe, O. M. (2019). The impact of job insecurity on hotel employee outcomes: The mediating role of self efficacy. Journal of Hospitality Marketing and Management, 28(6), 665-689. doi:10.1080/19368623.2019.1556768
Greenhalgh, L., & Rosenblatt, Z. (1984). Job insecurity toward conceptual clarity. Academy of Management Review, 9(3), 438-448. doi:10.5465/amr.1984.4279673
Hanapi, I., & Agung, I. M. (2018). Dukungan sosial teman sebaya dan self efficacy dalam penyelesaian skripsi. Jurnal RAP, 9(1), 37-45.
Idrus, S. (2014). Pengaruh self efficacy terhadap burnout pramuwisata. Media Bina Ilmiah, 8(6), 88-93.
Maslach, C., & Leiter, M. P. (2016). Understanding the burnout experience. World Psychiatry, 15(2), 103-111. doi:10.1002/wps.20311
Muflihah, L., & Savira, S. I. (2021). Pengaruh persepsi dukungan sosial terhadap burnout akademik. Character Jurnal Penelitian Psikologi, 8(2), 201-212.
Musa, N., Fajrianthi, F., & Samian, S. (2024). Perceived supervisor support dan job insecurity dengan change engagement. Persona Jurnal Psikologi Indonesia, 12(1), 69-84. doi:10.30996/persona.v12i1.9514
Orpina, S., & Prahara, S. A. (2019). Self efficacy dan burnout akademik mahasiswa bekerja. Indonesian Journal of Educational Counseling, 3(2), 119-130.
Ratnasari, A. S. S. (2021). Pengaruh burnout dan job insecurity terhadap turnover intention salesman. Jurnal Keuangan dan Bisnis, 19(2), 1-23.
Redityani, N. L. P. A., & Susilawati, L. K. P. A. (2021). Peran resiliensi dan dukungan sosial terhadap burnout mahasiswa kedokteran. Jurnal Psikologi Udayana, 8(1), 86-94.
Yulianto, H. (2020). Maslach Burnout Inventory Human Services Survey versi Indonesia. Jurnal Pengukuran Psikologi dan Pendidikan Indonesia, 9(1), 19-29. doi:10.15408/jp3i.v9i1.13329



Template