Pelaksanaan Program Dana Kemitraan Peningkatan Teknologi Industri oleh Kementerian Perindustrian

Authors

  • Amirullah Amirullah Institut Pemerintahan Dalam Negeri, Jakarta
  • Muhadam Labolo Institut Pemerintahan Dalam Negeri, Jakarta
  • Dyah Poespita Ernawati Institut Pemerintahan Dalam Negeri, Jakarta

DOI:

https://doi.org/10.37385/ceej.v7i1.10102

Keywords:

Program DAPATI; Implementasi kebijakan; Industri Kecil dan Menengah (IKM); Fasilitasi teknologi industri; Model Grindle.

Abstract

Program Dana Kemitraan Peningkatan Teknologi Industri (DAPATI) merupakan salah satu fasilitas yang diselenggarakan oleh Pusat Optimalisasi Pemanfaatan Teknologi Industri dan Jasa Industri (POPTIKJI) pada Badan Standardisasi dan Kebijakan Jasa Industri (BSKJI) Kementerian Perindustrian (Kemenperin) dalam rangka untuk meningkatkan produktivitas dan daya saing Industri Kecil dan Menengah (IKM). Namun, dalam pelaksanaannya terdapat kendala dan hambatan administratif maupun teknis. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan dan menganalisis pelaksanaan Program DAPATI, mengidentifikasi kendala dan/atau hambatan yang dihadapi, dan merumuskan upaya untuk memperkuat pelaksanaannya. Kerangka analisis menggunakan model implementasi kebijakan Merilee S. Grindle yang memandang keberhasilan program dari dimensi isi kebijakan dan konteks implementasi. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Data dikumpulkan melalui wawancara dari beberapa informan yang bertugas di Kementerian Perindustrian dan IKM penerima fasilitas DAPATI serta telaah dokumen. Data dianalisis melalui tahapan mengkode data, mengkategorisasi data, dan tematisasi data dengan bantuan perangkat lunak ATLAS.ti. Hasil penelitian menunjukkan bahwa DAPATI telah memberikan manfaat nyata bagi IKM melalui bantuan konsultansi dan pendampingan teknis, tetapi pelaksanaannya masih terkendala oleh posisi program dalam struktur kebijakan dan penganggaran, tata kelola administratif, kapasitas pelaksana program, serta karakteristik IKM. Untuk memperkuat program, diperlukan penguatan posisi DAPATI dalam dokumen perencanaan dan kinerja Kemenperin, sinergi kelembagaan lintas unit dan pemerintah daerah, peningkatan kapasitas SDM Balai dan IKM, serta pengembangan sistem informasi dan monitoring evaluasi yang lebih komprehensif. Temuan ini diharapkan menjadi masukan untuk pengembangan program dan pengembangan IKM di Indonesia.

Downloads

Published

2026-01-27

How to Cite

Amirullah, A., Labolo, M., & Ernawati, D. P. (2026). Pelaksanaan Program Dana Kemitraan Peningkatan Teknologi Industri oleh Kementerian Perindustrian. Community Engagement and Emergence Journal (CEEJ), 7(1), 539–553. https://doi.org/10.37385/ceej.v7i1.10102