Self-acceptance pada pria homoseksual dengan HIV positif: Sebuah studi fenomenologis
DOI:
https://doi.org/10.37385/ceej.v7i1.10107Keywords:
Self-acceptance, Homoseksual, HIVAbstract
Penelitian ini bertujuan untuk memahami proses self-acceptance pada pria homoseksual dengan human immunodeficiency virus (HIV) positif berdasarkan perspektif humanistik Carl Rogers. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan fenomenologi untuk menggali makna pengalaman subjek secara mendalam. Partisipan penelitian diperoleh melalui teknik snowball sampling, dan data dikumpulkan dengan wawancara semi-terstruktur. Analisis data dilakukan menggunakan model interaktif dari Miles dan Huberman yang meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan empat tema utama, yaitu: (1) kesadaran dan pemahaman diri, (2) penerimaan diri tanpa syarat, (3) relasi sehat dan penerimaan sosial, dan (4) aktualisasi diri serta tanggung jawab. Keempat tema ini menggambarkan dinamika psikologis individu dalam menerima identitas diri dan kondisi kesehatan mereka secara utuh. Penelitian ini memperluas teori Rogers dengan menemukan unsur kebaruan seperti self-compassion, boundary setting, optimism, dan coping diri yang menunjukkan bentuk adaptasi psikososial modern pada individu dengan HIV positif. Hasil ini diharapkan dapat menjadi dasar pengembangan intervensi psikososial berbasis self-acceptance dan empati bagi individu yang menghadapi stigma ganda di masyarakat.
References
Adlu, K., Mubina, N., & Leometa, C. H. (2024). Menggali pengaruh dukungan sosial terhadap quarter life crisis pada emerging adulthood di Indonesia. GUIDENA: Jurnal Ilmu Pendidikan, Psikologi, Bimbingan dan Konseling, 14(4), 779–788. https://doi.org/10.24127/gdn.v14i4.11014
Allen, A. B., & Leary, M. R. (2010). Self-compassion, stress, and coping. Social and Personality Psychology Compass, 4(2), 107–118. https://doi.org/10.1111/j.1751-9004.2009.00246.x
Aryastuti, N., Febriani, C. A., & Perdana, A. A. (2019). Perilaku seksual berisiko pada kelompok homoseksual di Kota Bandar Lampung. Jurnal Dunia Kesmas, 8(3), 289–296.
Creswell, J. W. (2018). Qualitative inquiry and research design: Choosing among five approaches (4th ed.). SAGE Publications.
Fauk, N. K., Merry, M. S., Siri, T. A., Mwanri, L., & Ward, P. R. (2021). Structural, personal, and socio-environmental determinants of HIV transmission among transgender women in Indonesia. International Journal of Environmental Research and Public Health, 18(11), 5814. https://doi.org/10.3390/ijerph18115814
House, J. S. (1981). Work stress and social support. Addison-Wesley.
Insani, R. L. K. (2024). Studi fenomenologi: Pengalaman orang dengan HIV/AIDS (ODHA) laki-laki yang berhubungan seks dengan laki-laki dalam menghadapi double stigma di kelompok dukungan sebaya Arjuna Plus Semarang [Skripsi/tesis tidak dipublikasikan].
Kvale, S. (1996). Interviews: An introduction to qualitative research interviewing. SAGE Publications.
Lazarus, R. S., & Folkman, S. (1984). Stress, appraisal, and coping. Springer Publishing Company.
Lincoln, Y. S., & Guba, E. G. (1985). Naturalistic inquiry. SAGE Publications.
Miles, M. B., Huberman, A. M., & Saldaña, J. (2014). Qualitative data analysis: A methods sourcebook (3rd ed.). SAGE Publications.
Moleong, L. J. (2017). Metodologi penelitian kualitatif. Remaja Rosdakarya.
Neff, K. D. (2003). Self-compassion: An alternative conceptualization of a healthy attitude toward oneself. Self and Identity, 2(2), 85–101. https://doi.org/10.1080/15298860309032
Noy, C. (2008). Sampling knowledge: The hermeneutics of snowball sampling in qualitative research. International Journal of Social Research Methodology, 11(4), 327–344.
Orben, A., Tomova, L., & Blakemore, S. J. (2020). The effects of social deprivation on adolescent development and mental health. The Lancet Child and Adolescent Health, 4(8), 634–640. https://doi.org/10.1016/S2352-4642(20)30186-3
Petronio, S. (2002). Boundaries of privacy: Dialectics of disclosure. State University of New York Press.
Rogers, C. R. (1961). On becoming a person: A therapist’s view of psychotherapy. Houghton Mifflin.
Seligman, M. E. P. (2006). Learned optimism: How to change your mind and your life. Vintage Books.
UNAIDS. (2025, February 24). Status of HIV programmes in Indonesia. Joint United Nations Programme on HIV/AIDS.



Template