Integrasi Nilai Islam Dalam Pembentukan Identitas Santri Tingkat Akhir: Studi Kualitatif Di Pondok Pesantren Modern Islam Assalaam
DOI:
https://doi.org/10.37385/ceej.v7i1.10133Keywords:
identitas santri, pesantren modern, internalisasi nilai IslamAbstract
Penelitian ini bertujuan untuk memahami proses pembentukan identitas santri tingkat akhir di Pondok Pesantren Modern Islam Assalaam melalui internalisasi nilai Islam, dinamika kehidupan berasrama, serta pendampingan pembina. Menggunakan pendekatan kualitatif studi kasus, data diperoleh melalui wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi terhadap santri kelas XII serta para pembina. Hasil penelitian menunjukkan bahwa santri tingkat akhir berada pada fase pencarian identitas yang kompleks, ditandai oleh pergulatan antara tuntutan akademik, tanggung jawab sosial, dan orientasi masa depan. Lingkungan pesantren berkontribusi signifikan melalui rutinitas ibadah, disiplin, hubungan sosial, serta peran-peran kepemimpinan yang diberikan kepada santri senior. Selain itu, pembina berperan penting dalam memberikan arahan, dukungan emosional, dan penguatan spiritual sehingga membantu santri menata kembali arah hidup dan nilai diri mereka. Secara keseluruhan, penelitian ini menegaskan bahwa pesantren modern merupakan ekosistem pendidikan yang efektif dalam membentuk identitas religius, moral, dan psikososial santri secara komprehensif.



Template