Dari Kapasitas Ke Kinerja: Strategi Penguatan Kompetensi Pegawai Di UPTD Pengelola Pendapatan Daerah Badan Pengelolaan Keuangan Dan Pendapatan Daerah (BPKPD) Kota Sukabumi
DOI:
https://doi.org/10.37385/ceej.v7i1.10136Keywords:
Kompetensi, Rencana Pengembangan Individu, ASNAbstract
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tingkat kompetensi pegawai, mengidentifikasi hambatan pengembangan kompetensi, serta merumuskan strategi peningkatan kompetensi aparatur di Unit Pelayanan Teknis Daerah (UPTD) Pengelola Pendapatan Daerah BPKPD Kota Sukabumi. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara mendalam, observasi, dan telaah dokumen. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kompetensi pegawai belum berkembang secara optimal. Pada dimensi pengetahuan, ditemukan ketidaksesuaian latar belakang pendidikan dengan tuntutan jabatan serta rendahnya penguasaan aspek teknis pengelolaan pendapatan daerah. Dimensi keterampilan menunjukkan keterbatasan dalam penguasaan teknologi informasi, akuntansi, dan komunikasi kerja. Sementara itu, pada dimensi perilaku kerja, terdapat variasi tingkat disiplin dan etos kerja yang dipengaruhi oleh perbedaan generasi pegawai serta tingginya beban kerja. Hambatan pengembangan kompetensi mencakup keterbatasan jumlah pegawai, alokasi anggaran yang belum memadai, materi pelatihan yang kurang relevan dengan kebutuhan jabatan, serta dinamika regulasi dan meningkatnya tuntutan masyarakat terhadap kualitas pelayanan publik. Berdasarkan temuan tersebut, penelitian ini merumuskan strategi peningkatan kompetensi pegawai melalui lima tahapan sistematis, yaitu dengan cara melakukan: (1) identifikasi kompetensi inti melalui penyusunan Standar Kompetensi Jabatan (SKJ) yang selaras dengan visi dan misi organisasi; (2) penilaian kompetensi aktual melalui asesmen berbasis indikator perilaku; (3) penyusunan Rencana Pengembangan Individual untuk menutup kesenjangan kompetensi; (4) implementasi program pengembangan melalui pelatihan teknis dan non-teknis, coaching, mentoring, serta rotasi jabatan; dan (5) evaluasi serta pemberian umpan balik secara berkelanjutan. Implementasi strategi ini diharapkan mampu memperkuat kapasitas aparatur UPTD dalam mendukung pengelolaan pendapatan daerah dan mewujudkan pelayanan publik yang profesional dan berkinerja tinggi.
References
Abdussamad, Z. (2021). Metode penelitian kualitatif. Makassar: CV Syakir Media Press.
Ajabar. (2020). Manajemen sumber daya manusia. Yogyakarta: Deepublish.
Boyatzis, R. E. (2008). Competencies in the 21st century. Journal of Management Development. https://doi.org/10.1108/02621710810840730
Brockmann, M., Clarke, L., Méhaut, P., & Winch, C. (2008). Competence-based vocational education and training the cases of England and France in a European perspective. European Journal of Education, 43, 227–244. https://doi.org/10.1007/s12186-008-9013-2
Bukhari, & Pasaribu, S. E. (2019). Pengaruh motivasi, kompetensi dan lingkungan kerja terhadap kinerja pegawai. Maneggio Jurnal Ilmiah Magister Manajemen, 2(1), 89–103. https://doi.org/10.30596/maneggio.v2i1.3365
Carmeli, A. (2004). Strategic human capital and the performance of public sector organizations. Scandinavian Journal of Management, 20(4). https://doi.org/10.1016/j.scaman.2003.11.003
Damingun. (2017). Pengembangan sumber daya manusia berbasis kompetensi.
Dessler, G. (2003). Manajemen sumber daya manusia jilid 2. Jakarta: Indeks.
Dewi, I. P. (2019). Individual development plan dalam pengembangan kompetensi ASN. Jakarta: Badan Kepegawaian Negara.
Dubois, D. D., & Rothwell, W. J. (2004). Competency-based human resource management. USA: Davies-Black Publishing.
Falilah, & Wahyono. (2019). Pengaruh budaya organisasi, motivasi, dan kompetensi terhadap kinerja pegawai. Economic Education Analysis Journal, 8(3), 898–910. https://doi.org/10.15294/eeaj.v8i3.35006
Fitriani, D., Ramdhan, D., & Hapsari, A. (2024). Strategi peningkatan kompetensi calon pekerja migran Indonesia. Masyarakat Indonesia, 49(2), 191–202. https://doi.org/10.14203/jmi.v49i2.1367
Haryoko, S., Bahtiar, & Arwadi, F. (2020). Analisis data penelitian kualitatif konsep teknik dan prosedur analisis. Makassar: Badan Penerbit UNM.
Marniati. (2020). Manajemen sumber daya manusia. Jakarta: Raja Grafindo Persada.
Marnis, P. (2008). Manajemen sumber daya manusia. Sidoarjo: Zifatama Publisher.
Moleong, L. J. (2021). Metodologi penelitian kualitatif. Bandung: Remaja Rosdakarya.
Mujiastuti, R., Meilina, P., & Pramudiaji, A. I. (2017). Penggunaan metode AHP dalam menentukan individual development plan untuk mengukur kompetensi teknis pekerja. Jurnal Sistem Informasi, 7(2), 1–10. https://jurnal.umj.ac.id/index.php/just-it/article/view/1069
Murdiyanto, E. (2020). Metode penelitian kualitatif teori dan aplikasi. Yogyakarta: LPPM UPN Veteran Yogyakarta.
Nardo, R., Purnamasari, W., Latupapua, C. V., Nurbawani, A., Jaya, A., Pentury, G. M., Wairisal, P. L., Albyn, D. F., Paringsih, Pratiwi, R., Risambessy, A., & Nurhayati, S. (2020). Human capital management. Bandung: Media Sains Indonesia.
Ningsih, S. (2017). Pengaruh kejenuhan kerja, beban kerja, dan konflik kerja terhadap motivasi kerja perawat. Jurnal Ilmu Administrasi, 4(1), 495–509.
Nurhayati, Y. (2018). Penerapan model Kirkpatrick untuk evaluasi program diklat teknis substantif. Andragogi Jurnal Diklat Teknis Pendidikan dan Keagamaan, 6(2), 170–187. https://doi.org/10.36052/andragogi.v6i2.63
Park, S. (2019). Employee adaptive performance and its antecedents review and synthesis. Human Resource Development Review, 18, 294–324. https://doi.org/10.1177/1534484319836315
Rizqi, M., & Kuswinarno, M. (2024). Pelatihan dan pengembangan di era digital studi literatur. Jurnal Manajemen, 2(11).
Rohayatin, O. T., Warsito, T., & Pribadi, U. (2017). Faktor penyebab belum optimalnya kualitas pelayanan publik. Caraka Prabu, 1(1), 22–36.
Sarah, Y., & Mubarak, A. (2022). Implementasi strategi peningkatan kompetensi sumber daya aparatur. Publicness Journal of Public Administration Studies, 1(2), 143–149. https://doi.org/10.24036/publicness.v1i2.19
Setiabudi, D., & Anggraini, D. (2021). Strategi pengembangan kompetensi pegawai di Bappenas. International Journal of Social and Public Administration, 1(1), 1–11.
Seto, A. A., Febrian, W. D., Mon, M. D., Senoaji, Kusumawardhani, N., Rusman, I. R., & Arifin. (2023). Manajemen sumber daya manusia. Sumatera Barat: Global Eksekutif Teknologi.
Sopacua, E., & Budijanto, D. (2007). Evaluasi empat tahap Kirkpatrick sebagai alat evaluasi pasca pelatihan. Buletin Penelitian Sistem Kesehatan.
Spencer, L. M., & Spencer, S. M. (1993). Competence at work. New York: John Wiley and Sons.
Sugiyono. (2013). Metode penelitian kuantitatif kualitatif dan R&D. Bandung: Alfabeta.
Suparyadi. (2015). Manajemen sumber daya manusia berbasis kompetensi. Yogyakarta: Andi Offset.
Trisdiana, R., Sutrisna, A., & Karmila, M. (2023). Pengaruh kompetensi dan disiplin kerja terhadap kinerja karyawan. Jurnal Riset Manajemen dan Akuntansi, 3(2), 67–78. https://doi.org/10.55606/jurima.v3i2.2241
Utami, R. A., & Nuhung, M. (2018). Pengaruh kompetensi human capital dan disiplin kerja terhadap kinerja ASN. Competitiveness, 7(2), 136–148.
Wardhana. (2024). Pengertian strategi dan kebijakan dalam bisnis. https://www.researchgate.net/publication/382064818
Yatminiwati, M. (2019). Manajemen strategi buku ajar perkuliahan. Lumajang: Widya Gama Press.



Template