Peran AI dalam Membangun Workplace Spirituality pada Pekerja Remote
DOI:
https://doi.org/10.37385/ceej.v7i1.10137Keywords:
Artificial Intelligence, Workplace Spirituality, Pekerja RemoteAbstract
Pengaplikasian Artificial Intelligence (AI) dalam praktik kerja remote mengubah cara pekerja memaknai pekerjaannya. AI berpotensi melemahkan atau memperkuat pengalaman Workplace Spirituality (WPS) pada pekerja remote. Penelitian ini menggunakan pendekatan fenomenologi untuk mendalami pengalaman WPS dan mengidentifikasi praktik AI yang berpotensi memperkuat atau melemahkan WPS pada pekerja remote. Pengumpulan data melalui survei untuk mendapatkan informan kunci. Selanjutnya, dilakukan wawancara mendalam terhadap delapan informan kunci dari sektor jasa di Indonesia. Analisis data menggunakan metode analisis tematik dengan bantuan software Nvivo 15. Temuan penelitian menunjukan WPS secara utuh dibentuk melalui aspek kehidupan batin, rasa bermakna, kebersamaan tim, keselarasan nilai, transendensi, dan tanggung jawab. AI memperkuat WPS melalui peran otomatisasi tugas repetitif, efisiensi kerja, dan fasilitasi kolaborasi yang memberi ruang refleksi. Sebaliknya AI melemahkan WPS ketika menggantikan interaksi manusia, mengurangi otonomi, dan menimbulkan ketidakadilan, serta isolasi sosial sehingga muncul kasus perundungan dan ancaman.



Template