Pengaruh Financial Technology, Good Corporate Governance, dan Efisiensi Operasional Terhadap Kinerja Keuangan Bank Umum Syariah Di Indonesia
DOI:
https://doi.org/10.37385/ceej.v7i2.10253Keywords:
BOPO, Efisiensi Operasional, FinTech, GCG, Kinerja KeuanganAbstract
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh financial technology, good corporate governance, dan efisiensi operasional terhadap kinerja keuangan Bank Umum Syariah di Indonesia. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif asosiatif dengan populasi 14 bank syariah yang terdaftar di BEI pada 2021–2023, dan sampel enam bank terpilih melalui purposive sampling. Data sekunder diperoleh dari laporan keuangan, laporan GCG, situs resmi bank, dan literatur terkait. Variabel dependen adalah kinerja keuangan (ROA, ROE, NPL), sedangkan variabel independen meliputi financial technology, good corporate governance (kepemilikan institusional dan manajerial), dan efisiensi operasional (BOPO). Analisis dilakukan menggunakan regresi data panel setelah uji asumsi klasik dan pemilihan model regresi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa financial technology berpengaruh positif namun tidak signifikan terhadap ROA dan ROE serta negatif tidak signifikan terhadap NPL; good corporate governance dengan kepemilikan institusional berpengaruh positif signifikan terhadap ROA namun negatif tidak signifikan terhadap ROE dan NPL; efisiensi operasional (BOPO) berpengaruh negatif signifikan terhadap ROA dan ROE serta positif tidak signifikan terhadap NPL. Penelitian ini menyarankan pengembangan FinTech, penguatan GCG, dan peningkatan efisiensi operasional untuk meningkatkan kinerja keuangan bank syariah.



Template