Sinergi Pesantren Dan Perbankan: Model Hybrid-Adaptive Partnership Dalam Revitalisasi Ekonomi Di Pondok Pesantren Assalafie Babakan Cirebon

Authors

  • Irsad Irsad Universitas Islam Negeri Siber Syekh Nurjati Cirebon

DOI:

https://doi.org/10.37385/ceej.v7i4.10607

Keywords:

Sinergi Pesantren dan Perbankan, Hybrid-Adaptive Partnership, Revitalisasi Ekonomi Pesantren

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis revitalisasi ekonomi pesantren melalui sinergi strategis antara Pondok Pesantren Assalafie dan Lembaga Keuangan Syariah (LKS) dalam kerangka model Hybrid-Adaptive Partnership. Pendekatan yang digunakan adalah kualitatif dengan desain studi kasus deskriptif-eksploratif. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi partisipatif, dan studi dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan teknik thematic analysis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pesantren berada pada fase transisi dari pengelolaan ekonomi tradisional menuju manajemen semi-profesional. Aktivitas ekonomi diposisikan sebagai strategi institusional (wasilah) untuk menjaga independensi pendidikan (ghayah) melalui pengelolaan 19–20 unit usaha di bawah Badan Usaha Milik Pesantren Assalafie (BUMPA). Dukungan captive market lebih dari 2.000 santri serta inovasi manajemen likuiditas melalui skema float fund mampu menopang sekitar 30–40% biaya operasional non-gaji. Namun, kolaborasi dengan LKS menghadapi hambatan struktural berupa status tanah wakaf yang tidak dapat diagunkan serta tantangan kultural seperti tax phobia dan skeptisisme terhadap akad perbankan syariah. Sebagai solusi, penelitian ini merumuskan model Hybrid-Adaptive Partnership yang bertumpu pada tiga pilar: rekayasa kelembagaan melalui pola executing linkage koperasi, integrasi sistem pembayaran digital dua tingkat (Kartu Santri–Virtual Account/QRIS), serta inovasi produk pembiayaan sektoral seperti skema Musyarakah Yarnen dan Supply Chain Financing. Model ini dinilai efektif dan inklusif dalam menjembatani rigiditas perbankan dengan fleksibilitas kultur pesantren, sekaligus menciptakan multiplier effect bagi pemberdayaan ekonomi masyarakat sekitar. Penelitian ini berkontribusi pada pengembangan model kolaborasi ekonomi pesantren yang adaptif, berkelanjutan, dan berbasis prinsip syariah.

References

Apriliza, I. (2025). Strategi Pengelolaan Pembiyaan Pondok Pesantren. Jurnal Tahsinia, 6(10), 1522–1535. https://doi.org/10.57171/bhbrvt05

Arisandi, D., Rahmat, R. F., Seniman, & Sawaluddin. (2021). Financial management efficiency of islamic boarding school based on information technology. ABDIMAS TALENTA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 6(1), 52–59. https://doi.org/10.32734/abdimastalenta.v6i1.5107

Ayu, K., & Azzak, M. A. (2024). Landasan Filosofi Pemikiran Ekonomi Syariah: Maslahah Sebagai Prinsip Ekonomi Syariah. Hamalatul Qur’an: Jurnal Ilmu Ilmu Alqur’an, 5(2), 815–822.

Azizah, S. N., & Fitriyani, Y. (2018). Model pengembangan ekonomi pesantren Berbasis kearifan lokal: Studi kasus Ponpes Sidogiri. Proceeding of Conference on Islamic Management, Accounting, and Economics, 68–76.

Bakhri, S. (2025). Implementasi Good Governance dalam Pengelolaan Wakaf Lembaga: Studi Kasus pada Lembaga LKAF Sidogiri. Idarotuna: Journal of Administrative Science, 6(2), 311–326. https://doi.org/10.54471/idarotuna.v6i2.169

Barroroh, B. A., Hs, A. F. H., & Dahlia, D. (2025). Inovasi Manajemen Keuangan Berbasis Smart Card (SIC) sebagai Mekanisme Behavioral Control dalam Pembentukan Kedisiplinan Santri: Smart Card (SIC)-Based Financial Management Innovation as a Behavioral Control Mechanism in Developing Student Discipline. Edu Cendikia: Jurnal Ilmiah Kependidikan, 5(03), 1094–1108. https://doi.org/10.47709/educendikia.v5i03.7437

Hidayat, S., & Makhrus, M. (2021). Peranan Bank Wakaf Mikro dalam Pemberdayaan Ekonomi Masyarakat di Purwokerto. Jurnal Ilmiah Ekonomi Islam, 7(2), 577–586. https://doi.org/10.29040/jiei.v7i2.2249

Kasudin, K., Maryati, T., Rusmalawati, E., Hilmi, M., & Duriyat, M. (2024). Manajemen Pendidikan Pesantren: Penerapan Strategi Pengembangan Ekonomi di Pondok Pesantren Gontor. JEID: Journal of Educational Integration and Development, 4(4), 258–270. https://doi.org/10.55868/jeid.v4i4.367

Khoeron, K., Maftuhah, M., Tobroni, T., & Faridi, F. (2025). Tranformasi Kelembagaan Pesantren Tremas Adaptasi dan Inovasi di Era Digital. PROGRESSA: Journal of Islamic Religious Instruction, 9(1), 63–76. https://doi.org/10.32616/pgr.v9.1.501.63-76

Masithoh, A. D., Rakshanda, N., Alawiyah, R., Solihin, M. A., & N, D. P. C. (2025). Sumber Daya Ekonomi Pesantren Dalam Mewujudkan Kemandirian Pesantren Ponpes Al-Barokah An-Nur Khumairoh Jember. Menulis: Jurnal Penelitian Nusantara, 1(6), 182–188. https://doi.org/10.59435/menulis.v1i6.342

Misbah, A. (2024). Model manajemen keuangan syariah di pesantren: Meningkatkan kemandirian ekonomi lembaga pendidikan Islam di era digital. Nidhomiyyah: Jurnal Manajemen Pendidikan Islam, 5(2), 166–184.

Munawaroh, S. (2024). Efektivitas Pemberdayaan Ekonomi Melalui Program Pembiayaan Dan Pendampingan Lkm Syariah Bank Wakaf Mikro Dalam Meningkatkan Ekonomi Masyarakat Di Lingkungan Pesantren (Studi Kasus LKM Syariah Bank Wakaf Mikro Minhadlul ‘Ulum Pesawaran Lampung) [Masters, IAIN Metro]. https://repository.metrouniv.ac.id/id/eprint/9621/

Nasrullah, M. B., Qolyubi, I., Tastaftiyan, H., Mahbub, M. R., & Rofiqi, A. (2025). Sumber Daya Perencanaan Ekonomi Pesantren: Study Kasus Pondok Pesantren An-Nur Probolinggo. Menulis: Jurnal Penelitian Nusantara, 1(6), 524–530. https://doi.org/10.59435/menulis.v1i6.385

Nasywa, A. Z., & Lahuri, S. B. (2025). Teknologi Blockchain sebagai Upaya Akuntabilitas Wakaf. SOSMANIORA: Jurnal Ilmu Sosial Dan Humaniora, 4(1), 99–110. https://doi.org/10.55123/sosmaniora.v4i1.4964

Pramono, N. H., & Wahyuni, A. N. (2021). Strategi Inovasi dan Kolaborasi Bank Wakaf Mikro Syariah dan Umkm Indonesia di Era Digital. Jurnal Ilmiah Ekonomi Islam, 7(1), 183–194. https://doi.org/10.29040/jiei.v7i1.1749

Putri, I. S., & Friantin, S. H. E. (2021). Dampak Fintech Syariah Dalam Meningkatkan Keuangan Inklusif Pada UMKM Di Indonesia. BHIRAWA, 6(1), 47–54.

Qizam, I., Berakon, I., & Ali, H. (2025). The role of halal value chain, Sharia financial inclusion, and digital economy in socio-economic transformation: A study of Islamic boarding schools in Indonesia. Journal of Islamic Marketing, 16(3), 810–840. https://doi.org/10.1108/JIMA-03-2024-0108

Sapriadi, N. R., Majid, J., & Shadriyah, S. (2024). Sistem Pengelolaan Dana Berkelanjutan Berbasis Kemandirian Ekonomi di Pesantren An Nahdliyin Lerang. Islamic Banking and Finance, 4(2), 588–605.

Sugari, D., Hilalludin, H., & Maryani, E. D. (2025). Perbedaan Pesantren Tradisional Dan Pesantren Modern Di Indonesia. Jurnal Ar-Ruhul Ilmi: Jurnal Pendidikan dan Pemikiran Islam, 1(01), 30–46.

Wanto, W. (2025). Peran Pesantren dalam Pembentukan Karakter Religius di Kalangan Remaja Milenial (Studi Konseptual di Pondok Pesantren Sunan Drajat Lamongan). Al Wajiz: Journal of Sharia and Economics Studies, 1(1), 21–30.

Wibowo, F. U., Hasanah, I., & Musthofa, K. (2025). Pengaruh Literasi Keuangan Syariah Dan Emosional Terhadap Keputusan Masyarakat Menabung Pada Bank Syariah Di Kota Banjarmasin. Jurnal Tabarru: Islamic Banking and Finance, 8(1), 29–44. https://doi.org/10.25299/jtb.2025.vol8(1).18896

Downloads

Published

2026-03-17

How to Cite

Irsad, I. (2026). Sinergi Pesantren Dan Perbankan: Model Hybrid-Adaptive Partnership Dalam Revitalisasi Ekonomi Di Pondok Pesantren Assalafie Babakan Cirebon. Community Engagement and Emergence Journal (CEEJ), 7(4), 2498–2506. https://doi.org/10.37385/ceej.v7i4.10607