Konsep Strategi TNI Angkatan Laut Guna Menghadapi Ancaman di Laut Arafuru dalam Rangka Penguatan Keamanan Nasional

Authors

  • Ruben Tabuni Sekolah Staf dan Komando Angkatan Laut
  • M.B. Pandjaitan Sekolah Staf dan Komando TNI Angkatan Laut
  • Ade Toshio Fadly Sekolah Staf dan Komando TNI Angkatan Laut

DOI:

https://doi.org/10.37385/ceej.v7i5.10915

Keywords:

Strategi TNI AL, Keamanan Maritim, Laut Arafuru

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis konsep strategi TNI Angkatan Laut dalam menghadapi ancaman di Laut Arafuru guna memperkuat keamanan nasional. Metode yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan pendekatan studi kasus melalui wawancara, observasi, dan analisis dokumen. Analisis data dilakukan menggunakan model Miles dan Huberman serta bantuan NVivo 15, dilengkapi analisis SWOT. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi TNI AL perlu difokuskan pada pendekatan berbasis risiko melalui peningkatan kesiapan alutsista dan pembangunan pangkalan strategis untuk mengatasi keterbatasan pengawasan. Adopsi teknologi maritim modern seperti UAV, satelit, radar, dan kecerdasan buatan terbukti meningkatkan kemampuan deteksi dini secara signifikan. Selain itu, sinergitas antar instansi menjadi faktor kunci sebagai force multiplier dalam meningkatkan efektivitas pengamanan. Secara komprehensif, strategi TNI AL dibangun atas tiga pilar utama, yaitu penguatan alutsista dan pangkalan, peningkatan sinergi lintas lembaga, serta akselerasi modernisasi teknologi maritim. Temuan ini menegaskan perlunya strategi proaktif dan terintegrasi untuk menghadapi dinamika ancaman di kawasan Laut Arafuru.

Downloads

Published

2026-04-30

How to Cite

Tabuni, R., Pandjaitan, M., & Fadly, A. T. (2026). Konsep Strategi TNI Angkatan Laut Guna Menghadapi Ancaman di Laut Arafuru dalam Rangka Penguatan Keamanan Nasional. Community Engagement and Emergence Journal (CEEJ), 7(5), 3728–3747. https://doi.org/10.37385/ceej.v7i5.10915