Kesiapan Untuk Berubah Menggunakan Adkar Model Pada Bank Pembangunan Daerah Sumatera Barat (Bank Nagari) Konversi Menjadi Bank Umum Syariah Dalam Aspek Sumber Daya Manusia
DOI:
https://doi.org/10.37385/ceej.v7i5.11023Keywords:
Readiness To Change, PLS-SEM, Budaya Organisasi, Kompetensi Teknis, Pelatihan, Transformasi Perbankan SyariahAbstract
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kesiapan perubahan (readiness to change) sumber daya manusia dalam proses konversi Bank Nagari menjadi Bank Umum Syariah. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain eksplanatori melalui metode survei cross-sectional terhadap 98 responden yang merupakan pegawai tetap Kantor Pusat Bank Nagari. Teknik pengambilan sampel menggunakan purposive sampling, sedangkan analisis data dilakukan dengan metode Partial Least Square–Structural Equation Modeling (PLS-SEM) menggunakan SmartPLS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengaruh variabel terhadap kesiapan perubahan bersifat dinamis pada setiap tahapan perubahan, yaitu pra, present, dan pasca. Peraturan internal berpengaruh signifikan pada tahap implementasi, budaya organisasi berpengaruh signifikan pada tahap pra dan pasca, serta dukungan manajemen berpengaruh signifikan pada tahap pasca perubahan. Kepemimpinan tidak menunjukkan pengaruh signifikan dan bahkan berdampak negatif pada tahap awal. Kompetensi teknis berpengaruh signifikan pada tahap pra dan implementasi, sedangkan pelatihan menjadi faktor paling dominan pada tahap pra perubahan. Secara simultan, seluruh variabel berpengaruh signifikan terhadap kesiapan perubahan dengan tingkat penjelasan model yang moderat hingga kuat. Temuan ini menunjukkan bahwa kesiapan perubahan merupakan konstruk multidimensional yang dipengaruhi oleh faktor struktural, teknis, manajerial, dan psikologis. Oleh karena itu, pengelolaan perubahan organisasi perlu dilakukan secara komprehensif dan berkelanjutan agar proses transformasi menuju perbankan syariah dapat berjalan secara efektif dan berjangka panjang.



Template