Pengaruh Digital Financial Literacy Dan Financial Technology Terhadap Sustainable Economic UMKM Di Kecamatan Medan Sunggal Dengan Kepercayaan Terhadap Fintech Sebagai Variabel Mediasi

Authors

  • Mhd Nazriel Ilham Effendy Universitas Prima Indonesia
  • Rafida Khairani Universitas Prima Indonesia
  • Okta Rosalinda Lumban Tobing Universitas Prima Indonesia
  • Sarah Salsabilah Universitas Prima Indonesia
  • Debbi Chyntia Ovami Universitas Muslim Nusantara Al-Washliyah

DOI:

https://doi.org/10.37385/ceej.v7i4.11060

Keywords:

Digital Financial Literacy, Financial Technology, Sustainable Economic, Kepercayaan Fintech

Abstract

Pesatnya perkembangan teknologi digital telah mendorong perubahan signifikan dalam kegiatan ekonomi, termasuk pada sektor UMKM, dengan membuka peluang baru melalui pemanfaatan media sosial, e-commerce, serta layanan keuangan digital guna meningkatkan daya saing dan keberlanjutan usaha. Namun demikian, tidak seluruh UMKM mampu beradaptasi secara optimal terhadap perkembangan tersebut karena masih terbatasnya literasi digital, akses terhadap teknologi, serta rendahnya tingkat kepercayaan terhadap layanan fintech. Kondisi ini menimbulkan kesenjangan kemampuan antar pelaku usaha dan berpotensi menghambat keberlanjutan ekonomi UMKM. Walaupun tingkat adopsi fintech secara nasional terus menunjukkan peningkatan, masih banyak UMKM yang mengalami kesulitan dalam memanfaatkan layanan keuangan digital. Hambatan tersebut disebabkan oleh rendahnya pemahaman, kendala teknis, serta kekhawatiran terhadap aspek keamanan, sehingga peluang peningkatan efisiensi, akses pembiayaan, dan pertumbuhan usaha belum dapat dimanfaatkan secara maksimal. Populasi dalam penelitian ini mencakup seluruh UMKM di Kecamatan Medan Sunggal yang terdaftar pada Badan Pusat Statistik tahun 2023, dengan jumlah sebanyak 3.324 UMKM. Penentuan jumlah sampel dilakukan menggunakan rumus Slovin dengan tingkat kepercayaan sebesar 90% dan margin of error sebesar 10%, sehingga diperoleh sampel sebanyak 97 UMKM. Teknik pengambilan sampel yang diterapkan adalah simple random sampling, yaitu pemilihan responden secara acak dari populasi penelitian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa literasi keuangan digital dan teknologi keuangan berpengaruh signifikan terhadap kepercayaan fintech dan keberlanjutan ekonomi UMKM di Kecamatan Medan Sunggal, baik secara langsung maupun melalui peran mediasi kepercayaan fintech. Kepercayaan terhadap fintech terbukti menjadi faktor kunci yang memperkuat pengaruh literasi keuangan digital dan pemanfaatan teknologi keuangan terhadap keberlanjutan ekonomi UMKM. Temuan penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi akademik, meningkatkan pemahaman serta kepercayaan pelaku UMKM terhadap fintech, serta menjadi bahan pertimbangan bagi pemerintah dan pemangku kepentingan dalam merancang kebijakan dan program pendukung, sekaligus menjadi referensi bagi penelitian selanjutnya.

References

Andini, R., & Satria, D. (2022). Metodologi Penelitian Kuantitatif untuk Ilmu Sosial dan Bisnis. Jakarta: Prenadamedia Group.

Andriani. (2021). Literasi Keuangan Digital dalam Era Ekonomi Modern. Jakarta: Salemba Empat.

Fathurrahman, A., & Cahyono, B. (2023). Teknik Penyusunan Instrumen Penelitian. Bandung: Alfabeta.

Gunarto. (2022). Keuangan Digital dan Inklusi Keuangan. Yogyakarta: Andi Offset.

Gunawan, A., Surya, R., & Lestari, M. (2023). Statistika Inferensial untuk Penelitian Sosial. Yogyakarta: Andi Offset.

Hartono, J., & Wibowo, S. (2023). Metodologi Penelitian Bisnis. Yogyakarta: BPFE.

Hartono. (2023). Ekonomi Berkelanjutan dan Pembangunan UMKM. Jakarta: Rajawali Pers.

Hertina. (2022). Adopsi Financial Technology pada UMKM. Bandung: Alfabeta.

Kurniawan, D., Putra, A., & Hidayat, R. (2024). Statistik Terapan dengan SPSS. Jakarta: Salemba Empat.

Kusuma, R., & Handayani, S. (2024). Analisis Regresi dan Pengujian Hipotesis. Bandung: Refika Aditama.

Kusuma. (2022). Kepercayaan Konsumen dalam Layanan Keuangan Digital. Malang: Media Nusa Creative.

Lestari. (2023). Literasi Keuangan Digital untuk UMKM. Jakarta: Prenadamedia Group.

Mahendra. (2024). Financial Technology dan Transformasi Sistem Keuangan. Bandung: Informatika.

Marcellina. (2024). Ekonomi Hijau dan Keberlanjutan Pembangunan. Yogyakarta: Deepublish.

Marzuki. (2023). Analisis Data Penelitian Kuantitatif. Jakarta: Rajawali Pers.

Nasution. (2023). Literasi Digital dan Strategi Pengembangan UMKM. Medan: USU Press.

Prasetya. (2023). Kesiapan Teknologi dan Keberlanjutan Usaha. Jakarta: Gramedia.

Prasetyo. (2021). Inovasi Financial Technology di Indonesia. Jakarta: Elex Media Komputindo.

Priyatno, D. (2022). SPSS: Analisis Statistik Data Lebih Cepat, Efektif, dan Akurat. Yogyakarta: Andi Offset.

Rahmadhani. (2021). Statistika Penelitian Ekonomi dan Bisnis. Medan: USU Press.

Ramadhani. (2024). Digitalisasi UMKM di Era Industri 4.0. Bandung: Refika Aditama.

Riyanto, S., & Hatmawan, A. (2020). Metode Riset Penelitian Kuantitatif. Yogyakarta: Deepublish.

Saputra. (2021). Konsep dan Implementasi Ekonomi Berkelanjutan. Jakarta: Bumi Aksara.

Setiawan, H. (2022). Uji Validitas dan Reliabilitas Instrumen Penelitian. Bandung: Alfabeta.

Siregar, S. (2024). Metode Statistik Multivariat dengan SPSS. Jakarta: Kencana.

Suhartono. (2022). Adaptasi UMKM terhadap Teknologi Digital. Yogyakarta: BPFE.

Terimajaya, B., Nugroho, E., & Santoso, D. (2024). Analisis Regresi Linier Berganda. Jakarta: Erlangga.

Wijaya. (2021). Keamanan dan Kepercayaan dalam Transaksi Digital. Jakarta: Erlangga.

Wulandari. (2021). Financial Technology dan Perilaku UMKM. Surabaya: Airlangga University Press.

Yohanes. (2024). Manajemen Risiko dalam Layanan Fintech. Jakarta: Mitra Wacana Media.

Yuliani. (2023). Inklusi Keuangan melalui Financial Technology. Bandung: Alfabeta.

Downloads

Published

2026-04-27

How to Cite

Effendy, M. N. I., Khairani, R., Tobing, O. R. L. ., Salsabilah, S., & Chyntia Ovami, D. (2026). Pengaruh Digital Financial Literacy Dan Financial Technology Terhadap Sustainable Economic UMKM Di Kecamatan Medan Sunggal Dengan Kepercayaan Terhadap Fintech Sebagai Variabel Mediasi. Community Engagement and Emergence Journal (CEEJ), 7(4), 3577–3593. https://doi.org/10.37385/ceej.v7i4.11060