Strategi Pengembangan Sentra Industri Tenun Kabupaten Tanah Datar
DOI:
https://doi.org/10.37385/ceej.v7i1.11440Keywords:
Industri Tenun, Sentra Industri, Strategi Pengembangan, Analisis Swot, Daya SaingAbstract
Industri kecil dan menengah (IKM) tenun merupakan salah satu sektor yang berpotensi meningkatkan perekonomian daerah sekaligus melestarikan warisan budaya lokal. Pemerintah Kabupaten Tanah Datar telah mengembangkan sentra industri tenun sebagai upaya memperkuat daya saing produk tenun. Namun, pemanfaatan sentra tersebut belum berjalan optimal sehingga diperlukan strategi pengembangan yang tepat. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kondisi internal dan eksternal sentra industri tenun serta merumuskan strategi pengembangannya. Penelitian menggunakan pendekatan deskriptif dengan metode analisis SWOT melalui identifikasi faktor kekuatan, kelemahan, peluang, dan ancaman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sentra industri tenun berada pada posisi kuadran I (Strength–Opportunity) yang menunjukkan kondisi internal yang relatif kuat dan peluang eksternal yang cukup besar. Oleh karena itu, strategi yang direkomendasikan adalah strategi agresif dengan memanfaatkan kekuatan untuk menangkap peluang yang ada. Strategi tersebut meliputi peningkatan kapasitas sumber daya manusia melalui regenerasi pengrajin, pengembangan inovasi dan diversifikasi produk tenun, penguatan pemasaran berbasis digital, serta peningkatan kemitraan dengan berbagai pemangku kepentingan. Implementasi strategi tersebut diharapkan mampu meningkatkan daya saing industri tenun serta memberikan kontribusi yang lebih besar terhadap perekonomian daerah.
References
Ananda, N. V., & Mutmainah, S. (2020). Analisis strategi peningkatan daya saing pengrajin kain tenun khas Pagatan Kabupaten Tanah Bumbu. JIEP: Jurnal Ilmu Ekonomi dan Pembangunan, 5(2), 706–722.
Arda, M. (2019). Meningkatkan keunggulan bersaing melalui analisis SWOT. Perwira: Jurnal Pendidikan Kewirausahaan Indonesia, 2(1), 1–10.
Harahap, R., & Simbolon, T. (2024). Strategi Penerapan Rencana Induk Pengembangan Ekonomi Kota Medan Sektor Pembangunan Sektor Pariwisata dan Pemberdayaan Koperasi dan UMKM. Bisnis-Net Jurnal Ekonomi dan Bisnis. https://doi.org/10.46576/bn.v7i2.4982.
Jayanto, Herman Dwi. 2018. Perencanaan Strategis Pengembangan Industri Kecil, dan Menengah (IKM) Unggulan dalam Menghadapi Masyarakat Ekonomi Asean. Malang. Universitas Brawijaya.
Kusuma, E. D., & Ramdani, D. (2023). Analisis SWOT sebagai strategi meningkatkan daya saing UMKM Hoki Souvenir. Cuan: Jurnal Kewirausahaan dan Manajemen Bisnis, 1(1), 12–20.
Kusumastuti, D., & Sutiyo. (2021). Penguatan kelembagaan IKM melalui pembentukan Sentra IKM Harmoni Semanggi Kota Surakarta sebagai upaya penguatan ekonomi kerakyatan [Laporan akhir]. Universitas Slamet Riyadi.
Lubis, P. S. I., & Salsabila, R. (2024). Peran UMKM (Usaha Mikro, Kecil, Dan Menengah) Dalam Meningkatkan Pembangunan Ekonomi Di Indonesia. MUQADDIMAH: Jurnal Ekonomi, Manajemen, Akuntansi Dan Bisnis, 2(2), 91-110.
Nenengsih, A. S. E. (2019). Strategi Pengembangan Industri Kerajinan Sulaman/Tenun Sumatera Barat Berbasis Sinergitas Multi-Stakeholders. Jurnal Menara Ekonomi: Penelitian dan Kajian Ilmiah Bidang Ekonomi, 5(3).
Porter, M. E. (2000). Economic Development Quarterly, 14(1), 15–34. https://doi.org/10.1177/089124240001400105
Rangkuti, F. (2006). Analisis SWOT: Teknik Membedah Kasus Bisnis. Jakarta: PT. Gramedia Pustaka Utama.
Riyanto, S., Azis, M. N. L., & Putera, A. R. (2021). Analisis SWOT sebagai penyusunan strategi organisasi. Bintang Pustaka Madani.
Saputra, E. (2019, 7 Desember). Pemkab Tanah Datar gali potensi dan pengembangan wisata daerah melalui dialog budaya. ANTARA. https://sumbar.antaranews.com/berita/311584/pemkab-tanah-datar-gali-potensi-dan-pengembangan-wisata-daerah-melalui-dialog-budaya
Saputra, E. (2023, 24 Juli). Pengrajin tenun di Tanah Datar dibekali manajemen mutu dan pengelolaan IKM. ANTARA. https://sumbar.antaranews.com/berita/575334/pengrajin-tenun-di-tanah-datar-dibekali-manajemen-mutu-dan-pengelolaan-ikm
Sari, I. A., Riniwati, H., & Harahab, N. (2015). Strategi Pemasaran Dalam Meningkatkan Volume Penjualan Pada Pt Hatni (Hasil Alam Tani Nelayan Indonesia) Di Desa Tlogosadang Kecamatan Paciran Kabupaten Lamongan Jawa Timur. ECSOFiM (Economic and Social of Fisheries and Marine Journal), 3(1).
Septiany, A., Wardani, A., Nurhayati, I. P., Atalia, L., Larasati, M., Resmaliana, R., & Loreza, V. (2023). Peran Klaster IKM Sentra Kerupuk Ikan Sei Lekop dalam Pembangunan Ekonomi. Jurnal Kajian dan Penelitian Umum, 1(6), 170-181.
Sunarsi, D. (2024). SWOT: Teori, implementasi, strategy. PT. Literasi Nusantara Abadi Grup.
Sutanto, K. (2004). Sentra industri Sebagai Pilihan Pembangunan Ekonomi Daerah. Jurnal Ekonomi Pembangunan: Kajian Masalah Ekonomi dan Pembangunan, 5, 109-117. https://doi.org/10.23917/jep.v5i1.4035.
Undang-Undang Nomor 3 Tahun 2014 tentang Perindustrian.
UU No. 20 Tahun 2008 tentang Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM).
Vega, N. C., & Balaria, F. E. (2019). An evaluation of MM Anupol poultry farm through SWOT analysis: An IFE and EFE matrix approach. International Journal of Advanced Engineering, Management and Science (IJAEMS), 5(1), 5–?. https://doi.org/10.22161/ijaems.5.1.2
Wulandari, C., & Zahra, M. H. A. (2024). Pengembangan Sentra Produksi Kain Tenun Tedunan Sebagai Upaya Membangun Perekonomian Desa Tedunan Yang Berkelanjutan. Jurnal Pengabdian, Riset, Kreativitas, Inovasi, Dan Teknologi Tepat Guna, 2(1), 188-97.
Yasmir, Y., Susanto, J., Anggraini, Z., & Dolly, F. (2025). Pemasaran Kreatif untuk Peningkatan Usaha Pelaku IKM dalam Mendorong Pertumbuhan Ekonomi Lokal. Jurnal Komunitas: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat. https://doi.org/10.31334/jks.v7i2.4117.
Template


