Pengaruh Employee Experience dan Psychological Safety Terhadap Retensi Talenta Generasi Z: Peran Work-Life Integration Sebagai Mediasi (Studi pada Karyawan di PT. Permodalan Nasional Madani Unit Mekaar Cabang Balikpapan)
DOI:
https://doi.org/10.37385/ceej.v7i1.11601Keywords:
Employee Experience, Psychological Safety, Work-Life Integration, Retensi Talenta Generasi ZAbstract
Retensi talenta Generasi Z menjadi tantangan penting bagi perusahaan karena karakteristik generasi ini yang cenderung dinamis dan memiliki tingkat mobilitas kerja yang tinggi. Oleh karenanya, perusahaan wajib memahami faktor-faktor yang dapat meningkatkan retensi karyawan Generasi Z. Studi ini tujuannya untuk menganalisa dampak Employee Experience dan Psychological Safety terhadap Retensi Talenta Generasi Z dengan Work-Life Integration sebagai variabel mediasi. Penelitian dilakukan pada karyawan PT. Permodalan Nasional Madani (PNM) Unit Mekaar Cabang Balikpapan menggunakan pendekatan kuantitatif melalui metode survei. Datanya dikumpulkan lewat kuesioner dan dianalisis berbantuan metode SEM menurut Partial Least Squares (PLS) dengan memakai perangkat lunak SmartPLS. Hasil penelitian memperlihatkan bahwasanya Psychological Safety pengaruhnya positif dan signifikan kepada Work-Life Integration. Selain itu, Employee Experience dan Psychological Safety pengaruhnya positif dan signifikan terhadap Retensi Talenta Generasi Z. Namun, Employee Experience tidak signifikan memengaruhi Work-Life Integration, dan Work-Life Integration juga tidak signifikan memengaruhi Retensi Talenta Generasi Z. Berdasarkan hasil tersebut, Work-Life Integration belum dapat dinyatakan memediasi pengaruh Employee Experience maupun Psychological Safety terhadap Retensi Talenta Generasi Z, karena jalur Work-Life Integration terhadap Retensi Talenta Generasi Z tidak signifikan. Temuan penelitian ini mengindikasikan bahwa peningkatan pengalaman kerja yang positif dan terciptanya lingkungan kerja yang aman secara psikologis merupakan faktor penting dalam mempertahankan talenta Generasi Z. Oleh karena itu, perusahaan perlu memperkuat strategi pengelolaan pengalaman karyawan dan keamanan psikologis untuk meningkatkan loyalitas serta keberlangsungan talenta Generasi Z dalam organisasi.
References
Anam, R. K. (2025). Pentingnya Teori Pertukaran Sosial Peter M. Blau di Era Masyarakat 5.0. Social Edu: Jurnal Ilmu Sosial Dan Pendidikan, 1(3), 130–148.
Angela. (2025). Gambaran work life integration pada karyawan Gen Z. Jurnal PSIMAWA: Diskursus Ilmu Psikologi & Pendidikan, 8(1), 149–160. http://jurnal.uts.ac.id/index.php/PSIMAWA
Aurel, R. O. dan Febriansyah, H. (2024). Pengaruh Employee Experience Terhadap Turnover Intention Pada Perusahaan Start-Up Cove living Indonesia. Jurnal Mirai Management, 9(1), 779–78.
Bella, H. Y. (2025). Dampak Pengalaman Karyawan Terhadap Intensi Turnover Melalui Keterikatan Dan Kepuasan Kerja Karyawan. Journal of Business and Banking, 253–272.
Burçin, K. E. (2024). The Role of Employee Experience in Work-Life Balance Impacts on Well-Being. International Journal of Social and Humanities Sciences Research, 2168–2187.
Chauhan, P., & Rai, S. (2024). Conceptualizing work-life integration: A review and research agenda. Asia Pacific Management Review, 29(5), 415–426.
Edmondson, A. C., & Bransby, D. P. (2023). Psychological safety comes of age: Observed themes in an established literature. Annual Review of Organizational Psychology and Organizational Behavior, 10, 55–78. https://doi.org/10.1146/annurev-orgpsych-120920-055217
Euis, L. (2025). Work Life Balance, Stress Kerja, Kelelahan Kerja Dan Dampaknya Terhadap Loyalitas Karyawan Gen Z. Jurnal Spektrum Ekonomi, 28–36.
Evelyn, H. (2023). The Role of Employer Branding in Work-life Balance and Employee Retention Relationship among Generation Z. Journal Of Theoretical And Applied Management, 124–143.
Handoko, S., Tobing, W. T. M. L., & Setyawan, R. (2024). Dampak work life balance terhadap retensi karyawan: Studi kuantitatif pada generasi milenial dan Gen Z. Jurnal Manajemen Sosial Ekonomi (DINAMIKA), 4(1), 279–288.
Haudi. (2021). Pengantar manajemen talenta. Penerbit Insan Cendekia Mandiri.
Hidayatullah, M. (2025). Retensi Karyawan Generasi Z Di Indonesia Berdasarkan Kajian Literatur Sistematis. Jurnal Kajian Dan Penalaran Ilmu Manajemen, 3(2), 1–16.
Idrus, M. I. (2024). Dampak work-life integration terhadap kesejahteraan karyawan dan produktivitas kerja: A systematic literature review. COSTING: Journal of Economic, Business and Accounting, 7(3).
Irawan, S. (2024). Pengembangan sumber daya manusia yang berkelanjutan: Strategi untuk meningkatkan keterampilan dan kompetensi dalam organisasi. Purbalingga: Eureka Media Aksara.
Jayanti, K. N. dan Dewi, K. T. S. (2021). Dampak Masa Kerja, Pengalaman Kerja, Kemampuan Kerja Terhadap Kinerja Karyawan. Jurnal Ekonomi Pembangunan, Manajemen Dan Bisnis, Akuntansi, 1(2), 75–84.
Komalasari, D. T., Rahmawati, D., Maulana, I., & Nisa, I. H. (2025). Job–person fit dan lingkungan kerja suportif: Apa arti bagi generasi Z. AZ-ZAIDA: Jurnal Ilmu Multidisiplin, 1(2), 11–20.
Kuniawaty, Y. (2025). Strategi manajemen talenta untuk meningkatkan retensi karyawan generasi milenial dan Z. Jurnal Ilmiah Manajemen Dan Kewirausahaan, 5(1), 204–210.
Larasati, S. N. (2025). Pengaruh employee experience terhadap intensi turnover dengan mediasi keterikatan karyawan generasi Z pada coffeeshop di Surabaya. Fakultas Ilmu Ekonomi Dan Bisnis, Universitas Hayam Wuruk Perbanas.
Lateef, O. O. (2025). Employee Engagement As A Determinant Of Employee Psychological Safety And Employee Retention In Ghana Water Company Limited. Ilorin Journal Of Human Resource Management (Ijhrm), 1–19.
Latief, G. A., dan Ridloah, S. (2025). Mengurai teka-teki turnover intention generasi Z: Faktor dan strategi retensi. Book Chapter Manajemen SDM, 1(1), 582–607.
Mouloudj, S. (2025). Exploring the impact of employee experience on employee retention: An empirical study. In Approaching Employee Experience Management With Data Science, 223–247. https://doi.org/10.4018/979-8-3693-7848-9.ch009
Mukhyi, A. M. (2023). Metodologi penelitian: Panduan praktis penelitian yang efektif. PT Literasi Nusantara Abadi Grup.
Mulyadi, D. M., Suhariadi, F., & Sulistyawati M, E. (2021). Pengaruh Pelatihan Psychological Safety Terhadap Learning Agility Pegawai. Jurnal Psikologi, 94–108.
Nurfadillah, et al. (2024). Strategi Pengembangan SDM untuk Generasi Z, Milenial, S1, S2, S, SDM Sudah Bekerja Dan Belum Bekerja. Jurnal Ilmiah Multidisiplin Terpadu, 8(6), 487–500.
Nurfazreen, N. A. M. (2024). Effect Of Psychosocial Safety Climate On Work-Family Conflict And Psychological Health Among Working Couples. Annals of Occupational and Environmental Medicine, 1–12.
Orchidiella, Z., Mulyani, I. dan Elida, T. (2023). Perilaku Konterproduktif di Tempat Kerja Pada Generasi Z (Studi Deskriptif). Innovative: Journal Of Social Science Research, 3(6).
Prasetyo Jati Wahyu. (2023). Pengaruh Sistem Pola Karir Dan Sistem Manajemen Talenta, Employee Engagement Terhadap Retensi Karyawan. Jurnal Ilmiah Mandala Education (JIME), 124–131.
Rahayu, P. P. (2021). Rahayu, P. P. 2021. Model Tuntutan Pekerjaan dan Sumber Daya Pekerjaan: Literatur Review. Judicious, 2(2), 214-218. Judicious, 2(2), 214–218.
Rahmawati, H. A. (2019). Pengaruh manajemen talenta terhadap kinerja karyawan melalui retensi karyawan pada PD. BPR Bank Daerah Lamongan. Jurnal Ilmu Manajemen, 7(2), 419–429.
Rosalind, L. (2024). Psychological Safety Is Associated With Better Work Environment And Lower Levels Of Clinician Burnout. Health Affairs Scholar, 2(7), 1–8.
Saputra, Y. dan. (2024). Retensi karyawan generasi Y dan Z: Pentingnya manajemen talenta dan kepuasan kerja. Jurnal Ilmu Manajemen, 11(4), 807–820.
Soesana, A. (2023). Metodelogi Penelitian Kuantitatif. Medan: Yayasan Kita Menulis.
Srimulyani, V. A. (2020). Talent management dan konsekuensinya terhadap employee engagement dan employee retention. INOBIS: Jurnal Inovasi Bisnis Dan Manajemen Indonesia, 3(4), 538–552.
Sufyanto. (2024). Panorama History of Social Exchange Theory: Sejarah Panorama Teori Pertukaran Sosial. KANAL: Jurnal Ilmu Komunikasi Dan Pengembangan Masyarakat, 13(1), 56–63.
Syahrul, K. (2025). Pengaruh work-life integration terhadap meaningful work pada generasi Z di Kota Makassar. Jurnal Manajemen Dan Kewirausahaan, 2(3), 137–145.
Tedja, F. W. dan Dwijaya, V. P. (2023). Employee Experience: A New Talent Attraction & Retention Strategy. Jakarta: Samahita Wirotama.
Uguy, F. C. A. (2024). Peran keamanan psikologis (psychological safety) terhadap pengembangan inovasi. Jurnal Komunikasi Dan Ilmu Sosial, 2(4), 170–17.
Watie, M. S., & Mulyana, O. P. (2023). Hubungan antara keamanan psikologis dengan komitmen organisasi pada guru. Jurnal Penelitian Psikologi, 10(3), 413–425.
Template


