Profil Karakter Mahasiswa Politeknik Pelayaran Banten Berdasarkan Atribut Soft-Skill Pedoman Pengasuhan BPSDM Perhubungan

Authors

  • Mokhammad Zulkarnain Politeknik Pelayaran Banten
  • Dedtri Anwar Politeknik Pelayaran Banten
  • Renta Novaliana Siahaan Politeknik Pelayaran Banten
  • Deny Adi Setyawan Politeknik Pelayaran Banten

DOI:

https://doi.org/10.37385/ceej.v7i2.11743

Keywords:

Karakter Taruna, Keterampilan Intrapersonal, Keterampilan Interpersonal, Keterampilan Organisasional, Soft-Skills, SPSS.

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis profil karakter taruna Politeknik Pelayaran Banten dan mengidentifikasi tingkat keterampilan intrapersonal, interpersonal, dan organisasional yang dimiliki taruna sesuai indikator soft-skills BPSDM Perhubungan. Karakter taruna merupakan aspek fundamental dalam pembentukan sumber daya manusia pelaut yang unggul, berintegritas, disiplin, dan profesional. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif deskriptif verifikatif dengan instrumen kuesioner skala Likert 1–5 yang diberikan kepada taruna aktif sebanyak 150 responden. Data dianalisis menggunakan bantuan SPSS melalui uji validitas, reliabilitas, statistik deskriptif, uji asumsi klasik, uji t, uji F, dan regresi linear berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa profil karakter taruna berada pada kategori Tinggi yang hasilnya Sangat Tinggi dengan nilai rata-rata 4.30 dan instrumen karakter terbukti valid serta reliabel (r = 0.557–0.811; α = 0.916). Keterampilan intrapersonal taruna berada pada kategori Tinggi dengan nilai rata-rata 4.21, yang mencakup kompetensi integritas, etos kerja, adaptasi, inisiatif, kreativitas, manajemen waktu, pengambilan keputusan, kemampuan analisis informasi, dan berpikir kritis. Keterampilan interpersonal dan organisasional juga berada pada kategori Tinggi–Sangat Tinggi dengan masing-masing rata-rata 4.18 dan 4.25. Hasil uji regresi linear menunjukkan bahwa ketiga variabel soft-skills intrapersonal (X₁), interpersonal (X₂), dan organisasional (X₃) berpengaruh signifikan terhadap karakter taruna (Y). Uji t menunjukkan bahwa masing-masing variabel memiliki pengaruh signifikan (Sig = 0.000), dengan variabel organisasional sebagai dimensi paling dominan (B = 0.312; t = 5.331). Uji F menghasilkan nilai F = 92.331 (Sig = 0.000) yang berarti seluruh variabel secara simultan berpengaruh signifikan terhadap karakter taruna. Koefisien determinasi R² sebesar 0.610 menunjukkan bahwa 61% karakter taruna dijelaskan oleh ketiga dimensi soft-skills tersebut. Secara keseluruhan, penelitian ini menyimpulkan bahwa karakter taruna Politeknik Pelayaran Banten berada pada tingkat yang sangat baik dan dipengaruhi secara signifikan oleh keterampilan intrapersonal, interpersonal, dan organisasional. Temuan ini menegaskan pentingnya pembinaan soft-skills dalam proses pendidikan vokasi kepelautan untuk menghasilkan lulusan yang unggul, profesional, dan kompetitif di dunia maritim.

References

Arianti, N. (2020). Analisis Soft Skills Mahasiswa Pendidikan Vokasi. Jakarta: Rajawali Pers.

Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Perhubungan. (2023). Pedoman Pengasuhan dan Pembinaan Karakter Taruna. Jakarta: Kementerian Perhubungan.

Badan Standar Nasional Pendidikan. (2020). Standar Kompetensi Lulusan Pendidikan Vokasi. Jakarta: BSNP.

Bandura, A. (1997). Self-Efficacy: The Exercise of Control. New York: W.H. Freeman.

Creswell, J. W. (2014). Research Design: Qualitative, Quantitative, and Mixed Methods Approaches (4th ed.). Thousand Oaks, CA: Sage.

Ghozali, I. (2018). Aplikasi Analisis Multivariate dengan Program IBM SPSS 25. Semarang: Badan Penerbit UNDIP.

Hair, J. F., Black, W. C., Babin, B. J., & Anderson, R. E. (2019). Multivariate Data Analysis (8th ed.). London: Pearson.

Hasibuan, M. (2017). Manajemen Sumber Daya Manusia. Jakarta: Bumi Aksara.

Kementerian Perhubungan Republik Indonesia. (2018). PM No. 38 Tahun 2018 tentang Pedoman Penyelenggaraan Pendidikan dan Pelatihan Transportasi.

Kotler, P., & Armstrong, G. (2018). Principles of Marketing (17th ed.). London: Pearson.

Lickona, T. (2004). Character Matters: How to Help Our Children Develop Good Judgment, Integrity, and Other Essential Virtues. New York: Touchstone.

Marzuki, A. (2022). Soft Skills Contribution toward Student Performance in Maritime Vocational Education. International Journal of Maritime Education, 14(2), 55–67.

Mulyadi, S., & Suryani, T. (2021). Statistik Lanjutan untuk Penelitian Pendidikan. Bandung: Alfabeta.

Nawawi, H. (2019). Metode Penelitian Sosial. Yogyakarta: Gadjah Mada University Press.

Prawira, A. H. (2021). Pengaruh Soft-Skills terhadap Kedisiplinan Taruna Pelayaran. Jurnal Pendidikan Transportasi, 11(1), 45–56.

Robbins, S. P., & Judge, T. A. (2018). Organizational Behavior (17th ed.). New York: Pearson.

Setiawan, D., & Handayani, R. (2020). Hubungan Keterampilan Interpersonal terhadap Karakter Mahasiswa. Jurnal Ilmiah Pendidikan Karakter, 5(3), 112–125.

Simatupang, R. (2021). Analisis Interpersonal Skills terhadap Kesiapan Praktik Laut. Jurnal Maritim Nasional, 9(2), 80–94.

Sugiyono. (2019). Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif, dan R&D. Bandung: Alfabeta.

Suharsimi Arikunto. (2018). Prosedur Penelitian Suatu Pendekatan Praktik. Jakarta: Rineka Cipta.

Undang–Undang Republik Indonesia No. 17 Tahun 2008 tentang Pelayaran.

Wijaya, B. (2020). Pengaruh Soft Skills terhadap Karakter Taruna. Jurnal Pengasuhan Taruna, 7(1), 28–39.

Wiyono, B. B. (2020). Analisis Statistik untuk Penelitian Pendidikan. Malang: Universitas Negeri Malang Press.

Wiyono, S. (2023). Soft Skills and Organizational Behavior in Maritime Education. Journal of Marine Education, 16(1), 78–92.

Zubaedi. (2015). Desain Pendidikan Karakter. Jakarta: Kencana.

Downloads

Published

2026-07-21

How to Cite

Profil Karakter Mahasiswa Politeknik Pelayaran Banten Berdasarkan Atribut Soft-Skill Pedoman Pengasuhan BPSDM Perhubungan. (2026). Community Engagement and Emergence Journal (CEEJ), 7(2), 1301-1313. https://doi.org/10.37385/ceej.v7i2.11743