Mengurai Dinamika Bumkam Pusat Anugerah Melalui Pendampingan Dan Pemetaan Potensi Di Kampung Yuwanain

Authors

  • Tarisa Everalda Sainyakit Nanthi Universitas Cenderawasih
  • Elia Madatu Tandililing Universitas Cenderawasih
  • Kristina Yogi Universitas Cenderawasih
  • Vivaldi Virgo Jitmau Universitas Cenderawasih
  • Kevin Christian Mansawan Universitas Cenderawasih
  • Irianti Wandagau Universitas Cenderawasih
  • Dimas Nugroho Universitas Cenderawasih
  • Lois Bemey Universitas Cenderawasih
  • Mathilda Firdayanti Lelang Universitas Cenderawasih
  • Nabila Yulianty Simanjorang Universitas Cenderawasih
  • Gian Giovania Universitas Cenderawasih

DOI:

https://doi.org/10.37385/ceej.v7i2.11813

Keywords:

BUMKam; Business Model Canvas; pemberdayaan ekonomi; pemetaan potensi; SIAPIK

Abstract

Badan Usaha Milik Kampung (BUMKam) Pusat Anugerah di Kampung Yuwanain, Distrik Arso, Kabupaten Keerom masih berada pada tahap perintisan dan menghadapi permasalahan dalam tata kelola kelembagaan, administrasi keuangan, kepastian aset usaha, pembagian tugas pengurus, dan pemasaran. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat melalui Kuliah Kerja Nyata Tematik ini bertujuan mengidentifikasi permasalahan kelembagaan dan operasional, memetakan potensi ekonomi lokal, serta memberikan pendampingan awal bagi pengembangan usaha BUMKam. Kegiatan menggunakan pendekatan partisipatif melalui observasi lapangan, wawancara semi-terstruktur, diskusi lintas pemangku kepentingan, dan dokumentasi. Pihak yang dilibatkan meliputi pemerintah kampung, pengurus BUMKam, petani, pengelola Sanggar Tari Taruna Jaya, serta masyarakat yang mengetahui aktivitas ekonomi kampung. Intervensi mencakup pemetaan potensi usaha, penyusunan rancangan awal Business Model Canvas, edukasi pemasaran digital, dan pelatihan pencatatan keuangan menggunakan aplikasi SIAPIK. Hasil kegiatan menunjukkan adanya ketidakkonsistenan informasi mengenai lahan dan aset produktif, belum tertibnya dokumentasi transaksi, perangkapan tugas pengurus, terbatasnya jangkauan pemasaran, serta belum optimalnya pemanfaatan potensi pertanian, peternakan, perikanan, seni budaya, wisata olahraga, dan produk olahan rumah tangga. Kegiatan menghasilkan peta masalah kelembagaan dan potensi ekonomi yang lebih terstruktur, alternatif arah pengembangan usaha, serta kerangka awal untuk memperkuat perencanaan, transparansi, pemasaran, dan pencatatan keuangan. Keberlanjutan program memerlukan inventarisasi dan penegasan status aset, penyusunan dokumen kerja sama, pembagian tugas yang jelas, pencatatan transaksi secara rutin, validasi model usaha, pendampingan berkala, serta kolaborasi antara pemerintah kampung, pengurus BUMKam, masyarakat, dan perguruan tinggi.

References

Awaluddin, R. (2021). Pelatihan pengembangan bisnis BUMDes dengan analisis SWOT dan Business Model Canvas di Desa Lengkong, Kuningan. Empowerment: Jurnal Pengabdian Masyarakat, 4(2), 116–125. https://doi.org/10.25134/empowerment.v4i02.4043

Badaruddin, B., Kariono, K., Ermansyah, E., & Sudarwati, L. (2021). Village community empowerment through village owned enterprise based on social capital in North Sumatera. Asia Pacific Journal of Social Work and Development, 31(3), 163–175. https://doi.org/10.1080/02185385.2020.1765855

Bank Indonesia. (2022, 7 Maret). Dorong UMKM naik kelas melalui penggunaan aplikasi pencatatan keuangan [Siaran pers No. 24/73/DKom]. https://www.bi.go.id/id/publikasi/ruang-media/news-release/Pages/sp_247322.aspx

Braun, V., & Clarke, V. (2006). Using thematic analysis in psychology. Qualitative Research in Psychology, 3(2), 77–101. https://doi.org/10.1191/1478088706qp063oa

Carter, N., Bryant-Lukosius, D., DiCenso, A., Blythe, J., & Neville, A. J. (2014). The use of triangulation in qualitative research. Oncology Nursing Forum, 41(5), 545–547. https://doi.org/10.1188/14.ONF.545-547

Chambers, R. (1994). The origins and practice of participatory rural appraisal. World Development, 22(7), 953–969. https://doi.org/10.1016/0305-750X(94)90141-4

Cornwall, A., & Jewkes, R. (1995). What is participatory research? Social Science & Medicine, 41(12), 1667–1676. https://doi.org/10.1016/0277-9536(95)00127-S

Fitriani, D., Md Shahbudin, A. S., & Shauki, E. R. (2024). Exploring BUMDES accountability: Balancing expectations and reality. Cogent Business & Management, 11(1), Article 2402083. https://doi.org/10.1080/23311975.2024.2402083

Hanifa, L., Amalia, A., Sugianto, R., & Defilia, D. (2022). Pelatihan penyusunan laporan keuangan Badan Usaha Milik Desa berdasarkan standar akuntansi keuangan di Desa Kabawakole. Jurnal Pengabdian Multidisiplin, 2(3), 98–104. https://doi.org/10.51214/japamul.v2i3.344

Hilmawan, R., Aprianti, Y., Vo, D. T. H., Yudaruddin, R., Bintoro, R. F. A., Fitrianto, Y., & Wahyuningsih, N. (2023). Rural development from village funds, village-owned enterprises, and village original income. Journal of Open Innovation: Technology, Market, and Complexity, 9(4), Article 100159. https://doi.org/10.1016/j.joitmc.2023.100159

Joyce, A., & Paquin, R. L. (2016). The triple layered business model canvas: A tool to design more sustainable business models. Journal of Cleaner Production, 135, 1474–1486. https://doi.org/10.1016/j.jclepro.2016.06.067

Kallio, H., Pietilä, A. M., Johnson, M., & Kangasniemi, M. (2016). Systematic methodological review: Developing a framework for a qualitative semi-structured interview guide. Journal of Advanced Nursing, 72(12), 2954–2965. https://doi.org/10.1111/jan.13031

Kania, I., Anggadwita, G., & Alamanda, D. T. (2021). A new approach to stimulate rural entrepreneurship through village-owned enterprises in Indonesia. Journal of Enterprising Communities: People and Places in the Global Economy, 15(3), 432–450. https://doi.org/10.1108/JEC-07-2020-0137

Kusumastuti, R., Silalahi, M., Asmara, A. Y., Hardiyati, R., & Juwono, V. (2022). Finding the context indigenous innovation in village enterprise knowledge structure: A topic modeling. Journal of Innovation and Entrepreneurship, 11(1), Article 19. https://doi.org/10.1186/s13731-022-00220-9

Kusumawardani, C. D. (2024). Rancangan model bisnis produk menggunakan Business Model Canvas di Badan Usaha Milik Desa Jatirejo. Jurnal ABDIRAJA, 7(2), 141–148. https://doi.org/10.24929/adr.v7i2.3687

Lawelai, H., Suherman, A., Sadat, A., Wijaya, A. A. M., & Hanifa, L. (2023). Digital marketing training to increase business competitiveness for village-owned enterprises (BUMDes) in South Buton Regency. Society: Jurnal Pengabdian Masyarakat, 2(1), 31–37. https://doi.org/10.55824/jpm.v2i1.233

Mardiasmo. (2021). Akuntansi sektor publik (Edisi terbaru). Andi.

Nasfi, Aimon, H., & Sentosa, S. U. (2023). Build the village economy: A systematic review on academic publication of Indonesian village-owned enterprises. Cogent Social Sciences, 9(2), Article 2252682. https://doi.org/10.1080/23311886.2023.2252682

Nowell, L. S., Norris, J. M., White, D. E., & Moules, N. J. (2017). Thematic analysis: Striving to meet the trustworthiness criteria. International Journal of Qualitative Methods, 16(1), 1–13. https://doi.org/10.1177/1609406917733847

Nugraha, S. B. (2021). Pemetaan potensi Desa Ngesrepbalong berbasis masyarakat. Dimas: Jurnal Pemikiran Agama untuk Pemberdayaan, 21(2), 153–166. https://doi.org/10.21580/dms.2021.212.6877

Nugroho, T. W., Rahman, M. S., Toiba, H., Andriatmoko, N. D., Hartono, R., & Shaleh, M. I. (2023). Does financial literacy matter for village-owned enterprises’ performance? Evidence from East Java, Indonesia. Cogent Social Sciences, 9(2), Article 2263945. https://doi.org/10.1080/23311886.2023.2263945

Osterwalder, A., & Pigneur, Y. (2010). Business model generation: A handbook for visionaries, game changers, and challengers. John Wiley & Sons.

Republik Indonesia. (2021). Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 11 Tahun 2021 tentang Badan Usaha Milik Desa. Database Peraturan BPK. https://peraturan.bpk.go.id/Details/161841/pp-no-11-tahun-

Republik Indonesia. (2024). Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 3 Tahun 2024 tentang Perubahan Kedua atas Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2014 tentang Desa. Database Peraturan BPK. https://peraturan.bpk.go.id/Details/283617/uu-no-3-tahun-20248

Sanjaya, P. K. A., Hartati, N. P. S., & Premayani, N. W. W. (2020). Pemberdayaan pengelola Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) Berdikari melalui implementasi digital marketing system. CARADDE: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat, 3(1), 65–75. https://doi.org/10.31960/caradde.v3i1.467

Srirejeki, K., Faturahman, A., Warsidi, W., Ulfah, P., & Herwiyanti, E. (2020). Pemetaan potensi desa untuk penguatan Badan Usaha Milik Desa dengan pendekatan asset-based community-driven development. Warta LPM, 23(1), 24–34. https://doi.org/10.23917/warta.v23i1.8974

Teece, D. J. (2010). Business models, business strategy and innovation. Long Range Planning, 43(2–3), 172–194. https://doi.org/10.1016/j.lrp.2009.07.003

Wulandari, F., & Wardani, M. K. (2024). Open innovation in village-owned enterprises: The role of entrepreneurial orientation in improving financial and social performance. Cogent Business & Management, 11(1), Article 2350079. https://doi.org/10.1080/23311975.2024.2350079

Yuniar, I., Widayanti, A., Kastaman, K., Santoso, A. A., Azzhara, D. P., & Azijah, S. N. (2024). Pelatihan pencatatan keuangan digital laundry dengan menggunakan aplikasi SIAPIK. Wikrama Parahita: Jurnal Pengabdian Masyarakat, 8(2), 264–270. https://doi.org/10.30656/jpmwp.v8i2.6989

Downloads

Published

2026-07-30

How to Cite

Mengurai Dinamika Bumkam Pusat Anugerah Melalui Pendampingan Dan Pemetaan Potensi Di Kampung Yuwanain . (2026). Community Engagement and Emergence Journal (CEEJ), 7(2), 1504-1520. https://doi.org/10.37385/ceej.v7i2.11813