Analisis Kelayakan dan Perencanaan Strategis Model Kemitraan Inti-Plasma pada Industri Peternakan Ayam Petelur di Kabupaten Subang Berbasis Model Timmons
DOI:
https://doi.org/10.37385/ceej.v7i3.11843Keywords:
Kemitraan Inti-Plasma, Model Timmons, Kelayakan Bisnis, Peternakan Ayam Petelur, Perencanaan StrategisAbstract
Penelitian ini bertujuan untuk merancang, menganalisis, dan mengevaluasi kelayakan bisnis perluasan usaha distribusi telur ayam ras melalui model kemitraan inti-plasma di Kabupaten Subang, Jawa Barat. Urgensi penelitian ini didorong oleh dua fenomena simultan: pertama, defisit pasokan telur lokal yang mencapai 607 ton per bulan akibat kesenjangan antara permintaan sebesar 1.003 ton dan kapasitas produksi lokal yang hanya mampu menyuplai 396 ton; kedua, kerentanan struktural peternak skala kecil terhadap fluktuasi harga pakan, ketidakpastian pasar, dan keterbatasan akses permodalan. Penelitian ini mengadopsi pendekatan kualitatif eksploratori yang diperkaya dengan analisis kuantitatif finansial. Teknik pengumpulan data meliputi observasi partisipan terhadap operasional distribusi Safana Egg, wawancara mendalam dengan pemilik usaha dan calon mitra plasma, serta studi dokumentasi dari publikasi Badan Pusat Statistik (BPS) dan Dinas Peternakan Kabupaten Subang. Kerangka analisis utama menggunakan Model Kewirausahaan Timmons yang mengevaluasi keseimbangan dinamis antara tiga dimensi kritis: Peluang (Opportunity), Tim (Team), dan Sumber Daya (Resources). Selain itu, analisis lingkungan strategis dilakukan melalui matriks SWOT dan External Factor Evaluation (EFE) untuk memetakan posisi kompetitif usaha. Hasil penelitian menunjukkan bahwa model kemitraan inti-plasma dengan kapasitas 200 ekor per peternak plasma memiliki kelayakan finansial yang sangat robust, dibuktikan dengan nilai Net Present Value (NPV) positif sebesar Rp295.655.670, Internal Rate of Return (IRR) 26,06% yang jauh melampaui discount rate 10%, dan Payback Period 2 tahun 4 bulan. Secara strategis, formulasi SWOT menempatkan usaha pada Kuadran I (Agresif/Pertumbuhan), di mana kekuatan jaringan distribusi dan reputasi telur lokal berpadu dengan peluang defisit pasar yang masif. Model ini tidak hanya menjembatani ketimpangan suplai-demand, tetapi juga menciptakan ekosistem bisnis simbiosis mutualisme yang memberdayakan ekonomi masyarakat melalui skema home-industry. Kontribusi teoretis penelitian ini terletak pada pembuktian empiris bahwa Model Timmons dapat dioperasionalisasikan dalam konteks agribisnis padat modal melalui rekayasa struktur sumber daya berbasis kemitraan.
References
Badan Pusat Statistik. (2021). Statistik Peternakan dan Perikanan Indonesia 2021. Jakarta: Badan Pusat Statistik Republik Indonesia.
Badan Pusat Statistik Kabupaten Subang. (2023). Kabupaten Subang Dalam Angka 2023. Subang: BPS Kabupaten Subang.
Bygrave, W. D. (1994). The Portable MBA in Entrepreneurship. New York: John Wiley & Sons.
David, F. R. (2018). Strategic Management: A Competitive Advantage Approach, Concepts and Cases (16th ed.). New York: Pearson Education.
Dinas Peternakan Kabupaten Subang. (2023). Data Populasi dan Produksi Peternakan Kabupaten Subang. Subang: Dinas Peternakan.
Franky, W., Suryana, & Suharno. (2018). Kewirausahaan dan Manajemen Usaha Kecil. Jakarta: Salemba Empat.
Hafsah, M. J. (2012). Membangun Kemitraan Usaha yang Berkelanjutan. Jakarta: Pustaka Sinar Harapan.
Hanafi, M. M. (2014). Manajemen Risiko (Edisi ke-2). Yogyakarta: UPP STIM YKPN.
Hunger, J. D., & Wheelen, T. L. (2012). Essentials of Strategic Management (6th ed.). New Jersey: Pearson Prentice Hall.
Kotler, P., & Armstrong, G. (2019). Principles of Marketing (17th ed.). New York: Pearson Education.
Osterwalder, A., & Pigneur, Y. (2010). Business Model Generation: A Handbook for Visionaries, Game Changers, and Challengers. New York: John Wiley & Sons.
Porter, M. E. (2008). Competitive Strategy: Techniques for Analyzing Industries and Competitors. New York: Free Press.
Rangkuti, F. (2001). Analisis SWOT: Teknik Membedah Kasus Bisnis. Jakarta: Gramedia Pustaka Utama.
Rangkuti, F. (2015). Manajemen Pemasaran: Analisis, Perencanaan, Implementasi, dan Pengendalian. Jakarta: Salemba Empat.
Sugiyono. (2017). Metode Penelitian Pendidikan: Pendekatan Kuantitatif, Kualitatif, dan R&D. Bandung: Alfabeta.
Suryana. (2020). Kewirausahaan: Pedoman Praktis, Kiat, dan Proses Menuju Sukses (Edisi ke-7). Jakarta: Salemba Empat.
Timmons, J. A., & Spinelli, S. (2008). New Venture Creation: Entrepreneurship for the 21st Century (8th ed.). New York: McGraw-Hill/Irwin.
Tugimin, A. (2004). Kemitraan Usaha: Teori dan Praktik. Jakarta: Bumi Aksara.
Zimmerer, T. W., Scarborough, N. M., & Wilson, D. (2018). Entrepreneurship and New Venture Formation (8th ed.). New York: Pearson Education.
Template


