Subsidi Energi, Penanaman Modal Asing Dan Tingkat Inflasi : Implikasinya Terhadap Pertumbuhan Ekonomi Di Indonesia
DOI:
https://doi.org/10.37385/ceej.v7i2.11891Keywords:
Pertumbuhan Ekonomi, Subsidi Energi, Penanaman Modal Asing, Tingkat Inflasi.Abstract
Pertumbuhan ekonomi merupakan indikator digunakan untuk mengevaluasi keberhasilan pembangunan suatu negara. Dalam beberapa dekade terakhir, Indonesia dihadapkan pada berbagai tantangan yang memengaruhi stabilitas pertumbuhan ekonominya, antara lain krisis keuangan global tahun 2008, pandemi COVID-19, serta gejolak sektor energi akibat kenaikan harga energi dan meningkatnya ketegangan geopolitik. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pengaruh subsidi energi, Penanaman Modal Asing (PMA), dan tingkat inflasi terhadap pertumbuhan ekonomi Indonesia selama periode 2004–2024. Penelitian menerapkan pendekatan kuantitatif dengan metode regresi linear berganda menggunakan pendekatan Ordinary Least Squares (OLS) yang diolah melalui perangkat lunak EViews 12. Hasil analisis menunjukkan bahwa secara simultan subsidi energi, PMA, dan tingkat inflasi berpengaruh signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi. Secara parsial, subsidi energi tidak memberikan pengaruh yang signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi. Sebaliknya, PMA terbukti berpengaruh positif dan signifikan, sedangkan tingkat inflasi berpengaruh negatif dan signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi. Temuan ini mengindikasikan bahwa peningkatan kualitas kebijakan subsidi energi yang lebih tepat sasaran, penguatan iklim investasi, serta pengendalian inflasi yang efektif merupakan faktor strategis dalam mendorong pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan di Indonesia.
References
Pertumbuhan ekonomi merupakan indikator digunakan untuk mengevaluasi keberhasilan pembangunan suatu negara. Dalam beberapa dekade terakhir, Indonesia dihadapkan pada berbagai tantangan yang memengaruhi stabilitas pertumbuhan ekonominya, antara lain krisis keuangan global tahun 2008, pandemi COVID-19, serta gejolak sektor energi akibat kenaikan harga energi dan meningkatnya ketegangan geopolitik. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pengaruh subsidi energi, Penanaman Modal Asing (PMA), dan tingkat inflasi terhadap pertumbuhan ekonomi Indonesia selama periode 2004–2024. Penelitian menerapkan pendekatan kuantitatif dengan metode regresi linear berganda menggunakan pendekatan Ordinary Least Squares (OLS) yang diolah melalui perangkat lunak EViews 12. Hasil analisis menunjukkan bahwa secara simultan subsidi energi, PMA, dan tingkat inflasi berpengaruh signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi. Secara parsial, subsidi energi tidak memberikan pengaruh yang signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi. Sebaliknya, PMA terbukti berpengaruh positif dan signifikan, sedangkan tingkat inflasi berpengaruh negatif dan signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi. Temuan ini mengindikasikan bahwa peningkatan kualitas kebijakan subsidi energi yang lebih tepat sasaran, penguatan iklim investasi, serta pengendalian inflasi yang efektif merupakan faktor strategis dalam mendorong pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan di Indonesia.
Template


