Pengembangan Kapasitas Kelompok Sadar Wisata Dalam Pengelolaan Ekowisata Mangrove Berkelanjutan Untuk Mendukung Pengentasan Kemiskinan Ekstrem Di Desa Oebou, Kabupaten Rote Ndao

Authors

  • I Komang Arthana Universitas Nusa Cendana Kupang
  • I Made Udiana Universitas Nusa Cendana Kupang
  • Ni Putu Nursiani Universitas Nusa Cendana Kupang
  • Ayuvera Rifani Ray Universitas Nusa Cendana Kupang
  • Juendiny Chrisna Ekasari Universitas Nusa Cendana Kupang

DOI:

https://doi.org/10.37385/ceej.v7i2.11894

Keywords:

ekowisata mangrove; Pokdarwis; pemberdayaan masyarakat; kemiskinan ekstrem; ABCD

Abstract

Desa Oebou di Kabupaten Rote Ndao memiliki ekosistem mangrove sekitar 25 hektar yang berfungsi sebagai pelindung abrasi sekaligus berpotensi dikembangkan sebagai destinasi ekowisata berbasis konservasi. Namun, Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) dan masyarakat setempat menghadapi keterbatasan dalam tata kelola ekowisata, zonasi kawasan, sarana prasarana, manajemen usaha, homestay, dan pemasaran digital. Kegiatan pengabdian ini bertujuan meningkatkan kapasitas Pokdarwis dalam pengelolaan ekowisata mangrove berkelanjutan, memperkuat manajemen usaha dan homestay, serta mengembangkan strategi pemasaran digital untuk mendukung penurunan kemiskinan ekstrem. Metode pelaksanaan menggunakan pendekatan Asset Based Community Development (ABCD) melalui koordinasi, pemetaan aset partisipatif, pelatihan, pendampingan zonasi dan paket wisata, pembangunan sarana sederhana, pelatihan manajemen usaha, pelatihan pemasaran digital, serta monitoring dan evaluasi. Hasil kegiatan menunjukkan meningkatnya pengetahuan dan keterampilan anggota Pokdarwis, tersusunnya paket wisata mangrove tematik, terbangunnya jalur tracking dan papan informasi, teridentifikasinya rumah warga yang layak dikembangkan sebagai homestay, terbentuknya kanal promosi digital, serta meningkatnya peluang pendapatan bagi rumah tangga sasaran. Program ini berkontribusi pada penguatan ekonomi lokal berbasis konservasi dan mendukung pencapaian SDGs 1, 4, dan 8 di wilayah pesisir.

References

Azhani, P., Thayib, M. H., & Alikodra, H. S. (2019). Pemberdayaan masyarakat melalui ekowisata mangrove: Suatu kajian di kawasan Hutan Mangrove Wonorejo, Kecamatan Rungkut, Pantai Timur Surabaya. Bumi Lestari Journal of Environment, 19(1), 20–27.

Badan Pusat Statistik Provinsi Nusa Tenggara Timur. (2025). Persentase penduduk miskin menurut kabupaten/kota (persen), 2025. https://ntt.bps.go.id/id/statistics-table/2/NTg0IzI=/persentase-penduduk-miskin-menurut-kabupaten-kota.html

Bagas, M. C., Sholikhah, R. A., Faroha, S., & Rahmawati, V. (2023). Implementasi Asset Based Community Development dalam menumbuhkan modal sosial, ekonomi dan budaya pada masyarakat pesisir Desa Branta. Community Development: Jurnal Pengembangan Masyarakat Islam, 7(2), 168–188.

Najamudin, F., & Al Fajar, A. H. (2024). Pemberdayaan masyarakat berbasis sumber daya lokal melalui pendekatan ABCD untuk mencapai SDG 1 Tanpa Kemiskinan. Focus: Jurnal Pekerjaan Sosial, 7(2), 1–10. https://jurnal.unpad.ac.id/focus/article/view/58936

Rukmana, S. N., & Handiwati, M. (2020). Daya dukung wisata mangrove Wonorejo di Kota Surabaya berdasarkan aspek fisik, lingkungan, dan efektivitasnya. WAKTU: Jurnal Teknik UNIPA, 18(2), 1–9.

Sukuryadi, Harahab, N., Primyastanto, M., & Masad. (2021a). Dampak pengembangan ekowisata mangrove terhadap kondisi ekonomi masyarakat pesisir Desa Lembar Lombok Barat. GEOGRAPHY: Jurnal Kajian, Penelitian dan Pengembangan Pendidikan, 9(2), 126–136.

Sukuryadi, Harahab, N., Primyastanto, M., & Semedi, B. (2020). Community perception and participation in mangrove ecotourism development in Lembar area, West Lombok Regency. Ecology, Environment and Conservation, 26(3), 1027–1035.

Sukuryadi, Harahab, N., Primyastanto, M., & Semedi, B. (2021b). Collaborative-based mangrove ecosystem management model for the development of marine ecotourism in Lembar Bay, Lombok, Indonesia. Environment, Development and Sustainability, 23, 6838–6868. https://ideas.repec.org/a/spr/endesu/v23y2021i5d10.1007_s10668-020-00895-8.html

Umam, K., Sudiyarto, S., & Winarno, S. T. (2016). Strategi pengembangan ekowisata mangrove Wonorejo Surabaya. AGRARIS: Journal of Agribusiness and Rural Development Research, 1(1), 38–42. https://agraris.umy.ac.id/index.php/agraris/article/view/935

Wajdi, M. B. N., Saadillah, S. A. P. R., Ekaningsih, L. A. F., Rizal, H. S., & Fathurrohman, A. (2024). Asset-Based Community Development: Leveraging local strengths for empowering communities: A bibliographic analysis. Engagement: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 8(1), 308–325. https://engagement.fkdp.or.id/index.php/engagement/article/view/1784

Downloads

Published

2026-08-11

How to Cite

Pengembangan Kapasitas Kelompok Sadar Wisata Dalam Pengelolaan Ekowisata Mangrove Berkelanjutan Untuk Mendukung Pengentasan Kemiskinan Ekstrem Di Desa Oebou, Kabupaten Rote Ndao. (2026). Community Engagement and Emergence Journal (CEEJ), 7(2), 2257-2265. https://doi.org/10.37385/ceej.v7i2.11894