Pengaruh Disiplin Kerja dan Beban Kerja Terhadap Kinerja Pegawai dengan Motivasi Kerja Sebagai Variabel Mediasi
DOI:
https://doi.org/10.37385/ceej.v7i3.11981Keywords:
Disiplin Kerja, Beban Kerja, Motivasi Kerja, Kinerja Pegawai, PLS-SEM.Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh disiplin kerja dan beban kerja terhadap kinerja pegawai dengan motivasi kerja sebagai variabel mediasi pada Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) Kementerian Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh adanya kecenderungan penurunan capaian kinerja organisasi BPSDM Kementerian Desa dan PDT selama periode 2023-2025. Kondisi tersebut mengindikasikan perlunya upaya peningkatan kinerja pegawai sebagai faktor utama dalam pencapaian tujuan organisasi. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis penelitian eksplanatori. Data yang digunakan merupakan data primer yang diperoleh melalui penyebaran kuesioner kepada ASN tingkat pusat di lingkungan BPSDM Kementerian Desa dan PDT. Sampel penelitian berjumlah 177 responden yang ditentukan menggunakan rumus Slovin dengan teknik proportionate stratified random sampling. Analisis data dilakukan menggunakan metode Partial Least Square-Structural Equation Modeling (PLS-SEM). Hasil penelitian menunjukkan bahwa disiplin kerja berpengaruh positif dan signifikan terhadap motivasi kerja, beban kerja berpengaruh positif dan signifikan terhadap motivasi kerja, motivasi kerja berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja pegawai, disiplin kerja berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja pegawai, serta beban kerja berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja pegawai. Selain itu, motivasi kerja terbukti mampu memediasi secara signifikan pengaruh disiplin kerja terhadap kinerja pegawai maupun pengaruh beban kerja terhadap kinerja pegawai. Dengan demikian, seluruh hipotesis penelitian diterima. Penelitian ini menyimpulkan bahwa peningkatan kinerja pegawai tidak hanya dipengaruhi secara langsung oleh disiplin kerja dan beban kerja, tetapi juga melalui peningkatan motivasi kerja sebagai mekanisme mediasi. Oleh karena itu, BPSDM Kementerian Desa dan PDT perlu menerapkan strategi yang terintegrasi melalui penguatan disiplin kerja, pengelolaan beban kerja yang proporsional, serta peningkatan motivasi kerja guna mengoptimalkan kinerja pegawai dan mendukung pencapaian tujuan organisasi.
References
Afandi, M. (2018). Manajemen Beban Kerja dan Produktivitas Pegawai. Jakarta: Prenadamedia Group.
Astuti, I., & Raharjo, A. (2023). Pengaruh motivasi, beban, dan stres kerja terhadap kinerja guru di SDIT Hidayatullah Yogyakarta. Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran, 6(2), 112–120.
Bass, B. M., & Avolio, B. J. (1994). Improving organizational effectiveness through transformational leadership. Sage Publications.
Blau, P. M. (1964). Exchange and Power in Social Life. New York: Wiley.
Data Internal BPSDM Kementerian Desa dan PDT. (2024). Data Kepegawaian dan Capaian Kinerja Pegawai Tahun 2022–2024. Jakarta: BPSDM Kementerian Desa dan PDT.
Dessler, G. (2017). Human Resource Management (15th ed.). New York: Pearson Education.
Ghozali, I. (2021). Aplikasi Analisis Multivariate dengan Program IBM SPSS dan SmartPLS. Semarang: Badan Penerbit UNDIP.
Hair, J. F., Hult, G. T. M., Ringle, C. M., & Sarstedt, M. (2021). A primer on partial least squares structural equation modeling (PLS-SEM) (3rd ed.). Thousand Oaks, CA: Sage Publications.
Hasibuan, M. S. P. (2019). Manajemen Sumber Daya Manusia. Jakarta: Bumi Aksara.
Henseler, J., Ringle, C. M., & Sarstedt, M. (2015). A new criterion for assessing discriminant validity in variance-based structural equation modeling. Journal of the Academy of Marketing Science, 43(1), 115–135.
Hu, L. T., & Bentler, P. M. (1999). Cutoff criteria for fit indexes in covariance structure analysis: Conventional criteria versus new alternatives. Structural Equation Modeling: A Multidisciplinary Journal, 6(1), 1–55.
Kotter, J. P., & Heskett, J. L. (1992). Corporate Culture and Performance. New York: Free Press.
Kurniawati, L., Pratama, D., & Sari, P. (2023). The effect of workload, burnout, and work motivation on nurse performance. Jurnal Administrasi dan Manajemen Kesehatan, 8(3), 200–210.
Mangkunegara, A. A. A. P. (2017). Manajemen Sumber Daya Manusia Perusahaan. Bandung: PT Remaja Rosdakarya.
Mathis, R. L., & Jackson, J. H. (2020). Human Resource Management (16th ed.). Boston: Cengage Learning.
Octavia G., A. (2023). Pengaruh penempatan dan beban kerja terhadap kinerja pegawai dengan motivasi sebagai variabel mediasi pada PT Bank Lampung. Jurnal Manajemen dan Bisnis, 11(2), 75–88
Peraturan Menteri PANRB Nomor 6 Tahun 2022 tentang Penilaian Kinerja ASN.
Robbins, S. P., & Judge, T. A. (2019). Organizational Behavior (18th ed.). London: Pearson Education.
Rumawas, W. (2021). Manajemen kinerja. Manado: Unsrat Press.
Sekaran, U., & Bougie, R. (2016). Research Methods for Business. Wiley.
Sugiyono. (2019). Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif, dan R&D. Bandung: Alfabeta.
Sutrisno, E. (2019). Manajemen Sumber Daya Manusia untuk Organisasi Publik. Jakarta: Kencana Prenada Media Group.
Swari, D. W., & Nuzuliati, N. (2024). Pengaruh sumber daya manusia, motivasi kerja dan reward terhadap peningkatan kinerja karyawan PT. Growth Asia Rubber Division Medan. Innovative: Journal of Social Science Research, 4(2), 3986–4000. https://doi.org/10.31004/innovative.v4i2.9884.
Swedana, I. N. (2023). The role of workload and work motivation in influencing performance through job satisfaction. Jurnal Ekonomi dan Manajemen, 10(1), 45–57.
Tarwaka. (2015). Ergonomi Industri: Dasar-Dasar Pengetahuan Ergonomi dan Aplikasi di Tempat Kerja (Edisi II). Surakarta: Harapan Press.
Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 20 Tahun 2023 tentang Aparatur Sipil Negara.
Universitas Trilogi (2025) Pedoman Tugas Akhir Fakultas Ekonomi Bisnis dan Humaniora Universitas Trilogi. Jakarta.
Wibowo. (2017). Manajemen Kinerja. Jakarta: PT Raja Grafindo Persada.
Wijaya, D. W. E., & Fauji, D. A. S. (2021). Determinan kinerja karyawan pada Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Kabupaten Nganjuk. Journal of Law, Administration, and Social Science, 1(2), 84-94.
Template


