Pengaruh Kecakapan, Integritas, dan Pengalaman Kerja Terhadap Kinerja Auditor dalam Pendeteksian Fraud dengan Pelatihan Auditor Forensik Sebagai Variabel Moderasi

Authors

  • Vinny Nurinda Universitas Tanjung Pura Pontianak
  • Muhsin Muhsin Universitas Tanjung Pura Pontianak
  • Haryono Haryono Universitas Tanjung Pura Pontianak

DOI:

https://doi.org/10.37385/ceej.v7i4.12006

Keywords:

Kecakapan, Integritas, Pengalaman Kerja, Pelatihan Auditor Forensik, Kinerja Auditor dalam Pendeteksian Fraud.

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh kecakapan, integritas, dan pengalaman kerja terhadap kinerja auditor dalam pendeteksian fraud dengan pelatihan auditor forensik sebagai variabel moderasi. Objek penelitian ini adalah auditor internal yang bertugas di seluruh wilayah Kejaksaan RI, dan merupakan penelitian kuantitatif dengan teknik penyebaran kuesioner yang dilakukan secara daring (online) melalui google form. Sampel dalam penelitian ini adalah 42 auditor yang memiliki kriteria yang telah ditetapkan peneliti sebelumnya. Kuesioner yang disebar sebanyak 50, dan kembali sebanyak 42 kuesioner. Analisis data dilakukan dengan Partial Least Squares Structural Equation Modeling (PLS-SEM) menggunakan aplikasi WarpPLS 8.0. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa (1) Kecakapan berpengaruh positif dan signifikan terhadap Kinerja Auditor dalam Pendeteksian Fraud; (2) Integritas berpengaruh positif tetapi tidak signifikan terhadap Kinerja Auditor dalam Pendeteksian Fraud; (3) Pengalaman Kerja berpengaruh positif tetapi tidak signifikan terhadap Kinerja Auditor dalam Pendeteksian Fraud; (4) Pelatihan Auditor Forensik secara signifikan memoderasi hubungan antara Kecakapan terhadap Kinerja Auditor dalam pendeteksian Fraud; (5) Pelatihan Auditor Forensik tidak memoderasi dan memperlemah hubungan antara Integritas terhadap Pendeteksian Fraud; dan (6) Pelatihan Auditor Forensik secara signifikan memoderasi hubungan antara Pengalaman Kerja terhadap Kinerja Auditor dalam Pendeteksian Fraud.

References

Albrecht, W. S., Albrecht, C. C., Albrecht, C. O., & Zimbelman, M. F. (2011). Fraud Examination. Cengage Learning.

Budiantoro, H., Nurrahmah, M., & Lapae. K. (2022). Pengaruh Beban Kerja, Skeptisme Profesional, dan Pengalama Auditor Dalam Mendeteksi Kecurangan dengan Pelatihan Audit Kecurangan sebagai Variabel Moderasi. Journal of Business and Economics Research (JBE), 3(3), 342-349.

Ghozali, I. (2021). Partial Least Squares Konsep, Teknik dan Aplikasi Menggunakan Program SmartPLS 3.2.9 Untuk Penelitian Empiris (3 ed.). Universitas Diponegoro Semarang.

Hair, J. F., Hult, G. T. M., Ringle, C. M., & Sarstedt, M. (2021). A primer on partial least squares structural equation modeling (PLS-SEM) (3rd ed.). Thousand Oaks, CA: Sage Publications.

Kayadoe, P. A., & Loupatty, L. G. (2025). Pengaruh Pengalaman Spesifik Dan Skeptisme Profesional Terhadap Kemampuan Auditor Dalam Mendeteksi Kecurangan Dengan Pelatihan Audit Kecurangan Sebagai Variabel Moderasi (Studi Empiris Pada Badan Pengawasan Keuangan Dan Pembangunan Provinsi Maluku). Intelektiva Jurnal Ekonomi, Sosial & Humaniora, 7(3).

Kejaksaan Agung RI. (2024). Laporan Tahunan Kejaksaan Republik Indonesia Tahun 2023. Jakarta: Kejaksaan Republik Indonesia.

Kock, N. (2022). WarpPLS user manual: Version 8.0. ScriptWarp Systems.

Larasati, D., Andreas., & Rofika. (2020). Teknik Audit Investigatif, Pengalaman, Dan Profesionalisme Auditor Pada Pengungkapan Kecurangan : Kecerdasan Spritual Sebagai Pemoderasi. Jurnal Kajian Akuntansi dan Bisnis Terkini, 1(1), 149-168.

Libby, R., & Frederick, D. M. (1990). Experience and the ability to explain audit findings. Journal of Accounting Research, 28(2), 348–367.

Maulida, K., & Novianti, N. (2023. Audit Experience, Independence, and Professional Skepticism Against Fraud Detection: Time Pressure as a Moderating Factor. Asia Pacific Fraud Journal, 8(2).

Peraturan Pemerintah: Republik Indonesia. (2025). Peraturan Presiden Republik Indonesia Nomor 12 Tahun 2025 Tentang Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional Tahun 2025-2029. Jakarta: Sekretariat Negara.

Peuranda, J. H., Hasan, A., & Silfi, A. (2019). Pengaruh Independensi, Kompetensi, dan Skeptisme Profesional terhadap Kemampuan Auditor dalam Mendeteksi Kecurangan dengan Pelatihan Audit Kecurangan Sebagai Variabel Moderasi. Jurnal Ekonomi 27(1), 1-13.

Pramesti, S., D., & Sari, R., P. (2025). Analisis Efektivitas Pendeteksian Kecurangan Melalui Penerapan Akuntansi Forensik, Kompetensi, Dan Pengalaman Auditor: Skeptisisme Profesional Sebagai Variabel Moderasi. Jurnal Akuntansi Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Muhammadiyah Palopo, 11(2).

Putri, S. S. Y., Taufik, T., & Aunurrafiq. (2024). Pengaruh Kompetensi, Independensi Dan Integritas Terhadap Pendeteksian Kecurangan Dengan Pelatihan Auditor Sebagai Pemoderasi. Jurnal Ilmiah Ekonomi dan Bisnis, 21(2), 338-346.

Ramadhani, F., Tjan. J. S., & Syam, H. (2025). Pengaruh Profesionalisme dan Pengalaman Kerja Terhadap Kemampuan Auditor Dalam Mendeteksi Fraud Dengan Pelatihan Audit Sebagai Variabel Moderasi Pada Inspektorat Kabupaten Mamuju. Center of Economic Student Journal, 8(3).

Sugiyono. (2024). Metode Penelitian Kuantitatif. Cetakan ke-4. Bandung: Alfabeta.

Tuanakotta, T. (2010). Akuntansi Forensik dan Audit Investigatif. Jakarta: Salemba Empat.

Wahyuddin., Amiruddin., & Indrijawati, A. (2024). Determinants Of The Ability Of The Internal Compliance Unit To Detect Fraud With Professional Skepticism As A Moderator. Jurnal Ekonomi, 13(03).

Downloads

Published

2026-09-02

How to Cite

Pengaruh Kecakapan, Integritas, dan Pengalaman Kerja Terhadap Kinerja Auditor dalam Pendeteksian Fraud dengan Pelatihan Auditor Forensik Sebagai Variabel Moderasi . (2026). Community Engagement and Emergence Journal (CEEJ), 7(4), 3877-3892. https://doi.org/10.37385/ceej.v7i4.12006