Efektivitas Audit Kepatuhan Pajak Hiburan dalam Mendukung Pendapatan Asli Daerah: Studi pada Cinema XXI Kota Tangerang Selatan

Authors

  • Dwi Lestari Universitas Nasional
  • Bhakti Nur Avianto Universitas Nasional

DOI:

https://doi.org/10.37385/ceej.v7i4.12010

Keywords:

Audit Kepatuhan, Pajak Hiburan, Pendapatan Asli Daerah, Evaluasi Kebijakan, William N. Dunn.

Abstract

Pajak Barang dan Jasa Tertentu (PBJT) atas jasa kesenian dan hiburan merupakan salah satu sumber Pendapatan Asli Daerah (PAD) yang memiliki peran strategis dalam mendukung pembiayaan penyelenggaraan pemerintahan daerah. Optimalisasi penerimaan pajak tersebut memerlukan mekanisme pengawasan yang efektif, salah satunya melalui audit kepatuhan pajak. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas audit kepatuhan pajak hiburan dalam mendukung Pendapatan Asli Daerah melalui studi pada Cinema XXI di Kota Tangerang Selatan. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Data diperoleh melalui observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan model interaktif Miles, Huberman, dan Saldaña. Analisis dilakukan berdasarkan teori evaluasi William N. Dunn yang meliputi dimensi efektivitas, efisiensi, kecukupan, pemerataan, responsivitas, dan ketepatan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa audit kepatuhan telah dilaksanakan melalui tahapan perencanaan audit, pemeriksaan dokumen, rekonsiliasi data, klarifikasi kepada wajib pajak, penetapan hasil pemeriksaan, serta monitoring dan tindak lanjut. Pelaksanaan audit berkontribusi terhadap peningkatan kepatuhan wajib pajak sekaligus mendukung optimalisasi Pendapatan Asli Daerah. Namun demikian, efektivitas audit masih dipengaruhi oleh keterbatasan sumber daya auditor, kompleksitas transaksi digital, serta perlunya penguatan sistem informasi perpajakan yang lebih terintegrasi. Oleh karena itu, peningkatan kapasitas auditor, pemanfaatan teknologi informasi, dan penguatan koordinasi antara pemerintah daerah dengan wajib pajak menjadi faktor penting dalam meningkatkan efektivitas audit kepatuhan pajak hiburan.

References

Agoes, S. (2019). Auditing: Petunjuk Praktis Pemeriksaan Akuntan oleh Akuntan Publik (Ed. ke-5). Jakarta: Salemba Empat.

Allingham, M. G., & Sandmo, A. (1972). Income tax evasion: A theoretical analysis. Journal of Public Economics, 1(3–4), 323–338. https://doi.org/10.1016/0047-2727(72)90010-2

Alm, J. (2021). Tax compliance and administration. Public Finance Review, 49(4), 521–546. https://doi.org/10.1177/10911421211019958

Alm, J., Martinez-Vazquez, J., & Torgler, B. (2010). Developing alternative frameworks for explaining tax compliance. Fiscal Studies, 31(1), 35–63. https://doi.org/10.1111/j.1475-5890.2010.00107.x

Ananda, R., & Suryani, E. (2023). Analisis efektivitas pemeriksaan pajak daerah terhadap optimalisasi Pendapatan Asli Daerah. Jurnal Akuntansi dan Pajak, 24(1), 56–70.

https://jurnal.stie-aas.ac.id/

Andreoni, J., Erard, B., & Feinstein, J. (1998). Tax compliance. Journal of Economic Literature, 36(2), 818–860. https://www.jstor.org/stable/2565123

Arens, A. A., Elder, R. J., & Beasley, M. S. (2017). Auditing and Assurance Services: An Integrated Approach (16th ed.). New York: Pearson Education.

Arifin, M., & Kurniawan, D. (2022). Audit kepatuhan pajak daerah sebagai upaya optimalisasi Pendapatan Asli Daerah. Jurnal Ilmiah Akuntansi, 7(2), 145–160.

https://journal.unesa.ac.id/

Badan Pendapatan Daerah Kota Tangerang Selatan. (2025). Data Pemeriksaan Pajak Daerah. https://bapenda.tangerangselatankota.go.id

Badan Pusat Statistik Kota Tangerang Selatan. (2025). Kota Tangerang Selatan dalam Angka 2025. https://tangerangselatankota.bps.go.id

Bariah, A. T. (2024). Pengaruh Sosialisasi Perpajakan, Sanksi Pajak, dan Kesadaran Wajib Pajak terhadap Kepatuhan Wajib Pajak Daerah (Skripsi).

Bastian, I. (2019). Akuntansi Sektor Publik. Jakarta: Salemba Empat.

Braithwaite, V. (2003). Taxing Democracy: Understanding Tax Avoidance and Evasion. Aldershot: Ashgate.

Dunn, W. N. (2018). Public Policy Analysis: An Integrated Approach. New York: Routledge. https://doi.org/10.4324/9781315181226

Ebrill, L., Keen, M., Bodin, J. P., & Summers, V. (2001). The Modern VAT. Washington, DC: International Monetary Fund. https://www.elibrary.imf.org/display/book/9781589060265/9781589060265.xml

Ervina, N. (2025). Analysis of tax compliance levels for regional taxes in Indonesia. Economies, 13(12).

Fadilah, N., & Hidayat, T. (2023). Pengaruh pemeriksaan pajak terhadap kepatuhan wajib pajak daerah. Jurnal Pajak Indonesia, 7(1), 32–47. https://jurnal.pknstan.ac.id/

Fjeldstad, O. H., & Heggstad, K. (2012). Local Government Revenue Mobilization in Anglophone Africa. Bergen: Chr. Michelsen Institute.

Gangl, K., Hofmann, E., & Kirchler, E. (2015). Tax authorities' interaction with taxpayers: A conception of compliance. Current Directions in Psychological Science, 24(6), 420–425. https://doi.org/10.1177/0963721415606647

Hidayat, R., & Wahyudi, A. (2022). Efektivitas pengawasan pajak daerah berbasis digital dalam meningkatkan kepatuhan wajib pajak. Jurnal Administrasi Publik, 18(2), 120–134.

International Monetary Fund. (2023). Revenue Administration Handbook. https://journal.unpad.ac.id/

James, S., & Alley, C. (2002). Tax compliance, self assessment and tax administration. Journal of Finance and Management in Public Services, 2(2), 27–42.

Kirchler, E. (2007). The Economic Psychology of Tax Behaviour. Cambridge: Cambridge University Press. https://www.citeseerx.ist.psu.edu/

Kirchler, E., Hoelzl, E., & Wahl, I. (2008). Enforced versus voluntary tax compliance: The slippery slope framework. Journal of Economic Psychology, 29(2), 210–225.

Kurniawati, S., & Prasetyo, B. (2024). Optimalisasi Pendapatan Asli Daerah melalui pemeriksaan pajak daerah. Jurnal Keuangan Daerah, 12(1), 15–29. https://ejournal.kemendagri.go.id/

Lestari. (2020). Audit Kepatuhan Pajak Hiburan Berbasis Sistem Online Monitoring untuk Meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (Tesis).

Ma, L., et al. (2022). Tax compliance behaviour and public trust: A systematic review. Sustainability, 14(3). https://doi.org/10.3390/su14031602

Mansur, et al. (2022). Determinants of tax compliance in developing countries.

Mardiasmo. (2023). Perpajakan. Yogyakarta: Andi.

Moleong, L. J. (2021). Metodologi Penelitian Kualitatif. Bandung: PT Remaja Rosdakarya.

Mulyadi. (2017). Auditing. Jakarta: Salemba Empat.

Nugroho, A., & Setiawan, D. (2023). Evaluasi pelaksanaan pemeriksaan pajak daerah berdasarkan prinsip good governance. Jurnal Administrasi Negara, 29(3), 211–226. https://ejournal.ipdn.ac.id/

Nurmantu, S. (2005). Pengantar Perpajakan. Jakarta: Granit.

OECD. (2021). Tax Administration 2021: Comparative Information on OECD and Other Advanced and Emerging Economies. Paris: OECD Publishing. https://www.oecd.org/tax/administration/tax-administration-2021-edition/

OECD. (2023). Tax Administration Digitalisation and Digital Transformation Initiatives. Paris: OECD Publishing. https://www.oecd.org/tax/forum-on-tax-administration/

Pasorong, P. M., Mustika, I. G., & Karpriana, A. P. (2024). Pengaruh kepatuhan wajib pajak terhadap Pendapatan Asli Daerah.

Pemerintah Daerah Kota Tangerang Selatan. (2023). Peraturan Daerah Kota Tangerang Selatan Nomor 10 Tahun 2023 tentang Pajak Daerah dan Retribusi Daerah. https://jdih.tangerangselatankota.go.id/

Pemerintah Daerah Kota Tangerang Selatan. (2025). Peraturan Daerah Kota Tangerang Selatan Nomor 1 Tahun 2025 tentang Perubahan atas Peraturan Daerah Kota Tangerang Selatan Nomor 10 Tahun 2023 tentang Pajak Daerah dan Retribusi Daerah. https://jdih.tangerangselatankota.go.id/

Pemerintah Republik Indonesia. (2022). Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2022 tentang Hubungan Keuangan antara Pemerintah Pusat dan Pemerintahan Daerah. https://peraturan.bpk.go.id/Details/195696/uu-no-1-tahun-2022

Peraturan Wali Kota Tangerang Selatan Nomor 17 Tahun 2024 tentang Tata Cara Pemungutan Pajak Barang dan Jasa Tertentu. https://jdih.tangerangselatankota.go.id/

Peraturan Wali Kota Tangerang Selatan Nomor 42 Tahun 2024 tentang Tata Cara Pemeriksaan Pajak Daerah. https://jdih.tangerangselatankota.go.id/

Prakoso, D., & Lestari, I. (2024). Kepatuhan wajib pajak daerah dalam perspektif self assessment system. Jurnal Ekonomi dan Kebijakan Publik, 15(2), 88–103.

Pratiwi. (2014). Analisis Kepatuhan Administrasi Pajak bagi Wajib Pajak Hiburan di Kota Serang (Skripsi).

PT Nusantara Sejahtera Raya Tbk. (2025). Annual Report 2024. https://21cineplex.com

PT Nusantara Sejahtera Raya Tbk. Profil Perusahaan Cinema XXI. https://www.cinemaxxi.co.id/investor-relations/

Rahayu, S. K. (2020). Perpajakan Indonesia: Konsep dan Aspek Formal. Bandung: Rekayasa Sains.

Rahmawati, E., & Yuliana, D. (2023). Implementasi audit kepatuhan terhadap pajak daerah pada pemerintah daerah. Jurnal Akuntansi Multiparadigma, 14(3), 411–426. https://jamal.ub.ac.id/

Sari, M., & Putra, H. (2024). Pengaruh digitalisasi administrasi pajak daerah terhadap kepatuhan wajib pajak. Jurnal Pajak dan Keuangan Negara, 6(1), 77–92. https://jurnal.pknstan.ac.id/

Sembiring, & Agustina, R. (2025). Analisis Efektivitas dan Kontribusi Pajak Hotel, Restoran, dan Hiburan terhadap Pendapatan Asli Daerah Kota Medan Tahun 2020–2023 (Skripsi).

Sugiyono. (2023). Metode Penelitian Kualitatif. Bandung: Alfabeta.

Torgler, B. (2019). Tax compliance and tax morale: A theoretical and empirical analysis. Economic Analysis and Policy, 63, 1–12. https://doi.org/10.1016/j.eap.2019.05.002

Utaminingtyas, T. H., Fauzi, A., & Wandira, W. W. (2023). The effect of tax collection, tax audit, and taxpayer compliance on corporate income tax revenue. Nexus Synergy: A Business Perspective, 1(2), 84–94.

World Bank. (2023). Domestic Revenue Mobilization. Washington, DC: World Bank https://www.worldbank.org/en/topic/governance/brief/domestic-resource-mobilization

Downloads

Published

2026-09-23

How to Cite

Efektivitas Audit Kepatuhan Pajak Hiburan dalam Mendukung Pendapatan Asli Daerah: Studi pada Cinema XXI Kota Tangerang Selatan. (2026). Community Engagement and Emergence Journal (CEEJ), 7(4), 4108-4118. https://doi.org/10.37385/ceej.v7i4.12010