Profit atau Pemberdayaan? Mencari Titik Optimal Antara Fungsi Sosial dan Kinerja Keuangan BPD dalam Penyaluran Kredit UMKM

Authors

  • Nur Fahruzi Universitas Tanjungpura
  • Juanda Astarani Universitas Tanjungpura
  • Muhammad Fahmi Universitas Tanjungpura

DOI:

https://doi.org/10.37385/ceej.v7i4.12076

Keywords:

Bank Pembangunan Daerah, UMKM, Kinerja Keuangan, Fungsi Sosial, Titik Optimal, Dual-Mission Banking, Bank Kalbar

Abstract

Penelitian ini bertujuan menemukan titik optimal antara fungsi sosial dan kinerja keuangan PT Bank Pembangunan Daerah Kalimantan Barat (Bank Kalbar) dalam penyaluran kredit kepada Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM). Bank Pembangunan Daerah menghadapi paradoks kelembagaan: dituntut menghasilkan laba bagi pemegang saham daerah sekaligus menjalankan misi pemberdayaan ekonomi melalui perluasan akses kredit UMKM. Penelitian menggunakan pendekatan mixed methods sequential explanatory dengan data kuantitatif periode 2015–2025 dan wawancara mendalam kepada pemangku kepentingan kunci. Analisis kuantitatif meliputi korelasi Pearson/Spearman, korelasi parsial, dan estimasi titik optimal melalui regresi kuadratik (inverted-U). Hasil analisis menunjukkan terdapat hubungan non-linear antara rasio kredit UMKM dan kinerja keuangan, dengan titik optimal rasio kredit UMKM terletak pada kisaran 20,78%–22,15% dari total kredit. Penelitian ini berkontribusi pada literatur dual-mission banking dalam konteks BPD Indonesia serta menyediakan landasan kebijakan strategis bagi Bank Kalbar, Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat, dan OJK.

References

Berger, A. N., & Udell, G. F. (2006). A more complete conceptual framework for SME finance. Journal of Banking & Finance, 30(11), 2945–2966.

Badan Pusat Statistik Kalimantan Barat. (2023). Kalimantan Barat dalam Angka 2023. BPS Kalimantan Barat.

Beck, T., Demirguc-Kunt, A., & Maksimovic, V. (2005). Financial and legal constraints to growth: Does firm size matter? The Journal of Finance, 60(1), 137–177.

Braun, V., & Clarke, V. (2006). Using thematic analysis in psychology. Qualitative Research in Psychology, 3(2), 77–101.

Christen, R. P., & Drake, D. (2002). Commercialization: The new reality of microfinance. In D. Drake & E. Rhyne (Eds.), The Commercialization of Microfinance. Kumarian Press.

Diamond, D. W., & Dybvig, P. H. (1983). Bank runs, deposit insurance, and liquidity. Journal of Political Economy, 91(3), 401–419.

Freeman, R. E. (1984). Strategic Management: A Stakeholder Approach. Pitman Publishing.

Gurley, J. G., & Shaw, E. S. (1960). Money in a Theory of Finance. Brookings Institution.

Jensen, M. C., & Meckling, W. H. (1976). Theory of the firm: Managerial behavior, agency costs and ownership structure. Journal of Financial Economics, 3(4), 305–360.

Kementerian Koperasi dan UKM. (2023). Laporan Perkembangan UMKM Tahun 2023. Kemenkop UKM.

Mersland, R., & Strom, R. O. (2010). Microfinance mission drift? World Development, 38(1), 28–36.

Otoritas Jasa Keuangan. (2023). Statistik Perbankan Indonesia 2023. OJK.

Peraturan Presiden Republik Indonesia Nomor 82 Tahun 2016 tentang Strategi Nasional Keuangan Inklusif.

PT Bank Pembangunan Daerah Kalimantan Barat. (2015–2023). Laporan Tahunan (Annual Report) Bank Kalbar. Pontianak: Bank Kalbar.

Roodman, D., & Morduch, J. (2014). The impact of microcredit on the poor in Bangladesh: Revisiting the evidence. Journal of Development Studies, 50(4), 583–604.

Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 13 Tahun 1962 tentang Ketentuan-Ketentuan Pokok Bank Pembangunan Daerah.

Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 7 Tahun 1992 tentang Perbankan sebagaimana diubah dengan Undang-Undang Nomor 10 Tahun 1998.

World Bank. (2021). Indonesia MSME Financing Gap Report. Washington DC: World Bank Group.

Yin, R. K. (2018). Case Study Research and Applications: Design and Methods (6th ed.). SAGE Publications.

Downloads

Published

2026-09-28

How to Cite

Profit atau Pemberdayaan? Mencari Titik Optimal Antara Fungsi Sosial dan Kinerja Keuangan BPD dalam Penyaluran Kredit UMKM. (2026). Community Engagement and Emergence Journal (CEEJ), 7(4), 4404-4412. https://doi.org/10.37385/ceej.v7i4.12076