Taaruf Digital (Studi Etnografi Virtual Komunikasi Termediasi Komputer Pada Rumah Taaruf Myquran)
DOI:
https://doi.org/10.37385/ceej.v6i4.8859Keywords:
Komunikasi Termediasi Komputer, Etnografi Virtual, Taaruf DigitalAbstract
Munculnya jejaring sosial memunculkan peluang bagi layanan biro jodoh online, termasuk Rumah Taaruf myQuran, yang menawarkan proses taaruf Islami secara daring. Penelitian ini memfokuskan pada komunikasi termediasi komputer (CMC) dalam proses taaruf online menggunakan pendekatan etnografi virtual. Penelitian mengkaji bagaimana pola interaksi di ruang media, pengaturan privasi pada dokumen media, pengaruh teknologi dari level objek media, serta pengaruh komunitas dari level pengalaman. Fenomena taaruf online menunjukkan gejala budaya siber, meskipun lebih mendekati digital socialities, yaitu pergaulan digital yang dimediasi internet. Dalam konteks ini, CMC digunakan sebagai teori utama, di mana komunikasi manusia berlangsung melalui media komputer untuk mencapai tujuan tertentu. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan teknik wawancara, serta paradigma cyberculture untuk memahami nilai-nilai budaya dalam komunikasi daring. Hasil penelitian menunjukkan bahwa email menjadi medium utama dalam proses taaruf online, mencerminkan realitas ideal bagi pengguna dalam menyampaikan pesan secara efektif dan privat. Penelitian ini menelusuri komunikasi sebagai artefak budaya dalam era digital, menyoroti bagaimana teknologi membentuk interaksi sosial yang baru dalam konteks pencarian jodoh Islami.
References
Anderson, Jhon W. 2001. “New Media in The Muslim World: The Emerging Public Sphere”, ISIM Review Vol.5.
Ardianto, E. 2011. Komunikasi Massa Suatu Pengantar. Bandung: Simbiosa Rekatama.
Ardinal. 2014. Paradigma dan Model Penelitian Komunikasi. Jakarta: bumi aksara.
Baran, Stanley J. & Dennis K.Davis. 2010. Teori Dasar Komunikasi Pergolakan dan Masa Depan Massa Edisi.5. Jakarta: Salemba Humanika.
Basrowi & Suwandi. 2008. Memahami Penelitian Kualitatif. Jakarta: Rineka Cipta.
Budiargo, Dian. 2015. Berkomunikasi Ala Net Generation. Jakarta: Elex Media Komputindo.
Bungin, Burhan. 2007. Penelitian Kualitatif (Komunikasi , Ekonomi, Kebijakan Politik, dan Ilmu Sosial Lainnya) Edisi Kedua. Jakarta: Kencana.
Cangara, H. 2007. Pengantar Ilmu Komunikasi. Jakarta: PT Rajagrafindo Persada.
Conseulo G.Sevilla, dkk. 1993. Pengantar Metode Penelitian diterjemahkan oleh Alimuddin Tewu. Jakarta: Universitas Indonesia.
Creeber, Glen & Royston Martin. 2009. Digital Cultures. New York: Open University Press.
Creswell, Jhon W. 2010. Research Design (Pendekatan Kualitatif, Kuantitatif, dan Mixed) diterjemahkan oleh Achmad Fawaid. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.
Croteau, David and William Hoynes. 1997. Media/Society: Industries, Images, and Audiences. London: Pine Forge Press.
Danaher, P.J., Wilson, I and Davis, R. (2003). A Comparison of Online and Offline Consumer Brand Loyalty, Marketing Science. Horton, Paul B dan Chestern L Hunt. (1996). Sosiologi Jilid 2 (edisi 6) Diterjemahkan oleh: Amiruddin Ram dan Tita Sobari). Jakarta: Erlangga
David Bell. 2001. An Introduction to Cybercultures. London: Routledge.
Dawson dan Cowan. 2004. Religion Online: Finding Faith on the Internet. London: Routledge.
Denzin, K. Norman & Yvonna S.Lincoln (Eds). 2009. Handbook Of Qualitative Research diterjemahkan oleh Dariyatno. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.
Djamal, Hidajanto dan Andi Fachruddin. 2011. Dasar Dasar Penyiaran: Sejarah, Organisasi, Operasional dan Regulasi Edisi-2. Jakarta: Kencana.
Dominan, Kaji Ulang dan Teori Kritis Edisi 1-Cet 1. Jakarta: Rajawali Pers.
Fackruroji, Moch. 2015. “SMS Tauhiid Sebagai Layanan Pesan Agama” Jurnal Dakwah, Vol.XVI, No.1.
Fakhruroji, Moch. 2017. Dakwah di Era Media Baru: Teori dan Aktivisme Dakwah di Internet. Bandung: Simbiosa Rekatama Media.
Foot, K. 2006. Web Sphere Analysis and Cybercultural Studies. New York: Universty Press.
Hamzah, Muchotob. 2017. Pengantar Studi Aswaja An- Nahdliyah. Jawa Tengah: LKiS.
Hanafi. 1981. Memasyarakatkan Ide-Ide Baru. Surabaya : Usaha Offset Printing.
Harun, Rochajad dan Elvinaro Ardianto. 2011. Komunikasi Pembangunan dan Perubahan Sosial Perspektif
Helland, Christopher. 2002. “Surfing for Salvation”, Religion Vol.32.
Helland, Cristopher.2004. “Popular Religion and the World Wide Web: A Match Made in (Cyber) Heaven” dalam Religion Online. London: Routledge.
Hine, C. 2000. Virtual Etnografi. London : SAGE Publications Ltd.
Hisyam, Muhammad dan Cahyo Pamungkas. 2016. Indonesia, Globalisasi dan Global Village. Jakarta: Yayasan Pustaka Obor Indonesia.
Hojsgaard, Morten T dan Margit Warburg. 2005. Religion and Cyberspace. London: Routladge.
Holmes, David. 2012. Teori Komunikasi: Media, Teknologi dan Masyarakat. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.
Iqbal, Asep Muhamad. 2016. “When Religion Meets The Internet (Cyber-Religion and the Secularization Thesis)” Jurnal Komunikasi Islam, Vol.6, No.1.
Jahi, Amri. 1988. (Penyunting) Komunikasi Massa dan Pembangunan Pedesaan di Negara-Negara Dunia Ketiga: Suatu Pengantar. Jakarta: Gramedia.
Jang et Al. 2007. The influence of online brand community characteristics on community commitment and brand loyalty. USA: Proceeding of the 40th Hawaii International Conference on System Sciences.
Jihan, Mutohharun. 2013. “Intervensi New Media dan Impersonalisasi Otoritas Keagamaan di Indonesia”, Jurnal Ilmu Komunikasi Islam,Vol.3,No.2.
John, Creswell. 2007. Qualilitative Inquiry and Research Design: London: Sage.
Jordan. 1999. Cyberpower: The Culture and Politics of Cyberspace and The Internet. London and New York: Routledge.
Kozinets RV. The Field Behind the Screen: Using Netnography for Marketing Research in Online Communities, Journal of Marketing Research.
Krisnawati, Ester. 2016. “Perilaku Konsumsi Media Oleh Kalangan Remaja Dalam Pencarian Informasi.” Jurnal Ilmiah Komunikasi Vol.5, No.1.
Kurnia, Novi. 2005. “Perkembangan Teknologi Komunikasi dan Media Baru: Implikasi terhadap Teori Komunikasi”, Jurnal Perkembangan Teknologi Komunikasi dan Media Baru Vol.6 No.2.
LaQuey, Tracy. 1997. Sahabat Internet. Bandung: Penerbit ITB.
Latuherul, Mishell Natalya. 2017. “Aplikasi Traveloka Sebagai Bentuk Konstruksi Sosial Teknologi Media Baru.” Jurnal Komunikasi Dan Kajian Media Vol.2, No.2.
Liliweri. 2014. Pengantar Studi Kebudayaan. Bandung: Nusamedia
Malau, Ruth Mei Ulina. 2011. “Khalayak Media Baru” Jurnal The Massenger. Vol.II, No.2.
McQuail, Dennis. 2000. Mc Quail’s Communication Theory (4th edition). London: Sage Publications.
McQuail, Dennis. 2002. Media Perfomance: Mass Communication and the Public Interest. London: Sage Publications.
McQuail, Dennis. 2003. Teori Komunikasi Massa. Jakarta: Penerbit Erlangga.
McQuail, Dennis. 2011. Teori Komunikasi Massa McQuail Edisi 6 Buku 2 (Terj: Putri Iva Izzati). Jakarta: Salemba Humanika.
Melkote, Srinivas R. 1991. Communication for Development in Third World. New Delhi: Sage Publications.
Moleong, Lexy J. 1989. Metode Penelitian Kualitatif. Bandung: Remaja Rosdakarya.
Moleong, Lexy J. 2007. Metodologi Penelitian Kualitatif. Bandung: Remaja Rosdakarya.
Mulyana, Deddy. 2007. Ilmu Komunikasi: Suatu Pengantar.Bandung: PT.Remaja Rosdakarya.
Nasrullah, Rulli. 2012. Komunikasi Antarbudaya Di Era Budaya Siber Edisi Pertama. Jakarta: Prenemedia Group.
Nasrullah, Rulli. 2013. Cybermedia. Yogyakarta: IDEA Pers.
Nasrullah, Rulli. 2014. Teori Dan Riset Media Siber (Cybermedia) (2nd Ed.) Jakarta: Kencana Prenada Media Grup.
Nasrullah, Rulli. 2015. Media Sosial Perspektif Komunikasi, Budaya dan Sosioteknologi. Bandung: Remaja Rosdakarya.
Nasrullah, Rulli. 2017. Etnografi Virtual. Bandung: Simbiosa Rekatama Media.
Nasrullah, Rulli. 2018. “Riset Khalayak Digital: Perspektif Khalayak Media Dan Realitas Virtual Di Media Sosial”. Jurnal Sosioteknologi Vol.17, No.2.
Nawawi, Hadari. 1998. Metode Penelitian Bidang Sosial.Yogyakarta: Gajahmada Universitas Press.
Nurudin. 2003. Komunikasi Massa. Cespur: Malang.
O’Neill, Shaleph. 2008. Interactive Media: The Semiotic Of Embodied Interaction. London: Springer.
Pavlik, John V. 1998. New Media Technology: Cultural and Commercial Perspectives. Boston: Allyn and Bacon.
Possamai, Adam. 2005. Religion and Popular Culture, A Hyper Real Testment. Brussels: P.I.E-Peter-Lang.
Puspita, Yesi. 2015. “Pemanfaatan New Media dalam Memudahkan Komunikasi dan Transaksi Pelacur Gay”. Jurnal Pekommas Universitas Andalas, Vol.18, No. 3.
Ridings, C.M., Gefen, D. 2002. Some Antecedents And Effects Of Trust In Virtual Communities. Journal of Strategic Information Systems.
Rogers, Everett M. 1986. Communication Technology: The New Media in Society. New York: The Free Press.
Rouf, I and Y.Sopyan. 2007. Panduan Praktis Mengelola Blog. Jakarta: Media Kita.
Rubawati, Efa. 2018. “Media Baru: Tantangan Dan Peluang Dakwah” Jurnal Studi Komunikasi Vol.2, Page.125- 142.
Samiaji Sarosa. 2003. Penelitian Kualitatif Dasar-Dasar Edisi 2. Jakarta: PT.Indeks.
Solomon, Michael R dan Tracy L. Tuten. 2011. Social Media Marketing. UK: SAGE
Sugihartati, Rahma. 2014. Perkembangan Masyarakat Informasi dan Teori Sosial Kontemporer. Jakarta: Kencana.
Sugiyono. 2005. Memahami Penelitian Kualitatif. Bandung: Alfabeta.
Sugiyono. 2017. Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif, dan R&D. Bandung: IKAPI.
Suryanto. 2015. Pengantar Ilmu Komunikasi. Bandung: CV Pustaka Setia.
Suwendra, I Wayan. 2018. Metodologi Penelitian Kualitatif dalam Ilmu Sosial, Pendidikan, Kebudayaan dan Keagamaan . Badung: Nilacakra.
Werner, J. Severin. 2001. Teori Komunikasi: Sejarah, Metode dan Terapan di dalam media massa. Jakarta: Kencana.
Wilson, T. 2009. Understanding Media Users from Theory to Practice. Malden, MA: John Wiley & Sons, Ltd.
Yin, Robert.K. 2012. Studi Kasus: Desain dan Metode diterjemahkan oleh Djauzi Mudzakir. Jakarta: PT.Rajagrafiindo Persada.
Zaleski, Jeff. 1999. Spiritualitas Cyberspace, Terj. Zulfahmi Andri. Bandung: Mizan.