Efektivitas Pelayanan Publik di Daerah Terpencil (Studi Implementasi Standar Pelayanan Minimal (SPM) di Distrik Agats, Kabupaten Asmat, Papua Selatan)
DOI:
https://doi.org/10.37385/ceej.v6i4.8866Keywords:
Efektivitas, Pelayanan Publik, Standar Pelayanan Minimal, Wilayah TerpencilAbstract
Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi efektivitas pelayanan publik di wilayah terpencil dengan menyoroti implementasi Standar Pelayanan Minimal (SPM) di Kecamatan Agats, Kabupaten Asmat, Papua Selatan. Sebagai daerah dengan karakteristik geografis yang menantang dan keterbatasan infrastruktur, Kecamatan Agats menghadapi berbagai kendala dalam penyelenggaraan pelayanan publik yang berkualitas dan merata. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara, observasi, dan studi dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi SPM di Kecamatan Agats belum sepenuhnya optimal. Hambatan utama meliputi keterbatasan jumlah dan kompetensi aparatur, sarana-prasarana yang minim, serta aksesibilitas antar kampung yang sulit. Meski demikian, terdapat upaya dari pemerintah daerah untuk meningkatkan kualitas pelayanan, antara lain melalui program pelatihan aparatur, pendekatan pelayanan berbasis lokal, dan sinergi lintas sektor. Penelitian ini merekomendasikan perlunya peningkatan kapasitas sumber daya manusia, perbaikan infrastruktur dasar, serta penguatan komitmen pemerintah daerah dalam pemenuhan SPM di wilayah terpencil.
References
Adam, E. S., & Abdussamad, Z. (2023). The minimum service standards and social service challenges: A case study in Gorontalo Province. ResearchGate. https://www.researchgate.net/publication/389069051
Adekamwa, M., Mursalim, A., & Indrayanti, D. (2024). Tren penelitian pelayanan publik di Indonesia: Suatu tinjauan sistematis literatur. Jurnal Administrasi Negara, 30(3), 240–263. https://mail.journal.stialanmakassar.ac.id/index.php/jurnal_administrasi_negara/article/download/3420/229/18008
Difinubun, S. (2022). Strategi pelayanan administratif di Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Merauke pada era new normal. Institutional Jurnal. https://library.fisip-unmul.ac.id/cgi-bin/koha/opac-retrieve-file.pl?id=9f0d2e4b764765f3d4934a73cb2a8f85
Firdaus, T., Tammubua, A., & Suratni. (2024). Revolusi birokrasi di Papua: Menghadirkan pelayanan publik prima di tengah keterbatasan infrastruktur. Indian Journal of Intellectual Publication, 5(1), 28–31. https://journal.intelekmadani.org/index.php/ijipublication/article/view/581
Gunawan, G., & Katmini. (2022). Implementation of minimum service standards (MSS) policies on non-communicable diseases: A literature review. Journal for Quality in Public Health, 6(2), 130–135. https://jqph.org/index.php/JQPH/article/view/414
Khairi, A. (2024). Reformasi birokrasi Kabupaten Kerinci: Strategi peningkatan efisiensi dan kualitas pelayanan publik. Parlementer: Jurnal Studi Hukum dan Administrasi Publik, 1(3), 255–266. https://ejournal.appihi.or.id/index.php/Parlementer/article/view/134
Rizky, A. M., Pratiwi, M. P., Chairunnisa, A., Aiko, I. A., & Ariesmansyah, A. (2025). E-government: Meningkatkan efisiensi dan efektivitas pelayanan publik di Indonesia. INNOVATIVE: Journal of Social Science Research, 5(1), 2070–2089. https://j-innovative.org/index.php/Innovative/article/download/17827/11968
Studi Puskesmas Kediri Selatan. (2021, Januari 11). Evaluasi penerapan standar pelayanan minimal di Puskesmas Kota Kediri wilayah selatan. Jurnal Ilmiah Kebijakan. https://jikm.upnvj.ac.id/index.php/home/article/view/447
Tianto, A., Suryawati, C., & Sriatmi, A. (2023). Standar pelayanan minimal pelayanan neonatal di Puskesmas Kabupaten Bengkayang. Jurnal Kesehatan Masyarakat Universitas Diponegoro, 11(2), 345–349. https://ejournal3.undip.ac.id/index.php/jkm/article/view/30623
Tri Yugo. (2025). Implementation of minimum service standards and their contribution to learning quality in Madrasah Diniyah Takmiliyah. Al-Qalam: Jurnal Ilmiah Keagamaan dan Kemasyarakatan, 31(1), 107–110. https://jurnalalqalam.or.id/index.php/Alqalam/article/view/1576
Ulfah, S. N., & Kurniawan, A. (2025). Penerapan prinsip-prinsip New Public Service: Studi kasus layanan SAMSAT Keliling Balaraja. Jurnal Administrasi Pemerintahan Desa, 6(1). https://villages.pubmedia.id/index.php/villages/article/view/177
Ulmwas Arawaman, E. (2025). Efektivitas standar pelayanan minimal (SPM) pada Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil di Merauke, Papua Selatan. Papsel Journal of Humanities and Policy, 2(2), 129–135. https://journal.papsel.org/index.php/JHP/article/view/163
Winarsa, N., Sari, D. R., & Mustari, M. (2020). Analisis implementasi kebijakan pemerintah daerah tentang pelayanan kesehatan di Puskesmas daerah terpencil perbatasan dan kepulauan Kabupaten Sambas. VISIKES, 19(1)
Yadisar, A. M. (2025). Strategi peningkatan kapasitas aparatur dalam mengoptimalkan pelayanan publik. FOKUS: Publikasi Ilmiah, 23(1), 97–105. https://ejournal.warunayama.org/index.php/triwikrama/article/view/5975
Zudi, M., Suryoputro, A., & Arso, S. P. (2020). Analisis implementasi standar pelayanan minimal bidang kesehatan di Puskesmas Guntur I, Kabupaten Demak. Jurnal Kesehatan Masyarakat (Undip), 8(2), 165–170. https://ejournal3.undip.ac.id/index.php/jkm/article/view/27786