Efektivitas Pelayanan Publik di Daerah Terpencil (Studi Implementasi Standar Pelayanan Minimal (SPM) di Distrik Agats, Kabupaten Asmat, Papua Selatan)

Authors

  • Edi Darmawan Universitas Islam Syek Yusuf Tangerang
  • Baim Baim Universitas Islam Syek Yusuf Tangerang
  • Jusuf Alexander Mikhael Sanu Universitas Islam Syek Yusuf Tangerang
  • Suthiar Suthiar Universitas Islam Syek Yusuf Tangerang Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.37385/ceej.v6i4.8866

Keywords:

Efektivitas, Pelayanan Publik, Standar Pelayanan Minimal, Wilayah Terpencil

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi efektivitas pelayanan publik di wilayah terpencil dengan menyoroti implementasi Standar Pelayanan Minimal (SPM) di Kecamatan Agats, Kabupaten Asmat, Papua Selatan. Sebagai daerah dengan karakteristik geografis yang menantang dan keterbatasan infrastruktur, Kecamatan Agats menghadapi berbagai kendala dalam penyelenggaraan pelayanan publik yang berkualitas dan merata. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara, observasi, dan studi dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi SPM di Kecamatan Agats belum sepenuhnya optimal. Hambatan utama meliputi keterbatasan jumlah dan kompetensi aparatur, sarana-prasarana yang minim, serta aksesibilitas antar kampung yang sulit. Meski demikian, terdapat upaya dari pemerintah daerah untuk meningkatkan kualitas pelayanan, antara lain melalui program pelatihan aparatur, pendekatan pelayanan berbasis lokal, dan sinergi lintas sektor. Penelitian ini merekomendasikan perlunya peningkatan kapasitas sumber daya manusia, perbaikan infrastruktur dasar, serta penguatan komitmen pemerintah daerah dalam pemenuhan SPM di wilayah terpencil.

References

Adam, E. S., & Abdussamad, Z. (2023). The minimum service standards and social service challenges: A case study in Gorontalo Province. ResearchGate. https://www.researchgate.net/publication/389069051

Adekamwa, M., Mursalim, A., & Indrayanti, D. (2024). Tren penelitian pelayanan publik di Indonesia: Suatu tinjauan sistematis literatur. Jurnal Administrasi Negara, 30(3), 240–263. https://mail.journal.stialanmakassar.ac.id/index.php/jurnal_administrasi_negara/article/download/3420/229/18008

Difinubun, S. (2022). Strategi pelayanan administratif di Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Merauke pada era new normal. Institutional Jurnal. https://library.fisip-unmul.ac.id/cgi-bin/koha/opac-retrieve-file.pl?id=9f0d2e4b764765f3d4934a73cb2a8f85

Firdaus, T., Tammubua, A., & Suratni. (2024). Revolusi birokrasi di Papua: Menghadirkan pelayanan publik prima di tengah keterbatasan infrastruktur. Indian Journal of Intellectual Publication, 5(1), 28–31. https://journal.intelekmadani.org/index.php/ijipublication/article/view/581

Gunawan, G., & Katmini. (2022). Implementation of minimum service standards (MSS) policies on non-communicable diseases: A literature review. Journal for Quality in Public Health, 6(2), 130–135. https://jqph.org/index.php/JQPH/article/view/414

Khairi, A. (2024). Reformasi birokrasi Kabupaten Kerinci: Strategi peningkatan efisiensi dan kualitas pelayanan publik. Parlementer: Jurnal Studi Hukum dan Administrasi Publik, 1(3), 255–266. https://ejournal.appihi.or.id/index.php/Parlementer/article/view/134

Rizky, A. M., Pratiwi, M. P., Chairunnisa, A., Aiko, I. A., & Ariesmansyah, A. (2025). E-government: Meningkatkan efisiensi dan efektivitas pelayanan publik di Indonesia. INNOVATIVE: Journal of Social Science Research, 5(1), 2070–2089. https://j-innovative.org/index.php/Innovative/article/download/17827/11968

Studi Puskesmas Kediri Selatan. (2021, Januari 11). Evaluasi penerapan standar pelayanan minimal di Puskesmas Kota Kediri wilayah selatan. Jurnal Ilmiah Kebijakan. https://jikm.upnvj.ac.id/index.php/home/article/view/447

Tianto, A., Suryawati, C., & Sriatmi, A. (2023). Standar pelayanan minimal pelayanan neonatal di Puskesmas Kabupaten Bengkayang. Jurnal Kesehatan Masyarakat Universitas Diponegoro, 11(2), 345–349. https://ejournal3.undip.ac.id/index.php/jkm/article/view/30623

Tri Yugo. (2025). Implementation of minimum service standards and their contribution to learning quality in Madrasah Diniyah Takmiliyah. Al-Qalam: Jurnal Ilmiah Keagamaan dan Kemasyarakatan, 31(1), 107–110. https://jurnalalqalam.or.id/index.php/Alqalam/article/view/1576

Ulfah, S. N., & Kurniawan, A. (2025). Penerapan prinsip-prinsip New Public Service: Studi kasus layanan SAMSAT Keliling Balaraja. Jurnal Administrasi Pemerintahan Desa, 6(1). https://villages.pubmedia.id/index.php/villages/article/view/177

Ulmwas Arawaman, E. (2025). Efektivitas standar pelayanan minimal (SPM) pada Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil di Merauke, Papua Selatan. Papsel Journal of Humanities and Policy, 2(2), 129–135. https://journal.papsel.org/index.php/JHP/article/view/163

Winarsa, N., Sari, D. R., & Mustari, M. (2020). Analisis implementasi kebijakan pemerintah daerah tentang pelayanan kesehatan di Puskesmas daerah terpencil perbatasan dan kepulauan Kabupaten Sambas. VISIKES, 19(1)

Yadisar, A. M. (2025). Strategi peningkatan kapasitas aparatur dalam mengoptimalkan pelayanan publik. FOKUS: Publikasi Ilmiah, 23(1), 97–105. https://ejournal.warunayama.org/index.php/triwikrama/article/view/5975

Zudi, M., Suryoputro, A., & Arso, S. P. (2020). Analisis implementasi standar pelayanan minimal bidang kesehatan di Puskesmas Guntur I, Kabupaten Demak. Jurnal Kesehatan Masyarakat (Undip), 8(2), 165–170. https://ejournal3.undip.ac.id/index.php/jkm/article/view/27786

Downloads

Published

2025-08-17

How to Cite

Darmawan, E., Baim, B., Sanu, J. A. M., & Suthiar, S. (2025). Efektivitas Pelayanan Publik di Daerah Terpencil (Studi Implementasi Standar Pelayanan Minimal (SPM) di Distrik Agats, Kabupaten Asmat, Papua Selatan). Community Engagement and Emergence Journal (CEEJ), 6(4), 2479–2484. https://doi.org/10.37385/ceej.v6i4.8866