Analisa Risiko Kecelakaan Kerja pada Perawat Kamar Bedah di Rumah Sakit A Dengan Metode Bow Tie

Authors

  • Marliyana Marliyana Universitas Sahid Jakarta
  • Bernard Hasibuan Universitas Sahid Jakarta
  • Soehatman Ramli Universitas Sahid Jakarta

DOI:

https://doi.org/10.37385/ceej.v6i4.8904

Keywords:

Metode Bowtie, Risiko K3, Kamar Bedah, Hazard Fisik, Hazard Ergonomi, Alat Pelindung Diri, HVAC, Ergonomi Kerja

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis risiko keselamatan dan kesehatan kerja (K3) di Kamar Bedah Rumah Sakit A menggunakan metode Bowtie. Hasil analisis menunjukkan adanya berbagai jenis hazard yang diklasifikasikan ke dalam lima kategori, yaitu bahaya biologi, kimia, fisik, ergonomi, dan psikososial. Ditemukan 4 risiko tingkat rendah, 7 risiko tingkat sedang, dan 3 risiko tingkat tinggi. Tiga risiko tertinggi meliputi tertusuk benda tajam/jarum/pisau (P9), terpapar suhu ruangan ekstrem (P10), dan berdiri/duduk dalam waktu lama (P12). Penyebab risiko meliputi ketidaksesuaian prosedur operasional standar (SOP), kegagalan sistem pengatur suhu (HVAC), serta tuntutan kerja dengan postur statis dalam durasi lama. Strategi pengendalian yang disarankan mencakup penegakan SOP, penyediaan alat pelindung diri (APD) yang memadai, pengoptimalan desain ruang, pelatihan ergonomi, serta pemeliharaan sistem HVAC secara berkala. Diharapkan temuan ini dapat digunakan sebagai dasar dalam penguatan program K3 di lingkungan rumah sakit, khususnya di ruang bedah.

References

Afifa, T. D., & Adisasmito, W. B. B. (2021). Analisis Manajemen Risiko Penularan Virus COVID-19 Pada Dokter Dan Perawat Di Rumah Sakit X. Jurnal Manajemen dan Administrasi Rumah Sakit Indonesia (MARSI), 5(2), 164-172.

Alfarezi, I. A., Soetjipto, J. W., & Arifin, S. (2021). Analisis Risiko Keselamatan Dan Kesehatan Kerja (K3) Pada Masa Pandemi Covid-19 Dengan Metode Bowtie Analysis. Jurnal Teknik Sipil, 10(2), 96-105.

Alizadeh, S. S., & Moshashaei, P. (2015). The Bowtie method in safety management system: A literature review. Scientific Journal of Review, 4(9), 133-138.

Arifuddin, N. F., Hardi, I., & Kalla, R. (2023). Faktor yang mempengaruhi terjadinya kecelakaan kerja pada perawat di rumah sakit Dr. Tajuddin Chalid Makassar. Journal of Muslim Community Health, 4(2), 1-14.

Arikunto, S. (2018). Prosedur penelitian: Suatu pendekatan praktik. Edisi Revisi, Cetakan 15. Jakarta: Rineka Cipta.

Dewantari, N. M., Umyati, A., & Falah, F. (2022). Hazard identification risk assessment and risk control (HIRARC) pada pembangunan gedung business center. Journal Industrial Servicess, 8(1), 1-6.

Dulon, M., Stranzinger, J., Wendeler, D., & Nienhaus, A. (2020). Causes of needlestick and sharps injuries when using devices with and without safety features. International journal of environmental research and public health, 17(23), 8721.

Fatma, K., Hasibuan, B., & Gusdini, N. (2022). Pengaruh Pelaksanaan Sistem Manajemen Kesehatan dan Keselamatan Kerja (SMK3) Terhadap Kinerja Perawat di Ruang Operasi Rumah Sakit King Fahad Madinah Al-Munawwaroh. Jurnal Keperawatan Muhammadiyah, 7(2).

Hopkins, A. (2006). Studying organisational cultures and their effects on safety. Safety science, 44(10), 875-889.

Imran, A., Nursinah, A., Muslimin, B., Kadir, E., Vanchapo, A. R., Suabey, S., & Hermawan, A. (2023). Health and Safety Risk Analysis with JSA Method (Job Safety Analysis). International Journal Health Sciences, 1(2), 143-149.

Ismiyati, I., Sanggawuri, R., & Handajani, M. (2020). Penerapan Manajemen Resiko pada Pembangunan Proyek Perpanjangan Dermaga log (Studi Kasus: Pelabuhan DalamTanjung Emas Semarang). Media Komunikasi Teknik Sipil, 25(2), 209-220.

ISO, I. (2009). Risk management–Principles and guidelines. International Organization for Standardization, Geneva, Switzerland.

Le-Hoai, L., Lee, Y. D., & Lee, J. Y. (2008). Delay and cost overruns in Vietnam large construction projects: A comparison with other selected countries. KSCE journal of civil engineering, 12, 367-377.

Mariam, S., Perdana, A. A., Riyanti, R., Amirus, K., & Sari, F. E. (2023). Analysis of Occupational Health and Safety Risks in the Surgical Inpatient Room at Hospital. Jurnal Penelitian Pendidikan IPA, 9(8), 6727-6732.

Nurzakiah, A. (2016). Manajemen Risiko Di Rumah Sakit. Working people,(March). doi, 10.

Pitoyo, J., Hamarno, R., & Saadah, T. E. (2017). Kepatuhan perawat menerapkan pedoman keselamatan kerja dan kejadian cedera pada perawat instrumen di instalasi bedah sentral. Jurnal Pendidikan Kesehatan, 6(2), 65-70.

Purwanto, A., Handayani, D. I., & Hardiyo, J. (2015). Mitigasi risiko keselamatan dan kesehatan kerja (K3). Stikubank University.

Putri, A. L., Subhi, M., & Joegijantoro, R. (2024). Analisis Risiko Kecelakaan Kerja Dengan Metode Job Safety Analysis (JSA) Studi Kasus Perawat IGD RS X Jombang. Jurnal Kesehatan Tambusai, 5(3).

Rachmawati, A., Sukwika, T., & Ramli, S. (2022). Implementation of hospital risk management using Bowtie method. Jurnal Mantik, 6(2), 2616-2623.

Rafi’ah, R. A., Maliga, I., & Lestari, A. (2022). Identifikasi Risiko Kesehatan Dan Keselamatan Kerja Pada Perawat Di Rumah Sakit. Jurnal Rumpun Ilmu Kesehatan, 2(3), 01-19.

Ramli, S. (2010). Sistem manajemen keselamatan dan kesehatan kerja OHSAS 18001. Jakarta: Dian Rakyat.

Rohmani, N., Nirmalasari, N., & Lestari, R. (2023). Peningkatan Keselamatan Kerja Melalui Pencegahan Penyakit Akibat Kerja Pada Perawat di Rumah Sakit. Jurnal Pengabdian Pada Masyarakat, 8(2), 490-498.

Rus, A. A. (2007). OHSAS 18001: 2007 Occupational health and safety management systems–Requirements.

Saleh, M., Wali, M. H., Hassan, O. M., Bayomy, H., & Nabil, N. (2020). Occupational hazards risk assessment of nurses working in operating rooms. Egypt. J. Occup. Med, 43(3), 793-808.

Sani, G. M., Priyana, E. D., & Rizqi, A. W. (2022). Identifikasi dan analisis risiko kecelakaan kerja dengan metode JSA (job safety analysis) di bengkel pemesinan SMK Nurul Islam Gresik. SITEKIN: Jurnal Sains, Teknologi Dan Industri, 20(1), 300-307.

Sari, D. P., Pujotomo, D., & Wardani, N. K. (2017, November). Risk analysis using AS/NZS 4360: 2004, Bow-Tie diagram and ALARP on construction projects of Banyumanik Hospital. In AIP Conference Proceedings (Vol. 1902, No. 1). AIP Publishing.

Soputan, G. E., Sompie, B. F., & Mandagi, R. J. (2014). Manajemen risiko kesehatan dan keselamatan kerja (K3)(study kasus pada pembangunan gedung SMA Eben Haezar). Jurnal Ilmiah Media Engineering, 4(4).

Standards Australia International Limited. (2004). Risk Management Guidelines: Companion to AS/NZS 4360: 2004. Standards Australia International.

Wijayanti, D. N., Sukwika, T., & Ramli, S. (2022). Analisis Insiden Fatality Akibat Covid-19 Menggunakan Metode 5 Why, SCAT, BowTie, dan Interpretive Structural Model (ISM). Jurnal Migasian, 6(1).

Downloads

Published

2025-08-17

How to Cite

Marliyana, M., Hasibuan, B., & Ramli, S. (2025). Analisa Risiko Kecelakaan Kerja pada Perawat Kamar Bedah di Rumah Sakit A Dengan Metode Bow Tie. Community Engagement and Emergence Journal (CEEJ), 6(4), 2485–2506. https://doi.org/10.37385/ceej.v6i4.8904