Lingkaran Kegagalan Sistemik: Analisis Implementasi Kebijakan Pengelolaan Air Limbah Domestik di Kabupaten Hulu Sungai Tengah

Authors

  • Darkuni Darkuni Universitas Lambung Mangkurat
  • Nurul Azkar Universitas Lambung Mangkurat

DOI:

https://doi.org/10.37385/ceej.v6i4.8939

Keywords:

Efektifitas Kebijakan, Implementasi Kebijakan, Pengelolaan Air Limbah Domestik, Sanitasi, Kebijakan Publik, Hulu Sungai Tengah

Abstract

Implementasi kebijakan pengelolaan air limbah domestik adalah upaya krusial untuk meningkatkan kesehatan publik dan kelestarian lingkungan.  Namun, di Kabupaten Hulu Sungai Tengah, implementasinya menghadapi tantangan serius, yang ditandai oleh kesenjangan signifikan antara target nasional dalam RPJMN Tahun 2020-2024 dan capaian aktual di daerah, terutama terkait akses sanitasi aman dan penghentian praktik Buang Air Besar Sembarangan (BABS).  Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis secara mendalam faktor-faktor penyebab ketidakefektifan implementasi kebijakan tersebut.  Dengan menggunakan pendekatan kualitatif desktriptif, penelitian ini menerapkan kerangka teori implementasi kebijakan dari Merilee S. Grindle yang membedah aspek Isi Kebijakan (Content of Policy) dan Konteks Implementasi (Context of Implementation).  Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam dengan berbagai pemangku kepentingan, observasi lapangan, dan analisis dokumen.  Hasil penelitian menunjukkan bahwa ketidakefektifan ini bukan disebabkan oleh faktor tunggal, melainkan oleh kombinasi kompleks dari lima faktor penghambat yang saling terkait dan menciptakan sebuah lingkaran kegagalan sistemik.  Faktor-faktor tersebut meliputi: (1) ketidakselarasan dan kelemahan dalam desain kebijakan; (2) konflik kepentingan dan lemahnya koordinasi aktor; (3) keterbatasan sumber daya yang kronis; (4) resistensi sosial-budaya dari masyarakat; dan (5) konteks institusional dan regulasi yang lemah.  Penelitian ini menyimpulkan bahwa kegagalan implementasi bersifat sistemik, memerlukan intervensi yang holistik untuk memutuskan lingkaran tersebut.

References

Andrews, M. (2018). Public policy failures: How often and what is failure anyway? A study of World Bank project performance (Faculty Working Paper No. 344). Center for International Development, Harvard University.

Ansell, C., & Gash, A. (2008). Collaborative governance in theory and practice. Journal of Public Administration Research and Theory, 18(4), 543–571. https://doi.org/10.1093/jopart/mum032

Badan Perencanaan Pembangunan, Penelitian dan Pengembangan Daerah Kabupaten Hulu Sungai Tengah. (2024). Laporan hasil evaluasi Program Percepatan Pembangunan Sanitasi Permukiman Kabupaten Hulu Sungai Tengah Tahun 2024. Barabai.

Bappenas. (2023). Buku metadata indikator tujuan pembangunan berkelanjutan (TPB)/Sustainable Development Goals (SDGs) (Edisi III). Jakarta.

Bappenas–Unicef. (2024). Buku rencana teknokratik peta jalan sanitasi aman: Menuju akses aman dan layanan sanitasi berkelanjutan. Jakarta.

Creswell, J. W. (2014). Research design: Pendekatan kualitatif, kuantitatif, dan mixed (A. Fawaid, Trans.). Pustaka Pelajar.

Dinas Kesehatan Kabupaten Hulu Sungai Tengah. (2025). Buku profil Dinas Kesehatan Kabupaten Hulu Sungai Tengah Tahun 2024. Barabai.

Dinas Kesehatan Provinsi Kalimantan Selatan. (2024). Profil kesehatan Provinsi Kalimantan Selatan Tahun 2023. Banjarmasin.

Dunn, W. N. (2003). Pengantar analisis kebijakan publik. Yogyakarta: Gadjah Mada University Press.

Grindle, M. S. (1980). Politics and policy implementation in the Third World. Princeton University Press.

Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2024). Profil kesehatan Indonesia Tahun 2023. Jakarta.

Miles, M. B., & Huberman, A. M. (1992). Analisis data kualitatif: Buku sumber tentang metode-metode baru. Jakarta: Universitas Indonesia.

Moleong, L. J. (2000). Metodologi penelitian kualitatif. Bandung: PT Remaja Rosdakarya.

Nugroho, R. (2017). Public policy: Dinamika kebijakan, analisis kebijakan, manajemen kebijakan. Jakarta: Elex Media Komputindo.

Pasolong, H. (2013). Teori dan konsep kebijakan publik. Jakarta: Rajawali Pers.

Pokja PKP Kabupaten Hulu Sungai Tengah. (2022). Buku strategi sanitasi kabupaten (SSK) Hulu Sungai Tengah. Barabai.

Pratiwi, V. F. (2023). Kebijakan penyelenggaraan percepatan pembangunan sanitasi permukiman di daerah. Jurnal Kajian Pemerintah: Journal of Government, Social and Politics, 9(2). https://doi.org/10.25299/jkp.2023.vol9(2).16408

Sabatier, P. A., & Jenkins-Smith, H. C. (1993). Policy change and learning: An advocacy coalition approach. Westview Press.

Sandy, O. F. (2020). Analisis peran aktor dalam implementasi kebijakan pembangunan sanitasi di Kabupaten Probolinggo. Jurnal Ilmiah Administrasi Publik, 6(3). https://doi.org/10.21776/ub.jiap.2020.006.03.10

Sekretariat PMU-PPSP. (2020). Buku manual pengelolaan program (MPP) PPSP Tahun 2020–2024. Jakarta.

Sugiyono. (2022). Metode penelitian kualitatif: Untuk penelitian bersifat eksploratif, enterpretif, interaktif, dan konstruktif. Bandung: Alfabeta.

Urahmah, N., Ulfah, R., & Riyanor. (2022). Implementasi Peraturan Daerah Kabupaten Hulu Sungai Utara Nomor 04 Tahun 2016 tentang Gerakan Stop Buang Air Besar (BABS) di Kecamatan Banjang (Studi kasus Desa Kalintamui, Kaludan Besar, Palanjungan Sari). Sentri: Jurnal Riset Ilmiah, 1(3). https://doi.org/10.55681/sentri.v1i3.296

Wahab, S. A. (2021). Analisis kebijakan: Dari formulasi ke penyusunan model-model implementasi kebijakan publik. Jakarta: Bumi Aksara.

Downloads

Published

2025-08-17

How to Cite

Darkuni, D., & Azkar, N. (2025). Lingkaran Kegagalan Sistemik: Analisis Implementasi Kebijakan Pengelolaan Air Limbah Domestik di Kabupaten Hulu Sungai Tengah. Community Engagement and Emergence Journal (CEEJ), 6(4), 2549–2556. https://doi.org/10.37385/ceej.v6i4.8939